undang-undang republik indonesia nomor 19 tahun .undang-undang republik indonesia nomor 19 tahun

Download Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun .Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun

If you can't read please download the document

Post on 22-Mar-2019

261 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2902 tentang Hak Cipta

Lingkup Hak Cipta

Pasal2:

1. Hak cipta merupakan hak eksklusif bagi Pencipta atau Pemegang Hak Cipta untuk mengumumkan atau memperbanyak Ciptaannya, yang timbul secara otomatis setelah suatu ciptaan dilahirkan tanpa mengurangi pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ketentuan Pidana

Pasal72:

1. Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak melakukan perbuatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 ayat (1) atau pasal 49 ayat (1) dan ayat (2), dipidana dengan pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 5.000.000.000,- (lima milyar rupiah).

2. Barangsiapa dengan sengaja menyiarkan, memamerkan, mengedarkan, atau menjual kepada umum suatu ciptaan atau barang hasil pelanggaran Hak Cipta atau Hak Terkait sebagaimana dimaksud dalam ayat (1 ), dipidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah).

Confessions of an Economic Hit Man

Pengakuan Seorang

Ekonom Perusak

John Perkins

-==:o:== A6di IANlJUR

Confessions of an Economic Hit Man

Confession of an Economic Hit Man by John Perkins Copyright 2004 by John Perkins First Published by Berrett-Koehler Publisher, Inc., San Francisco, CA, USA. All Right Reserved.

Pengakuan Seorang Ekonom Perusak Penerjemah: Herman Tirtaatmaj!'l dan Dwi Karyani Editor: Michael AR. TO SIN Layout: Asih Deas

Hak Terjemahan Bahasa Indonesia 2005 pada PT. Dinastindo Adiperkasa Internasional email: dinastindo@yahoo.com Dipublikasikan pertama kali oleh: Penerbit Abdi Tandur

Cetakan Perdana: 2005

I 2 3 4 5 6 05 06 07 08 09 10

Katalog Dalam Terbitan

Perkins, John Confession of an Economic Hit Man, Pengakuan Seorang Ekonom Perusakl

John Perkins. --'Jakarta: Abdi Tandur, 2005

ISBN 979-3047-27-5

1. Esai I. Judul

Kata Pengantar .......................................................................................... vii

Pendahuluan ............................................................................................. xv

BAB 1

BAB2

BAB3

BAB4

BAB5

BAB6

BAB7

BAB8

BAB9

BAB 10

BAB 11

BAB 12

BAGIAN 1: 1963- 1971

Seorang Economic Hit Man Lahir ................................................. 1

"Untuk Seumur Hidupmu" ...................................................... 12

Indonesia: Pelajaran untuk Seorang EHM ................................ 22

Menyelamatkan Sebuah Negara dari Komunisme ..................... 26

Menjual Jiwaku ....................................................................... 32

BAGIAN ll: 1971-1975

Peranku Sebagai Penyelidik ...................................................... 41

Merigadili Peradaban ............................................................... 46

Yesus, Dilihat Secara Berbeda .................................................. 52

Kesempatan Seumur Hidup ..................................................... 57

Presiden dan Pahlawan Panama ............................................... 64

Perompak di Zona Terusan ...................................................... 70

Prajurit dan Pelaeur ................................................................. 74

v

)

BAB 13

BAB14

BAB15

BAB 16

BAB17

BAB 18

BAB 19

BAB20

BAB21

BAB22

BAB23

BAB24

BAB25

BAB26

BAB27

BAB28

BAB29

BAB30

BAB31

BAB32

BAB33

BAB34

BAB35

Percakapan dengan Jenderal .................................................... 79

Memasuki Periode yang Baru dan Menakutkan di dalam Sejarah Ekonomi ......................................................... 85

Urusan Pencucian Uang Arab Saudi ........................................ 90

Penggermoan, dan Membiayai Osama bin Laden .................... 104

BAGIAN ill: 1975- 1981

N egosiasi Terusan Panama dan Graham Greene ..................... 113

Raja Diraja Iran ..................................................................... 122

Pengakuan Seorang Laki-laki yang Dianiaya ........................... 128

Kejatuhan Seorang Raja ....................................................... 133

Kolombia: Dasar dari Amerika Latin ..................................... 13 7

Republik Amerika versus Kekuasaan Global ........................... 142

Resume yang Memperdayakan ............................................... 150

Presiden Ekuador Memerangi Perusahaan Minyak Besar ........ 161

Aku Berhenti ......................................................................... 166

BAGIAN IV: 1981 - Sekarang

Kematian Presiden Ekuador ................................................... 175

