stroke iskemik fix

Author: andi-haris-nasution

Post on 20-Feb-2018

238 views

Category:

Documents


0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 7/24/2019 Stroke Iskemik Fix

    1/50

    BAB 2

    LAPORAN KASUS

    2.1. Anamnesis

    2.1.1. Identitas Pribadi

    Nama : Cukup Sitakar

    Jenis Kelamin : laki-laki

    Usia : 47 thn

    Suku Bangsa : Indonesia

    Agama : Islam

    Alamat : Binjai anah Seri!u

    Status : Ka"in

    #ekerjaan : $iras"asta

    anggal %asuk : &7 Juni '(&'

    anggal Keluar :

    2.1.2. Anamnesa

    Keluhan Utama : )emah tu!uh di se!elah kiri

    elaah : *al ini dialami +s , & minggu ini seara ti!a . ti!a dan

    pada "aktu istirahat/ dia"ali dengan ke!as pada muka

    se!elah kiri lalu lemah pada !adan se!elah kiri0 #using 1

    o2ong 35 dialami +s , & minggu ini/ serasa terjadi

    gempa 35/ mual 3-5/ muntah 3-50

    6i"a2at *ipertensi 35/ ia!etes %ellitus 350 6i"0

    merokok 35

    6i"a2at #en2akit erdahulu : %/ hipertensi

    6i"a2at penggunaan o!at : idak jelas

    2.1.3. Anamnesa Traktus

    raktus Sirkulatorius : n2eri dada 3-5/ jantung !erde!ar-de!ar 3-5

    raktus 6espiratorius : sesak napas 3-5/ !atuk 3-5

    raktus igesti8us : mual 3-5/ muntah 3-5raktus Urogenitalis : BAK 35 normal

    #en2akit erdahulu dan Keelakaan : %/ hipertensi

    Intoksikasi dan +!at-o!atan : tidak ada

    2.1.4. Anamnesa Keluara

    9aktor *erediter : idak ada ri"a2at keluarga

    9aktor 9amilier : idak ada ri"a2at keluarga

  • 7/24/2019 Stroke Iskemik Fix

    2/50

    )ain-lain : 3-5

    2.1.!. Anamnesa S"sial

    Kelahiran dan #ertum!uhan : )ahir spontan0

    pertum!uhan dalam !atas normal

    Imunisasi : tidak jelas

    #endidikan : S%A

    #ekerjaan : #NS

    #erka"inan dan Anak :menikah dan mempun2ai 4 orang anak

    2.2. Pemeriksaan #asmani

    2.2.1. Pemeriksaan Umum

    ekanan arah : &(1;( mm*g

    Nadi : ;(

  • 7/24/2019 Stroke Iskemik Fix

    3/50

    Auskultasi : 8esikuler peristaltik35N

    2.2.4. 'enitalia

    Toucher :idak dilakukan pemeriksaan

    2.3. Status Neur"l"is

    2.3.1. Sens"rium : Compos mentis

    2.3.2. Kranium

    Bentuk : !ulat

    9ontanella : tertutup

    #alpasi : pulsasi a0arotis dan a0temporalis 35

    #erkusi :Craked pot sign 3-5

    Auskultasi : desah 3-5

    ransilumnasi : tidak dilakukan pemeriksaan

    2.3.3. Peransanan (enineal

    Kaku Kuduk : 3-5

    anda Kernig : 3-5

    anda Brudinski I : 3-5

    anda Brudinski II : 3-5

    2.3.4. Peninkatan Tekanan Intrakranial

    %untah : 3-5

    Sakit Kepala : 3-5

    Kejang : 3-5

    2.3.!. Sara) Otak*Ner+us Kranialis

    Ner+us I (eatus Nasi &e,tra (eatus Nasi Sinistra

    Normosmia : 35 35

    Anosmia : 3-5 3-5

    #arosmia : 3-5 3-5

  • 7/24/2019 Stroke Iskemik Fix

    4/50

    *iposmia : 3-5 3-5

    Ner+us II O-uli &e,tra O&/ O-uli Sinistra OS/

