faal menopause

Download Faal Menopause

Post on 08-Oct-2015

17 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

File about menopause physiology

TRANSCRIPT

  • 5/18/2018 Faal Menopause

    1/26

    BAB 2

    TINJAUAN PUSTAKA

    2.1.Menopause

    Kata menopause berasal dari bahasa Yunani, yaitu men yang berarti

    bulan dan peuseisyang berarti penghentian sementara. Secara lingustik yang lebih

    tepat adalah menoceaseyang artinya berhentinya masa menstruasi (Smart, 2010).

    Banyak definisi tentang menopause yang dikemukan oleh para ahli,

    diantaranya mereka mengatakan menopauseadalah :

    Burger (2007), mendefinisikan menopause adalah berhentinya menstruasi

    secara permanen yang diakibatkan hilangnya folikel ovarium yang diperantai oleh

    transisi menopause, suatu penanda awal munculnya ketidakteraturan menstruasi.

    Mckinlay (1996), mengatakan secara klinis menopause alami dapat didiagnosa

    setelah 12 bulan berturut-turut tidak menstruasi tampa sebab yang jelas (seperti

    kehamilan, menyusui) sejak menstruasi terakhir.

    Sutanto (2005), mendefinisikan menopause sebagai proses alami dari

    penuaan, yaitu ketika wanita tidak lagi mendapat haid selama 1 tahun. Berhentinya

    haid karena ovariumtidak lagi memproduksi hormon estrogendanprogesteron, dan

    rata-rata terjadinya menopausepada usia 50 tahun.

    Menopauseadalah berhentinya siklus haid terutama karena ketidakmampuan

    sistem neurohumoral untuk mempertahankan stimulasi periodiknya pada sistem

    endokrin (Potter & Perry, 2005). Baziad dalam Kasdu (2004), menyebutkan

    Universitas Sumatera Utara

  • 5/18/2018 Faal Menopause

    2/26

    menopause sebagai perdarahan rahim terakhir yang masih diatur oleh hormon

    ovarium.Istilah menopausedigunakan untuk menyatakan suatu perubahan hidup dan

    pada saat itulah seorang wanita mengalami periode terakhir masa haid .

    Shimp & Smith (2000), mendefenisikan menopause sebagai akhir periode

    menstruasi, tetapi seorang wanita tidak memperhitungkan post menopause sampai

    wanita tersebut telah 1 tahun mengalami amenorrhea. Menopause membuat

    berakhirnya fase reproduksi pada kehidupan wanita.

    Gebbie (2005), mengatakan menopause sebagai periode menstruasi spontan

    yang berakhir pada seorang wanita dan merupakan diagnosa yang ditegakkan secara

    retrospektif setelah amenorrheaselama 12 bulan. Menopause terjadi pada usia rata-

    rata 51 tahun.

    Menopauseadalah masa kehidupan wanita ketika kemampuan reproduksinya

    berhenti. Ovary (kelenjar reproduksi wanita) berhenti fungsinya dan menghasilkan

    hormon yang lebih sedikit (WHO, 1996). Pengertian lain dari menopause adalah

    berhentinya menstruasi secara permanen yang disebabkan hilangnya fungsi folikel-

    folikelsel telur (Greendale, 1999).

    Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa menopause adalah masa setelah

    satu tahun berhentinya menstruasi/haid yang disebabkan oleh menurunnya produksi

    hormon estrogen dan progesteron di ovarium dan berakhirnya masa reproduksi

    seorang wanita.

    Universitas Sumatera Utara

  • 5/18/2018 Faal Menopause

    3/26

    2.1.1. FisiologiMenopause

    Kasdu (2000), mengatakan sejak lahir bayi wanita sudah mempunyai

    770.000-an sel telur yang belum berkembang. Pada fase prapubertas, yaitu usia 812

    tahun, mulai timbul aktifitas ringan dari fungsi endokrin reproduksi. Selanjutnya,

    sekitar 1213 tahun, umumnya seorang wanita akan mendapatkan menarche (haid

    pertama kali). Masa ini disebut sebagai pubertas dimana organ reproduksi wanita

    mulai berfungsi optimal secara bertahap. Pada masa ini ovariummulai mengeluarkan

    sel-sel telur yang siap untuk dibuahi. Masa ini disebut fase reproduksi atau periode

    fertil (subur) yang berlangsung sampai usia sekitar 45 tahunan. Pada masa ini wanita

    mengalami kehamilan dan melahirkan. Fase terakhir kehidupan wanita atau setelah

    masa reproduksi berakhir disebut klimakterium, yaitu masa peralihan yang dilalui

    seorang wanita dari periode reproduktif ke periode non produktif. Periode ini

    berlangsung antara 510 tahun sekitar menopauseyaitu 5 tahun sesudah menopause.

    2.1.2. Tahap-TahapMenopause

    Menopauseterbagi dalam beberapa fase, menurut Manuaba (1999), perubahan

    wanita menuju masa menopauseantara usia 50-65 tahun yaitu :

    a. Fase pra-menopause (klimakterium), pada fase ini seorang wanita akan

    mengalami kekacauan pola menstruasi, terjadi perubahan psikologis/kejiwaan dan

    perubahan fisik. Berlangsung sekitar 4-5 tahun, ini terjadi pada usia antar 48-55

    tahun.

    b. Fase menopause, berhentinya menstruasi. Perubahan dan keluhan psikologis fisik

    makin menonjol, berlangsung sekitar 3-4 tahun, pada usia antara 56-60 tahun

    Universitas Sumatera Utara

  • 5/18/2018 Faal Menopause

    4/26

    c. Fase pasca-menopause (senium), terjadi pada usia di atas 60-65 tahun. Wanita

    beradaptasi terhadap perubahan psikologis dan fisik, keluhan makin berkurang.

