tugas sejarah pendidikan masa kolonial belanda

Download Tugas sejarah pendidikan masa kolonial belanda

If you can't read please download the document

Post on 13-Jan-2015

15.272 views

Category:

Education

3 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

 

TRANSCRIPT

  • 1. 1Sejarah PendidikanPendidikan Pada Zaman Kolonial BelandaDisusun Oleh :1.Delly Haryani (06111404014)2.Dewi Setyawati (06111404016)3.Muharia (06111404010)4.Beny Setiawan (06111404012)DOSEN PEMBIMBING :Dra. Hj.Yunani Hasan,M.Pd.PRODI PENDIDIKAN SEJARAHFAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKANUNIVERSITAS SRIWIJAYA2012 / 2013

2. 2KATA PENGANTARPuji syukur kehadirat Allah swt atas segala limpahan Rahmat, Inayah,Taufik dan Hinayahnya sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan makalahini yang berjudul Sejarah Pendidikan di Zaman Kolonial BelandaMakalah ini kami akui masih banyak kekurangan karena pengalaman yangkami miliki sangat kurang. Oleh karena itu,kami harapkan kepada para pembacauntuk memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun untukkesempurnaan makalah ini.Dalam menyelesaikan makalah ini penulis mengucapkan terima kasihkepada pihak-pihak yang membantu dalam menyelesaikan makalah ini:1.Ibu Dra. Hj.Yunani Hasan,M.Pd. selaku dosen pembimbing mata SejarahPendidikan.2.Keluarga dan teman-teman yang memberikan dorongan dan bantuan sertapengertian kepada penulis,baik selama mengikuti perkuliahan maupun dalammenyelesaikan makalah ini.3.Semua pihak yang tidak dapat di sebutkan satu-persatu,yang telah memberikanbantuan dalam penulisan makalah iniAkhirnya penulis berharap semoga Allah swt memberikan imbalan yangsetimpal pada merela yang telah memberikan bantun dan dapat menjadikan semuabantuan ini sebagai ibadah,Amin Yaa Rabbal Alamin.Demikianlah semoga makalah ini bermanfaat bagi kita khususnya danpembaca umumnya. Dan semoga hasil makalah ini dapat turut serta dalammembangun peningkatan mutu mahasiswa Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan.Amiin.Palembang, Oktober 2012Penulisi 3. 3DAFTAR ISIKata Pengantar iDaftar Isi iiBAB I PENDAHULUAN1.1 Latar Belakang 11.2 Rumusan Masalah 21.3 Tujuan 2BAB II PEMBAHASAN2.1. Zaman VOC (Kompeni) di Indonesia 32.2. Zaman Pemerintahan Belanda Setelah VOC 42.3. Ciri-ciri Pendidikan Pada Masa Kolonial Belanda 15BAB III PENUTUP3.1. Kesimpulan 18DAFTAR PUSTAKA 20ii 4. 4BAB IPENDAHULUAN1.1.Latar BelakangPendidikan merupakan hal yang penting bagi manusia. Pendidikan jugadiperlukan jika ingin memperoleh kehidupan yang lebih baik lagi di masa yangakan datang . Tanpa pendidikan maka akan menimbulkan banyak kerugian dankegagalan, baik itu kegagalan individu atau kegagalan suatu bangsa oleh sebab itusejarawan perlu untuk memperhatikannya. Tidak hanya sejarah militer dan politiksaja yang dapat diteliti dan ditulis. Apabila melihat masa lampau, pada zamankolonial pendidikan sangat buruk. Pendidikannya senantiasa dipengaruhi olehpolitik, sosial, ekonomi, dan kultur. Pendidikan digunakan sebagai alat politikuntuk mengatur bangsa.Seperti pada zaman kolonial, hanya golongan tertentu saja yang bisamengecam pendidikan, sekarang pendidikan dapat dirasakan oleh semua kalanganmasyarakat Indonesia. Tidak hanya negeri saja tetapi banyak pihak swasta yangingin memajukan pendidikan di Indonesia. Pendidikan swasta sudah ada padatahun 1907, pada waktu itu berada di bawah pemerintahan Gubernur Jendral VanHeutz.Hal ini menunjukan betapa