menyambut undangan tuhan dengan sukacita ... apapun yang melekat dihati kita, kita tidak bisa...

Download Menyambut undangan Tuhan dengan sukacita ... apapun yang melekat dihati kita, kita tidak bisa menyambut

Post on 11-Jan-2020

1 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • W A R T A P E R S E K U T U A N

    GKI Jl. Gunung Sahari IV No. 8 Jakarta 10610 (Anggota PGI)

    Tel: 420-4364, 420-6979, 422-2122 FAX: 425-4260 Website: www.gkigunsa.or.id

    Pdt. Royandi Tanudjaya : royandi@gkigunsa.or.id

    Menjadi Gereja yang Mengasihi,

    Peduli dan Berbagi

    Pdt. Imanuel Kristo : imanuelkristo@gkigunsa.or.id

    Pdt. Suta Prawira : sutaprawira@gkigunsa.or.id

    Pdt. Nurhayati Girsang : nurhayatigirsang@gkigunsa.or.id

    Pdt. David Sudarto : davidsudarto@gkigunsa.or.id

    Pdt. Merry Lopulalan Malau : merrymalau@gkigunsa.or.id

    Pdt. Em. Anthoinette W. : anthoinettewinata@gkigunsa.or.id

    Pdt. Em. Flora Dharmawan : floradharmawan@gkigunsa.or.id

    Pdt. Febe Oriana Hermanto : febehermanto@gkigunsa.or.id

    TH. LI - NO. 42 MINGGU, 15 OKTOBER 2017

    Menyambut undangan Tuhan dengan sukacita

    Matius 22 : 1 - 14

    Perumpamaan tentang perjamuan kawin Dalam Injil Matius, Yesus mengajarkan 7 perumpamaan mengenai Kerajaan Sorga. Bahan perumpamaan yang digunakan senantiasa terkait dengan kehidupan keseharian masyarakat saat itu, tujuannya supaya para pendengar lebih mudah memahami. Dalam perikop ini Tuhan Yesus mengatakan: “Hal Kerajaan Sorga seumpama seorang Raja, yang mengadakan perjamuan kawin untuk anaknya.” Perumpamaan ini juga ditulis dalam Lukas 14 : 15 -24

    Undangan telah diedarkan dan pada harinya, orang-orang itu tidak mengindahkannya dan tidak mau datang. Matius dan Lukas menuliskan alasan orang-orang itu tidak mau datang. Ada tiga alasan yang dicatat, yaitu ada yang beralasan karena pergi ke ladangnya - Lukas menuliskan “Aku telah membeli ladang dan aku harus pergi melihatnya”; ada yang beralasan karena pergi mengurus usahanya - Lukas menuliskan “: Aku telah membeli lima pasang lembu kebiri dan aku harus pergi mencobanya” dan ada satu lagi alasan yang ditulis Lukas yaitu “Aku baru kawin dan karena itu aku tidak dapat datang.”

    Maka murkalah raja itu dan sesudah itu raja memerintahkan hamba-hambanya untuk pergi ke persimpangan-persimpangan jalan dan undanglah setiap orang yang mereka jumpai di sana ke perjamuan kawin itu. Matius menuliskan hamba-hamba itu mengumpulkan semua orang yang dijumpainya di jalan-jalan, orang-orang jahat dan orang-orang baik. Lukas mencatat perintah raja kepada hamba-hambanya untuk bawalah ke mari orang-orang miskin dan orang-orang cacat dan orang-orang buta dan orang-orang lumpuh. Bahkan ketika raja mendapati masih ada tempat, maka perintahnya kepada

    http://www.gkigunsa.or.id/ mailto:royandi@gkigunsa.or.id mailto:imanuelkristo@gkigunsa.or.id mailto:sutaprawira@gkigunsa.or.id mailto:nurhayatigirsang@gkigunsa.or.id mailto:davidsudarto@gkigunsa.or.id mailto:merrymalau@gkigunsa.or.id mailto:anthoinettewinata@gkigunsa.or.id mailto:floradharmawan@gkigunsa.or.id

  • Warta Persekutuan Minggu, 15 Oktober 2017

    2

    hamba-hambanya pergilah ke semua jalan dan lintasan dan paksalah orang-orang yang ada di situ masuk, karena rumahku harus penuh.

