bab 1 ting ting pang

Download BAB 1 TING TING pang

Post on 09-Oct-2015

26 views

Category:

Documents

2 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

contoh bab 1 pendahuluan pkmk

TRANSCRIPT

1

BAB 1PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Permen merupakan suatu produk pangan yang disukai semua orang mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Hal ini karena permen dapat dikonsumsi dimana pun dan kapan pun. Minat konsumen pada permen, terutama permen keras dapat menjadi peluang bisnis yang menguntungkan, tetapi karena permen ini sangat umum dikonsumsi orang jarang memperhatikan kandungan gizi permen. Seiring berjalannya waktu, kesadaran masyarakat akan kesehatan meningkat. Masyarakat menjadi semakin kritis dalam memilih semua produk makanan yang akan mereka konsumsi. Hal ini memacu para produsen untuk membuat produk pangan yang selain memiliki penampakan yang menarik juga memiliki kandungan gizi yang baik (Pratiwi dkk., 2008).

Permen keras telah tersedia dalam berbagai bentuk, rasa, dan warna. Akan tetapi, bahan dasar yang digunakan masih umum seperti buah-buahan, jahe, mint, dan kacang (Pratiwi dkk., 2008). Sebenarnya, masih banyak bahan-bahan dasar lain yang dapat digunakan untuk membuat permen, salah satunya ialah biji buah ketapang.

Ketapang atau Terminalia catappa adalah nama sejenis pohon tepi pantai yang rindang yang berbentuk seperti pagoda karena berawal dari batang yang tunggal. Setelah batang yang tunggal tersebut mencapai ketinggian tertentu maka pohon ini akan membentuk cabang secara horizontal. Lekas tumbuh dan membentuk tajuk indah bertingkat-tingkat. Pada umumnya pohon ketapang memiliki ketinggian 10 35 m. (Firdaus et al. 2011)

Bentuk dari buah pohon ketapang ini seperti buah almond. Besar buahnya kira-kira 4 5,5 cm. Buah katapang berwarna hijau tetapi ketika tua warnanya menjadi merah kecoklatan. Kulit terluar dari bijinya licin dan ditutupi oleh serat yang mengelilingi biji tersebut. Kulit biji dibagi menjadi 2, yaitu lapisan kulit luar (testa) dan lapisan kulit dalam (tegmen). Lapisan kulit luar pada biji Terminalia catappa ini keras seperti kayu. Lapisan inilah yang merupakan pelindung utama bagi bagian biji yang ada di dalamnya. (Furqan et al.2011)

Pada saat musim berbuah ketapang datang maka akan banyak sekali buah ketapang yang berguguran dari pohonnya sehingga dapat mengotori lingkungan sekitar. Seperti diketahui bahwa pohon ketapang di Indonesia hanya dimanfaatkan sebagai peneduh pada taman-taman dan tepi jalan karena perawakannnya yang cocok seperti pagoda, sedangkan buah dari pohon tersebut belum dieksplorasi secara maksimal. Karena itu apabila buah ketapang sedang melimpah terkadang menjadi terbuang, untuk itu perlu dibuat suatu pengolahan yang dapat menjadikan ketapang memiliki nilai jual sehingga secara tidak langsung dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. (Firdaus et al. 2011)1.2 Rumusan MasalahRumusan masalah yang dari penelitian ini adalah :1. Bagaimana cara pembuatan ting-ting dengan bahan dasar biji buah ketapang?

2. Apakah manfaat biji buah ketapang bagi kesehatan?1.3 TujuanTujuan penelitian ini sebagai berikut :1. Untuk mengetahui cara pembuatan ting-ting bahan dasar buah ketapang

2. Untuk mengetahui manfaat biji buah ketapang bagi kesehatan

1.4ManfaatManfaat dari penelitian ini adalah :a. Masyarakat

Pemanfaatan buah ketapang sebagai pengganti kacang tanah sebagai pembuatan ting-ting ini sangat berperan penting buat masyarakat yang suka mengonsumsi ting-ting, dikarenakan buah ketapang ini mudah di peroleh, sekalipun juga banyak manfaat yang terkandung di dalam buah ketapang itu.

b. Penulis

Mendapatkan hal pengetahuan yang baru untuk menambah pengalaman yang diperoleh dan berbagi dengan sesama menemukan solusi buah ketapang pengganti kacang tanah, yang dapat bermanfaat untuk pobia pada tumbuhan terutama kacang-kacangan ,yang konon dapat menyebabkan jerawat.

c. Pemerintah

Membantu program pemerintah dalam mensosialisasikan biji buah ketapang sebagai pengganti kacang tanah dalam pembuatan ting-ting kepada masyarakat yang pobia pada kacang-kacangan.

BAB 2

GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA

Permen Ting-ting pada umumnya yang sudah biasa dipasarkan dan dikonsumsi oleh kalangan umum trebuat dari kacang tanah sebagai bahan bakunya. Permen ting-ting banyak diminati oleh kalangan masyarakat karen rasanya yang gurih dan nikmat. Akan tetapi, dibalik keunggulan zat gizi dan non-gizi kacang tanah tersembunyi bahaya yang harus diwaspadai apabila dikonsumsi secara berlebihan yaitu AFLATOKSIN. Aflatoksin adalah salah satu jenis mycotoksin yang dihasilkan oleh jamus Aspergillus flavus dan Aspergillus parasiticus. Kedua toksin ini bersifat karsinogenik dan mutagenik pada hewan maupun manusia.