pentingnya pendidikan, karena daripendidikanlah dapat merubah nasib bangsa.Pada zaman kolonial pemerintahan Belanda menyediakan sekolah yangberaneka ragam bagi orang Indonesia untuk memenuhi kebutuhan berbagailapisan masyarakat.Ciri yang khas dari sekolah-sekolah ini ialah tidak adanyahubungan berbagai ragam sekolah itu.Namun lambat laun.dalam berbagai macamsekolah yang terpisah-pisah itu terbentuklah hubungan-hubungan sehinggaterdapat suatu sistem yang menunjukkan kebulatan.Pendidikan bagi anak-anakIndonesia semula terbatas pada pendidikan rendah,akan tetapi kemudianberkembang secara vertikal sehingga anak-anak Indonesia,melalui pendidikan 5. 5menengah dapat mencapai pendidikan tinggi,sekalipun melalui jalan yang sulitdan sempit.Lahirnya suatu sistem pendidikan bukanlah hasil suatu perencanaanmenyeluruh melainkan langkah demi langkah melalui ekperimentasi dan disorong oleh kebutuhan praktis di bawah pengaruh kondisi sosial,ekonomi,danpoliti di Nederland maupun di Hindia Belanda.1.2.Rumusan Masalah1.Bagaimana zaman VOC (Kompeni) di Indonesia?2. Bagaimana Zaman Pemerintahan Belanda Setelah VOC?3.Apa saja ciri-ciri Pendidikan Pada Masa Kolonial Belanda?1.3.Tujuan Masalah1. Untuk mengetahui tentang zaman VOC (Kompeni) di Indonesia2. Untuk mengetahui tentang Zaman Pemerintahan Belanda Setelah VOC3.Untuk Mengetahui ciri-ciri Pendidikan Pada Masa Kolonial Belanda 6. 6BAB IIPEMBAHASANPendidikan Zaman Kolonial BelandaPendidikan selama penjajahan Belanda dapat dipetakan kedalam 2 (dua)periode besar, yaitu pada masa VOC (Vereenigde Oost-indische Compagnie) danmasa pemerintah Hindia Belanda (Nederlands Indie). pada masa VOC, yangmerupakan sebuah kongsi (perusahaan) dagang, kondisi pendidikan di Indonesiadapat dikatakan tidak lepas dari maksud dan kepentingan komersial.2.1.Zaman VOC (Kompeni)Orang belanda datang ke indonesia bukan untuk menjajah melainkanuntuk berdagang. Mereka di motifasi oleh hasrat untuk mengeruk keuntunganyang sebesar-besarnya, sekalipun harus mengarungi laut yang berbahaya sejauhribuan kilometer dalam kapal layar kecil untuk mengambil rempah-rempah dariindonesia. Namun pedagang itu merasa perlunya memiliki tempat yang permanendi daratan dari pada berdagang dari kapal yang berlabuh di laut. Kantor dagang itukemudian mereka perkuat dan persenjatai dan menjadi benteng yang akhirnyamenjadi landasan untuk menguasai daerah di sekitarnya. Lambat laun kantordagang itu beralih dari pusat komersial menjadi basis politik dan teritorial. Setelahpeperangan kolonial yang banyak akhirnya indonesia jatuh seluruhnya di bawahpemerintahan belanda. Namun penguasaan daerah jajahan ini baru selesai padapermulaan abad ke 20.Metode kolonialisasi belanda sangat sederhana. Mereka mempertahankanraja-raja yang berkuasa dan menjalankan pemerintahan melalui raja-raja itu akantetapi menuntut monopoli hak berdagang dan eksploitasi sumber-sumber alam.Adat istiadat dan kebudayaan asli dibiarkan tanpa perubahan aristokrasitradisional digunakan oleh belanda untuk memerintah negri ini dengan caraefisien dan murah. Oleh sebab belanda tidak mencampuri kehidupan orangIndonesia secara langsung, maka sangat sedikit yang mereka perbuat untuk 7. 