tugas trauma kepala fix

Author: via

Post on 06-Jul-2018

217 views

Category:

Documents


0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 8/18/2019 Tugas Trauma Kepala FIX

    1/26

    BAB I

    PENDAHULUAN

    1.1. Latar Belakang

    Trauma kepala merupakan suatu kegawatan yang paling sering dijumpai di unit gawat

    darurat suatu rumah sakit. ”No head injury is so serious that it should be despaired of, nor so

    trivial as to be lightly ignored”, menurut Hippocrates bahwa tidak ada cedera kepala yang perlu

    dikhawatirkan serius yang bisa kita putus harapan dan tidak ada juga keluhan yang dapat kita

    abaikan. Setiap tahun di Amerika Serikat mencatat 1,7 juta kasus trauma kepala, 5.!!! pasien

    meninggal dan selebihnya dirawat inap. Trauma kepala juga merupakan penyebab kematianketiga dari semua jenis trauma yang dikaitkan dengan kematian "CDC , !1!#. $enurut

     penelitian yang dilakukan oleh  National Trauma Project di  Islamic Republic of Iran  bahwa

    diantara semua jenis trauma tertinggi yang dilaporkan yaitu sebanyak 7%,7& trauma kepala dan

    kematian paling banyak juga disebabkan oleh trauma kepala "'arbakhsh, (andi, )ou*rokh,

    (arei, !!+#.

    )atarata rawat inap pada lelaki dan wanita akibat terjatuh dengan diagnosa trauma

    kepala sebanyak 1-,/ per1!!.!!! dan 15%,/ per1!!.!!! "Thomas, !!#. Angka kematian

    trauma kepala akibat terjatuh lebih tinggi pada lakilaki dibanding perempuan yaitu sebanyak 

    ,+ per1!!.!!! dan 1,% per1!!.!!!. 0agi lansia pada usia 5 tahun ke atas, kematian akibat

    trauma kepala mencatat 1.!!! kematian dari 1,% juta lansia di Amerika yang mangalami trauma

    kepala akibat terjatuh "CDC , !!5#. $enurut 'raus "1++/#, dalam penelitiannya ditemukan

     bahwa anak remaja hingga dewasa muda mengalami cedera kepala akibat terlibat dalam

    kecelakaan lalu lintas dan akibat kekerasan sedangkan orang yang lebih tua cenderung

    mengalami trauma kepala disebabkan oleh terjatuh.

    enyebab utama trauma kepala adalah kecelakaan lalu lintas, kekerasan dan terjatuh

    "2anglois, )utland0rown, Thomas, !!#. ejalan kaki yang mengalami tabrakan kendaraan

     bermotor merupakan penyebab trauma kepala terhadap pasien anakanak bila dibandingkan

    dengan pasien dewasa "Adeolu, $alomo, Shokunbi, 'omola3e dan Abio, !!5#. 4stimasi

  • 8/18/2019 Tugas Trauma Kepala FIX

    2/26

    sebanyak 1,+ juta hingga ,/ juta orang menerima perawatan kecederaan yang tidak 3atal akibat

    kekerasan ")osenberg, enley, 1++1#.

    $enurut Akbar "!!!#, insiden trauma kepala pada tahun 1++5 sampai 1++% terdiri dari

    tiga tingkat keparahan trauma kepala yaitu trauma kepala ringan sebanyak !,/& "-/ kasus#,

    trauma kepala sedang sebanyak 7,/& "111- kasus# dan trauma kepala berat sebanyak 1,-&

    "5!5 kasus#. 'ematian akibat trauma kepala mencatatkan sebanyak 11& berjumlah --% .0ila

    dilihat pre6alensi penderita trauma kepala cukup besar dan meningkat dari tahun ke tahun, hal

    ini menjadi perhatian khusus bagi tenaga kesehatan, khususnya perawat . Supaya lebih

    meningkatkan pengetahuan tentang trauma kepala , sehingga bisa memberikan pelayanan yang

    lebih baik dan maksimal dibidangnya.

