walid bin muhammad nabih bin walid bin muhammad nabih] larangan berpakaian... sampai saat ini masih

Download WALID BIN MUHAMMAD NABIH BIN Walid bin Muhammad Nabih] Larangan Berpakaian... sampai saat ini masih

Post on 13-Feb-2020

6 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • WALID BIN MUHAMMAD NABIH BIN SAIFUN NASHR

    LARANGAN BERPAKAIAN

    ISBAL Menjulurkan Pakaian Dibawah Mata Kaki

    Bukan Karena Sombong

    AT-TIBYAN SOLO

  • J u d u l A s l i :

    JU41 Penu l i s :

    Walid Bin Muhammad Nabih Bin Saifuti Nashr

    Edis i I n d o n e s i a :

    Larangan Berpakaian Isbal Menjulurkan Pakaian Dibawah Mata

    Kaki Bukan Karena Sombong

    Pener jemah

    Editor Khaththath Desain S a m p u l

    Layout Penerbit

    : A b u H a f s M u h a m m a d T a s y r i f I b n u A l y A s b i A l B u t o n y A l A m b o n y

    : A b u U m a r : T e a m A t - T i b y a n : S t u d i o Raff isual , J l . Cikaret

    Raya K o m p l e k Cikaret R a y a Blok A - 3 A T e l p . / F a x : ( 0 2 5 1 ) 4 8 5 6 3 7 Bogor , 1 6 0 0 1

    : A t - T i b y a n : A t - T i b y a n - S o l o

    J l . K y a i M o j o 5 8 , S o l o , 5 7 1 1 7 t e l p . / F a x ( 0 2 7 1 ) 6 5 2 5 4 0 e m a i l : p u s t a k a @ a t - t i b y a n . c o m h t t p : / / w w w . a t - t i b y a n . c o m

    Al-lsbaal Lighairil Khuyalaa'

    mailto:pustaka@at-tibyan.com http://www.at-tibyan.com

  • DAFTAR ISI

    KATAPENGANTAR

    REKOMENDASI

    MUQADDIMAH

    DALIL-DALIL YANG M E N U N J U K K A N BAHWA MENJULURKAN PAKAIAN (MELE- WATI MATA KAKI -pent.) KARENA SOM- BONG T E R M A S U K S A L A H SATU DARI DOSA-DOSA BESAR:

    A. DARI KITABULLAH B. DARI AS-SUNNAH

    DEFINISI BERBAGAI ISTILAH YANG BER- HUBUNGAN DENGAN RISALAH INI.

    A. Pengertian "Isbal" B. Pengertian "Khuyala"' C. Pengertian "Ka'bain"

  • HARAM MELAKUKAN ISBAL SEKALIPUN TIDAK DISERTAI D E N G A N RASA SOM- BONG 37

    SYUBHAT-SYUBHAT SEPUTAR MASALAH ISBAL BESERTA BANTAHANNYA 59

    A. Syubhat pertama 59 B. Syubhat Kedua 71 C. Syubhat Ketiga 75 D. Syubhat Keempat 77

    PERINGATAN (I):

    (Peringatan: Terhadap sebuah tulisan yang ditulis oleh salah seorang Masyayikh masa kini 83

    HARUSKAH KITA MENGINGKARI ORANG YANG MUSBIL? 95

    KONDISI D I M A N A ISBAL TIDAK DI- HARAMKAN 97

    HUKUM-HUKUM YANG BERHUBUNGAN DENGAN MASALAH ISBAL 101

    SAMPAI DIMANAKAH (BATAS) PAKAIAN ITU ? , 101

    PERINGATAN (II) 104

    A. Pertama 104 B. Kedua 105

    I 6 S>— Al-lsbaal Lighairi! Khuyalaa'

  • APAKAH YANG AKAN DIAZAB DARI ORANG YANG ISBAL ITU KEDUA MATA KAKINYA ATAUKAH PAKAIANNYA ? 106

    DALAM HAL APA SAJA (HUKUM) ISBAL ITU BERLAKU ? 107

    A. Isbalnya mantel 111 B. Isbal pada imamah 114 C. Isbal pada lengan baju 115

    BEBERAPA MASALAH 117

    A. Seorang laki-laki menyukai sandal dan pakaian yang bagus 117

    B. Diharamkan bagi Penjahit Untuk Menjahit Pakaian-Pakaian Yang Isbal ... 118

    C. Apakah dalam memendekkan Pakaian Atau Melakukan Isbal (Memanjang- kannya) itu Terdapat Syuhrah (Sikap Tampil Beda)? 119