Sehingga kami berinisiatif untuk membuat permen tingting yang sudah menjadi konsumsi publik dengan mengganti bahan baku kacang tanah menjadi biji buah ketapang. Biji buah ketapang mengandung vit E yang dapat menurunkam protein C-reaktif sehingga dapat menurunkan resiko serangan jantung dan juga dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Permen tingting ini kami kemas dengan kesan cantik dan menarik bagi konsumen dengan sebuah nama baru yaitu Tingpang Candy.

Pangsa pasar yang kami targgetkan adalah sejumlah masiswa kedokteran hewan dan terutama kalangan masyarakat umum. Media promosi kami berupa media promosi online dan offline sebagai media produk kami, seperi jejaring social facebook, twitter, instagram, ataupun yang lainnya.2.1Strategi Pemasaran

2.2.1Segmentasi Pasar

Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi-bagi pasar yang bersifat heterogen dari suatu produk kedalam satuan-satuan pasar (segmen pasar) yang bersifat homogen. Dengan melaksanakan segmentasi pasar, kegiatan pemasaran dapat dilakukan lebih terarah dan sumber daya yang dimiliki perusahaan dapat digunakan secara lebih efektif dan efisien dalam rangka memberikan kepuasan bagi konsumen (Lubis,2004). Tingpang Candy ini kami buat untuk segenap pasar menegah kebawah dengan harga yang murah namun tetap menjaga kualitasnya. 2.2.2 Target Pasar

Target dari produk kami adalah kalangan mahasiswa kedokteran hewan, semua mahasiswa universitas Airlangga dan semua kalangan masyarakat.

2.2.3 Posisi Pasar

Penempatan produk mencakup kegiatan merumuskan penempatan produk dalam persaingan dan menetapkan bauran pemasaran yang terperinci. Pada hakekatnya Penempatan produk adalah: Tindakan merancang produk dan bauran pemasaran agar tercipta kesan tertentu diingatan konsumen.

Agar tercipta suatu kesan yang unik dari produk kami, maka kami akan mengemas produk kami dengan membungkus Tingpang Candy menggunakan plastik cantik dan animal print box agar menarik konsumen. Animal print box yang akan kami buat akan didesain semenarik mungkin. Tingpang candy yang kami buat juga tidak melupakan cita rasa gurih yang dihasilkan oleh biji buah ketapang. 2.2Taktik Pemasaran Dalam pemasaran produk ini, kami akan melakukan promosi berupa :

1. Periklanan (Advertising): Merupakan alat utama bagi pengusaha untuk

mempengaruhi konsumennya. Periklanan ini dapat dilakukan melalui tv, radio, dan poster-poster. Tetapi, disini kami akan membuat periklanan melalui online-shop dan mempromosikan ke person to person. Apabila ada event-event tertentu, misalnya acara seminar kampus maka kami akan membuka stand untuk mempromosikan Tingpang candy sebagai permen sehat bergizi.2. Kami juga akan menaruh beberapa produk kami di toko-toko makanan, pusatoleh-oleh makanan khas daerah maupun kantin kampus sehingga mahasiswa,civitas akademika atau masyarakat lainnya dapat membelinya dengan mudah karena sangat dekat dengan lokasi mereka berada.BAB 3

METODE PELAKSANAAN3.1Analisis Peluang Usaha

Program ini dilaksanakan pada bulan November 2014 sampai April 2015 di Surabaya. Penjualan produk dilaksanakan dengan cara ditempatkan di kantin kampus dan maupun penjualan secara langsung di sekitar kampus Universitas Airlangga Surabaya. Penjualan juga dilakukan melalui social media, seperti facebook, twitter, instagram, dan media social online lainnya. Gambaran peluang usaha permen ting-ting ini adalah sebagai ajang pelestarian makanan tradisional yang sudah hampir punah. Untuk itu kami membuat inovasi baru dengan mengubah kacang tanah sebagai bahan yang umum digunakan untuk produksi permen ting-ting dengan biji ketapang.

Penjualan secara langsung melibatkan 5 orang mahasiswa (penulis) dengan tujuan agar kami bisa mempromosikan sekaligus menjelaskan khasiat dari biji buah ketapang tersebut.

3.2 Pembuatan produk Pembuatan produk dilakukan dengan tahap-tahap sebagai berikut :a) Mempersiapkan bahan baku pembuatan Tingpang Candy

b) Menyiapkan tempat dan peralatan

c) Pembuatan Tingpang Candy

Proses pembuatan Tingpang Candy:

1) Persiapan bahan, meliputi:

1 KG biji ketapang

500 gram gula pasir

500 gram gula merah

Vanili secukupnya

Air secukupnya

2) Proses pembuatan:

Pertama biji ketapang digoreng sangrai hingga matang, kemudian tumbuk kasar, jangan terlalu halus.

Campurkan gula pasir, gula merah, vanili dan sedikit air kemudian rebuslah hingga mendidih dan larut sambil diaduk.

Jika sudah, kecilkan api kemudian masukkan kacang yang sudah ditumbuk kedalam larutan gula di atas, dan aduk hingga rata.

Siapkan wadah bisa loyang yang dilapisi plastik dan diolesi minyak, kemudian tuangkan adonan yang sudah jadi dan ratakan jangan terlalu tebal cukup tipis saja.

Tunggu hingga dingin kemudian potong-potong membentuk persegi dan kemas dengan plastik.

3) Pengemasan dan pelabelan produk

4) Pemasaran produk

3.3 Pencapaian Tujuan Program

Produk ini berupa produk makanan yang sehat yang akan memberikan macam makanan baru dalam dunia kuliner. Kami mencoba menghasilkan produk makanan yang tidak biasa karena terdapat banyak manfaat yang terkandung dalam biji buah ketapang. Untuk kedepannya kami akan memproduksi maka