biologisman1tp.files.wordpress.com · web viewmemahami struktur dan fungsi sel sabagai unit...

Click here to load reader

Post on 02-May-2018

304 views

Category:

Documents

10 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP 01)

Mata Pelajaran: Biologi

Kelas / Semester: XI (Sebelas)/ 1

Pertemuan : 1 s.d 3

Alokasi Waktu: 6 jam pelajaran

Standar Kompetensi : 1. Memahami struktur dan fungsi sel sebagai unit terkecil kehidupan

Kompetensi Dasar : 1.1Mendeskripsikan komponen kimiawi sel, struktur dan fungsi sel sebagai unit terkecil kehidupan.

Tujuan : 1. Siswa dapat menjelaskan komponen kimia sel

2. Siswa dapat menjelaskan perbedaan sel mati dan sel hidup, sel hewan dan sel tumbuhan, serta sel prokariotik dan sel eukariotik

I.Indikator

1. Menjelaskan Pengertian sel

2. Menjelaskan komponen kimia sel

3. Menggunakan mikroskop untuk pengamatan struktur sel segar bawang merah, dan gabus

4. Menggambarkan struktur sel epidermis bawang merah hasil pengamatan.

5. Menunjukkan bagian-bagian sel epidermis bwang merah berdasarkan pengamatan

6. Mengidentifikasi Struktur sel prokariotik dan eukariotik berdasarkan gambar

7. Menunjukkan bagian bagian sel berdasarkan gambar

8. Menjelaskan struktur bagian-bagian sel beserta fungsinya

II.Materi Ajar

Komponen Kimiawi Sel Struktur kimia sel tersusun atas karbohidrat, lemak dan protein.

Struktur sel dan fungsinya. Sel sebagai unit terkecil makhluk hidup secara struktural dan fungsional. Sel terdiri dari membran plasma, sitoplasma, nukleus dan organel-organel yang masing-masing mempunyai fungsi khusus.

III.Metode Pembelajaran

Pengamatan-diskusi-penugasan

IV.Langkah-Langkah Pembelajaran

Pertemuan 1 (2 jam pembelajaran)

A. Kegiatan Awal ( 10 Menit)

Guru memberi pengantar ruang lingkup materi tentang sel.

Guru membagi siswa menjadi 10 kelompok asal, dan 3 kelompok ahli berdasarkan materi yang akan didiskusikan

B. Kegiatan Inti ( 70 Menit)

1. Siswa berkelompok berdasarkan materi diskusi yaitu kelompok usur kimia penyusun sel, kelompok senyawa kimia penyusun sel dan kelompok struktur sel prokriotik dan eukariotik.

2. Siswa berdikusi dikelompok keahliannya masing masing dan setiap orang menbuat kesimpulan hasil dikusi kelompok ahli nya.

3. Siswa Bergambung kekelompok asal dengan membawa hasil diskusi dikelompok ahli masing masing

4. Masing masing siswa ahli menyampaikan keimpulan hasil diskusi kelompok ahli kepada anggota kelompoknya

C. Kegiatan akhir (10 Menit)

1. Siswa dan guru menyimpulkan komponen kimia sel berdasarkan unsur, senyawa dan fungsinya dalam kehidupan sel.

2. Siswa bersama guru membuat kesimpulan tentang perbedaan sel kariotik dan prokariotik

3. Siswa mengumulkan Hasil kesimpulan diskusi kelompok.

Pertemuan 2 ( 2 Jam pembelajaran )

A. Kegiatan awal (10 menit)

Guru memberi pengantar ruang lingkup materi tentang sel.

Guru meminta siswa melakukan pengamatan sel dengan menggunakan lembar Kegiatan

B. Kegiatan inti (70 menit)

1. Guru mendemonstrasikan cara membuat preparat pengamatan mikroskopis sel epidermis bawang merah.

2. Siswa mengambil alat dan bahan untuk praktek pengamatan sel gabusrah.

3. Siswa membuat preparat sel gabus kemudian mengamati di bawah mikroskop

4. Siswa mengambil alat dan bahan untuk praktek pengamatan sel epidermis bawang merah.

5. Siswa membuat preparat sel epidermis bawang merah kemudian mengamati di bawah mikroskop

6. Siswa menggambar hasil pengamatan pada LKS.

7. Siswa berdiskusi untuk membuat laporan hasil pengamatan.

C. Kegiatan akhir (10 menit)

Siswa dan guru menyimpulkan struktur sel yang dapat diamati dengan menggunakan mikroskop cahaya dan fungsinya.

Siswa bersama guru mendiskusikan perbedaan sel mati dan sel hidupberdasarkan hasil pengamatan.

Siswa mengumpulkan laporan hasil pengamatan.

Pertemuan 3 (2 jam pelajaran)

A. Kegiatan awal (10 menit)

1. Guru menanyakan kembali perbedaan sel hidup dan sel mati.

B. Kegiatan Inti (70 menit)

1. Guru menunjukkan gambar sel-sel gabus dan sel hewan/sel tumbuhan.

2. Siswa diminta membedakan sel hewan/sel tumbuhan dengan sel gabus.

3. Siswa diminta memberi nama bagian-bagian sel hewan dan tumbuhan dan fungsinya

4. Guru menunjukkan gambar sel bakteri.

5. Siswa diminta membedakan struktur sel hewan/sel tumbuhan dengan sel bakteri.

6. Siswa menyimpulkan perbedaan sel eukariotik dan sel prokariotik.

C. Kegiatan Akhir (10 menit)

1. Siswa bersama guru menyimpulkan perbedaan sel hidup dan sel mati, sel hewan dan sel tumbuhan, serta sel eukariotik dan sel prokariotik.

