edisi 29 desember 2015 | suluh indonesia

Download Edisi 29 Desember 2015 | Suluh Indonesia

Post on 25-Jul-2016

234 views

Category:

Documents

4 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Headline : Polsek Sinak Diserang, Tiga Polisi Tewas

TRANSCRIPT

  • Pengemban Pengamal Pancasila

    Redaksi/Sirkulasi/Iklan:GEDUNG PERS PANCASILA

    Jl. Gelora VII No. 32Palmerah Selatan Jakarta Pusat.

    Tlp: 021-5356272, 5357602Fax: 021-53670771

    No. 236 tahun IXSelasa, 29 Desember 2015

    www.suluhindonesia.com

    Suluh Indonesia/antPENYELUNDUPAN GANJA - Petugas BNN Aceh mengawal salah satu tersangka dekat barang bukti ratusankemasan ganja siap edar saat gelar perkara di Banda Aceh, kemarin. Menjelang akhir tahun, BNN Acehberhasil mengagalkan sebanyak 500 pak ganja kering seberat 500 kilo, menangkap dua tersangka.

    Suluh Indonesia/antPERAYAAN NATAL NASIONAL - Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo (tengah) berjalan bersama saat menghadiriperayaan Natal Bersama Nasional di Kupang, NTT, kemarin. Presiden melakukan kunjungan ke NTT untuk menghadiri acara Natal Nasional danmelakukan peletakan batu pertama pembangunan bendungan Rotiklot di Kabupaten Belu.

    BANDARLAMPUNG - Resor Militer043/Garuda Hitam Lampung telah meme-cat secara tidak hormat empat anggotaTentara Nasional Indonesia AngkatanDarat setempat yang terbukti terlibat pe-nyalahgunaan narkoba dan meninggal-kan tugas kedinasan (desersi).

    Pemecatan keempat anggota TNI inidilakukan dalam upacara di Markas ResorMiliter 043/Garuda Hitam Lampung. Ke-empat anggota TNI ini telah melakukantindak pidana desersi, dan PrakaNazarudin juga melakukan penyalah-gunaan narkoba, kata Komandan Ko-mando Resor Militer 043/Garuda HitamLampung Kol Inf Joko P Putranto usaiupacara di Bandar Lampung, kemarin.

    Menurut dia, upacara pemecatan inimerupakan pukulan terberat bagi seluruh

    Empat Tentara Dipecatkomandan yang memimpin satuan person-el TNI tersebut, sehingga diharapkan tidakakan ada lagi peristiwa semacam itu. Pe-mecatan adalah harga mati untuk anggo-ta TNI yang terlibat narkoba dari jenis apapun pelanggaran hukum dilakukan, kataDanrem Gatam Lampung itu pula.

    Selain itu, tindakan desersi atau me-ninggalkan tugas tanpa keterangan sertaterlibat kekerasan dalam rumah tangga(KDRT), menurutnya, menjadi salah satuindikator pemecatan anggota TNI baik pra-jurit maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS)di lingkungan Korem 043/Gatam.

    Danrem melanjutkan, pihaknya sudahmenyatakan perang terhadap narkoba,bahkan unit usaha tempat hiburan yangtelah dikerjasamakan dengan pihak ketigaharus ditutup. (ant)

    JAYAPURA - KapoldaPapua Papua Irjen Pol PaulusWaterpauw membenarkan,penyerangan atas Polsek Si-nas di Kabupaten Puncak,Papua, kemarinmalam mengak-ibatkan tiga orang anggotapolisi tewas dan tujuh pucuksenjata api hilang. Memangbenar penyerangan yangterjadi Minggu malam sekitarpukul 20.45 WIT itumenyebabkan tiga anggotameninggal dunia dan duaorang luka-luka, serta tujuhpucuk senjata api hilang, ujarKapolda di Jayapura, kemarin.

    Menurutnya, berdasarkanlaporan yang diterima, peny-erangan terhadap polsekyang saat itu dijaga lima daridelapan anggota polisi, diser-ang kelompok orang tak dike-nal dari belakang polsek.

    Identitas anggota kepoli-sian yang meninggal itu, yak-ni Briptu Ridho, BripdaArman, dan Bripda Ilham,sedangkan yang mengalamiluka tembak yakni Briptu Sumadan Bripda Rian.

