transpor molekul obat melalui membran sel fix

of 20/20
Transport Molekul Obat melalui Membran Sel RAHMAD FAJAR 1211012049 DRUGS TRANSFER

Post on 26-Dec-2015

129 views

Category:

Documents

2 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Transpor Molekul Obat melalui Membran Sel

Transport Molekul Obat melalui Membran SelRAHMAD FAJAR1211012049DRUGSTRANSFER

Obat mirip seperti substansi fisiologi seperti hormon dan neurotransmiter, harus mencapai dan berinteraksi dengan atau melewati membran agar dapat memberi pesan untuk merangsang (stimulasi) atau menghambat (inhibit) fungsi seluler. Kebanyakan obat diberikan untuk memberi efek pada tubuh sel yang jaraknya jauh dari tempat pemberian obat (misalnya mau memberikan efek sistemik). Untuk berpindah melewati tubuh dan mencapi tempat reaksi, metabolisme , dan ekskresi (pegeluaran), molekul obat harus melewati berbagai membran sel. DRUGSTRANSFER

Sebagai contoh, molekul dari obat oral (yang masuk melalui mulut) harus melewati membran sel saluran Gastrointestinal (pencernaan), hati, dan kapiler untuk mencapai aliran darah, lalu disirkulasikan ke sel target, meninggalkan aliran darah dan menempel di reseptor sel, melaksanakan kinerja (aksi) obat, kembali lagi ke aliran darah, di sirkulasikan ke hati, mencapai enzim yang memetabolisme obat di dalam sel hati, keluar kembali ke aliran darah (sebagai metabolit/sampah metabolisme), disirkulasikan ke ginjal, dan dikeluarkan melalui urinDRUGSTRANSFER

Transport ObatTransport merupakan suatu peristiwa perpindahan dari satu tempat ke tempat yang lain disertai dengan penembusan membran seluler.

Obat berpindah-pindah dalam tubuh melalui dua jalan yaitu transfer difusional misalnya molekul ke molekul, dengan jarak yang pendek, transfer beraliran misalnya dalam aliran darah.

Dalam aliran darah (sistem kardiovaskuler), transfer beraliran tidak dipengaruhi oleh sifat kimiawi obat. Sedangkan pada transfer difusi dipengaruhi oleh ukuran molekul obat dan kelarutannya dalam lipid. Semakin kecil ukuran partikel suatu obat maka proses transport obat juga semakin besar dan semakin larut dalam lipid maka transfer pada barrier hidrofobik semakin besar pula.Membran SelBarrier antara dua kompartemen dalam tubuh terdiri dari membran sel.Membran tersebut memisahkan antara kompartemen ekstraseluler dengan intraseluler.Yang dimaksud dengan membran sel adalah suatu organel yang memisahkan isi sel dari lingkungan sekitarnya.Kandungan Membran Sel

Dari tabel tersebut, membran sel mempunyai gugus yang dapat membentuk ikatan ionik atau hidrogen dengan gugus yang sesuai dari suatu obat. Sehingga sifat dari suatu membran adalah semipermiabelModel Membran SelModel Davson Danielli

Pada model Davson Danielli, membran sel terdiri dari 2 lapis lipid yaitu gugus hidrofil pada permukaan mebran dan gugus hidrofob berada dalam membran sel.dimana kedua gugus tersebut diselubungi oleh protein. Bangunan membran pada model ini adalh statis.Model Davson Danielli

Model Mosaik Cair

Model mosaik cair terdiri dari matrik cair dengan dua lapis molekul lipid. Molekul protein terletak menyebar secara tidak merata. Protein membran ini dapat berfungsi sebagai pemerkuat membran, molekul pembawa, enzim, pori senyawa larut dalam air atau reseptor. Bangunan membran bersifat dinamisModel Mosaik Cair

Cara Transport ObatMacam Mekanisme Transport Obat Ketika obat diabsorbsi tubuh, obat ditransportasikan ke dan dari sel target melalui mekanisme seperti difusi pasif, difusi terpasilitasi, dan transport aktif.Difusi pasif- Mekanisme paling umum, meliputi perpindahan obat dari area yang berkonsentasi tinggi ke area lain yang konsentrasinya lebih rendah. - Sebagai contoh, setelah obat oral diberikan, konsentrasi awal obat tinggi di saluran pencernaan (gastrointestinal) daripada di dalam darah. Ini mendukung perpindahan obat ke dalam aliran darah. Ketika obat disirkulasikan, konsentarasi obat lebih tinggi di dalam darah daripada konsentrasi di tubuh sel, jadi obat berpindah (dari pembuluh kapiler) ke dalam cairan disekitar sel atau kedalam sel sendiri. Difusi pasif terus berlanjut hingga mencapai kondisi seimbang (equilibrium) antara jumlah obat di jaringan jumlah obat di dalam darah.

Difusi terfasilitasi - Mempunyai proses yang mirip sama difusi pasif, perbedaannya molekul obat di kombinasi dengan subsatansi pembawa, seperti enzim atau protein lainnya.

Transpor aktif - Molekul obat dipindahkan dari area yang berkonsentrasi rendah ke konsentasi yang tinggi (kebalikan difusi pasif). Peroses ini membutuhkan substansi pembawa dan melepaskan energi sel.

Daftar PustakaAnne Collins Abrams, RN, MSN. 2005. Clinical Drug Therapy. (Clinic Drug For Nursing).Shargel, Leon dan Andrew B. C. Yu. 1988. Biofarmasetika dan Farmakokinetika Terapan. Surabaya : Airlangga University Press.