7pendidikan bangsa. Kecuali usaha menyebarkan agama mereka di beberapa pulaudi bagian timur Indonesia. Kegian pendidikan pertama yang dilakukan VOC.Pada permulaan abad ke 16 hampir se abad sebelum kedatangan belanda,pedagang portugis menetap di bagian timur Indonesia tempat rempah-rempah itudi hasilkan. Biasanya mereka didampingi oleh misionaris yang memasukkanpenduduk kedalam agama katolik yang paling berhasil tiantara mereka adalahOrdo Jesuit di bawah pimpinan Feranciscus Xaverius. Xaverius memandangpendidikan sebagai alat yang ampuh untuk penyebaran agama. Seminari dibuka diternate, kemudian di solor dan pendidikan agama yang lebih tinggi dapatdiperoleh di Goa, India, pusat kekuasaan portugis saat itu. Bahasa portugishamper sama populernya dengan bahasa melayu, kedudukan yang tak kunjung dicapai oleh bahasa Belanda dalam waktu 350 tahun penjajahan kekuasaan portugismelemah akibat peperangan denngan raja-raja Indonesia dan akhirnyadilenyapkan oleh belanda pada tahun 1605.2.2.Zaman Pemerintahan Belanda Setelah VOCSetelah VOC dibubarkan, para Gubernur/ komisaris jendral harus memulaisystem pendidikan dari dasarnya, karena pendidikan zaman VOC berakhir dengankegagalan total. Pemerintahan baru yang diresapi oleh ide-ide liberal aliranaufklarung atau Enlightenment menaruh kepercayaan akan pendidikan sebagaialat untuk mencapai kemajuan ekonomi dan social. Pada tahun 1808 Deandelsseorang Gubernur Belanda mendapat perintah Raja Lodewijk untuk meringankannasib rakyat jelata dan orang-orang pribumi poetra,serta melenyapkanperdagangan budak. Usaha Deandels tersebut tidak berhasil, bahkan menambahpenderitaan rakyat, karena ia mengadakan dan mewajibkan kerja paksa (rodi).Didalam lapangan pendidikan Deandels memerintahkan kepada Bupati-bupati di Pulau Jawa agar mendirikan sekolah atasa uasaha biaya sendiri untukmendidik anak-anak mematuhi adat dan kebiasaan sendiri. Kemidian Deandelsmendirikan sekolah Bidan di Jakarta dan sekolah ronggeng di Cirebon. KemudianPada masa (interregnum inggris) pemerintahan Inggris (1811-1816) tidak 8. 8membawa perubahan dalam masalah pendidikan walaupun Sir Stamford Rafflesseorang ahli negara yang cemerlang. Ia lebih memperhatikan perkembanagan ilmupengetahuan, sedangkan pengajaran rakyat dibiarkan sama sekali. Ia menulis bukuHistory of Java.Setelah ambruknya VOC tahun 1816 pemerintah Belanda menggantikankedudukan VOC. Statua Hindia Belanda tahun 1801 dengan terang-teranganmenyatakan bahwa tanah jajahan harus memberikan keuntungan yang sebesar-besarnya kepada perdagangan dan kepada kekayaan negeri Belanda. Pada tahun1842 Markus, menteri jajahan, memberikan perintah agar Gubernur Jendralberusaha dengan segenap tenaga agar memperbesar keuntungan bagi negerinya.Walaupuan setiap Gubernur Jendaral pada penobatannya berjanji dengan hidmatbahwa ia akan memajukan kesejahteraan hindia Belanda dengan segenap usuhaprinsip yang masih dipertahankan pada tahun 1854 ialah bahwa hindia Belandasebagai negeri yang direbut harus terus member keuntungan kepada negeribelanda sebagai tujuan pendidikan itu. Sekolah pertama bagi anak Belanda dibukadi Jakarta pada tahun 1817 yang segera diikuti oleh pembukaan sekolah dikotalain di Jawa. Prinsip yang dijadikan pegangan tercantum distatuta 1818 bahwasekolah-sekolah harus dibuka ditiap tempat bila diperlukan oleh pendudukBelanda dan diizinkan oleh keadaan.Gubernur Jendral Van der Capellen (1819-1823) menganjurkanpendidikan rakyat dan pada tahun 1820 kembali regen-regen diinstruksikan untukmenyediakan sekolah bagi penduduk untk mengajar anak-anak membaca danmenulis serta mengenal budi peketi yang baik. Anjuran Gubernur Jendral itu tidakberhasil untuk mengembangkan pendidikan oleh regen yang aktif.T