V.Alat/Bahan/Sumber

Buku Biologi XI,

Mikroskop

Lembar Kegiatan

VI.Penilaian

Laporan hasil pengamtan sel

Uji kompetensi tertulis

Soal Tes

1. Perhatikan Gambar sel berikut ini

Jelaskan Mengapa ini disebut sel !

2. Komponen kimia sel terdiri dari senyawa organik dan senyawa anorganik jelaskan komponen kimia sel yang termasuk dalam senyawaorganik yang terdapat didalam sel

3. Seorang siswa sedang mengamati sel Gabus dan sel epidermis bawang merah, Pada sel gambus di bagian dalam terlihat kosong dan berwarna putih sedangkan pada sel bawang dibagian tengahnya terdapat bintik berwahna kehitaman dan cairan berwarna ungu dari data diatas jelaskan apa beda sel hidup dan sel mati

4. Perhatikan Gambar sel epidermis bawang merah berikut

Tuliskan nama no 1,2 dan 3

5. Perhatikan Gambar Sel Dibawah ini

Bedasarkan gambar diatas tuliskan perbedaan struktur kedua sel tersebut!

6. Perhatikan Gambar Berikt

Tuliskan Bagian Bagian Sel no 1 s.d 13

7. Memberan sel mimiliki struktur sebagai berikut

Tuluskan Nama dan Fungsi No 1,2, dan 3

Tanjungpandan, Juli 2009

Mengetahui,Guru Mata Pelajaran

Kepala Sekolah

Dra. Hj. RukminiDrs.Haryanto

NIP. 196602081995122001NIP.196509221995121001

LKS

STRUKTUR SEL

Sel merupalan unit struktural, fungsional dan unit heriditas terkecil pada mahluk hidup, sel hidup memiliki ciri memiliki protoplasma sebagai tempat kegiatan sel dan inti sel sebagai pusat pengendali aktifitas sel.

A. Alat dan Bahan

1. Mikroskop

2. Kaca Penutup

3. Kaca Objektip

4. Pisau silet

5. Pipet

6. Air

7. Bawang merah

8. Gabus

B. Tujuan :

1. Mengamati sel gabus dan sel epidermis bawang merah

2. Membedakan sel gabus dan sel epidermis bawang merah

3. Menunjukkan bagian bagian sel epidermis bawang merah

C. Cara Kerja

1. Siapkan mikroskop supaya dapat digunakan.

2. sayat gabus secara mendatar dengan menggunakan pisau silet sampai diperoleh sayatan yang paling tipis.

3. Letakkan sayatan gaus diatas kaca objektif dan tetesi air dengan menggunakan pipet tetes.

4. Tutup preprat dengan kaperglas secara perlahan lahan.

5. Letakkan preparat pada meja objektif dan amati dengan pembesaran 100 kali.

6. Gambar hasil pengamatan pada data pengamatan dan beri keterangan bagian bagiannya.

7. Potong bawang merah menjadi delapan bagin secara membujur dari atas kebawah

8. Ambil satu lapis lapisan bawang merah, patahkan dengan cara pegang ujung atas dengan tulunjuk dan jempol kiri dan bagian bawab dengan telunjuk dan jempol kanan, bagian dalam kearah atas dan bagian luar kearah bawah kemudian tekan kearah bawah sampai patah,

9. Ambil lapisan yang paling tipis dan letakkan di kaca objektif,

10. Lakukan seperti langkah 4,5, dan 6

D. Gambaar Hasil Pengamatan

E. Pertanyaan untuk diskusi

1. Apa nama bintik yang terdapat di tengah sel epidermis ?

2. Apa nama bagian yang berwarna ungu yang terdapat di dalam sel epidermis bawang merah ?

3. Adakah bintik kecil dan bagian yang berwarna yang terdapat dalm sel gabus, jika ada mengapa dan jka tidak mengapa ?

4. Apa beda sel epidermis bawang merah dan sel gabus ?

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP 02)

Mata Pelajaran: Biologi

Kelas / Semester: XI (Sebelas)/ 1

Pertemuan : 4 s.d 6

Alokasi Waktu: 2 jam pelajaran

Standar Kompetensi : 1. Memahami struktur dan fungsi sel sebagai unit terkecil kehidupan

Kompetensi Dasar : 1.2 Mengidentifikasi organela sel tumbuhan dan hewan

Tujuan : Siswa dapat mendeskripsikan struktur dan fungsi organel-organel sel

I.Indikator

Membandingkan sel tumbuhan dan sel hewan menggunakan mikroskop cahaya dan menggunakan gambar dari mikroskop elektron

mengidentifikasi organel sel pada gambar sel

Menjelaskan fungsi organel-organel sel

II.Materi Ajar

Organel-organel sel dan fungsinya

III.Metode Pembelajaran

Diskusi-Penugasan

IV.Langkah-Langkah Pembelajaran

Pertemuan 4 (2 jam pelajaran)

A. Kegiatan awal (20 menit)

Siswa berkelompok sesuai dengn kelompoknya masing masing

Guru menunjukkan gambar sel sel hewan dan sel tumbuhan berdasarkan hasil pengamatan dengan mikroskop elektron.