Panama: Kematian Presiden Lain .......................................... 181

Perusahaan Energiku, Enron dan George W Bush .................. 185

Aku Menerima Uang Suap .................................................... 191

Am erika Serikat Menginvas~ Panama ..................................... 198

Suatu Kegagalan EHM di Irak ............................................... 208

11 September dan Akibatnya Bagiku, Secara Pribadi ............... 216

Venezuela: Diselamatkan oleh Sacidam .................................. 225

Ekuador Dikunjungi Lagi ...................................................... 233

Mengikis Lapisan .................................................................. 243

Epilog ................................................................................... 254

Sejarah Pribadi John Perkins .................................................. 260

Catatan ................................................................................. 265

Tentang Pengarang .... : ........................................................... 275

vi Confessions of an Economic Hit Man

KATA PfNMNTAR

Economic Hit Men (EHM) adalah profesional berpenghasilan sangat tinggi yang menipu negara-negara di seluruh dunia triliunan dolar. Mereka menyalurkan uang dari Bank Dunia, USAID, dan organisasi "bantuan" luar negeri lainnya menjadi dana korporasi-korporasi raksasa dan pendapatan beberapa keluarga kaya yang mengendalikan sumber-sumber daya alam planet bumi ini. Sarana mereka meliputi laporan keuangan yang menyesatkan, pemilihan yang curang, penyuapan, pemerasan, seks dan pembunuhan. Mereka memainkan permainan yang sama tuanya dengan kekuasaan, sebuah permainan yang telah menentukan dimensi yang baru dan mengerikan selama era globalisasi. Aku tahu itu; aku adalah seorang EHM.

Aku menulis itu pada tahun 1982, sebagai awal sebuah buku dengan judul "Suara Hati seorang Economic Hit Man". Buku itu dipersembahkan

vi~

kepada presiden dua buah negara, orang-orang yang telah menjadi klienku, yang kuhormati dan k.rikenang sebagai orang-orang yang berpemahaman sama - Jaime Roldos, Presiden Ekuador, dan Omar Torrijos, Presiden Panama. Keduanya telah tewas dalam kecelakaan. Kematian mereka bukanlah kebetulan. Mereka dibunuh karena mereka menolak uluran tangan persaudaraan korporat, pemerintah dan pimpinan perbankan yang memiliki tujuan untuk berkuasa secara global. Kami, para EHM, gagal meyakinkan Roldos dan Torrijos, dan ripe lain dari hit men, serigala-serigala yang didukung oleh CIA (Dinas Rahasia Amerika Serikat) yang selalu tepat berada di belakang kami, masuk.

Aku dibujuk untuk menghentikan penulisan buku itu. Aku memulainya lebih dari em pat kali selama 20 tahun berikutnya. Pada setiap kesempatan, keputusanku untuk memulai lagi dipengaruhi oleh peristiwa dunia yang baru terjadi: Invasi Amerika Serikat ke Panama pada tahun 1989, Perang Teluk ke-1, Somalia, kemunculan Osama bin Laden. Akan tetapi, ancaman a tau penyuapan selalu berhasil menghentikanku lagi.

Pada tahun 2003, presiden perusahaan penerbit utama yang dimiliki oleh sebuah korporasi internasional yang berpengaruh membaca proposal tentang apa yang kini telah menjadi Confessions of an Economic Hit Man. Ia mengatakannya sebagai "sebuah kisah yang mengasyikkan yang perlu diceritakan" .Kemudian ia tersenyum sedih, menggelengkan kepalanya dan berkata, karena para eksekutifnya di markas besar dunia mungkin menolak, ia tidak dapat mengambil risiko menerbitkannya. Ia menasihati aku agar membuatnya menjadi cerita fiksi saja. "Kami dapat memasarkan Anda sebagai seorang novelis seperti John Le Carre a tau Graham Greene."

Tetapi ini bukanlah fiksi. Ini adalah kisah nyata ten tang kehidupanku. Sebuah penerbit yang lebih berani, yang tidak dimiliki oleh korporasi intemasional, telah setuju untuk membantuku menceritakannya.

Kisah ini mesti diceritakan. Kita hidup di zaman krisis yang mengerikan -dan kesempatan yang luar biasa. Kisah tentang economic hit man ini adalah kisah tentang hagaimana kita tiba di tempat kita berada sekarang dan mengapa kita sekarang ini menghadapi krisis yang tampaknya tidak dapat ditanggulangi. Kisah ini mesti diceritakan karena hanya dengan memahami kesalahan kita di masa lampau, kita akan mampu mengambil keuntungan untulvmenyongsong peluang di masa depan; karena Peristiwa 11 September telah terjadi, demikian pula perang kedua di Irak; karena selain 3.000 manusia tewas pada tanggal 11 September 2001 di tangan para teroris, 24.000 manusia lainnya me

Recommended

View more >