    Tujuh pucuk senjata apiyang diambil kelompok pe-nyerang itu adalah jenis AK 47

    kemudian seakan-akan sudahmenyepakati dua nama tersebut. Itusama sekali tidak ada, kata PramonoAnung di Jakarta, kemarin.

    Pramono menegaskan tidak bolehada pihak-pihak yang mengiterven-si soal perlu tidaknya PresidenJokowi merombak kabinetnya.Menurutnya, siapapun yang perludireshuffle, tentunya Presiden mem-punyai catatan nama-nama tersebutkarena tiap saat Presiden dapatmengevaluasi menterinya. Tentu-nya hak yang dimiliki Presiden,jangan diintervensi siapapun,tegas Kader PDIP ini.

    Saat didesak klaim salah satu

    politisi PAN yang menyebutkanadanya jatah menteri untuk kaderPAN, Pramoni menegaskan infotersebut bukan dari pihak kompe-ten di lingkaran Presiden Jokowi.Orang dalam istana kan bisa tu-kang parkir, pembantu, bisa rumor-rumor. Yang jelas bukan yang berko-mpeten, kata Pramono.

    Mantan Sekjen DPP PDIP ini me-negaskan, Presiden tidak pernahberbicara terkait dinamika yangberkembang tentang reshuffle kab-inetnya. Karena ini memangsepenuhnya kewenangan Presiden.Bahwa kemudian Presiden mencatatmeminta pertimbangan itu tak bisa

    SESKAB Pramono Anung me-minta semua pihak menghormatihak prerogatif Presiden Joko Wido-do soal perlu tidaknya Presidenmelakukan perombakan (reshuffle)komposisi Kabinet Kerja. Pene-gasan disampaikan Seskab menang-gapi klaim sejumlah pihak bahwaseolah-olah telah ada kesepakatanantara Presiden Jokowi dengan par-tai tertentu. Jadi begini, kami inginmeluruskan bahwa sebenarnyaPresiden sebagai orang yang mem-punyai hak prerogatif, beliau tidakpernah berbicara bahkan sampaimenyebut nama dengan salah satupartai tertentu yang katakanlah

    Reshuffle, Jangan Intervensi Jokowi

    PPATK Bantu Optimalkan

    Penerimaan Pajak Rp 1,45 TriliunJAKARTA - Pusat Pelapo-

    ran dan Analisis TransaksiKeuangan (PPATK) membantupemerintahan mengoptimalkanpenerimaan pajak Rp1,45 trili-un dari hasil analisis (HA) yangditindaklanjuti Direktorat Jen-deral Pajak. 76 HA proaktiftelah ditindaklanjuti denganSurat Ketetapan Pajak KurangBayar sejumlah Rp2,1 triliun.Dari jumlah tersebut, jumlahpajak yang sudah dibayarkansebesar Rp1,45 triliun, kataKetua PPATK MuhammadYusuf dalam Refleksi AkhirTahun 2015 di Kantor PPATKJakarta, kemarin.

    Pada periode 2006 hinggaNovember 2015, PPATK telahmenyerahkan sebanyak 220 HA

    kepada Ditjen Pajak.Ia mengatakan hasil analisis

    dan informasi yang telah ditin-daklanjuti Ditjen Pajak adalah76 HA proaktif dan 4 HA reak-tif. 4 HA reaktif telah ditindak-lanjuti dengan penetapanpokok pajak dan sanksi admin-istrasi sebesar Rp134,5 miliar,ujarnya.

    Sementara dari nilai Rp134,5miliar tersebut, jumlah pajakyang sudah dibayarkan sebe-sar Rp131,9 miliar.

    Kemudian, PPATK telahmenerima permintaan informa-si dari Ditjen Pajak tentang datakepemilikan rekening 3.100 wa-jib pajak yang menunggakpembayaran pajak.

    Atas permintaan itu, PPATK

    Polsek Sinak Diserang

    Tiga Polisi Tewas

    telah menyampaikan data 2.961wajib pajak kepada Ditjen Pa-jak. Dari total data 2.961 wajibpajak, Ditjen Pajak telah men-indaklanjuti sebanyak 2.393data wajib pajak dengan total

    saya sebutkan karena itu adalah ke-wenangan Presiden, tandasnya.