Siswa bersama guru mendiskusikan perbedaan prinsip mikroskop cahaya dan mikroskop elektron

B. Kegiatan inti (60 menit)

1. Siswa mengambil mikroskop dan perlengkapannya.

2. Siswa mengamati preparat awetan sel tumbuhan dan sel hewan

3. Siswa menggamar hasil pengamatan sel hewan dan sel tumbuhan pada lembar kegiatan.

4. Siswa mendiskusikan perbedaan dan persamaan sel hewan dengan sel tumbuha berdasarkan gambar hasil pengamatan dan gambar hasil mikroskop elektron

C. Kegiatan akhir (10 menit)

Siswa bersama guru menyimpulkan persamaan dan perbedaan struktur sel hewan dan sel tumbuhan.

Guru menugaskan siswa utnuk membuat model sel.

Pertemuan 5 ( 2 Jam pelajaran)

A. Kegiatan awal (10 menit)

Guru membagikan lembar kegiatan Identifikasi organel sel

B. Kegiatan inti (70 menit)

1. Guru bersama siswa mendiskusikan organel-organel sel yang terdapat dalam sel tumbuhan.

2. Siswa bersama guru mendiskusikan dan menjelaskan struktur dan fungsi organel- organel sel.

3. Siswa bersama guru mengidentifikasi perbedaan organel sel yang terdapat dalam sel hewan dan sel tumbuhan.

C. Kegiatan akhir (10 menit)

Siswa bersama guru menyimpulkan struktur dan fungsi organel sel.

Pertemuan 6 ( 2 Jam pelajaran)

A. Kegiatan awal (10 menit)

Guru membagikan lembar lembar diskusi hubungan organel mitokondria, badan golgie dan retikulum endoplasma pada proses pembentukan lisosom

B. Kegiatan inti (70 menit)

1. Siswa mendiskusikan hubungan organel mitokondria, badan golgi mitokondria dan Reikulum endoplasma pada proses pembentukan lisosom di kelompoknya masing masing.

2. Siswa menyampaikan hasil diskusi kelompoknya masing - masing

3. Siswa memberi tanggapan terhadap hasil diskusi kelompok yang disampaikan di diskusi kelas

C. Kegiatan akhir (10 menit)

Siswa bersama guru menyimpulkan langkah langkah pembentukan lisosom dan peranan organel RE, Mitokondria dan Badn golgie pada proses pembentukan lisosom

.

V.Alat/Bahan/Sumber

Buku Biologi XI,

Gambar sel

Lembar kegiatan

VI.Penilaian

Poster tentang sel

Uji kompetensi tertulis (dilaksanakan bersama KD 1.1)

Soal

1. Perhatikan Gambar berikut

Menyebutkan nama-nama organel 1,2,3,4, pada gambar tersebut

2. Perhatikan gambar organel Berikut

1) Tuliskan Nama Organel

2) Tuliskan Bagian bagian organel 1,2 3,4

3) Jelaskan Fungsi Organel Tersebut

3. Menjelaskan hubungan fungsi organel badan golgi,dan retikulum endoplsma dalam pembentukan organel lisosom

Tanjungpandan, Juli 2009

Mengetahui,Guru Mata Pelajaran

Kepala Sekolah

Dra. Hj. RukminiDrs.Haryanto

NIP. 196602081995122001NIP.196509221995121001

LEMBAR KEGIATAN

BEDA SEL HEWAN DAN SEL UMBUHAN

Sel hewan dan sel tumbuhan berbeda dari segi struktur mupun organel organel yang terdpat didlamnya

A. Alat dan Bahan

1) Mikroskop

2) Preparat awetan sel tumbuhan dan sel hewan

3) Gambar sel heean dan sel tumbuhan dari mikroskop elektron

B. Tujuan

1) Membedakan struktur sel hewan dan sel tumbuhan

C. Cara Kerja dan langkah kegiatan

1) Siapkan mikroskop

2) Amati preparat awetan sel hewan dan sel tumbuhan dan gambar hasil pengamatan kamu

3) Perhatikan Gambar sel hewan dan sel tumbuhan berikut

4) Lengkapi Tabel Berikut

No

Bagian / Organel sel

Sel Tumbuhan

Sel Hewan

1

Dinding Sel

2

Vakuola

3

Badan golgie

4

Dinding sel

5

Plastida

5) Buat Kesimpulan perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP 03)

Mata Pelajaran: Biologi

Kelas / Semester: XI (Sebelas)/ 1

Pertemuan : 7 s.d 9

Alokasi Waktu: 6 jam pelajaran

Standar Kompetensi : 1. Memahami struktur dan fungsi sel sabagai unit terkecil kehidupan

Kompetensi Dasar : 1.3Membandingkan mekanisme transpor pada membran (difusi, osmosis, transpor aktif, endositosis, eksositosis

Tujuan : Siswa dapat mendeskripsikan struktur membran sel dan transpor melalui membrane

I.Indikator

1. Menunjukkan adanya gejala difusi dan osmosis

2. Mendefinisikan pengertian difusi dan osmosis

3. Menjelaskan mekanisme transpor aktif

4. Menghubungkan struktur membran sel dan fungsinya dalam transpor zat

II.Materi Ajar

Struktur membran sel

Plasmolisis

Mekanisme pengangkutan zat melalui membran sel antara lain:

1. Difusi

2. Osmosis

3. Imbibisi

4. Transpor aktif

III.Metode Pembelajaran

Eksperimen-Diskusi

IV.Langkah-Langkah Pembelajaran

Pertemuan 7 (2 jam pelajaran)

A.Kegiatan awal (10 menit)

Guru menanyakan kembali bagian-bagian sel dan menanyakan fungsi membran sel.

