hukum adat minangkabau

Download Hukum Adat Minangkabau

Post on 03-Jan-2016

472 views

Category:

Documents

23 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • *Hukum Adat MinangkabauWajib PK Hukum Kemasyarakatan2 SKSFakultas HukumUniversitas AndalasP a d a n gBachtiar Abna, SH.MH

  • Tujuan Instruksional UmumSetelah mempelajari mata kuliah Hukum Adat Minangkabau , mahasiswa mengetahui dan menyadari bahwa Masyarakat Minangkabau mempunyai hukum yang unik yang berbeda dengan masyarakat lainnya di Indonesia dengan sistem kekerabatan Matrilineal dan prinsip Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, Alam Takambang Jadikan Guru. Para alumni Fakultas Hukum yang terdapat di Sumbar ini diharapkan setelah ini mampu menangani kasus-kasus hukum adat yang terjadi di Minangkabau secara tepat dan proporsional, dengan menerapkan hukum adat Minangkabau.

    *

  • *Garis-garis Besar Perkuliahan

    Pokok BahasanSub Pokok Bahasan1. PendahuluanAsal usul dari nama MinangkabauSejarah ringkas MinangkabauPengertian Minangkabau dan Masyarakat MinangkabauHukum, Adat, Hukum Adat dan Hk Adat Minangkabau2.Hukum adat dan hukum Islam dalam masya-rakat Minang-kabau Pengertian hukum adat MinangkabauPengertian SyarakKekuatan berlakunya hukum adat dan syarak di Minangkabau3.Hukum keke-rabatan adat Minangkabau Sistim Matrillineal dalam masyarakat MinangkabauSuku paruik dan kaum sebagai persekutuan hukum adat GeneologisKeadaan suku paruik dan kaum dewasa ini

  • *

    Pokok BahasanSub Pokok Bahasan4. Nagari sebagai masyarakat hu-kum adat gene-alogis matrli-neal tritorial Terbentuknya nagari di MinangkabauPengertian nagari sebagai persekutuan hukum adatTipe-tipe nagari di MinangkabauNagari sebelum penjajahan BelandaNagari pada zaman penjajahan BelandaNagari Setelah Indonesia merdeka sampai 1979Nagari sejak tahun 1979 sampai tahun 1999Nagari setelah tahun 1999 sampai sekarang5.Hukum perkawi-nan adat Minang-kabau Pengertian dan makna perkawinan dalam masyarakat MinangkabauSistim perkawinan dalam masyarakat MinangkabauProsedur pelaksanaan perkawinan di MinangkabauPerkembangan hak dan kewajiban urang sumando di MinangkabauPutusnya perkawinan dalam hukum adat Minang-kabau

  • *

    Pokok BahasanSub Pokok Bahasan6.Hukum Tanah adat Minang-kabau Pengertian tanah dan pentingnya tanah dlm hukum adat MinagkabauJenis jenis hak atas tanahTransaksi tanahTransaksi yang berhubungan dengan tanahKeadaan hukum pertanahan di Minangkabau dewasa ini7.Hukum harta kekayaan Adat MinangkabauMacam macam kekayaan menurut hukum adat MinangkabauMengenai sako dan pusakoHarato bawaan dan harta tepatanHarato suwarangHarato pancarian8.Hukum waris adat Minang-kabau Sistim kewarisan dalam masyarakat MinangkabauPewarisan sako dan pusakoKedudukan harato suwarangPewarisan harato pancarian

  • *

    Pokok BahasanSub Pokok Bahasan9.Hukum perjanji-an adat Minang-kabau Azas perjanjian dalam hukum adat MinangkabauSsyarat PerjanjianJenis jenis perjanjian