    Sementara itu, Mendagri TjahjoKumolo mengatakan sah-sah sajaapabila partai politik ingin memban-gun komunikasi dengan Presiden.Tetapi, tidak lantas membangun ru-mor yang dapat mengganggu stabil-itas kabinet dengan mengklaim telahada kesepakatan politik antara Pre-siden Jokowi dan pimpinan partain-ya. Menurut saya tidak etis. Terke-san mendesak atau mendikte hakprerogatif Presiden, apalagi PANmenyampaikannya secara terbukasoal jatah menteri dan reshuffle, kataTjahjo. (har)

    Suluh Indonesia/antFESTIVAL DENPASAR - Seorang seniman membawakan busana bungadalam parade Festival Denpasar 2015 di Denpasar, kemarin. Festivalselama empat hari diisi dengan pagelaran seni budaya.

    perkiraan hutang pajak sebe-sar Rp25,9 triliun.

    Analisis proaktif merupakankegiatan meneliti Laporan Tran-saksi Keuangan Mencurigakan(LKTM). (wnd)

    dan SS 1 masing masing duapucuk, dan jenis moser tigapucuk beserta amunisi satupeti.

    Tindak TegasSecara terpisah, Wakil Pre-

    siden Jusuf Kalla mengharap-kan agar aparat penegak hu-kum menindak tegas pelakupenembakan polisi di Sinak,Provinsi Papua. Kita tegak-kan hukum dimana pun di In-donesia ini. Jadi siapa yangbersalah tentu harus dapatlangkah-langkah hukum,kata Wapres.

    Wapres mengatakan bahwatentara maupun polisi akanmengambil langkah-langkahyang keras untuk menegakkanhukum di daerah tersebut.

    Wapres mengaku hinggasaat ini belum mendapat lapo-ran dari Kapolri tentang pe-nembakan tersebut.

    Menurut dia, menjelang ke-datangan Presiden Joko Wido-do ke Papua pada 29 Desem-ber 2015 hingga tahun baru,tentunya akan dilakukan pe-ningkatan pengamanan.

    Sementara itu, Polri masihmenyelidiki motif penyerangan

    terhadap Polsek Sinak, Papua,yang menewaskan tiga anggo-ta kepolisian. Ini motif peny-erangannya masih didalamidan diselidiki, ujar KepalaDivisi Humas Mabes Polri Ir-jen Polisi Anton Charliyan.

    Ia menjelaskan hingga kinibelum terdapat bukti kuat ter-kait pelaku penembakkan itu,sehingga masih terlalu dini un-tuk menilai pelaku berasal darikelompok separatis. Kemu-ngkinan-kemungkinan bisa ter-jadi, apakah ini motif kriminalatau politik, ini akan terungkapkalau pelakunya sudah ter-tangkap. Polisi tidak bisa men-duga-duga, terangnya.

    Terkait dengan keamanandi lokasi kejadian tersebut,Anton menjelaskan pihakMarkas Besar (Mabes) Polritelah dikerahkan menujuPolsek Sinak, untuk mengusutpelaku dan alasan penyeran-gan ini dilakukan. Tim dariMabes sudah diturunkan un-tuk back-up, tambahnya.

    Aksi kriminal orang takdikenal terus meningkat. Selainmengincar aparat keamanan,mereka juga sering kalimenteror warga. (ant)

    RJ LinoAjukan Praperadilan

    JAKARTA - Mantan Direk-tur Utama PT Pelindo II Ric-hard Joost Lino mengajukanpermohonan praperadilan kePengadilan Negeri JakartaSelatan atas penetapan dirinyasebagai tersangka dalam kasuspengadaan Quay ContainerCrane (QCC) tahun 2010. Bet-ul tadi sore didaftar denganregister nomor 119, kataKepala Humas PN Jaksel MadeSutrisna di Jakarta, kemarin.

    Sebelumnya, KPK menetap-kan RJ Lino sebagai tersangkapada 15 Desember 2015 karenamenduga Lino memerintahkanpengadaan tiga quay contain-er crane dengan menunjuk lang-sung perusahaan HDHM (PTWuxi Hua Dong Heavy Ma-chinery. Co.Ltd.) dari Chinasebagai penyedia barang.

    KPK menyangkakan RJLino dengan pasal 2 ayat 1 danatau pasal 3 UU No 31 tahun

    1999 sebagaimana diubah den-gan UU No 20 tahun 2001 ten-tang Pemberantasan TindakPidana Korupsi jo pasal 55 ayat1 ke-1 KUHP.

    Sementara, KPK mulai me-meriksa