    1.2 Rumusan Masalah

    • Apa pengertian dari trauma kepala

    • Apa saja klasi3ikasi dari trauma kepala

    • Apa saja etiologi dari trauma kepala

    • 0agaimana pato3isiologi dari trauma kepala

    • Apa saja mani3estasi klinis dari trauma kepala

    • 'omplikasi apa yg dapat terjadi akibat trauma kepala

    • emeriksaan punujang apa yang dilakukan pada pasien trauma kepala

    • enatalaksanaan apa yang dilakuka n pada pasien trauma kepala

    1.3. Tujuan

    1.3.1. Tujuan Instruks!nal Umum

  • 8/18/2019 Tugas Trauma Kepala FIX

    3/26

    $ahasiswa keperawatan diharapkan mampu untuk mengerti dan memahami

    asuhan keperawatan pada pasien yang mengalami Trauma 'epala dengan menggunakan

     pendekatan proses keperawatan

    1.3.2. Tujuan Instruks!nal "husus

    8iharapkan pada akhir penulisan ini mahasiswa mengetahui gambaran penderita

    yang mengalami trauma kepala dengan rumusan seperti berikut9

    a. Anatomi dan 3isiologi kepala

     b. engertian trauma kepala

    c. 4tiologi trauma kepala

    d. 'lasi3ikasi trauma kepala

    e. ato3isiologi trauma kepala

    3. $ani3estasi klinik trauma kepala

    g. enatalaksanaan trauma kepala

    h. embuatan dan penerapan asuhan keperawaratan trauma kepala

  • 8/18/2019 Tugas Trauma Kepala FIX

    4/26

    BAB II

    TIN#AUAN TE$RI

    2.1. De%ns

    Trauma kepala adalah suatu trauma yang mengenai daerah kulit kepala, tulang tengkorak 

    atau otak yang terjadi akibat injury baik secara langsung maupun tidak langsung pada kepala.

    "Suriadi : )ita ;uliani, !!1#.

    Trauma atau cedera kepala juga dikenal sebagai cedera otak adalah gangguan 3ungsi

    normal otak karena trauma baik trauma tumpul maupun trauma tajam. 8e3icit neurologist terjadi

    karena robeknya substansi alba, iskemia, dan pengaruh massa karena hemoragik, serta edema

    serebral disekitar jaringan otak. !atticaca" #!" $%%&'

    2.2 Et!l!g

    'ecelakaan, jatuh, kecelakaan kendaraan bermotor atau sepeda, dan mobil.

    'ecelakaan pada saat olah raga, anak dengan ketergantungan.

    1/ ? 15

      8apat terjadi kehilangan kesadaran atau amnesia tetapi kurang dari /! menit.

      Tidak ada kontusio tengkorak, tidak ada 3raktur cerebral, hematoma.

  • 8/18/2019 Tugas Trauma Kepala FIX

    5/26

    . Sedang

      S'> + ? 1

      'ehilangan kesadaran dan atau amnesia lebih dari /! menit tetapi kurang dari - jam.

      8apat mengalami 3raktur tengkorak./. 0erat

      S'> / ? %

      'ehilangan kesadaran dan atau terjadi amnesia lebih dari - jam.

      @uga meliputi kontusio serebral, laserasi, atau hematoma intrakranial.

    2.& Pat!%s!l!g

    tak dapat ber3ungsi dengan baik bila kebutuhan oksigen dan glukosa dapat terpenuhi.

    4nergi yang dihasilkan didalam selsel sara3 hampir seluruhnya melalui proses oksidasi. tak 

    tidak mempunyai cadangan oksigen, jadi kekurangan aliran darah ke otak walaupun sebentar 

    akan menyebabkan gangguan 3ungsi. 8emikian pula dengan kebutuhan oksigen sebagai bahan

     bakar metabolisme otak tidak boleh kurang dari ! mg &, karena akan menimbulkan koma.

    'ebutuhan glukosa sebanyak 5 & dari seluruh kebutuhan glukosa tubuh, sehingga bila kadar 

    glukosa plasma turun sampai 7! & akan terjadi gejalagejala permulaan dis3ungsi cerebral.

    ada saat otak mengalami hipoksia, tubuh berusaha memenuhi kebutuhan oksigen melalui proses

    metabolik anaerob yang dapat menyebabkan dilatasi pembuluh darah. ada kontusio berat,

    hipoksia atau kerusakan otak akan terjadi penimbunan asam laktat akibat metabolisme anaerob.