    Perumpamaan ini mengkontraskan antara orang-orang yang tidak mau datang dengan orang-orang yang menghadiri perjamuan kawin tersebut. Orang-orang yang tidak mau datang digambarkan sebagai orang-orang yang memiliki sesuatu /yang hatinya melekat pada sesuatu (ladang, ternak dan pasangan hidup). Sedangkan orang- orang yang menghadiri perjamuan kawin itu digambarkan sebagai orang yang tidak berdaya (baik, jahat, cacat, buta dan lumpuh).

    Saat ini, kita hidup di zaman yang tidak mengenal peran dan status raja, zaman yang demokratis dan individualistis. Pada zaman ini, kita tidak melihat adanya hal yang tidak tepat dari alasan orang-orang yang tidak mau datang meskipun yang mengundang adalah raja.

    Dari perikop ini kita belajar bukan dari alasan yang tertulis secara hurufiah, melainkan dari kesamaan dasar ketiga alasan yang tertulis itu, yaitu hati yang melekat pada sesuatu (baik yang tangible maupun intangible).

    Bilamana kita tidak terus berupaya untuk mempraktikan hikmat untuk melepas apapun yang melekat dihati kita, kita tidak bisa menyambut undangan Tuhan dengan sukacita. Hikmat untuk melepas tidak bisa datang dengan tiba-tiba. Harus diupayakan setiap hari- dari melepas hal yang kecil sampai hal penting / besar bagi hidup kita. Kita perlu pertolongan Roh Kudus untuk upaya ini. Kita minta kepada Tuhan supaya Roh Kudus memotivasi dan mendorong kita untuk memperoleh hikmat untuk melepas ini. Kita perlu praktik melepaskan hal-hal yang kepadanya kita melekat supaya kita bisa menikmati suasana perjamuan di Kerajaan Sorga yang disediakan Tuhan saat kita masih hidup.

    Lukas menuliskan “…dan paksalah orang-orang, yang ada di situ, masuk, karena rumahku harus penuh.” Perumpamaan ini menggunakan kata “paksalah” untuk membuat rumah raja penuh. Bagian ini mengingatkan kita bahwa pada saat kematian, kita terpaksa melepas segala sesuatu untuk menyambut undangan Tuhan masuk ke Kerajaan Sorga.

    Hanya ketika semua yang berharga bagi kita tidak kita biarkan melekat dan membelit hati kita, tetapi kita serahkan penuh ke dalam pengendalian Tuhan, barulah kita dapat menerima menyambut undangan Tuhan masuk ke Kerajaan Sorga dengan sukacita.

    Maka jangan berat melepas untuk Tuhan semua yang melekat di hati - manusia, harta, karier, posisi, cita-cita, dll. Melepas adalah hikmat dan anugerah. Upayakanlah selalu! (IH)

  • Warta Persekutuan Minggu, 15 Oktober 2017 3

    KEBAKTIAN UMUM MINGGU, 15 OKTOBER 2017 Tema : “Keluarga Kami, Keluarga Yang Mengapresiasi

    Panggilan Tuhan” Sakramen Baptis Kudus Dewasa, Pengakuan Percaya/Sidi, Penerimaan Anggota & Pembaruan Pengakuan Iman Percaya Kebaktian Bulan Keluarga

    KETERANGAN KEBAKTIAN I [ PK. 06:00 ]

    KEBAKTIAN II [ PK. 08:00 ]

    KEBAKTIAN III [ PK. 10:30 ]

    KEBAKTIAN IV [ PK. 17:00 ]

    PELAYAN FIRMAN PDT. IMANUEL KRISTO PENATUA PENDAMPING

    Pnt. Harjono Pnt. Yosafat Pnt. Andi Natalie Pnt. Reynold W.

    PENATUA PENYAMBUT

    Pnt. Glenn C. S. Pnt. Mira Winarta Pnt. Lauw Lawrentia Pnt. Naomi Setyawati

    Pnt. Felicia Irene A. Pnt. Zacharia Sudjono Pnt. Aryanto Sjarif T. Pnt. Tatang Effendi

    Pnt. Hendrik K. Pnt. Frenky P. Pnt. Suryana Pnt. Andrew Sabas

    Pnt. Mira Sanusi Pnt. Eva Agustina Pnt. Jap Andreas K. Pnt. Meriany T.