    isus : &1>( &1>(

    )apangan #andang

    Normal : 35 3-5

    %en2empit : 3-5 3-5

    *emianopsia : 3-5 3-5

    Sotoma : 3-5 3-5

    6e=leks Anaman : 3-5 3-5

    0undus Okuli

    $arna : tidak dilakukan pemeriksaan tidak dilakukan pemeriksaan

    Batas : tidak dilakukan pemeriksaan tidak dilakukan pemeriksaan

    kska8asio : tidak dilakukan pemeriksaan tidak dilakukan pemeriksaan

    Arteri : tidak dilakukan pemeriksaan tidak dilakukan pemeriksaan

    ena : tidak dilakukan pemeriksaan tidak dilakukan pemeriksaan

    Ner+us III I I O-uli &e,tra O&/ O-uli Sinistra OS/

    @erakan Bola %ata : 35 35

    Nistagmus : 3-5 3-5

    #upil

    )e!ar : mm mm

    Bentuk : !ulat !ulat

    6e=leks Caha2a )angsung : 35 35

    6e=leks Caha2a tidak )angsung : 35 35

    6ima #alpe!ra : D 7 mm D 7 mm

    e8iasi Konjugate : 3-5 3-5

    9enomena ollEs 2e : 3-5 3-5

    Stra!ismus : 3-5 3-5

    Ner+us Kanan Kiri

    ("t"rik

  • 7/24/2019 Stroke Iskemik Fix

    5/50

    %em!uka dan %enutup %ulut : 35 35

    #alpasi +tot %asseter F emporali : 35 35

    Kekuatan @igitan : d!n d!n

    Sens"rik

    Kulit : d!n hipestisia

    Selaput )endir : d!n d!n

    6e=leks Kornea

    )angsung : tidak dilakukan pemeriksaan tidak dilakukan pemeriksaan

    idak )angsung : tidak dilakukan pemeriksaan tidak dilakukan pemeriksaan

    6e=leks %asseter : 35 35

    6e=leks Bersin : 35 35

    Ner+us II Kanan Kiri

    ("t"rik

    %imik : sudut mulut simetris sudut mulut simetris

    Kerut Kening : 35 35

    %enutup %ata : 35 35

    %eniup Sekuatn2a : 35 35

    %emperlihatkan @igi : 35 35

    erta"a : 35 35

    Sens"rik

    #engeapan '1 epan )idah : 35

    #roduksi Kelenjar )udah : 35*iperakusis : 3-5

    6e=leks Stapedial : 35 35

    Ner+us III Kanan Kiri

    Audit"rius

    #endengaran : 35 35

    est 6inne : tidak dilakukan pemeriksaan tidak dilakukan pemeriksaan

  • 7/24/2019 Stroke Iskemik Fix

    6/50

    est $e!er : tidak dilakukan pemeriksaan tidak dilakukan pemeriksaan

    est Sh"a!ah : tidak dilakukan pemeriksaan tidak dilakukan pemeriksaan

    estibularis

    Nistagmus : 3-5 3-5

    6eaksi Kalori : tidak dilakukan pemeriksaan tidak dilakukan pemeriksaan

    ertigo : 3-5 3-5

    innitus : 3-5 3-5

    Ner+us I

    #allatum %ole : simetris

    U8ula : medial

    is=agia : 3-5

    isartria : 3-5

    is=onia : 3-5

    6e=leks %untah : 35

    #engeapan &1 Belakang )idah : 35

    Ner+us I Kanan Kiri

    %engangkat Bahu : 35 35

    9ungsi +tot Sternoleidomastoideus : 35 35

    Ner+us II

    )idah

    remor : 3-5

    Atro=i : 3-5

    9asikulasi : 3-5

    Ujung )idah Se"aktu Istirahat : medial

    Ujung )idah Se"aktu ijulurkan : medial

    2.3.. Sistem ("t"rik

    ro=i : eutro=i

    onus +tot : normotonus

    Kekuatan +tot : S : ?????1?????

  • 7/24/2019 Stroke Iskemik Fix

    7/50

    I : ?????1?????