    Hal ini akan menyebabkan asidosis metabolik.

    8alam keadaan normal cerebral blood 3low "

  • 8/18/2019 Tugas Trauma Kepala FIX

    6/26

    8alam mekanisme cedera kepala dapat terjadi peristiwa contre coup dan coup.

  • 8/18/2019 Tugas Trauma Kepala FIX

    7/26

    e. rthorrhoe.

    3. 0rill hematom.

    Trauma 'epala Tertutup 9

    1. 'omosio. 'ontosio Serebri

    /. Hematom epidural.

    -. Hematom subdural.5. Hematom intrakranial.

    1. 'omosio B gegar otak 9

    • ejala TD' meningkat.

    • Amnesia retrograd lebih nyata.

    /. Hematom 4pidural 9

    • erdarahan anatara tulang tengkorak dan duramater.

    • 2okasi tersering temporal dan 3rontal.

    • Sumber 9 pecahnya pembuluh darah meningen dan sinus 6enosus.

    'atagori talk and die.

    >ejala 9

  • 8/18/2019 Tugas Trauma Kepala FIX

    8/26

    • "mani3estasi adanya proses desak ruang#.

    • enurunan kesadaran ringan saat kejadian periode 2ucid "beberapa menit ? beberapa

     jam# penurunan kesadaran hebat koma, deserebrasi, dekortisasi, pupil an isokor, nyeri

    kepala hebat, re3lek patologik positip.

    -. Hematom Subdural 9

    • erdarahan antara duramater dan arachnoid.

    • 0iasanya pecah 6ena akut sub akut, kronis, akut.

    >ejala - -% jam 9

    • Sering berhubungan dnegan cidera otak : medulla oblongata.

    • TD' meningkat.

    • Sakit kepala, kantuk, re3lek melambat, bingung, re3lek pupil lambat.

    Sub Akut 9

    • 0erkembang 7 1! hari, kontosio agak berat, adanya gejal TD' meningkat kesadaran

    menurun.

    'ronis 9

    • )ingan , minggu / - bulan.

    • erdarahan kecilkecil terkumpul pelan dan meluas.

    • >ejala sakit kepala, letargi, kacau mental, kejang, dis3agia.

    5. Hematom Dntrakranial 9

    • erdarahan intraserebral E 5 cc atau lebih.

    • Selalu diikuti oleh kontosio.

    • enyebab 9 raktur depresi, penetrasi peluru, gerakan akselerasi deselerasi mendadak.

    Herniasi merupakan ancaman nyata, adanya bekuan darah, edema lokal.

     

    2.) Mekansme "lns

    >ejala 9

    1. @ika klien sadar, sakit kepala hebat.

    . $untah proyektil.

  • 8/18/2019 Tugas Trauma Kepala FIX

    9/26

    /. apil edema.

    -. 'esadaran makin menurun.

    5. erubahan tipe kesadaran.

    . Tekanan darah menurun, bradikardia.

    7. An isokor.

    %. Suhu tubuh yang sulit dikendalikan.

    T(e * ma+am Trauma ke(ala antara lan ,

    1. Trauma kepala terbuka.

    'erusakan otak dapat terjadi bila tulang tengkorak masuk kedalam jaringan otak dan melukai 9

    $erobek duramater 2ejala 3raktur basis 9

    0attle sign.

     Hemotympanum.

     eriorbital echymosis.

    )hinorrhoe.

    rthorrhoe.

    0rill hematom.

    . Trauma kepala tertutupa# 'omosio

  • 8/18/2019 Tugas Trauma Kepala FIX

    10/26

    •  erdarahan kecil lokalBdi3us gangguan local perdarahan.

    >ejala 9

    >angguan kesadaran lebih lama.

    'elainan neurologik positip, re3lek patologik positip, lumpuh, kon6ulsi.

    >ejala TD' meningkat. Amnesia retrograd lebih nyata.

    c# Hematom epidural.

    • erdarahan anatara tulang tengkorak dan duramater.

