good manufactory practices (gmp).ppt

Download Good Manufactory Practices (GMP).ppt

Post on 02-Dec-2015

317 views

Category:

Documents

4 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • Good Manufacturing Practices

  • Good Manufacturing PracticesCara Produksi Makanan yg BaikPedoman yg menjelaskan bagaimana memproduksi makanan agar aman, bermutu dan layak dikonsumsiBerisi penjelasan mengenai persyaratan minimum yg harus dipenuhi pd seluruh mata rantai makanan, mulai bahan baku sp produk akhir.Umumnya menguraikan ttg kondisi yg bagaimana dan prosedur yg mana yg akan dipakai perusahaan

  • Good Manufacturing PracticesTidak ditujukan utk memonitor pengendalian bahaya.Tidak mensyaratkan penetapan batas penyimpangan dan tindakan koreksi

  • Good Manufacturing PracticesSetiap bab didalam pedoman menjelaskan mengenai tujuan dan alasan yg berkaitan dgn kelayakan dan keamanan makanan yg diproduksi.Membantu jajaran manajemen utk membangun sistem jaminan mutu yg baik

  • Hubungan Antara Sistem dalam Keamanan PanganKeamananPanganSSOPHACCPGMP

  • HACCP

    SSOP

    GMPManajemen MutuSanitasi & hygieneProgram dasarGMP dan SSOP merupakan program prasyarat dr HACCP.Sedangkan SSOP merupakan komponen dari GMP

  • Kegunaan penerapan GMP Bagi pemerintah :Melindungi konsumen dr penyakit atau kerugian yg diakibatkan oleh makanan yg tidak memenuhi persyaratan.Memberikan jaminan kpd konsumen bhw makanan yg dikonsumsi mrpk makanan yg layak.

  • Kegunaan penerapan GMP Bagi pemerintah (lanjutan)Mempertahankan atau meningkatkan kepercayaan thd makanan yg diperdagangkan secara internasional.Memberikan bahan acuan dalam program pendidikan kesehatan dibidang makanan kepada industri dan konsumen.

  • Kegunaan penerapan GMP Bagi industri :Memproduksi dan menyediakan makanan yg aman dan layak bagi konsumen.Memberikan informasi yg jelas dan mudah dimengerti kpd masyarakat utk melindungi makanan thd kontaminasi dan kerusakanMempertahankan atau meningkatkan kepercayaan dunia internasional thd makanan yg diproduksi.Starting Point utk penerapan HACCP.Mengurangi kerugian dan pemborosan.

  • Untuk menghasilkan produk yg bermutu baik, GMP menetapkanKriteria (istilah umum, persyaratan bangunan dan fasilitas lain)Standar (spesifikasi bahan baku dan produk, komposisi produk)Kondisi (parameter proses pengolahan)

  • Ruang Lingkup GMPLingkungan dan lokasi.Bangunan dan fasilitas unit usaha.Fasilitas dan kegiatan sanitasi.Sistem pengendalian hama.Hygiene karyawan.Pengendalian proses.Manajemen pengawasan.Pencatatan dan dokumentasi.

  • Lingkungan dan lokasiLingkungan > Lingkungan sarana pengolahan hrs terawat baik, bersih dan bebas sampah. > Sistem pembuangan dan penanganan limbah cukup baik. > Sistem saluran pembuangan air lancar.Lokasi > Terletak dibagian pinggir kota, tidak padat penduduk dan lebih rendah dr pemukiman.

  • Lingkungan dan lokasi (lanjutan) >Tidak menimbulkan pencemaran lingkungan. > Bebas banjir, polusi asap, debu, bau, dan kontaminan lain. >Bebas dr sarang hama spt hewan pengerat dan serangga. >Tidak berada dekat industri logam dan kimia, pembuangan sampah atau limbah.

  • Bangunan dan fasilitas unit usahaDesain Bangunan - Desain, konstruksi dan tata ruang hrs sesuai dengan alur proses. - Bangunan cukup luas dan dpt dilakukan pembersihan secara intensif. - Terpisah antara ruang bersih dan ruang kotor. - Lantai dan dinding dr bhn kedap air, kuat dan mudah dibersihkan, serta sudut pertemuannya berbentuk lengkung.