    SS : 1

    IS : 1

    Sikap 3uduk-Berdiri-Ber!aring5 : Sikap duduk 351!er!aring 351!erdiri 3-5

    2.3.5. 'erakan S$"ntan Abn"rmal

    remor : 3-5

    Khorea : 3-5

    Ballismus : 3-5

    %ioklonus : 3-5

    Atetotis : 3-5

    istonia : 3-5

    Spasme : 3-5

    i : 3-5

    an )ain-lain : 3-5

    2.3.6. Tes Sensibilitas

    ksterosepti= : 35

    #ropriosepti= : 35

    0unsi K"rtikal Untuk Sensibilitas

    Stereognosis : tidak dilakukan pemeriksaan

    #engenalan ua itik : tidak dilakukan pemeriksaan

    @ra=estesia : tidak dilakukan pemeriksaan

    2.3.7. Re)leks Kanan Kiri

    2.3.7.1. Re)leks 0isi"l"is

    Bieps : 35 35

    rieps : 35 35

    6adioperiost : 35 35

    A#6 : 35 35

  • 7/24/2019 Stroke Iskemik Fix

    8/50

    K#6 : 35 35

    Strumple : 35 35

    2.3.7.2. Re)leks Pat"l"is

    Ba!inski : 3-5 3-5

    +ppenheim : 3-5 3-5

    Chaddok : 3-5 3-5

    @ordon : 3-5 3-5

    Shae=er : 3-5 3-5

    *o==man-romner : 3-5 3-5

    Klonus )utut : 3-5 3-5

    Klonus Kaki : 3-5 3-5

    6e=leks #rimiti= : 3-5 3-5

    2.3.18. K""rdinasi

    )enggang : sulit dinilai

    Biara : dalam !atas normal

    %enulis : dalam !atas normal

    #ero!aan Apraksia : dalam !atas normal

    %imik : "ajah simetris

    est elunjuk-elunjuk : sulit dinilai

    est elunjuk-*idung : sulit dinilai

    iadokhokinesia : sulit dinilai

    est umit-)utut : dalam !atas normal

    est 6om!erg : sulit dinilai

    2.3.11. eetati)

    asomotorik : 35

    Sudomotorik : tidak dilakukan pemeriksaan

    #ilo-rektor : 35

    %iksi : dalam !atas normal

    e=ekasi : dalam !atas normal

  • 7/24/2019 Stroke Iskemik Fix

    9/50

    #otens dan )i!ido : tidak dilakukan pemeriksaan

    2.3.12. ertebra

    Bentuk

    Normal : 35

    Soliosis : 3-5

    *iperlordosis : 3-5

    Pererakan

    )eher : dalam !atas normal

    #inggang : dalam !atas normal

    2.3.13. Tanda Peransanan Radikuler

    )aseGue : 3-5

    Cross )aseGue : 3-5

    est )hermitte : 3-5

    est Na==iger : 3-5

    2.3.14. 'e9ala:'e9ala Serebelar

    Ataksia : 3-5

    isartria : 3-5

    remor : 3-5

    Nistagmus : 3-5

    9enomena 6e!ound : 3-5

    ertigo : 3-5

    an )ain-lain : 3-5

    2.3.1!. 'e9ala:'e9ala ;kstra$iramidal

    remor : 3-5

    6igiditas : 3-5

    Bradikinesia : 3-5

    an )ain-lain : 3-5

  • 7/24/2019 Stroke Iskemik Fix

    10/50

    2.3.1. 0unsi Lu%ur

    Kesadaran Kualitati= : Compos mentis

    Ingatan Baru : 35

    Ingatan )ama : 35

    Orientasi

    iri : 35

    empat : 35

    $aktu : 35

    Situasi : 35

    Intelegensia : 35

    a2a #ertim!angan : 35

    6eaksi mosi : 35

    A)asia

    kspresi= : 3-5

    6epresi= : 3-5

    Apraksia : 3-5

    An"sia

    Agnosia 8isual : 3-5

    Agnosia Jari-jari : 3-5

    Akalkulia : 3-5

    isorientasi Kanan-Kiri : 3-5

    2.4. Pemeriksaan Penun9an

  • 7/24/2019 Stroke Iskemik Fix

    11/50

    @lukosa darah

    3puasa5

    mg1d) ; '((

    Cholestrol %g &? (- '((

    *) mg H 4' 4?

    )) mg H &' &?

    rigl2serid mg H && ( - &7(

    Ureum mg H 4( &(-?(

    Creatinin mg H & (/7-&/&

    Asam urat mg H ?/? /4 - 7/4

    2.! Kesim$ulan Pemeriksaan

    Keluhan Utama : #enurunan kesadaran

    elaah : *al ini dialami +s , & minggu ini seara ti!a . ti!a dan pada

    "aktu istirahat/ dia"ali dengan ke!as pada muka se!elah kiri lalu

    lemah pada !adan se!elah kiri0 #using 1 o2ong 35 dialami +s , &

    minggu ini/ serasa terjadi gempa 35/ mual 3-5/ muntah 3-50

    Status Presens

    Sens : Compos mentis

    ekanan arah : &(1;( mm*g

    Nadi : ;(

  • 7/24/2019 Stroke Iskemik Fix

    12/50

    STATUS N;UROLO'IS

    Sensorium : Compos mentis

    #eningkatan IK : Sakit kepala 3-5/ %untah 3-5/ Kejang 3-5

    6angsang %eningeal : 3-5

    6e=leks 9isiologis Kanan Kiri

    B1 : 1 1

    K#61A#6 : 1 1

    6e=leks #atologis Kanan Kiri

    *1 : -1- -1-

    Ba!inski : - -

    Kekuatan %otorik : S : ?????1?????