    • 2okasi tersering temporal dan 3rontal.

    • Sumber 9 pecahnya pembuluh darah meningen dan sinus 6enosus.

    >ejala 9

    "mani3estasi adanya proses desak ruang#.

    enurunan kesadaran ringan saat kejadian periode 2ucid "beberapa menit beberapa

     jam# penurunan kesadaran hebat koma, deserebrasi, dekortisasi, pupil an isokor, nyeri

    kepala hebat, re3lek patologik positip.

    d# Hematom subdural.

    • erdarahan antara duramater dan arachnoid.

    • 0iasanya pecah 6ena akut, sub akut, kronis.

    Akut 9

    >ejala - -% jam.

    Sering berhubungan dnegan cidera otak : medulla oblongata.

    TD' meningkat.

    Sakit kepala, kantuk, re3lek melambat, bingung, re3lek pupil lambat.

    Sub Akut 9

    0erkembang 7 1! hari, kontosio agak berat, adanya gejala

    TD' meningkat kesadaran menurun.

    'ronis 9

    )ingan , minggu / - bulan.

    erdarahan kecilkecil terkumpul pelan dan meluas.

    >ejala sakit kepala, letargi, kacau mental, kejang, dis3agia.

    e# Hematom intrakranial.

  • 8/18/2019 Tugas Trauma Kepala FIX

    11/26

    • erdarahan intraserebral E 5 cc atau lebih.

    • Selalu diikuti oleh kontosio.

    • enyebab 9 raktur depresi, penetrasi peluru, gerakan akselerasi deselerasi mendadak.

    • Herniasi merupakan ancaman nyata, adanya bekuan darah, edema lokal.

    2.- "!m(lkas

    1.  'oma .

    enderita tidak sadar dan tidak memberikan respon disebut coma. ada situasi ini, secara

    khas berlangsung hanya beberapa hari atau minggu, setelah masa ini penderita akan terbangun,

    sedangkan beberapa kasus lainya memasuki 6egetati6e state atau mati penderita pada masa

    6egetati6e statesering membuka matanya dan mengerakkannya, menjerit atau menjukan respon

    re3lek. Falaupun demikian penderita masih tidak sadar dan tidak menyadari lingkungan

    sekitarnya. enderita pada masa 6egetati6e state lebih dari satu tahun jarang sembuh .

    . Sei*ure.

    ederita yang mengalami cedera kepala akan mengalami sekurangkurangnya sekali

    sei*ure pada masa minggu pertama setelah cedera. $eskipun demikian, keadaan ini berkembang

    menjadi epilepsy

    /. Dn3eksi. 

    aktur tengkorak atau luka terbuka dapat merobekan membran "meningen# sehingga

    kuman dapat masuk. Dn3eksi meningen ini biasanya berbahaya karena keadaan ini memiliki

     potensial untuk menyebar ke sistem sara3 yang lain .

    &. 'erusakan sara3 .

  • 8/18/2019 Tugas Trauma Kepala FIX

    12/26

    • $)D

    • batobatan 9

    1. 8eGamethasonBkalmethason sebagai pengobatan anti edema serebral, dosis sesuai dengan

     berat ringanya trauma.

    . Terapi hiper6entilasi "trauma kepala berat#, untuk mengurnagi 6asodilatasi.

    /. engobatan anti edema dnegan larutan hipertonis yaitu manitol ! & atau glukosa -! &

    atau gliserol 1! &.

    -. Antibiotika yang mengandung barrier darah otak "penisillin# atau untuk in3eksi anaerob

    diberikan metronidasol.5. $akanan atau cairan, ada trauma ringan bila muntahmuntah tidak dapat diberikan apa

    apa, hanya cairan in3us deGtrosa 5 &, amni3usin, amino3el "1% jam pertama dari

    terjadinya kecelakaan#, / hari kemudian diberikan makanan lunak.

    . ada trauma berat. 'arena harihari pertama didapat penderita mengalami penurunan

    kesadaran dan cenderung terjadi retensi natrium dan elektrolit maka harihari pertama "

    / hari# tidak terlalu banyak cairan. 8eGtosa 5 & % jam pertama, ringer deGtrosa % jam

    kedua dan deGtrosa 5 & % jam ketiga. ada hari selanjutnya bila kesadaran rendah

    makanan diberikan melalui nasogastric tube "5!! /!!! T'T#. emberian protein

    tergantung nilai ure nitrogennya.

