tugas agama aidil

Download Tugas Agama Aidil

Post on 05-Aug-2015

48 views

Category:

Documents

4 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

KELOMPOK 4 Andi Muhammad Aidil

SMK HARAPAN BANGSA

Akhlak merupakan penentu keberhasilan dalam kehidupan manusia.Rasulullah saw. Menegaskan bahwa dirinya diutus untuk menyempurnakan akhlak manusia. Akhlak yag baik akan menuntun manusia menuju surga sedangkan akhlak yang buruk akan menggiring manusia ke neraka.

A. Berprasangka Baik ( Husnuzan ) terhadap Allah swt. Berprasangka ada dua macam yaitu berprasangka baik (husnuzan) dan berprasangka buruk yaitu (suuzan).

Husnuzan merupakan akhlak karimah atau akhlak mahmudah yang artinya akhlak terpuji. Wajib bagi manusia untuk berprasangka baik kepada Allah swt. Dan Rasul-Nya.Allah swt. Membuktikan segala takdirnya kepada manusia ,pasti ada hikmahnya,dan meyakini bahwa hal itulah yang terbaik untuk kita. Orang yang beriman harus menjauhi sikap suuzan (berburuk sangka) sesuai dengan perintah Allah dalam Surah Al-Hujuraat ayat ke-12.

Hai orang-orang yang beriman,jauhilah kebanyakan prasangka (kecurigaan), karena sebagian dari prasangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah mengunjingnya satu sama lain. Adakah seorang di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya,dan bertaqwalah kepadaAllah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.

Hikmah Bersikap Baik dan Husnuzan1. Hidup tenang,selalu berfikiran jernih menghadapi takdir Allah swt. (Q.S.Al-Fajr :15-16) 2. Terhindar dari malapetaka duniawi dan kufur kepaa Allah swt. (Q.S.Luqmaan :17) 3. Selalu optimis,berusaha dan bertawakkal. (Q.S.AtThalaaq:3) 4.Selalu berharap dan bertaubat kepada Allah swt. (Q.S.Al-Hijr:49) 5. Tidak berputus asa. (Q.S.Al-Anbiyaa:35)

Perwujudan Sikap Husnuzan kepada Allah swt.1. Ikhlas Ikhlas menurut bahasa adalah bersih,murni,dan tidak bercampur dengan yang lain atau lurus. Sedangkan menurut istilah ikhlas adalah ketulusan hati dalam melaksanakan sesuatu perbuatan yang baik semata-mata hanya karena Allah swt. Dan mangharapkan ridha-Nya. Allah swt berfirman dalam Surah Al-Bayyinah ayat 5 :

Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang kurus,dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat,dan yang demikian itulah agama yang lurus.

2. Tawakal Tawakal menurut bahasa adalah berserah diri kepada kehendak Allah swt. , percaya diri dengan sepenuh hati kepada Allah dalam penderitaan dan sebagainya. Tawakal menurut istilah adalah suatu sikap hati,tindakan, dan perbuatan seorang hamba dalam berserah diri kepada Allah swt, percaya diri dengan sepenuh hati kepada-ya dengan hasil baik atau buruk yang didapat setelah ia melakuan ikhtiar. Allah berfirman dalam Surah Ali Imraan ayat 159 :

Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka,mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu.Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Alla. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya.

3. Tasyakur dan Qanaah Tasyakur berasal dari kata dasar syakarayaskuru-syukran artinya terima kasih atau ucapan terima kasih kepada Allah swt. Sedangkan syukur menurut istilah adalah suatu ucapan terima kasih kepada Allah swt karena telah terlepas dari bahaya,mendapat kesenangan dan dan lain sebagainya yang disertai dengan tindakan dan perbuatan dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan Qanaah mengandung arti bahwasanya seseorang rela menerima apa aadanya dan menjauhkan diri dari sikap tidak puas yang berlebihan. Namun demikian bukan berarti dia harus bermalas-malsan.

Tasyakur dan Qanaah dalam kehidupan telah dijelaskan dalam Al-Quran Surah Ibrahim ayat 7

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: Sesungguhnya jika kamu bersykur,pasti Kami akan menambah nikmat kepadamu, dan jika kakmu mengingkari (nikmau-Ku), Maka sesungguhnya azabKu sangat pedih.

4. Tadarru dan Khusyuk Menurut bahasa adalah kesedrhanaan atau kerendahan ahti.Menurut istilah adalah suatu sikap sederhana dan kerendahan hati yang direalisasikan dengan perbuatan kepada Allah swt. Dan kepada sesama manusia. Khusyuk menurut bahasa adalah sungguh-sungguh,penuh penyerahan dan kebulatan hati. Menurut istilah adalah suatu sikap yang sungguh-sungguh, penuh penyerahan dan kebulatan hati dalam melakukan suatu ibadah hanya kepada Allah swt. semata

Tadarru terdapat dalam Surah Al-Furqaan ayat 63 yaitu:

Dan hamba-hamba Tuhan uang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas Bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan.

5. Ar Raja (optimis) Allah swt memerintahkan kepada hambanya untuk mmempunyai sikap optimis sebagaimana firman-Nya dalam Surah Az-Zumar ayat 53:

Katakanlah: Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri,janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengamouni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

6. Memiliki sifat Malu Salma Al Farisi mengatakan: Seandainya aku mati, kenudian aku hidup kembali lalu mati dan hidup kembali, sampai tiga kali,itu lebih aku sukai darpada aku melihat aurat seseorang atau auratku sendiri. Sayyidina Ali Karramallahu Wajhah,dalam hal ini juga mengatakan: Allah mengutuk orang yang melihat aurat orang lain dan yang dilihat auratnya sendiri.

B. Sikap Baik terhadap Diri Sendiri1. Gigih Gigih secara bahasa artinya berkeras hati, tabah, rajin, semangat, dan sungguh-sungguh.Gigih juga berarti kemauan yan tinggi dan berusaha dengan sungguh-sungguh. Gigih merupakan akhlak mahmudah(akhlak terpuji. Islam mengajarkan agar dalam melakukan amal dikerjakan dengan semangat yang tinggi dan usaha yang gigih.Setelah menyelesaikan satu amalan,maka segeralah mengwrjakan amalan yang lainnya. Firmna Allah swt :

Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu masalah),kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yanf lain. (Q.S. Al-Isyirah:7)

2. Berinisiatif Inisiatif berarti pemikiran, ide, gagasan, dan hasil pemikiran yang berguna untuk menyelesaikan masalah atau untuk kemaslahatan. Sebagai pelajar dan umat Islam harus memiliki pemikiran yang cerdas dan selalu berinisiatif terhadap masalh-masalah yang ada di masyaakat.Inisiatif yang positif dapat diterapkan dalam berbagai hal baik dalam hal pendidikan, sosial, keagamaan, olahraga, politik, teknologi, dll.

Ikhlas adalah beramal semata-mata menghadap ridha Allah swt. Rela berkorban adalah mengorbankan dirinya baik tenaga, pikiran, harta maupun nyawa dengan ikhlas guna tercapainya sesuatu yang ia yakini.

Contoh: 1. Para petani, nelayan, dan pedagang mereka berkorban untuk mencapai cita-citanya agar bisa panen,untung. 2. Orang tua bekerja membanting tulang rela berkorban untuk membahagiakan anaknya,menyekolahkan ankanya agar bisa lebih pintar. 3. Seorang pelajar yang ingin mendapatkan ilmu ia dengan semangat bangun pagi dan mempersiapkan keperluan sekolahnya

Wassalamualaikum Wr. Wb.