  • DAFTAR KEPUSTAKAAN :Amir MS Adat Minangkabau Pola dan Tujuan Hidup Orang MinangAmir MS Masyarakat Adat Minangkabau Terancam PunahProf. Mr. M.Nasrun Dasar Falsafah Adat MinangkabauMuchtar Naim Menggali hukum tanah dan hukum waris di MinangkabauChaidir Ali SH Yurisprudensi Sumatera BaratChristine Dobbin Gejolak Ekonomi, Kebangkitan Islam dan Gerakan PaderiProf. Dr. Mr. Iskandar Kamal Sekitar Pemerintahan Nagari Minangkabau dan PerkembangannyaProf . Dr. Hamka Islam dan Adat MinangkabauM. Rasyid Manggis Dt Rj Pangulu Minangkabau Sejarah Ringkas Dan AdatnyaIbrahim . Dt Sanggono Dirajo Curai Paparan Adat MinangkabauZenwen Pador SH Baganti baruak dengan Cigak Sistim pemerintahan nagari di MinangkabauAA Navis Runtuhnya Surau kamiLC. Westenenk De Minangkabausche NagarijKomnas HAM, MKRI, FH Unand, Seknas Masy. Hukum Adat Membangun Masa Depan Minangkabau Dari Perspektif HAMBasral Hamidy Harahap Greget Tuanku RaoSchrieke; BJO. Pergolakan Agama di Sumatera Barat : Sebuah Sumbangan Bibliografi

    *

  • 1. Drs . Zuber Usman : Kesusastraan lama Indonesia: dalam buku Tun Sri Lanang berjudul Hikayat Raja Raja Pasai : Patih Gajah Mada pergi menaklukkan pulau perca dengan membawa Seekor Kerbau Hikmat yang akan diadu dengan kerbau Patih sewatang perdana mentri kerajan Minangkabau. Patih sewatang menyediakan seekor anak kerbau yang kepalanya diberi tanduk dengan benda tajam dan runcing yang beberapa hari tidak diberi susu oleh induknya, waktu kerbau itu diadu anak kerbau tersebut menyeruduk ke perut kerbau besar sehingga perutnya tembus oleh tanduk yang dipasang pada anak kerbau sehingga saat itu orang orang minang bersorak manang kabau, sehingga disebutlah daerah itu dengan Manangkabau yang akhirnya berobah jadi Minangkabau.Dalam dongeng yang hidup di masyarakat Minangkabau, istilah minang itu adalah benda kecil runcing yang menyerupai tanduk yang dipasang pada kepala anak kerbau sehingga Minangkabau artinya Minang yang dipasang pada kepala anak kerbau, kemungkinan Tun Sri Lanang menuliskan dalam bukunya Legenda yang hidup dalam masyarakat Minangkabau sendiri.*1. A. Asal Usul Nama Minangkabau1. Pendahuluan

  • 2. Prof Dr Purbacaraka : bukunya riwayat Indonesia : istilah Minangkabau berasal dari Minanga Kabawa / Minanga Tamwan artinya muara sungai , menurut informasi kerajaan minang kabau itu mulanya berpusat pada sebuah muara sungai.3. M. Joustra : Yang mengutip laporan dari Prot van Der Tuuk, istilah minangkabau berasal dari Minangkhabu yang artinya tanah asal 4. St. M Zein : Berpendapat bahwa Minangkabau berasal dari kata Minanga Kanvar artinya muara kampar, pendapat M Zein berdasarkan pada catatan dari Chan Ju Kua yang pada abad ke 13 pernah berkunjung ke Muara Kampar yang merupakan pelabuhan paling ramai di Sumatra5. Menurut Prasasti (Batu Bersurat) Kedukan Bukit di Barat Palembang : tertulis : Pada tujuh paro terang bulan yastha enam ratus lima saka yang dipertuan hiang marlapas dari minanga tamwan datang bersuka cita membuat kota Sriwijaya dengan perjalanan suci menyebabkan kemakmuran. Istilah minanga tamwan dalam prasasti itu adalah untuk menyebut minangkabau pada enam ratus lima saka (683 masehi).*

  • 6. Prof Dr. M Husein Nainar Prof Dr. M.Husen Nainar, seorang Guru besar di Universitas Madras yang pernah datang ke Minangkabau berpendat bahwa istilah minangkabau berasal dari Menon Khabu, dalam bahasa Malajalam yang dipakai oleh suku Dravida yang hidup di Pegunungan Malabar di dataran tinggi Dekkan yang juga menganut sistim keturunan matrilineal seperti Minangkabau. Menonkhabu itu artinya tanah pangkal, tanah mulia atau tanah permai. Menurut Husein Nainar kemungkinan masyarakat Minangkabau berasal dari suku Dravida*

  • Dari ma titiak palito; di baliak telong nan bataliDari ma datang niniak kito; dari puncak Gunuang Marapi