  • 8/18/2019 Tugas Trauma Kepala FIX

    13/26

    BAB III

    A0UHAN "EPERAATAN

    "asus

    Tn F berusia /5 tahun dibawa ke D>8 )S8 jombang pada tanggal 1- 3ebruari !1 pukul

    1+./! akibat kecelakaan lalu lintas, posisi jatuh kepalanya terbentur trotoar dan pasien

    mengalami penurunan kesadaran. Terdapat luka pada paha kiri dengan panjang luka 1! cm serta

    kedalaman luka / cm, lalu terdapat luka pada lengan tangan bagian kiri. Terdapat pula hematoma

    dikepala dan krepitasi pada paha bagian kiri I medial sinistra. Hasil pemeriksaan TTJ

    didapatkan 9 nadi 9 1!-GBmenit, suhu 9 /%!< , )) +GB menit , T81!!B! mmhg, dan >

  • 8/18/2019 Tugas Trauma Kepala FIX

    14/26

    2. Penanggung jaa4

     =ama 9 Tn. Amur 9 5/ tahun

    @enis kelamin 9 lakilaki

    ekerjaan 9 swasta

    Alamat 9 @ombangHubungan dengan klien 9 Ayah

    3. Pengkajan Prmer

    Ara5

    1. 0unyi suara na3as tambahan stridor 

    . bstruksi jalan na3as "K#

    Breathng

    1. 8ipnea "K#. )etraksi 8inding 8ada "#

    /. engembangan paru "K#

    -. enggunaan otot bantu perna3asan "K#5. Suara napas 9 stridor "K#

    . 8istress pernapasan 9 pernapasan cuping hidung "K#

    7. Sianosis sentral "#

    %. 8ispnea nokturnal paroksismal "#

    6r+ulat!n

    1.

  • 8/18/2019 Tugas Trauma Kepala FIX

    15/26

     pasien mengalami penurunan kesadaran. Terdapat luka pada paha kiri dengan panjang

    luka 1! cm serta kedalaman luka / cm, lalu terdapat luka pada lengan tangan bagian kiri.

    Terdapat pula hematoma dikepala dan krepitasi pada paha bagian kiri I medial sinistra.

    Hasil pemeriksaan TTJ didapatkan 9 nadi 9 1!-GBmenit, suhu 9 /%!< , )) +GB menit ,

    T81!!B! mmhg, dan >

  • 8/18/2019 Tugas Trauma Kepala FIX

    16/26

    alpasi 9 tidak ada ketombe, benjolan , terdapat nyeri tekan pada bagian oksipital.

    2. Mata

    Dnspeksi 9 bentuk simetris, klien selalu memejamkan mata karena mata terdapat

    hematoma, blue eyes dikedua mata.

    alpasi 9 Adanya nyeri tekan dikedua mata

    3. H/ungDnspeksi 9 bentuk simetris, tidak ada pupil, keluar darah dari hidung

    alpasi 9 ada nyeri tekan

    &. Telnga

    Dnspeksi 9 bentuk simetris, terdapat darah pada bagian dalam telinga

    alpasi 9 ada nyeri tekan

    '. Mulut

    Dnspeksi 9 keluarnya darah segar dan lendir pada dalam mulut, di lihat pada bagian gigi

    ada yang patah apa tidak.

    ). Leher

    Dnspeksi 9 tidak ada pembesaran kelenjar tiroid, getah bening dan 6ena jugularis, dicurigaiadanya 3raktur ser6ikal.

    -. Th!ra7

    Dnspeksi 9 pergerakan dinding dada, simetri, terdapat otot bantu perna3asan, dada simetri

    alpasi 9 tidak ada nyeri tekan dan tidak ada benjolan.

    erkusi 9 resonanAuskultasi 9 bunyi na3as stridor, 3rekwensi / GBmnt, tidak ada whee*ing, ronki.

    . #antung

    erkusi 9 murmur "#, galop "#, bj 1 dan bj normal.