    PERINGATAN (III):

    (Terhadap Beberapa Hadits Dha'if) 121

    "ALKAFTU" 125

    PENUTUP 127

    Daftar Isi

  • Kata Pengantar

    rgP/fcf'G egala puji bagi Allah yang dengan taufiq- < ^ ^ ^ Nya jualah penerjemah dapat menyelesai- (gSs^c) kan terjemahan buku ini .

    Sebenarnya sejak buku asli dari terjemahan ini diperlihatkan kepada kami oleh Ustadz kami, Ustadz Abu Abdillah Muhammad Yusran Anshar, Lc jazahullahu khairan wa hafizhahu, penerjemah ingin sekali untuk segera mener jemahkannya, melihat pembahasannya yang sangat bagus se- hubungan dengan masalah Hukum Isbal (Hukum Menjulurkan pakaian di bawah mata kaki ) . Dimana buku tersebut membahas secara men- detail hal-hal yang berhubungan dengannya, baik yang dilakukan dengan disertai kesombongan,

    Kata Pengantar

  • maupun yang dilakukan tanpa unsur kesombo- ngan.

    Dari buku tersebut seorang thaalibul 'ilmis syar'iy akan mengetahui dengan jelas bagaimana sebenarnya hukum menurunkan pakaian di- bawah mata kaki bagi laki-laki muslim, yang sela- ma ini menjadi perdebatan dan perselisihan dian- tara kaum muslimin mengenai hukumnya, bukan saja di kalangan orang awam dan para thullabul 'ilmis syar'iy, akan tetapi juga merupakan ikhtilaf di kalangan ahlul 'ilmi (para Ulama). Baik itu ula- ma dahulu maupun ulama zaman ini.

    Di antara mereka ada yang mengatakan bahwa melakukan isbal itu t idak mengapa (mubah/ boleh saja) asalkan tidak disertai dengan rasa sombong, ada yang mengatakan isbal hukum- nya makruh, ada yang mengatakan haram hu- kumnya secara mutlak, ada yang mengatakan yang diharamkan hanyalah yang dilakukan de- ngan sombong, dan ada yang mengatakan bahwa apabila dilakukan dengan tanpa bermaksud me- nyombongkan diri, maka dia berdosa {haram hu- kumnya) karena terkena ancaman neraka, dan jika dilakukan dengan disertai kesombongan ma- ka hukumannya lebih besar lagi, dimana orang tersebut terkena dua dosa, dosa karena terkena ancaman neraka dan dosa karena kesombongan. Ancaman tersebut berupa, t idak akan diajak bicara oleh Allah, tidak akan diperhatikan, tidak akan disucikan oleh-Nya dan baginya siksaan yang

    Al-lsbaal Lighairil Khuyalaa'

  • pedih dihari kiamat. Buku ini juga menjelaskan tentang hukum-hu-

    kum yang berhubungan dengan tukang jahit yang menjahit pakaian-pakaian yang isbal, bagaimana dengan isbalnya orang yang ada udzurnya, seper- ti jika dikakinya terdapat luka yang sering dikero- yok oleh lalat j ika tidak ditutup sehingga akan memperbesar lukanya, bagaimana dengan isbal- nya orang yang kurus dan jelek kakinya, bagaima- na dengan orang yang menyukai pakaian dan sandal yang bagus, bagaimana dengan pakaian yang terlalu tinggi atau terlalu turun dari mata kaki, apakah mengangkat pakaian diatas mata ka- ki itu termasuk syuhrah yang diharamkam atau ti- dak, bagaimana sikap seorang muslim terhadap orang yang musbil (yang pakaiannya turun diba- wah mata kaki) dan sebagainya.

    Disamping itu penulis memaparkan tentang tulisan seorang Syeikh yang membantah haram- nya hukum isbal yang dilakukan tidak karena sombong sesuai dengan perkataan yang beliau nu- kil dari tulisan Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-'Asqalany, kemudian penulis membantahnya dengan ban- tahan yang sangat ilmiah.