    I : ?????1?????

    SS : 1

    IS : 1

    &IA'NOSA

    &IA'NOSA 0UN'SIONAL : *emiparese Sinistra

    &IA'NOSA ;TIOLO'IK : stroke iskemik % tipe '

    &IA'NOSA ANATO(IK : in=ark di daerah rus posterior apsula interna kanan

    &IA'NOSA K;R#A : *emiparese Sinistra e stroke iskemik %

    P;NATALAKSANAAN

    - Bed rest

    - Inj0 Chaolinar & amp1; jam

    - Neuro!iad ta! &

  • 7/24/2019 Stroke Iskemik Fix

    13/50

    69

    [email protected]

    As0 Urat

    )ipid pro=il

    [email protected]

    9oto horaks

    *ead Ct San

    Konsul #en2akit dalam

    0"ll"> U$

    1! #uni 2812 1 #uni 2812 15 #uni 2812

    Kelu%an

    Utama

    #enurunan

    Kesadaran

    )emah lengan dan

    tungkai kiri

    )emah lengan dan

    tungkai kiri

    Kelu%an

    Tamba%an

    - - -

    Status Presens Sens: Sopor

    : &(17( mm*g

    *6: ;4

  • 7/24/2019 Stroke Iskemik Fix

    14/50

    N II : Sudut mulut

    simetris

    N III : tidak !isa

    dinilai

    N I/ : gag re=le0 Kerusakan otak sekunder aki!at proses desak ruang 2ang meninggi dan komplikasi

    sistemik hipotensi/ hipoksemia dan asidosis0

    Setelah edera otak traumatis/ otak dipenuhi dengan at kimia sara= 2ang !er!aha2a0

    erjadi peningkatan katekolamin dalam plasma 3kadar katekolamin 2ang le!ih tinggi

    !erkorelasi dengan hasil klinis le!ih !uruk5 dan dalam airan sere!rospinal 3CS95 pasien

    dengan edera kepala 3le!ih tinggi CS9 ?-h2dro

  • 7/24/2019 Stroke Iskemik Fix

    24/50

    sehingga le!ih pernia!el/ maka Blood Brain Barrier pun akan terganggu/ dan terjadilah

    oedema otak regional atau di==us 38asogenik oedem sere!ri50&

    +edem sere!ri adalah meningkatn2a massa jaringan otak 2ang dise!a!kan peningkatan

    kadar airan intraseluler maupun ekstraseluler otak se!agai reaksi daripada proses

    patologik lokal atau pengaruh umum 2ang merusak0 +edem sere!ri di!agi menjadi:&

    &0 asogenik oedema sere!ri

    '0 sitotoksik oedema sere!ri

    0 osmotik oedema sere!ri

    40 hidrostatik oedema sere!ri

    #ada oedema sere!ri tahap permulaan/ tekanan intra kranial/ tekanan per=usi otak masih

    dapat dikompensasi dengan mengatur otoregulasi ere!ral !lood =lo"/ dan 8olume likuor

    sere!ro spinal0 Untuk setiap penam!ahan & 8olume intra kranial tekanan intra kranial

    akan meningkat &(-&? mm*g0&

    &0 asogenik oedema sere!ri&

    )esi terutama pada sistem Blood Brain Barrier 2ang di!entuk dari ikatan =usi sel mem!ran

    endotel kapiler pem!uluh darah otak pada keadaan tertentu seara langsung dapat merusak

    dinding kapiler dan seara tidak langsung dapat men2e!a!kan pelepasan serotonin/ 2ang

    mengaki!atkan gangguan dan pengurangan eratn2a ikatan =usi mem!ran sel0 engan

    endotel kapiler airan plasma dapat mengalir ke jaringan otak dan mengaki!atkan terjadi

    oedema sere!ri0 asogenik oedema sere!ri dapat terjadi pada kasus-kasus :