Guru meminta siswa untuk bersiap-siap melaksanakan Kegiatan 1.1 dan 1.2.

B. Kegiatan inti (70 menit)

5. Siswa mengambil alat dan bahan untuk Kegiatan 1.1.

6. Siswa melakukan eksperimen dengan Kegiatan 1.1, kemudian meletakkan hasil eksperimen di tempat yang sudah ditentukan untuk diamati esok hari.

7. Siswa mempersiapkan melakukan Kegiatan 1.2 dengan mengambil mikroskop, alat, dan bahan yang lain.

8. Siswa membuat preparat pengamatan dan mengamatinya dengan menggunakan mikroskop.

9. Siswa mencatat hasil pengamatan.

10. Siswa berdiskusi untuk menjawab pertanyaan diskusi.

C. Kegiatan akhir (10 menit)

Siswa dan guru menyimpulkan pengertian plasmolisis dan faktor penyebabnya.

Siswa mengumpulkan laporan hasil pengamatan.

Guru mengatur waktu pengamatan kegiatan 1.1.

Pertemuan 8 (2 jam pelajaran)

A. Kegiatan awal (10 menit)

1. Guru mengecek hasil pengamatan Kegiatan 1.1.

2. Siswa bersama guru menyimpulkan hasil Kegiatan 1.1.

B. Kegiatan inti (70 menit)

1. Guru menunjukkan gambar membran sel, kemudian meminta siswa mendeskripsikan struktur membran sel.

2. Siswa bersama guru mendiskusikan hubungan antara struktur membran sel dengan fungsinya.

3. Siswa bersama guru mendiskusikan mekanisme pengangkutan melalui membran sel.

C. Kegiatan akhir (10 menit)

2. Siswa bersama guru menyimpulkan proses transportasi zat melalui membran sel.

3. Guru Menugaskan siswa untuk mencari informasi tentang Endositosis dan exositosis dan enerapannya alam kehidupn sehari hari

Pertemuan 9 ( 2 jam )

A. Kegiatan awal ( 10 Menit )

Guru membagikan kartu Pembagian kelompok

Siswa berkelompok berdasarkan Nomor yang sama seperti tertera pada kartu kelompok ( Kelompok Kecil )

Guru memberikan judul materi diskusi A. Endositosis B. Eksositosis dan C Penerapan endositosis dan eksositosis dalam kehidupan sehari hari

Guru menyuruh siswa berkumpul pada kelompok A, B, dan C sesuai yang tertera di kartu kelompok ( Kelompok Ahli)

D. Kegiatan Inti ( 70 Menit)

1. Siswa berdikusi dikelompok keahliannya masing masing dan setiap orang menbuat kesimpulan hasil dikusi kelompok ahli nya.

2. Siswa Bergambung kekelompok asal dengan membawa hasil diskusi dikelompok ahli masing masing

3. Masing masing siswa ahli menyampaikan keimpulan hasil diskusi kelompok ahli kepada anggota kelompoknya

E. Kegiatan akhir (10 Menit)

1. Siswa dan guru menyimpulkan fungsi endositois dan eksositosis pada sel

2. Siswa bersama guru membuat kesimpulan tentang penerapan endositois dan eksositosis sel dalam kehidupan sehai - hari

3. Siswa mengumulkan Hasil kesimpulan diskusi kelompok.

V.Alat/Bahan/Sumber

Buku Biologi XI,

LKS

VI.Penilaian

Laporan hasil eksperimen

Uji kompetensi tertulis (dilaksanakan bersama KD 1.1 dan 1.2)

Soal

1. Perhatikan Gambar Berikut

Berdasarkan gambar diatas jelaskan apa yang terjadi pada larutan gula 5 % dan Larutan Gula 10 % setelah dibiarkan 24 jam, jelaskan mengapa bisa terjadi demikian ?

2. Jelaskan apa yang terjadi jika tanaman diberi terlalu banyak pupuk, Mati atau subur, jelaskan mengapa demikian ?

3. Perhatikan Gambar Berikut

Jika perlakuan tersebut dibiarkan beberapa saat apa yang terjadi dengan partikel sinsa, jelaskan mengapa bisa terjadi demikian, dan peristiwa tersebut disebut apa

4. Jelaskan Bagaimana Pengangkutan Zat yang bermolekul besar dapat melewati membran sel

5. Jelaskan mengapa membran dapat digunakan sebagai alat transportasi

Tanjungpandan, Juli 2009

Mengetahui,Guru Mata Pelajaran

Kepala Sekolah

Dra. Hj. RukminiDrs.Haryanto

NIP. 196602081995122001NIP.196509221995121001

LKS Kegiatan I

OSMOSIS

Transportasi yang terjadi pada sel dapat dibedakan menjadi transpor aktif dan transpor pasif, Transpor aktif adalah transportasi pada sel yang memerlukan energi dan alat pengengkut, sedangkan transpor pasif adalah transportasi pada sel yang tidak memerlukan energi dan alat pengangkut terdiri dari osmosis dan difusi.

