tht referat fix

of 19 /19

Author: reza-mardany

Post on 11-Jan-2016

240 views

Category:

Documents


0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

THT

TRANSCRIPT

PowerPoint Presentation

1PendahuluanRhinitisInflamasi pada membran mukosa hidungRhinitisAlergiNon-AlergiVasomotorMedikamentosaAtrofi

2ANAtomi hidung

Vaskularisasi Hidung

Persarafan Hidung

Fisiologi hidungFungsi RespirasiFungsi PenghiduFungsi FonetikDefinisiRhinitis MedikamentosaKelainan hidung berupa gangguan respon vasomotor oleh karena pemakaian vasokontriktor topikal dalam waktu yang lama atau berlebihan

EtiologiAmfetaminBenzedrineKafeinEphedrinMescalinPhenylephrinPhenylpropanolaminPseudoephedrinPatofisiologiKeluhan pilek dan hidung tersumbatVasokontriktor TopikalVasokontriksiHidung tidak tersumbatBERLEBIHANRebound DilatationObstruksi & PenyumbatanPenggunaan obatEfek vasokontriksi berkurangpH hidung berubahAktifitas silia tergangguOBSTRUKSIPenebalan mukosa jaringanRansangan sel-sel mukoidSumbatan menetap Produksi sekret berlebihanManifestasi KlinisPasien mengeluh hidung tersumbat dan berairGejala tidak berubah berdasarkan musimKetergantungan dekongestan topikalTimbulnya gejala akibat penggunaan semprot hidungPenggunaan dekongestan topikal yang lebih banyak lagiTidak ada alergen tertentu yang teridentifikasiMendengkur, Sleep apnea, Bernafas dari mulut

DiagnosisAnamnesaPemeriksaan FisikPemeriksaan Penunjang

AnamnesaHidung tersumbat dan berairRiwayat pemakaian obat hidung yang lamaPemeriksaan fisikRhinoskopi Anterior

Edema KonkaSekret hidung yang berlebihanPenebalan membran mukosa hidungMembran mukosa hidung bengkak dan memerah

Pemeriksaan penunjang

Lab darah rutinIgE TotalTes AlergiRhinomanometryTatalaksanaSetelah rhinitis medikamentosa diketahui, segera dihentikan penggunaan obat vasokontriksi topikalPengobatan dapat diganti dengan:- Kortikosteroid- Dekongestan Sistemik- Larutan Saline- Tindakan bedah bila terdapat Polip nasi atau Deviasi septumkomplikasiHampir semua pasien pada akhirnya bisa menghentikan penggunaan obat tetes hidung dengan penyembuhan sempurna. Pada pasien yang tidak bisa menghentikan penggunaannya, menurut penelitian dapat terjadi hiperplasia menetap yang memerlukan intervensi yang bervariasi dari elektrokauter submukosa atau kryoterapi untuk mengurangkan destruksi turbinasi melalui penggunaan laser dan reseksi bedah. Komplikasi lainnya yang dapat terjadi adalah seperti perforasi septum, rinitis atropi dan infeksi sinus.

PrognosisPenelitian menunjukkan bahwa hampir semua pasien bisa menghentikan penggunaan obat tetes hidung dan akhirnya menunjukkan penyembuhan yang sempurna. Bagi yang tetap menggunakan obat tersebut, fenomena kongesti rebound ini akan tetap berlangsung selagi pasien tidak menghentikan pengobatan tersebut.

Daftar PustakaBoies L.R, Adams G.L. Rhinitis Medikamentosa, BOIES Buku Ajar Penyakit THT, Edisi Keenam. Jakarta: EGC: 1997 : 219-220Ramer J.T, Bailen E, Lockey R.F. Rhinitis Medikamentosa, Allergy Clinical Immunology Journal, Volume 16(3), 2006 : 148-155.Efiaty A.S, Nurbaiti I, Jenny B, Ratna D.R, eds. Buku Ajar Ilmu Kesehatan Telinga, Hidung dan tenggorok, Kepala dan Leher, Edisi Keenam. Jakarta : FKUI ; 2007 : 137-139.Chang Christopher. Rhinitis Medicamentosa (Nasal Decongestant Spray Addiction):[online] [cited 2015 April 25]. Available from: URL : http://www.fauquierent.net/afrin.htmSnell RS.Anatomi klinik untuk mahasiswa kedokteran. Ed 6. Jakarta: EGC; 2006.Michael J, Burton S. Rhinitis, Allergy Clinical Immunology Journal, Volume 108 Number 5, 2006 : 171- 196Mcquay R.M, Sandler A.S. Rhinitis Medicamentosa [ online ] 2009. [ cited 2015 April 25 ]. Available from URL: http://www.rhinostat.comSchalch Paul. Rhinitis Medicamentosa: management with buffered saline irrigation.[online]2013.[cited 2015 April 25];available from: http://www.neilmed.com/neilmedblog/2013/09/rhinitis-medicamentosa-management-with-buffered-saline-irrigation/