    8. A4/!men

    Dnspeksi 9 bentuk simetris, tidak terdapat jejas pada daerah abdomen.

    Auskultasi 9 bising usus normal "1!GBmnt#alpasi 9 turgor kulit elastis, ada nyeri tekanerkusi 9 timpani "redup pada organ#

    19. enetala

    Dnspeksi 9 bersih, tidak ada kelainan, terpasang kateter 

    11. E7tremtas

    Atas 9 re3lek bisep dan trisep normal, tidak ada kelainan, ada bekas luka ditangan kiri

     bukan luka terbuka dan tidak terlalu parah, terpasang in3us ditangan kanan, 3leksi dan

    ekstensi "K#0awah 9 tidak ada kelainan jarijari lengkap, terdapat luka sobekan di paha sebelah kiri,

     panjang luka 1! cm dengan kedalaman / cm.

    5. A. emeriksaan enunjang

    N #ens Pemerksaan Hasl Nla N!rmal

  • 8/18/2019 Tugas Trauma Kepala FIX

    17/26

    $

    1. Haemoglobin +,-

    . Hematokrit //

    /. 2eukosit 1.!!

    -. Trombosit 1+.%!!!

    0. emeriksaan T

    +. 44T

    . engelompokan data

    a. 8ata bjekti3 

    • asien lemah, pucat dan akral dingin.

    • asien mengalami penurunan kesadaran

    • Terdapat hematoma dikepala dan krepitasi pada paha bagian kiri I medial sinistra

    • >

  • 8/18/2019 Tugas Trauma Kepala FIX

    18/26

    DIAN$0A "EPERAATAN

     =S.

    8DA>=SDS 9

    "=A=8AD#

    )esiko Aspirasi "!!!/+#

    84D=DTD=9)esiko masuknya sekresi gastro internal, sekresi oro3aring, kotoran atau debu,

    atau cairan kedalam saluran trakheobronkial.

    84D=D=>

  • 8/18/2019 Tugas Trauma Kepala FIX

    19/26

        A    S    S    4    S    S    $    4    =    T

    Subjecti6e data entry

    • 'eluarga mengatakan pasien

     belum sadar 

    bjecti6e data entry

    • asien lemah, pucat dan akral dingin.

    • asien mengalami penurunan kesadaran

    • Terdapat hematoma dikepala dan krepitasi

     pada paha bagian kiri I medial sinistra,

    luka pada bagian kaki sebelah kiri dengan

     panjang luas 1! cm dan kedalaman / cm.

    • >    =        S    D    S

  • 8/18/2019 Tugas Trauma Kepala FIX

    20/26

    B

  • 8/18/2019 Tugas Trauma Kepala FIX

    21/26

     

  • 8/18/2019 Tugas Trauma Kepala FIX

    22/26

    1. $emantau status >aluas

    "RITERIA HA0IL E;ALUA0I REN6ANA

    A

  • 8/18/2019 Tugas Trauma Kepala FIX

    23/26

  • 8/18/2019 Tugas Trauma Kepala FIX

    24/26

    0A0 DJ

    4=T

    &.1. "esm(ulan

    0erdasarkan uraian pada bab pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa 9

    1. Tengkorak sebagai pelindung jaringan otak mempunyai daya elastisistas untuk membatasi

    trauma kepala bila terbentur benda tumpul

    . Adanya 3enomena yang meningkat setiap tahunnya untuk angka kejadian trauma kepala.

    Trauma kepala terdiri dari trauma kulit kepala, tulang kranial dan otak. 'lasi3ikasi cedera kepala

    meliputi trauma kepala tertutup dan trauma kepala terbuka yang diakibatkan oleh mekanisme

    cedera yaitu cedera percepatan "aselerasi# dan cedera perlambatan "deselerasi#.

  • 8/18/2019 Tugas Trauma Kepala FIX

    25/26

    8ATA) '4STA'AA=

    1. American <

    . $c 'hann >$,

  • 8/18/2019 Tugas Trauma Kepala FIX

    26/26

    1-.Fijanarka A, 8wiphrahasto. Dmplementasi o6ernance9 engembangan Dndikator 

    'linik