  • Bangunan dan fasilitas unit usaha (lanjutan)Fasilitas unit usaha - Penerangan cukup, sesuai spesifikasi proses. - Ventilasi baik memungkinkan udara mengalir dr ruang bersih ke ruang kotor. - Sarana pencucian tangan dan kaki dilengkapi sabun dan pengering atau desinfektan. - Gudang mudah dibersihkan, terjaga dr hama, pengaturan suhu dan kelembaban sesuai, penyimpanan sistem FIFO dilengkapi catatan.

  • Fasilitas dan kegiatan sanitasiProgram sanitasi meliputi : > Sarana penyediaan air > Sarana pembuangan air dan limbah > Sarana pembersihan /pencucian > Sarana toilet/jamban > Sarana hygiene karyawan

  • Sistem pengendalian hamaPengawasan atas barang/bahan yg masukPenerapan/praktek hygienis yg baikMenutup lubang dan saluran yg memungkinkan masuknya hamaMemasang kawat kasa pd jendela dan ventilasiMencegah hewan piaraan berkeliaran di lokasi unit usaha

  • Hygiene KaryawanPersyaratan dan pemeriksaan rutin kesehatan karyawanPersyaratan kebersihan karyawan -Menjaga kebersihan badan-Mengenakan pakaian kerja dan perlengkapannya-Menutup luka-Selalu mencuci tangan dengan sabunMelatih kebiasaan karyawan

  • Pengendalian prosesPengendalian pre produksi (persyaratan bhn baku, komposisi bhn, cara pengolahan bhn baku, persyaratan distribusi/transportasi, penyiapan produk sebelum dikonsumsi)Pengendalian proses produksiPengendalian pasca produksi (jenis dan jumlah bhn yg digunakan produksi, bagan alir proses pengolahan, keterangan produk, penyimpanan produk, jenis kemasan, jenis produk pangan yg dihasilkan)

  • Manajemen PengawasanPengawasan thd jalannya proses produksi dan perbaikan bila terjadi penyimpangan yg menurunkan mutu dan keamanan produk.Pengawasan rutin utk meningkatkan efektifitas dan efisiensi proses produksi

  • Pencatatan dan DokumentasiBerisi catatan ttg proses pengolahan , termasuk tanggal produksi dan kadaluarsa, distribusi dan penarikan produk karena kadaluarsaDokumen yg baik akan meningkatkan jaminan mutu dan keamanan produk

  • Nomor Kontrol Veteriner (NKV)Sebagai persyaratan dasar penerapan HACCP di Industri Pangan Asal HewanUU No 8/1999 Produk Pangan UU No 7/1996 Hewani ASUHDirektorat Kesmavet Food Safety, Zoonosis dan Animal Welfare.Nomor Kontrol Veteriner : Merupakan registrasi atau sertifikasi kelayakan usaha dgn dasar penilaian adalah telah dipenuhinya persyaratan teknis yg meliputi GMP dan SSOP.

  • Nomor Kontrol VeterinerMerupakan persyaratan dasar utk dapat diterapkan sistem jaminan keamanan dan mutu.NKV diberikan kepada : - RPH/RPU. - Tempat pemrosesan daging. - Usaha pengimpor. - Pengumpul/Penampung. - Pengedar daging, susu, telur dan hasil olahannya

  • Maksud dan Tujuan Pemberian NKVMemberikan jaminan dan perlindungan kpd masyarakat, bahwa produk pangan asal hewan yg dibeli/dikonsumsi berasal dari hasil usaha pemotongan hewan/unggas, usaha pengimpor, pengedar dan industri pengolahan/tempat pemrosesan produk peternakan yg telah memenuhi persyaratan kesmavet yg ditetapkan.Terlaksananya tertib hukum dan tertib administrasiMempermudah dan memperlancar pelaksanaan sistem pengawasan oleh para pengawas kesmavet di lapangan maupun konsumen, dan meningkatkan daya saing produk domestik dipasar global.

  • Nomor Kontrol VeterinerJika sarana produksi ingin menerapkan sistem HACCP maka kriteria persyaratan dasarnya / NKV harus mendapat nilai baik

    NKV dilakukan berdasar permohonan pihak swasta /masyarakat dan pihak lain yg melakukan usaha dibidang produk peternakan.

Recommended

View more >