B. Tujuan :

1. Menjlelaskan syarat terjadi osmosis terjadi pada sel

2. Menjelaskan apa yang diangkut pada osmosis

3. Menjelaskan mengapa terjadi perubahan ketinggian larutan pada setiap perlakuan

4. Menjelaskan apa penyebab perbedaan ketinggan perubahan larutan pada setiap perlakuan

C. Alat Dan Bahan

1. Larutan Gulan 25 %, 15 %, 10 % dan 5 %

2. Air

3. Umbi kentang

4. Umbi worel

5. Pelubang gabus

6. Cawan Petri 5 Buah

D. Cara Kerja

1. Buat Potongan umbi kentang berbentuk persegi dengan ukuran 5 x 2 x 2 cm sebanyak 5 buah

2. Buat lubang pada bagian tengan umbi kentang dengan menggunakan pelubang gabus dengan dimeter 1 cm dengan kedalaman 4 cm

3. Lakukan langkah 1 dan 2 untuk umbi wortel

4. Beri label A,B,C,D dan E pada keenam cawan petri

5. Letakkan potongan umbi kentang dan umbi wortel didalam cawan petri A,B,C,D ,dan E masing masing 1 umbi kentang dan 1 umbi wortel.

6. Isi air kelima Cawan petri dengan ketinggian 1 cm.

7. Isi lubang pada kentang dan wortel dengang larutan gula, pada cawan petri A 5 %, B 10 %, C 15 %, D 25 % dan E dengan air biasa

8. Biarkan selama 24 jam

9. Setelah 24 jam amati apa yang terjadi dengan ketinggian air di dalam dan diluar umbi, masukkan dalam tabel berikut

No

Cawan petri

Tinggi Air dalam Cawan petri

Tinggi Larutan Gula Dalam

Awal

akhir

kentang

wortel

Awal

Akhir

Awal

Akhir

1

A

2

B

3

C

4

D

5

E

E. Jawab Pertanyaan berikut

1. Apakah terjadi perubahan ketinggian air dalam cawan petri dan larutan gula dalam umbi, jika terjadi jelaskan mengapa terjadi !

2. Zat apakah yang mengalami perpindahan, mengapa demikian jelaskan !

3. Peristiwa apakah yang terjadi pada perpindahan zat dalam percobaan tersebut !

4. Faktor apakah yang mempengaruhi banyak sedikitnya zat yang berpindah !

LKS Kegiatan 2

PLASMOLISIS

Sel yang berada larutan yang bersifat hipertonis akan magalami kerusakan karena protoplasmanya berpindak dari dalam sel keluar sel peristiwa ini disebut plasmolisis, begitu juga jika sel berada di larutan yang bersipat hipotonis, sel tersebut akan mengalami kerusakan hal ini terjadi karena cairan dari luar sel akan masuk akibatnya volume sel akan bertambah sehingga dindingsel atau membran sel akan pecah.

A. Tujuan

1) Mengamati peristiwa palasmolisis pada umbi bawang

2) Mengidentifkasi akibat sel beradadalam larutan hipertonis dan larutan hipotonis

3) Menghitung jumlah sel yang rusak akibat sel berada dalam larutan hipertonis

B. Alat dan bahan

1) Mikrroskop

2) Kaca objektif

3) Kaca penutup

4) Pipet tetes

5) Bawang merah

6) Larutan Gula 5 % , 25 %

7) Air

C. Cara Kerja

1) Siapkan mikroskop

2) Siapkan mikroskop supaya dapat digunakan.

3) sayat gabus secara mendatar dengan menggunakan pisau silet sampai diperoleh sayatan yang paling tipis.

4) Letakkan sayatan gaus diatas kaca objektif dan tetesi air dengan menggunakan pipet tetes.

5) Tutup preprat dengan kaperglas secara perlahan lahan.

6) Letakkan preparat pada meja objektif dan amati dengan pembesaran 100 kali.

7) Amati apa yang terjadi dan gambar

8) Lakukan langkah 1 s.d 6

9) Tetesi dengan larutan gula 5 %

10) Amati apa yang terjadi dan gambar

11) Lakukan langkah 1 s.d 6

12) Tetesi dengan larutan gula 25 %

D. Data Hasil pengamatan

E. Pertanyaan untuk diskusi

1. Samakan keadaan sitoplasma dari ketiga perlakuan terebut ?, jelskan !

2. Perlakuan manakah yang kehilangan protoplasmanya paling banyak ?

3. Mengapa sel dapat mengalami kehilangan protoplasma ?

4. Peristiwa hilangnya protoplasma akibat perlakuan seperti diatas disebut ....

5. Samaka peristiwa hlangnya protoplasma pada percobaan diatas dengan pristiwa matinya tumbuhan jika kelebihan pupuk yang diberikan

F. Kesimpulan

...................................................................................................................................................

...................................................................................................................................................

.................................................................................................................................................

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP 04)

Mata Pelajaran: Biologi

Kelas / Semester: XI (Sebelas)/ 1

Pertemuan : 10 s.d 12

Alokasi Waktu: 4 jam pelajaran

Standar Kompetensi : 2. Memahami keterkaitan antara struktur dan fungsi jaringan tumbuhan dan hewan serta penerapannya dalam konteks Saling temas

Kompetensi Dasar : 2.1Mengidentifikasi struktur jaringan tumbuhan dan mengkait kannya dengan fungsinya, menjelaskan sifat totipotensi sebagai dasar kultur jaringan

Tujuan : Siswa dapat mendeskripsikan struktur dan fungsi jaringan tumbuhan

I.Indikator

Menunjukkan berbagai macam struktur jaringan pada tumbuhan dari hasil pengamatan menggunakan mikroskop.

Mengidentifikasi ciri ciri jaringan tumbuhan yang diamati

Membedakan struktur jaringan tumbuhan menggunakan hasil pengamatan mikroskop dan gambar

Menjelaskan fungsi berbagai macam struktur jaringan tumbuhan.

Mengkaitkan sifat totipotensi jaringan dengan teknik kultur jaringan.

