teh sosro.docx

Download teh sosro.docx

Post on 22-Oct-2015

161 views

Category:

Documents

12 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

<p>BAB IPENDAHULUANA. LATAR BELAKANG MASALAHEra globalisasi dan liberalisasi perdagangan mewarnai milenium baru ( abad 21 ). Beberapa perubahan telah, sedang, dan bakal terjadi. Bahkan dapat dikatakan bahwa tidak ada yang tidak berubah, kecuali perubahan itu sendiri(change becomes constant). Adanya kemajuan dalam berbagai bidang, seperti bidang ilmu pengetahuan, telekomunikasi, teknologi informasi, jaringan transportasi, dan sektor-sektor kehidupan lainnya menyebabkan arus informasi semakin mudah dan lancar mengalir antar individu dan/atau kelompok. Dunia sudah terasa ibarat sebuah dusun global (global village). Batas-batas geografis maupun negara sudah tidak lagi signifikan. Akibatnya konsumen semakin terdidik, banyak menuntut, dan memilki posisi tawar menawar (bergaining position) yang semakin kuat. Kebutuhan dan keinginan mereka berkembang semakin kompleks. Misalnya saja, konsumen masa kini tidak lagi bisa dipuaskan dengan sekedar menyajikan trade off antara harga dan kelualitas produk. Mereka menuntut enam hal sekaligus yaitu : Produk berkualitas tinggi (high quality), Harga yang wajar (fair price), Penyerahan produk yang cepat (fast delivery), Layanan khusus (special services), Produk yang memiliki tingkat fleksibelitas tinggi (high flexibility), dan Akrab dengan pemakai (user friendly).Pada masa sekarang ini, seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, pertumbuhan dan perkembangan perekonomian telah memasuki era globalisasi. Hal ini menyebabkan kompetisi dalam dunia bisnis menjadi semakin tajam. Konsumen yang merupakan orientasi dalam suatu bisnis merupakan kunci utama dalam memenangkan persaingan ini. Apalagi konsumen pun semakin kritis dalam memilih suatu produk atau jasa yang hendak dibeli.Untuk mengimbangi perekonomian global yang cepat berubah ini setiap pelaku bisnis dituntut untuk dapat meningkatkan daya saing dengan para pesaing-pesaingnya, baik itu pelaku bisnis yang menawarkan produk, jasa atau campuran antara produk dan jasa. Dewasa ini salah satu jenis industri yang mengalami perkembangan industri yaitu yang menawarkan produk makanan dan minuman. Hal ini dapat dilihat dari semakin beragamnya jenis minuman ringan, seperti jenis minuman dengan rasa teh, buah-buahan, dan jenis minuman bersoda, juga banyak merek-merek minuman ringan yang dijual dipasaran seperti Fresh Tea, Lipton Ice Tea, Tekita, Teh Tjong Dji, Green Tea, Teh Kotak, Sprite, Fanta, dan Coca cola. Demi memenuhi kebutuhan konsumen yang beragam. Salah satu produk minuman dengan rasa teh yang telah lama dikenal di Indonesia adalah Teh Botol Sosro, yang di produksi oleh PT. Sinar Sosro.Teh Botol Sosromerupakan salahsatuminuman ringan yang sangat terkenal danmenjadi produk kebanggaan di Indonesia. Minuman ringan berbahan baku teh inimerupakanproduk asli Indonesia. Di Indonesia,minumanringanmudahsekalidiperolehdiberbagaitempat,mulaidari warung sampai toko-toko kecil. Minuman ringan di konsumsi oleh semua lapisanmasyarakatdariberbagailatar belakangpendidikandanpekerjaan. Dengankonsumsiminumanringanyangsedemikianluasnya,produkminuman ringanbukanlahbarangmewahmelainkanbarangbiasa.Keadaan tersebutdisebabkanolehperubahangayahidupmasyarakatyangmenginginkan segala sesuatu dalamwaktu yang cepat dan praktis.Salah satu perusahaan yang bergerak dibidang produksiminuman ringanadalahPTSinarSosro.Produkyangdihasilkanberupaminumanringan dalamkemasanberbagaimerek(TehBotolSosro,S-Tea,Tebs,FruitTea) dan ukuran. PT SinarSosromerupakanperusahaan pertama Indonesia dan di duniayangberanimengolahdanmenjualtehdalam kemasanuntukdijual kepadamasyarakat. Saat ini, perusahaan ini semakin berkembang walaupun