difusi osmosis fistum

Click here to load reader

Download Difusi osmosis fistum

Post on 30-Jun-2015

327 views

Category:

Documents

8 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 1. Firlita Nurul Kharisma Ivonasari Kuntari Dewi Dewi Dianing Tyas Ida Nurjanah(A420120008) (A420120014) (A420120024) (A4201200)

2. Gerakan partikel dari tempat dengan potensial kimia lebih tinggi ke tempat dengan potensial kimia lebih rendah karena energi kinetiknya sendiri sampai terjadi keseimbangan dinamis 3. ModelA 1. CO2 2x CO2 3x 2. CO2 2x, O22x CO2 3x, O21xB CO2 4x CO2 3x CO2 4x CO2 3x, O21x 4. Suhu, makin tinggi difusi makin cepat 2. BM makin besar difusi makin lambat 3. Kelarutan dalam medium, makin besar difusi makin cepat 4. Beda potensial kimia, makin besar beda difusi makin cepat 1. 5. Osmosis : gerakan air dari potensial air lebih tinggi ke potensial air lebih rendah melewati membran selektif permeabel sampai dicapai keseimbangan dinamis 6. 1. 2.Ada tidaknya membran Objek yang berpindah 7. Sifat membran permeabel semi permeabel selektif permeabel impermeabelsolvent + + + -solut + +/-+ = dapat lewat - = tidak Contoh membran : membran plasma, membran vakuola, membran kloroplas 8. Kelebihan volume akibat Osmosis disebut dengan nilai osmosis dari larutan gula. Kelebihan volume memiliki berat yang menekan ke segala arah Tekanan kelebihan volume ke segala arah tersebut dinamakan TEKANAN OSMOSIS Tekanan Osmosis = NILAI OSMOSIS 9. Perhatikan Gamar !!! Lar. Gula Air Gambar-A Setelah 5 jam Kantung selaput semipermiabel berisi larutan gula 40% Setelah dibiarkan 5 jam maka akan terjadi seperti Gambar-B Tekanan yang menyebabkan berkembangnya dinding kantung (gambar-B) dinamakan Tekanan TurgorCatatan : Tekanan Turgor lebih rendah dari Tekanan Osmosis Gambar-B 10. 1. Membran selektif permeabel: membran yang hanya dapat dilewati oleh zat-zat tertentu 2. Membran semi permeabel: membran yang mudah dilalui molekul air 11. Plasmolisis adalah peristiwa mengkerutnya sitoplasma dan lepasnyamembran plasma dari dinding sel tumbuhan jika sel dimasukkan ke dalamlarutan hipertonik (larutan garam lebih dari 1%). 12. OSMOSIS PLASMOLISIS 13. Plasmolisis Lepasnya Membran sel dari dinding sel akibat dari devisit air Bisa bersifat permanen Sel akan mati Bisa sembuh bila diberikan larutan isotonis 14. Imbibisi : Migrasi molekul Air ke benda lain yang berlubang (pori) akibat perbedaan Nilai Osmosis, dan kemudian molekul air tersebut menetap di dalam Zat Tersebut. Imbibisi Imbibere Menyeludup Air yang Masuk Air Imbibisi Zat yang Kemasukan Air Imbiban 15. Imbibisi : Migrasi molekul Air ke benda lain yang berlubang (pori) akibat perbedaan Nilai Osmosis, dan kemudian molekul air tersebut menetap di dalam Zat Tersebut. Imbibisi Imbibere Menyeludup Air yang Masuk Air Imbibisi Zat yang Kemasukan Air Imbiban 16. 1. 2. 3. 4. 5.6.Perbedaan antara benih dengan larutan, dimana benih < larutan Ada tarik menarik yang spesifik antara air dengan benih Benih memiliki partikel koloid yang merupakan matriks, bersifat hidrofil berupa protein, pati, selulose Benih kering memiliki sangat rendah. Hubungan antara dengan komponen penyusun : = m + p Volume air yang diserap + volume biji mula-mula > volume biji setelah menyerap air, sebagian air telah digunakan untuk menjalankan proses metabolisme Proses metabolisme : aktivitas enzm, hidrolisis cadangan makanan, respirasi