Membuat laporan kajian cara membuat kultur jaringan pada satu jenis tumbuhan.

II.Materi Ajar

Struktur jaringan tumbuhan.Jaringan tumbuhan terdiri dari jaringan meristem, epidermis, klorenkim, parenkim, sklerenkim, kolenkim dan xilem, floem.

Fungsi masing-masing jaringan.Fungsi jaringan berbeda-beda sesuai letak, posisi, usia, pengaruh faktor luar.

Sifat Totipotensi.Sifat totipotensi pada jaringan tanaman dimanfaatkan untuk memperoleh anakan sseragam dalam jumlah besar dan cepat melalui kultur jaringan.

III. Metode Pembelajaran

Studi membaca - Pengamatan mikroskopis-Diskusi

IV. Langkah-Langkah Pembelajaran

Pertemuan 10 (2 jam pelajaran)

A.Kegiatan awal (10 menit)

1. Guru meminta siswa untuk mempersiapkan kegiatan pengamatan jaringan tumbuhan

2. Siswa mempersiapkan alat dan bahan pengamatan..

3. Guru membagi siswa menjadi 10 kelompok

B.Kegiatan inti (70 menit)

1. Siswa menyiapkan mikroskop

2. Guru mendemonstrasikan cara membuat preparat

3. Siswa Membuat preparat Daun, Reodiskolor, daun Beringin, Batang apit apit, Batang Sambukus ( ki Hujan) Pelepah pepaya, Batok kelapa dan akar apit apit

4. Siswa mengamati preparat yang dibuat dengan menggunakan mikroskop dan menggambarnya pada lembr kerja.

C. Kegiatan akhir

1. Guru meminta siswa untuk mengamati jaringan yang digambar dan membuatnya dalam bentuk tabel

Pertemuan 11 (2 jam pelajaran)

A.Kegiatan awal (10 menit)

1. Guru menanyakan kembali tingkat organisasi kehidupan mulai dari sel sampai sistem organ.

2. Guru meminta siswa menjelaskan hubungan antara sel-jaringan-organ-sistem organ

3. Guru meminta siswa mengumpulkan informasi berbagai jaringan pada tumbuhan dengan membaca buku teks,

B.Kegiatan inti (70 menit)

1. Siswa meng identifikasi jaringan dari hasil pengamatan kemudian menyusunnya dalam bentuk tabel yang berisi nama jaringan, ciri-ciri, gambar dan fungsinya.

2. Siswa mendiskusikan perbedaan jaringan parenkim dengan kolenkim berdasarkan ketebalan dinding sel, bahan penyusun dinding sel dan sifat sel .

3. Siswa meng identifikasi jaringan yang terdapt pada daun, batang dan akar dan menysusnnya dalam bentk tabel

4. Siswa mendiskusikan urutan jaringan yang terdapat pada akar dari luar kedalam .

C.Kegiatan akhir (5 menit)

4. Siswa bersama guru menyimpulkan ciri ciri jaringan epidermis, parenkim, kolenkim, sklerenkim, phloem dan xylem .

5. Siswa bersama guru meyimpulkan perbedaan jaringan kolenkim denga jaringan kolenkim

6. Siswa bersama guru menyimpulkan jaringan penyusun organ akar, batang dan daun.

7. guru mengumpulkan laporan hasil diskusi.

8. Guru menugaskan siswa untuk membaca materi yang berkaitan dengan sifat totipotensi sel dan pembentukan akar pada cangkok dan stek.

Pertemuan 12 ( 2 Jam Pelajaran )

A. Kegiatan Awal ( 10 menit)

1. Guru menanyakan kembali fungsi jaringan meristem bagi tumbuhan,

2. Guru menanyakan mengapa pohon bita bertambah besar dan bertambah panjang

3. Guru membagikan kartu Pembagian kelompok

4. Siswa berkelompok berdasarkan Nomor yang sama seperti tertera pada kartu kelompok ( Kelompok Kecil )

5. Guru memberikan judul materi diskusi A. Sifat totifotensi pada sel B. Asal akar pada proses mencangkok dan stek

6. Guru menyuruh siswa berkumpul pada kelompok A, dan B, sesuai yang tertera di kartu kelompok ( Kelompok Ahli)

B. Kegiatan Inti ( 70 Menit )

1. Siswa berdikusi dikelompok keahliannya masing masing dan setiap orang menbuat kesimpulan hasil dikusi kelompok ahli nya.

2. Siswa Bergambung kekelompok asal dengan membawa hasil diskusi dikelompok ahli masing masing

3. Masing masing siswa ahli menyampaikan keimpulan hasil diskusi kelompok ahli kepada anggota kelompoknya

C. Kegiatan akhir (10 Menit)

1. Siswa dan guru menyimpulkan fungsi endositois dan eksositosis pada sel

2. Siswa bersama guru membuat kesimpulan tentang sifat totipotensi dan kaitanya dengan kulturjaringn sehingga terbentuk tumbuhan lengkap yang meiliki akar batang dan daun

3. Siswa mengumpulkan Hasil kesimpulan diskusi kelompok.

III. Alat/Bahan/Sumber

LKS

Buku Biologi XI, Dyah Pratiwi, Buku Biologi XI Istamar

Mikroskop

Akar, batang, daun dan Buah

VI.Penilaian

Laporan hasil pengamatan jaringan tumbuhan

Uji kompetensi tertulis

Soal

1. Perhatikan gambar berikut ini

Berdasarkan Gambar diatas :

a. Tuliskan nama jaringan 1 dan 2

b. Tuliskan ciri ciri jangan 2

2. Seorang siswa mengamati jaringan sklerenkim dan kolenkim, Jelakan perbedaan struktur jaringan kolenkim dengan sklerenkim berdasarkan ketebalan dinding sel dan sifat aringannya !