telahbermunculanperusahaan-perusahaanlainyangmemproduksiproduk yangsama.PTSinarSosrodenganteh botolnyasaatinisudahmerambah kemana-mana bahkan sampai keluar Indonesia. Pada perkembangannya, perusahaan dituntut untuk dapat bersaing dengan perusahaan-perusahaan sejenis lainnya. Persaingan antar produsenminuman ringan sangat ketatmengakibatkan lingkup pasar yang semakin ketat juga.Dalam situasitingkatpersainganyangtinggi,PTSinarSosromemerlukan strategi pemasaran yang tepat untuk dapat bersaing danmewujudkantujuanperusahaan.Dalam penyusunanstrategipemasaran, perusahaanharuslebihmemperhatikan lagikondisilingkunganinternaldan eksternal perusahaan yaitu yang akanmenjadi dasar perusahaan dalammerumuskandanmenjalankanstrategipemasarannya.Strategipemasaran ini akanmemberikankeunggulandalammenghadapipersainganpadaindustrisejenis.Selain itu, perusahaan perlumengetahuisampai sejauhmana kondisi persaingan industri serta analisis lingkunganyangmempengaruhidalam industriminuman ringan. Selanjutnya perusahaan perlumelakukan evaluasi kembalimengenaistrategipemasaranperusahaanyangtelahditerapkan selamaini,apakahtelahsesuaidengankondisilingkungan internaldan eksternal perusahaan yangmeliputikekuatan,kelemahan, peluangdan ancaman.Setelahmelakukan evaluasi kembalimengenai strategi pemasaran, perusahaandapatmenyusun strategipemasaran yang lebihdisesuaikandengan kondisi lingkungan perusahaan, sehingga dalam aplikasinya dapat berjalan secaraefektifdanefesien.Melaluistrategipemasaranyang efektifdanefesien diharapkan dapatmeningkatkan volume penjualan produk Teh Botol Sosro untukmeraih keuntungan yang optimal.</p> <p>B. RUMUSAN PERMASALAHANMasalah perencanaanStrategi Pemasaranmerupakan persoalan yang sangat penting karena sebagian besar perputaran modal dan kemajuan perusahaan terjadi dibagian ini. Untuk mengatasi masalah tersebut, dibutuhkan suatu Penyusunan Strategi Pemasaran yang baik dan terarah sesuai dengan situasi dan kondisi perusahaan yang ada sekarang ini dan situasi lingkungan bisnis dewasa ini.Apalagi di era globalisasi sekarang ini, persaingan tidak dapat dihindarkan lagi, tidak hanya datang dari dalam negara iti sendiri, tetapi juga dari perusahaan pesaing dari seluruh negara diduinia ini, karena dengan adanya kebebasan dalam dunia pasar. Hal ini sangat perlu dianalisis dan antisipasi bagi perusahaan, terutama dalam kasus ini yaitu PT. Sosro, agar tetap menjadi pelopor miniman teh nomor satu diindonesia maupun dunia, PT. Sosro perlu mengatur strategi yang benar terjamin kekuatannya, agar para pesaing yg dalam bentuk usaha yang sama maupun berbeda tidak dapat menggeser kedudukan yang sekarang ini telah menjadi milik dari PT. Sosro itu sendiri.</p> <p>C. TUJUAN PENELITIANTujuan utama dari penelitian ini adalah mencoba manganalisis strategi pemasaran global yang diterapkan oleh PT. Sosro dalam dunia pemasarannya, sehingga produk yang dihasilkannya bisa menembus pasar dunia sehingga bisa melambungkan nama Sosro kekanca internasional.Adapun tujuan dari penilitian ini adalah sebagai berikut :1. Untuk mengetahui strategi pemasaran PT. Sosro terutama strategi pemasaran dalam menembus pasar global.2. Untuk mengetahui implementasi strategi PT. Sosro3. Untuk mengetahui pengembangan saluran distribusi PT. Sosro4. Untuk mengetahui Targetting, Positioning, serta Segmentasion produk PT. Sosro.