    Semua pembahasan tersebut dibahas dengan tuntas, disertai dengan dalil-dalil dari setiap pen- dapat, baik itu dari pendapat ulama salaf (terkemu- ka) maupun ulama khalaf (belakangan). Baik itu dari Al-Qur'an, maupun dari Sunnah Rasulullah

    yang sangat cocok untuk dikonsumsi oleh para

    Kata Pengantar

  • penuntut ilmu yang ingin mengetahui al-hacj. Karena itu buku tersebut sangat dibutuhkan

    oleh kaum muslimin untuk mengetahui secara pasti bagaimana sebenarnya hukum isbal bagi la- ki-laki, dan apakah ada hukum isbal bagi perem- puan?, terutama bagi saudara-saudara kita yang sampai saat ini masih digerogoti oleh syubhat- syubhat (kesamaran) mengenai hukum isbal.

    Besar harapan kami semoga buku terjemahan ini dapat bermanfaat bagi penulis, penerjemah serta kaum muslimin pada umumnya dan dijadi- kan oleh Allah sebagai amal jariah bagi kami.

    Tak lupa pula penerjemah sangat mengharap- kan koreksi, baik dari penerbit yang menerbitkan buku terjemahan ini, maupun dari para pembaca, jika dalam penerjemahan atau dalam penyusunan kalimat terdapat kesalahan atau keke l i rnn . Atas koreksinya tak lupa kami ucapkan jazakumullahu khairan wa iyyana.

    Makassar, Rabu,12 Jumadis Tsaniyah 1423 H/ 21

    Agustus 2002 M.

    Penerjemah,

    Abu Hafsh Muhammad Tasyrif Asbi, S.Ag. Al- Butony Al-Ambony.

    Al-lsbaal Lighairil Khuyalaa'

  • Rekomendasi

    egala puji bagi Allah Rabb semesta alam. ^ ^ ^ 0 Shalawat dan salam semoga senantiasa di-

    haturkan kepada Rasul yang paling mulia Muhammad, Nabi yang benar dan dibenarkan lagi terpercaya, kapada keluarga serta para sahabat be- liau yang sangat antusias terhadap kebaikan. Amma ba'd.

    Setelah saya membaca sebuah risalah yang ber judul Al-Isbal Lighairil Khuyala' (Hukum Isbal (pakaian Dibawah Mata kaki) bagi orang yang tidak sombong), pent.), tulisan saudara kita al-faadhil (yang terhormat) Walid bin Muhammad, saya mendapatinya sebagai sebuah risalah yang (sangat) bermanfaat lagi menyenangkan. Dida- lamnya penulis menyitir ayat-ayat Al-Qur'an dan banyak hadits-hadits Nabi 5§f yang shahih dan hasan sebagai bukti atas diharamkannya isbal (Pakaian yang turun melewati mata kaki, p e n t ) . Ti- dak asing lagi bahwa perilaku isbal itu:

    Rekomendasi

  • Per tama: besar kemungkinan di lakukan karena sombong.

    Kedua: Menyerupai perempuan.

    Dan tidak dapat diragukan lagi bahwasannya seorang laki-laki yang menyerupai wanita adalah merupakan sesuatu yang diharamkan, sesuai de- ngan hadits:

    "Allah melaknat laki-laki yang menyerupai perempuan".

    Saya telah melihat beberapa orang pemuda yang menutupi kedua telapak kakinya, dan di an- tara mereka ada yang pakaiannya hingga sete- ngah telapak kakinya sehingga setiap orang yang melihatnya dalam kondisi seperti itu, nampak bahwasannya orang tersebut telah menyerupai wanita.

    Ketiga: Dalam isbal itu terdapat israf. Dan israf adalah mengeluarkan harta bukan untuk ke- taatan kepada Allah dan sesuatu yang berman- faat.

    Keempat: Bahwasanya orang yang melaku- kan isbal dengan keadaan pakaiannya atau sa- rungnya yang melewati mata kaki, terkadang me- narik kotoran, atau kotoran-kotoran tersebut akan melekat padanya.

    Al-lsbaal Lighairil Khuyalaa'

  • Sava tidak mengetahui mengapa sebagian le- laki ar.su pemuda senang melakukan isb