3. Perhatikan gmbar berikut

Jeaskan Beda Jaringan 1 dan jaringan 2 pada gambar disamping berdasarkan fungsi,letak dan susunan selnya

4. Jelaskan mengapa sel kolenkim dan sklerenkim memiliki dinding sel yang tebal

5. Jelaskan mengapa jaringan yang akan digunakan untuk kultur jaringan harus memiliki sifat totipotensi ?

Tanjungpandan, Juli 2009

Mengetahui,Guru Mata Pelajaran

Kepala Sekolah

Dra. Hj. RukminiDrs.Haryanto

NIP. 196602081995122001NIP.196509221995121001

LKS

SEL DAN JARINGAN TUMBUHAN

Tubuh tumbuhan disusun oleh sel sel Epidermis, Sel Parenkim, sel kolenkim, sel sklerenkim , sel Pholem dan xylem, sel meristem, yang masing masing memiliki ciri dan struktur yanf berbeda sesuai dengan fungsinya.

A. Tujuan

1. Mengamati bentuk, struktur dan susunan sel/ Jaringan Pada Batang, akar dan daun

2. Membedakan Bahan Punyusun dinding sel

B. Alat dan bahan

1. Mikroskop

2. Kaca Penutup

3. Kaca Objektif

4. Pisau Silet

5. Daun Reodiskolor

6. Daun Beringin

7. Akar dan Batang Smbukus

8. Akar dan Batang Apit apit

9. Pelepak Pepaya

10. Batok Kelapa

11. Air

12. Anilin Sulpat

C. Cara Kerja

1. Siapkan mikroskop

2. Buat sayatan daun Roeodiskolor setipis mungkin

3. Letakkan preparat diatas kaca objektif.

4. Tetesi air

5. Tutup dengan kaca penutup

6. Letakkan Kaca objektif diatas meja objek

7. Amati dengan menggunakan pembesaran 100 X

8. Gambar Jaringan yant telihat di lembar pengamatan

9. Lakukan langkah 2 s.d langkah 8 untuk daun beringin, akar dan batang sambukus, akar dan batang apit apit

10. Lakukan Langkah 2 s.d 8 untuk batok kelapa dan pelepah pepaya tetapi air pada langkah 4 diganti dengan anilin sulfat.

D. Data Hasil Pengamatan

E. Pertanyaan diskusi

1. Jaringan apa saja yang terdapat pada daun, akar dan batang dan bagaimana ciri cirinya

2. Bagaimana beda warna jaringan pada batok kelapa dan pelepah pepaya yang ditetesi anilin sulpat, jelaskan mengapa demikian dan apa fungsi anilin sulfat

LEMBAR KEGIATAN

1. Langkah Langkah

1. Amati gambar jaringan yang telah kamu buat pada pertemuan sebelumnya

2. Tuliskan nama jaringan dan ciri cirinya pada tabel berikut:

No

Nama Jaringan

Ciri - ciri

Fungsi

Bentuk sel

Ukuran sel

Susunan Sel

Dinding sel

Letak

1

2

3

4

5

6

7

8

3. Jelaskan Beda sel Epidermis, parenkim dibandingkan dengan sel Kolenkim dan sklerenkim

4. Jelaskan Beda Jaringan Kolenkim dan sklerenkim dibandingkan dengan jaringan Phloem dan Xylem

5. Jaringan apa saja yang terdapat pada daun tuliskan pada tabel berikut

No

Nama Organ

Jaringan Penyusun

1

Daun

2

Batang

3

Akar

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP 05)

Mata Pelajaran: Biologi

Kelas / Semester: XI (Sebelas)/ 1

Pertemuan : 13 s.d 15

Alokasi Waktu: 6 jam pelajaran

Standar Kompetensi : 2. Memahami keterkaitan antara struktur dan fungsi jaringan tumbuhan dan hewan serta penerapannya dalam konteks Saling temas

Kompetensi Dasar : 2.2 Mendeskripsikan struktur jaringan hewan Vertebrata dan mengkaitkan dengan fungsinya

Tujuan : Siswa dapat mendeskripsikan struktur dan fungsi jaringan hewan

I.Indikator

1. Menunjukkan berbagai struktur jaringan hewan dari hasil pengamatan menggunakan mikroskop.

2. Membedakan struktur masing-masing jaringan menggunakan gambar hasil pengamatan .

3. Menunjukan letak/lokasi jaringan pada tubuh hewan vertebrata/manusia

4. Menjelaskan fungsi masing-masing jaringan hewan.

5. Menjelaskan tumor/kanker dari buku literatur.

6. Membedakan tumor/kanker

7. Menjelaskan faktor pencetus terjadinya tumor/kanker

II.Materi Ajar

Struktur jaringan hewan. Jaringan hewan meliputi:

jaringan epitel,

otot, tulang,

saraf, dan

jaringan ikat.

Fungsi jaringan hewan vertebrata.

Masing-masing jaringan memiliki fungsi yang berbeda ditentukan oleh letak/posisi, usia, faktor luar.

Tumor/kanker.

Jaringan dapat tumbuh tak terkendali yang disebabkan adanya faktor pencetus, yang mengganggu kegiatan metabolisme.