</p> <p>D. MANFAATPENELITIAN1.Manfaat TeoritisDengan adanya penelitiaan ini diharapkan, dapat memberikan tambahan informasi serta dapat memperluas cakrawala berpikir bagi peneliti, sehingga dapat memajukan ilmu pengetahuan tentang dunia pemasaran, khususnya strategi pemasaran dalam menjalan sebuah perusahaan dalam tingkat global/internasional.2.Manfaat PraktisMemberikan sumbangan pemikiran bagi para pembaca tentang strategi pemasaran yang dilakukan dalam era globalisasi saat sekarang ini terutama dalam persaingan pasar dalam tingkat global, sehingga para pembaca bisa mengetahui bagaimana cara mengelolah strategi pemasaran yang baik serta mengertahui strategi pemasaran global yang diterapkan oleh perusahan global indonesia yaitu PT. Sosro. Dan setelah pembaca membaca penelitian ini, diharapkan pembaca bisa menerapkan nya dalam dunia bisnis yang dijalaninya, sehingga perusahaan indonesia bisa mengikuti jejak PT. Sosro ini dan Go Internasional dengan Srategi pemasaran yang matang. Dengan majunya perusahaan-perusahaan Indonesia, maka akan maju pula Negara ini.</p> <p>BAB IITINJAUAN PUSTAKAA.PEMASARAN GLOBAL1.Pengertian Pemasaran Global ( Globalisasi Pasar )Istilah globalisasi hingga saat ini masih banyak diperdebatkan dikalangan akademis. Pada kalangan sekolah bisnis, globalisasi didefinisikan sebagai produksi dan distribusi produk dan jasa yang memiliki keseragaman tipe dan kualitas diseluruh dunia (Rugman, 2001). Defenisi yang berbasis ekonomik ini mengasumsikan bahwa integrasi yang melampaui batas-batas negara berpotensi menghasilkan skala ekonomis pada level perusahaan dan/atau produk-produk bermerek global. Bagian penting dari defenisi ini adalah keseragaman produk disemua pasar.Sementara itu, defenisis yang lebih luas dikemukakan oleh Giddens (1999) yang merumuskan globalisasi sebagai interkoneksi sedunia pada level kultural, politik dan ekonomi yang dihasilkan dari eliminasi hambatan-hamabatan komunikasi dan perdagangan. Dengan kata lain, Giddens meyakini bahwa globalisasi merupakan proses konvengensi aspek-aspek budaya, politik, dan ekonomi dalam kehidupan.Dalam konteks globalisasi, intensitas dan lingkup kompetisi sangat kompetitif dan luas. Pesaing yang dihadapi sebuah perusahaan tidak lagi datang dari kawasan atau wilayah geografis setempat. Tetapi raksasa global dari mancanegara hadir untuk saling berebut pasar, sebagian industri mengalami globalisasi yang dipicu oleh 4 faktor utama yang disebut 4C :Customers, Cost, Country,danCompetition(Yip, 1995).1.Faktor pelanggan (customers drivers )Faktor ini merupakan pemicu globalisasi pasar yang paling kuat. Ada lima karakteristik utama pasar internasional yang menyebabkan perusahaan-perusahaan berminat menerapkan strategi pemasaran global :a.Kesamaan kebutuhan konsumen.b.Pelanggan global.c.Saluran distribusi global.d.Tranferable marketing.e.Leadign markets.2.Faktor biaya (cost drivers)Faktor biaya tergantung pada aspek ekonomi dunia bisnis, seperti sakala ekonomis (economies of scale), lingkup ekonomis (economies of scope) dansourcing advantages. Sakala ekonomis berupa pengurangan biaya perunit (unit cost) bisa diperoleh melalui upaya memasok lebih dari satu pasar luar negeri.3.Faktor negara (country drivers)Dimasa lampau, hambatan pemerintah terhadap masuknya invesatasi dan perusahaan asing berdampak pada terproteksinya pasar domestik dan tidak berkembangnya pemasaran global. Perkembangan terakhir menunjukan adanya trend kearah perdagangan bebas yang memfasilitasi aktivitas pemasaran global.4.Faktor persaingan (competition drivers)Dalam sejumlah industri, keberhasilan pesaing yang melakukan go global bisa menjadi pendorong kuat bagi perusahaan lain untuk mengikutinya.5.Faktor-faktor lainFaktor 4C dari George S. Yip bisa dtambah dengan 3C lain yang tak kalah pentingnya sebagai pemicu globalisasi industri :-Comunication technology advancement, yakni revolusi dalam teknologi informasi dan komunikasi.-Capital,yakni menyangkut globalisasi pasar-pasar finansial.