    Prof Dr. Hamka :Dalam sejarah Melayu tullisan Tun Sri Lanang : Keturunan Sang Sapurba yang turun di Bukit Siguntang Mahameru (Palembang) dirajakan di MinangkabauMaharajo dirajo turun dari puncak Gunung Merapi; seperti halnya Orang Jepang turunan dewa matahari; Pasemah : Sipahit Lidah turun dari Berombong Cahaya Matahari; Tahun 453-464 Zaman Maharaja Hsian ke Cina datang utusan Maharaja Pulau Kandali, atau Andali yang ditulis dalam huruf Cina dengan Kandalaih atau Andalaih, yakni Pulau Andalas yang oleh Ibnu Batutah disebut Sumatera yang berpusat di PalembangTahun 502, 519 dan 520 datang pula utusan Maharaja sriwijaya ke Cina. Dari Sumatera itu disiarkan agama Budha ke Jawan dan Jepang. Di Palembang berdiri Asrama Budha yang besar yang dipimpin oleh Demang Lebar Daun.*1. B. Sejarah Ringkas Minangkabau

  • 5. Tahun 671 : I Tsing melawat ke kerajaan Sriwijaya yang berdiri di pinggir sungai Mo-shi. Raja sedang pergi perang ke negeri Melayu, Indragiri, Kampar dan Siak.6. Tahun 1005 ada tulisan yang menyebut Maharaja Palembang itu Maharaja Gunung yang melebarkan sayapnya sampai ke India dan Sailon.7. Tahun 1275 Karena pertikaian Aliran Budha Hinayana yang berpusat di Palembang dengan Mahayana yang berpusat di Jawa Raden Wijaya dari Singosari menyerang Sriwijaya. Raja Sriwijaya pindah ke utara (antara Jambi dan Sumbar sekarang) dan mendirikan kerajaan Dharmasraya (Jiwa yang bebas). Raden Wijaya memberikan perlindungan atas Dharmasraya dan membawa dua putrinya ke Jawa, Dara Petak (yang tua) bergelar Sri Indrahwari dan Dara Jingga (yang muda) dijadikan permaisuri oleh Raja Maja Pahit bernama Sri Marmadewa. Turunannya nanti menjadi raja di Minangkabau turun temurun (Aditiawarman).8. Tahun 1286 : Kertanegara mengirim patung Budha ke Minangkabau sebagai tanda hubungan baik, dan kerajaan yang berdiri sendiri dalam lingkungan Majapahit. Patung itu dibawa ke Gedung Arca Jakarta 1935*1.B. Sejarah Ringkas Minangkabau

  • 9. Tahun 1343, yang menjadi raja Minangkabau adalah Aditiawarman, membuat patung nenek moyangnya Manju Shri (Manja Sari) = yang maha suci, dari emas. Patung di Gedung Arca Berlin. Menurut Catatan Ibnu Bathuthah yang datang ke Pasai Aceh, raja Al Malikus Shalih mengirim utusan ke Muljawa untuk mengajak masuk Islam. Aditiawarman dan Malikus Shalih sezaman, mungkin Muljawa itu ialah Minangkabau, berasal dari kata Melayu-Jawa. Masuknya agama Islam merubah sistem pemerintahan, yaitu rajo tigo selo, rajo alam, adat, dan ibadat. Basa ada Apek Balai, Indomo di Saruaso dan Bandaro atau Titah di Sungai Tarab menjaga adat istiadat lama, sedangkan Tuang Kadi di Padang Gantiang dan Makhudum di Sumaniak menunjukkan negeri telah Islam bertgugas mengadakan hubungan dengan negeri Islam.10. Tahun 1604 di Pantai Barat (Singkil, Barus, Tiku, Pariaman, Padang, Salido sampai Indopuro terjadi perebutan kekuasaan perdagangan antara Aceh dengan Portugis, ingat Nan Tongga Magek Jabang melawan Sipatokah (Portugis). Raja Pagaruyung tidak lagi mampu mengusai pantai barat sehingga jatuh ke tangan Aceh, sekaligus membawa ajaran Islam.*1.B. Sejarah Ringkas Minangkabau

  • 11. Shech Burhanudin, Murid Abdurrauf dan Nurudin Arraniri, penganut faham Ahlussunnah, Wihadatussuhud, alam itu bekas kuasa Tuhan