III.Metode Pembelajaran

Pengamatan-Diskusi

IV.Langkah-Langkah Pembelajaran

Pertemuan 13 (2 jam pelajaran)

A.Kegiatan awal (10 menit)

Guru meminta siswa untuk mengidentifikasi berbagai jaringan yang terdapat pada hewan dengan membaca buku teks.

Guru meminta siswa untuk melakukan pengamatan menggunakan mikroskop berbagai jaringan pada hewan dengan meng.unakan Kegiatan 1

B. Kegiatan inti (70 menit)

Siswa mempersiapkan mikroskop dan preparat awetan jaringan hewan untuk pengamatan.

Siswa mengamati preparat awetan berbagai jaringan hewan.

Siswa menggambar hasil pengamatan dan memberi keterangan bagian-bagiannya.

Siswa menjawab pertanyaan diskusi.

C. Kegiatan akhir (10 menit)

Siswa bersama guru menyimpulkan ciri struktur berbagai jaringan hewan.

Siswa mengumpulkan laporan hasil pengamatan.

Pertemuan 14 (2 jam pelajaran)

A. Kegiatan awal (10 menit)

1. Guru menugaskan siswa untuk mempelajari struktur dan fungsi jaringan hewan dari buku.

2. Guru menugaskan siswa menyusun informasi yang diperolehnya dalam bentuk tabel yang berisi nama jaringan, ciri-ciri, gambar, fungsi, dan lokasi.

B. Kegiatan inti (70 menit)

1. Siswa membaca buku Bab 3, kemudian membuat tabel deskripsi jaringan hewan.

2. Guru menunjukkan gambar organ dan jenis jaringan yang menyusunnya.

3. Siswa menyimpulkan pengertian organ.

4. Guru meminta siswa mnyebutkan salah satu sistem organ kemudian mengidentifikasi organ penyusunnya.

5. Siswa menyimpulkan pengertian sistem organ.

C. Kegiatan akhir (10 menit)

3. Siswa bersama guru menyimpulkan hubungan antara jaringan, organ, dan sistem organ.

4. Guru menunjukkan hubungan Salingtemas jaringan hewan pada penerapan Bedah Rekonstruksi Kulit.

5. Guru meminta siswa untuk membaca mencari informasi tumor/kanker dari buku literatur untuk pertemuan berikutnya

Pertemuan 15 (2 jam pelajaran)

A. Kegiatan awal (10 menit)

1. Guru memberikan informasi tentang pengertian tumor dan kanker.

2. Guru membagi siswa menjadi 6 kelompok yang terdiri dari 5 s/d 6 orang.

B. Kegiatan inti (70 menit)

1. Siswa mendiskusikan tentang Faktor faktor yang memicu terbentuknya kanker Kelompok 1 dan 2 , akibat kanker kelompok 3 dan 4 dan cara mencegah dan menanggulangi kanker Kelompok 5 dan 6

2. Siswa kelompok 1 dan 2, 2 dan 4, dan 5 dan 6 menyampaikan hasil diskusinya kepada kelas

C. Kegiatan akhir (10 menit)

6. Siswa bersama guru menyimpulkan Faktor faktor pemicukanker, akibat timbulnya kanker dan cara mengatasi dan mencegah kanker.

V. Alat /Bahan/Sumber

LKS

Buku Biologi XI, Dyah Pratiwi,Erlangga Bab III

Mikroskop

Preparat awetan jaringan hewan

IV. Penilaian

Laporan hasil pengamatan jaringan hewan

Uji kompetensi tertulis

Tanjungpandan, Juli 2009

Mengetahui,Guru Mata Pelajaran

Kepala Sekolah

Dra. Hj. RukminiDrs.Haryanto

NIP. 196602081995122001NIP.196509221995121001

LKS

SEL DAN JARINGAN HEWAN

Tubuh hewan disusun oleh jaringan epitel, rawan, tulang, otot, darah, dan saraf yang memilki struktur dan fungsi yang berbeda.

A. Tujuan

1. Mengamati bentuk, struktur dan susunan sel/ Jaringan saraf, epitel, rawan, tulang dan darah

B. Alat dan bahan

1. Mikroskop

2. Preparat awitan jaringan epitel

3. Preparat awitan jaringan tulang

4. Preparat awitan jaringan rawan

5. Preparat awitan jaringan Darah

6. Preparat awitan jaringan saraf

7. Preparat awitan jaringan otot Polos

8. Preparat awitan jaringan otot Lurik

9. Preparat awitan jaringan Organ usus

C. Cara Kerja

1. Siapkan mikroskop

2. Letakkan preparat awetan diatas kaca objektif.

3. Letakkan Kaca objektif diatas meja objek

4. Amati dengan menggunakan pembesaran 100 X

5. Gambar Jaringan yang telihat di lembar pengamatan

D. Data Hasil Pengamatan

E. Pertanyaan diskusi

1. Jaringan apa saya yang terdapatvapada organ usus

2. Apa beda tulang dengan Rawan

3. Apa beda otot polos dan otot lurik dan jantung

4. Jaringan apa saja yang terdapat dalam darah

11

13

12

2

1

3

Sel Epidermis Bawang merah

Sel gabus

Sel Hewan

Sel Tumbuhan

Kentang

Gula 10 %

Gula 5 %

Cawan Petri

Gula 10 %

Partikel Sinsa

Air

Larutan Gula 25 %

Larutan Gula 5 %

Air Biasa

1

2

1

2

PAGE

1

Biologi SMA kelas XI SMAN 1 Tanjungpandan