-Chain (network),terutama penyempurnaan dalam bisnis travel.2.Konsep Pemasaran GlobalPemasaran global didasarkan pada orientasi geosentris dan berfokus pada pemanfaatan asset, pengalaman dan produk perusahaan secara global serta melakukan adaptasi terhadap apa yang benar benar unik dan berbeda pada setiap negara. Konsep ini mengakui budaya universal dan perbedaan pasar yang unik. Tidak seperti pendekatan pasar internasional yang menerapkan kampanye komunikasi yang dikembangkan untuk negara asalnya di semua negara tujuan pemasaran atau pendekatan multinasional yang menciptakan kampanye unik di setiap negara, maka perusahaan global akan membedakan apa yang bersifat global dan universal serta apa yang spesifik dan unik dimasing masing negara. Pemasaran global tidak berarti memasuki setiap Negara didunia. Keputusan untuk masuk pasar diluar negeri tergantung pada sumber daya perusahaan serta sifat peluang dan ancaman yang dihadapi.3.Segmentasi, Targeting, Positioning dan Branding GlobalStrategi utama dalam pemasaran global berkenaan dengan proses segmentasi, penetapan pasar sasaran, dan positioning produk sedemikian rupa, sehingga produk perusahaan dipersepsikan unik dan unggul dibandingkan produk para pesaing. Selain itu, penentuan merek global juga merupakan keputusan kritis yang dalam banyak kasus berpengaruh pada kesuksesan perusahaan global dalam jangka panjang.</p> <p>a. Segmentasi GlobalSegmentasi pasar adalah proses memilah suatu pasar kedalam berbagai kelompok pelanggan yang berperilaku sama atau memiliki kebutuhan serupa. Setiap kelompok bisa dipilih sebagai pasar sasaran untuk dilayani dengan strategi pemasaran tersendiri. Proses ini bermula dari penentuan basis segmentasi, yaitu factor produk spesifik yang merefleksikan perbedaan perbedaan dalam tuntutan pelanggan atau daya tanggap terhadap variable pemasaran.b. Global TargetingGlobal targeting merupakan proses mengevaluasi dan membandingkan beragai segmen pasar global, serta memilih satu atau lebih di antaranya sebagai pasar sasaran yang dinilai berpotensi paling besar untuk dilayani secara efektif dan efisien. Perusahaan selanjutnya akan merancang bauran pemasaran sedemikian rupa, sehingga bisa mewujudkan Return Of Sales (ROS) terbaik bagi perusahaan dan sekaligus menciptakan nilai maksimum kepada para pelanggan.c. Global PositioningPada prinsipnya, positioning merupakan usaha untuk menempatkan produk dalam benak pelanggan sedemikian rupa, sehingga memperoleh posisi yang unik dan unggul dibandingkan produk pesaing. Posisi yang unik dan unggul ini didapatkan dari berbagai diferensiasi seperti : produk, layanan, personil, saluran distribusi dan citra.d. Global BrandingSeperti halnya dengan positioning, isi pokok dalam global branding menyangkut standardisasi versus adaptasi. Penggunaan satu merek global tidak mungkin dilakukan jika :a. Namanya sudah digunakan oleh perusahaan lainb. Nama yang dipakai bisa memiliki konotasi budaya yang berbeda.c. Ada tuntutan untuk menerjemahkan nama merek kedalam bahasa local.4.Distribusi GlobalDistribusi merupakan salah satu keputusan penting menentukan keberhasilan pemasaran global. Akselerasi siklus hidup produk dan meningkatnya kebutuhan capital untuk riset dan pengembangan produk menuntut entri pasar global yang cepat ke sejumlah pasar nasonal. Kemampuan memaksimumkan jumlah pasar yang bisa sukses dimasuki membutuhkan akses dalam system distribusi dan koordinasi antara pemasaran dengan produksi.a. Tujuan dan Struktur Saluran DistribusiTujuan pokok saluran distribusi adalah mneciptakan utilitas bagi para pelanggan. Utilitas tersebut terdiri atas 5 kategori berikut :1.Utilitas tempat, yaitu ketersediaan produk dan jasa di lokasi yang nyaman dan mudah diakses pelanggan potensial.2.Utilitas waktu, yaitu ketersediaan produk dan jasa pada saat yang diinginkan pelanggan tertentu.3.Utilitas bentuk, yaitu produk diproses, disiapkan dan siap dimanfaatkan, serta dalam kondisi yang tepat.4.Utilitas informasi, yakni jawaban atas pertanyaan dan komunikasi umum mengenai fitur dan manfaat produk yang tersedia.5.Utilitas kepemil...</p>