    Menurut Midasmart (2009), tahapan menopause bermula dari tahap

    reproduksi sampai berakhir pada awal senium, saat wanita usia 40-65 tahun:

    a. Pra-menopause, merupakan masa 4-5 tahun sebelum menopause, fungsi

    reproduksinya mulai menurun, timbul keluhan tanda-tanda menopause,

    perdarahan tidak teratur.

    b. Menopause, terjadi pada usia sekitar 50 tahun, perdarahan uterus terakhir yang

    masih dikendalikan oleh ovarium, masa wanita mengalami akhir datangnya haid

    sampai berhenti, periode dengan keluhan memuncak, rentangan 1-2 tahun

    sebelum dan 1 tahun sesudah menopause.

    c. Pasca menopause, masa 3-5 tahun setelah menopause, munculnya perubahan-

    perubahan patologi secara permanen disertai memburuknya kondisi fisik pada

    usia lanjut (senium).

    d. Ooforopause, saat ovariumkehilangan fungsi hormonalnya sama sekali.

    Kasdu (2004), mengatakan pada masa premenopause, hormon estrogen dan

    progesteron masih tinggi, tetapi semakin rendah ketika memasuki masa

    perimenopausedanpostmenopause. Keadaan ini berhubungan dengan fungsi ovarium

    yang terus menurun. Semakin meningkat usia seorang wanita, semakin menurun

    jumlah sel-sel telur pada kedua indung telur. Hal ini disebabkan adanya ovulasipada

    setiap siklus haid, dimana pada setiap siklus, antara 20 hingga 1.000 sel telur tumbuh

    dan berkembang, tetapi hanya satu atau kadang-kadang lebih yang berkembang

    Universitas Sumatera Utara

  • 5/18/2018 Faal Menopause

    5/26

    sampai matang akan juga mati, juga karena proses atresia, yaitu proses awal

    pertumbuhan sel telur yang segera berhenti dalam beberapa hari atau tidak

    berkembang. Proses ini terus menurun selama kehidupan wanita hingga sekitar 50

    tahun karena produksi ovarium menjadi sangat berkurang dan berakhir berhenti

    bekerja.

    Sarwono (2002), menyebutkan penurunan fungsi ovarium menyebabkan

    berkurang kemampuan ovarium untuk menjawab rangsangan gonadotropin, keadaan

    ini akan mengakibatkan terganggunya interaksi antara hipotalamus-hipofisis. Pertama

    terjadi kegagalan fungsi korpus luteum. Kemudian, turunnya produksi steroid

    ovarium menyebabkan berkurangnya reaksi umpan balik negatif terhadap

    hipotalamus. Keadaan ini meningkatkan produksi Follicle Stimulating Hormone

    (FSH) dan Luteinizing Hormone (LH). Dari kedua gonadotropin itu yang paling

    tinggi peningkatannya adalah FSH. Kadar FSH pada masa menopause adalah 30-

    40mIu/ml.

    2.1.3 Gejala dan Keluhan pada WanitaMenopause

    Ketika akan menopause, terjadi perubahan-perubahan pada tubuh yang dapat

    menimbulkan keluhan-keluhan pada wanita menopause. Gejala awal yang terjadi

    pada masa menopauseadalah menstruasi menjadi tidak teratur, cairan haid menjadi

    semakin sedikit atau semakin banyak, hot flushesyang kadang-kadang menyebabkan

    insomnia, palpitasi, pening, dan rasa lemah. Gangguan seksual (perubahan libido dan

    disparenia). Gejala-gejala saluran kemih seperti urgensi, frekwensi, nyeri saat

    berkemih, infeksi saluran kemih, dan inkontinensia(Shimp & Smith, 2004).

    Universitas Sumatera Utara

  • 5/18/2018 Faal Menopause

    6/26

    Hanafiah (2000), mengatakan turunya fungsi ovariummengakibatkan hormon

    estrogen danprogesteronsangat berkurang di dalam tubuh wanita. Penurunan sampai

    hilangnya hormon estrogen dari ovarium ini yang terjadinya pada awal masa

    klimakterium sampai hilangnya fungsi ovarium (ooforase) menimbulkan keluhan-

    keluhan tertentu (sindrom defesiensi estrogen) yang kadang-kadang sangat

    mengganggu dan memerlukan pengobatan. Dalam jangka pendek pada masa pra dan

    pascamenopause, turunnya kadar estrogenmenyebabkan timbulnya suatu gejala yang

    merupakan sindromma klimakteriumdan dalam jangka panjang dapat menimbulkan

    penyakit kardiovaskuler, osteoporosisdan demensia tipe Alzheimer.

    Adapun gejala dan keluhan yang umum muncul pada wanita menopause

    (Hanafiah, 2000) yaitu :

    1. Gangguan vasomotor, yaitu hot flushes(gejolak panas) dan keringat banyak pada

    malam hari (night sweats)

    2. Gangguan psikis, yaitu irritabilitas (mudah tersinggung), ansietas (cemas),

    depresi, susah tidur, libido menurun dan pelupa

    3. Gangguan urogenital, yaitu incontinence urine (berkemih tidak tertahan),

    frequency (sering berkemih), dysuria (nyeri berkemih) dan nocturia (berkemih

    malam hari) serta dyspareunia(nyeri bersetubuh)

    4. Perubahan pada alat-alat non genetalia, yaitu rambut rontok, kulit mengalami

    atropi dan kering serta tampak keriput.

    Universitas Sumatera Utara

  • 5/18/2018 Faal Menopause

    7/26

    2.1.4.Hot flush

    Manuaba (1998), mengatakan hot flushadalah rasa panas yang luar biasa pada

    wajah dan tubuh bagian atas seperti leher dan dada. Hot flushes