    MULTIMEDIA Martin Angel Agnes Adit

    PADUAN SUARA

    VG. GRACIA

    SMAK 3 BPK PENABUR /

    GITA KALVARI

    PSA TUNAS ZAITUN 1

    PDP

    PEMANDU NYANYIAN Gita Kalvari Gracia / Seno

    Louise / Albert

    PEMUSIK Clemen /

    Yesaya Elisabeth / Fritz

    Arlene / Darryl

    Kebaktian Komisi-Komisi

    KET WAKTU PELAYANAN

    FIRMAN TEMA

    PENATUA PENDAMPING

    LITURGOS SINGER PEMUSIK

    KEBAKTIAN ANAK

    08:00 10:30

    KEBAKTIAN REMAJA

    08:00

    Pdt. Merry L. Malau

    “The Parents”

    Pnt. Harryadi Santosa

    Calvin T. David B & Naomi

    Vida & Clement

    10:30 Pnt. Ronald Naftali M.

    Felicia M.K

    Angellia M. &

    Daicy

    KEBAKTIAN PEMUDA

    10:30

    Sdr. Christian Hutabarat

    d/ GKI Kavling POLRI

    “Donor” Pnt. Daniel Agung S.

    Syahveina Ega & Fero

    Ferdinand

  • Warta Persekutuan Minggu, 15 Oktober 2017

    4

    KEBAKTIAN UMUM MINGGU, 22 OKTOBER 2017 Tema : “Keluarga Kami, Keluarga Yang Mengapresiasi

    Kewajiban Warga Negara” Penerimaan Anggota Kebaktian Bulan Keluarga

    KETERANGAN KEBAKTIAN I [ PK. 06:00 ]

    KEBAKTIAN II [ PK. 08:00 ]

    KEBAKTIAN III [ PK. 10:30 ]

    KEBAKTIAN IV [ PK. 17:00 ]

    PELAYAN FIRMAN PDT. DAVID SUDARTO PENATUA PENDAMPING

    Pnt. Roelianto S. Pnt. K. Lanny L.D Pnt. Aryanto S.T Pnt. Andrew Sabas

    PENATUA PENYAMBUT

    Pnt. Mira Winarta Pnt. Reynold Wahyudi Pnt. Irwanto Hartono Pnt. Jap Andreas K.

    Pnt. Johny Sumual Pnt. Jerry Paulus Pnt. Ronald Naftali M. Pnt. Andi Naftalie

    Pnt. Erna Erawati W. Pnt. Yosafat Pnt. Windarwati T. Pnt. Benny M. L.

    Pnt. Gouw Ay Chiun Pnt. Hendrik K. Pnt. Bambang Tj. Pnt. Glenn C.S.

    MULTIMEDIA Ricky Bertha Melisa O. Irril

    PADUAN SUARA Zipporah

    SDK 3 Penabur

    Efrata GEMA KASIH

    PEMANDU NYANYIAN Joice / Henry

    Alsyas / Eman

    Anita / Alpond

    PEMUSIK Melissa T./

    Steve Anneria /Aileen

    Albert / Ferdinand

    Priscilla / Marissa

    Kebaktian Komisi-Komisi

    KET WAKTU PELAYANAN

    FIRMAN TEMA

    PENATUA PENDAMPING

    LITURGOS SINGER PEMUSIK

    KEBAKTIAN ANAK

    08:00 10:30

    KEBAKTIAN REMAJA

    08:00 Pdt. Theo Paulus

    Situmorang d/ GKI Metro

    Lampung

    Somebody’s Child

    Pnt. Tatang H. Ange R Frisca /

    Anya Filbert

    10:30 Pnt. Yulia Feodora

    S

    Anastasia /

    Richard

    KEBAKTIAN PEMUDA

    10:30 Pdt. Merry

    L. Malau “Recovery”

    Pnt. Meilina Sudarma

    Adeline Gian /

    Daphne WS

  • Warta Persekutuan Minggu, 15 Oktober 2017 5