Kegagalan Konstruksi Akibat Likuifaksi

Download Kegagalan Konstruksi Akibat Likuifaksi

Post on 21-Jul-2015

264 views

Category:

Engineering

20 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

<p>KEGAGALAN KONSTRUKSI AKIBAT LIKUIFAKSI</p> <p>Oleh :</p> <p>Akmal Zulfi 1204101010018</p> <p>Reyhan Maghfira1204101010037</p> <p>Rizka Masyura1204101010038</p> <p>Irza Haikal</p> <p>1204101010049</p> <p>Thoriq Mandala1204101010054</p> <p>Fuji Abnur</p> <p>1204101010059</p> <p>Bahrul Walidin1204101010136</p> <p>Muhammad Nouval Akram 1204101010158</p> <p>JURUSAN TEKNIK SIPIL </p> <p>FAKULTAS TEKNIKUNIVERSITAS SYIAH KUALA BANDA ACEH2 0 1 4a) Definisi Likuifaksi</p> <p>Pencairan tanahataulikuifaksi tanah(Bahasa Inggris:soil liquefaction) adalah suatu perilakutanahyang mengalami perubahan tiba-tiba dari kondisipadatke kondisimencair, atau memiliki sifat sepertiair berat. Fenomena ini lebih mungkin terjadi pada tanah berbutiran renggang atau moderat dengan penyaluran air (drainase) yang buruk, seperti padapasir lanauan(silty sand) ataupasir dankerikilyang dilapisi atau mengandung lapisansedimenkedap. Sewaktu terjadi, misalnya pada peristiwagempa bumi, pasir renggang cenderung untuk mengalami penurunanvolume, yang menyebabkan peningkatantekanan air poridan, akibatnya, penurunankekuatan geser(shear strength), yaitu penurunantegangan efektif.b) Contoh Kegagalan Konstruksi Akibat Likuifaksi</p> <p>Lokasi: Jalan Banda Aceh Medan, Meunasah Manyang, Lambaro, Aceh Besar (depan kantor Serambi Indonesia)</p> <p>Commet:1) Bangunan menjadi miring akibat daya dukung tanah yang berkurang di salah satu bagiannya, dan sangat membahayakan kawasan di sekitarnya.2) Akibat likuifaksi lapisan pasir menyembur keluar ke permukaan tanah.3) Dari penglihatan langsung di lapangan dinding-dinding bangunan mengalami retak dan ada bagian dari bangunan yang spesi betonnya lepas dari besi kolom.</p> <p>DAFTAR PUSTAKA</p> <p>Foto diambil langsung di lapangan pada tanggal 25 Mei 2014</p> <p>http://id.wikipedia.org/wiki/Pencairan_tanah (Diakses 25 Mei 2014)1)</p> <p>1)</p> <p>1)</p> <p>2)</p> <p>2)</p> <p>3)</p> <p>3)</p>