    -

    trauma kapitis- stroke

    - ishemia

    - radang : meningitis/ ense=alitiss

    - spae oup2ing lesion : tumor otak

    - malignant hipertensi

    - kon8ulsi

  • 7/24/2019 Stroke Iskemik Fix

    25/50

    '0 Sitotoksik oedema sere!ri&

    Ini !isa terjadi !ila ada gangguan sodium pump mem!ran sel otak/ aki!atn2a permea!ilitas

    mem!ran terganggu dan akan masuk airan ke intraseluler otak0 Sitotoksik oedema sere!ri

    dapat terjadi pada kasus-kasus :

    - neonatal asph2

  • 7/24/2019 Stroke Iskemik Fix

    26/50

    terjadi suatu keadaan 8egetati= dimana penderita han2a dapat mem!uka matan2a tanpa ada

    da2a apapun 3akineti-mutism1oma 8igil/ apalli state/ loked in s2ndrome50

    Akineti mutism oma 8igil lesi terutama terjadi pada daerah !asal =rontal 2ang !ilateral

    dan1atau daerah mesense=alon posterior0 )oked in s2ndrome kerusakan terutama pada

    e=eren motor path"a2 dan daerah depan pons0 Apalli states kerusakan luas pada daerah

    korteks sere!ri0&

    Sistem peredaran darah otak mempun2ai sistem autoregulasi untuk mempertahankan

    Cere!ral Blood 9lo" 3CB95 2ang optimal sehingga ekanan #er=usi +tak 3#+5 juga

    adekuat 3#+ minimal adalah sekitar 4(-?( mm*g untuk mensuplai seluruh daerah otak50

    Jika ekanan Intra Kranial 3IK5 meninggi maka menekan kapiler sere!ral sehingga

    terjadi sere!ral hipoksia di==us mengaki!atkan kesadaran akan menurun0

    #eninggian IK mengaki!atkan CB9 dan #+ menurun/ maka akan terjadi kompensasi

    3Cushing respons5/ penekanan pada daerah medulla o!longata/ hipoksia pusat 8asomotor/

    sehingga mengaki!atkan kompensasi 8asokonstriksi peri=er 3peninggian tekanan darah

    sistemik5 !radikardi// perna=asan 2ang melam!at dan muntah-muntah0

    IK 2ang meninggi mengaki!atkan h2po

  • 7/24/2019 Stroke Iskemik Fix

    27/50

    3.4 klasi)ikasi

    Ada !e!erapa jenis klasi=ikasi trauma kapitis/ tetapi dengan pel!agai pertim!angan dari

    !er!agai aspek/ maka !agian neurologi menganut pem!agian se!agai !erikut :&

    a0 rauma kapitis 2ang tidak mem!utuhkan tindakan operati= 3?H5 terdiri atas :

    &0 Komosio sere!ri

    '0 Kontusio sere!ri

    0 impressi =raktur tanpa gejala neurologis 3 & m5

    40 9raktur !asis kranii

    ?0 9raktur kranii tertutup

    !0 rauma kapitis 2ang memerlukan tindakan operati= 3&-?H5

    &0 *ematoma intra kranial 2ang le!ih !esar dari 7? pidural/ Su!dural/

    Intrasere!ral

    '0 9raktur kranii ter!uka 3 laserasio sere!ri5

    0 Impressi =raktur dengan gejala neurologis 3 & m5

    40 )ikuorrhoe 2ang tidak !erhenti dengan pengo!atan konser8ati=

    %enurut Brain Injury Association of Michigan 3'((?5/ klasi=ikasi keparahan dari Traumatic

    Brain Injury 2aitu :?/>

    &0 6ingan: kehilangan kesadaran '( menit/ amnesia post traumati '4 jam dan @CS

    &-&?

    '0 Sedang: kehilangan kesadaran '( menit/ Q > jam/ amnesia post traumati '4 jam/

    Q 7 hari dan @CS -&'

    0 Berat: kehilangan kesadaran > jam/ amnesia post traumati 7 hari dan @CS -;

    K"m"si" Serebri15

  • 7/24/2019 Stroke Iskemik Fix

    28/50

    Komosio sere!ri 2aitu dis=ungsi neuron otak sementara 2ang dise!a!kan oleh trauma

    kapitis tanpa menunjukkan kelainan mikroskopis jaringan otak0 #atologi dan

    Simptomatologi Benturan pada kepala menim!ulkan gelom!ang tekanan di dalam rongga

    tengkorak 2ang kemudian disalurkan ke arah lo!ang =oramen magnum ke arah !a"ah

    analis spinalis dengan demikian !atang otak teregang dan men2e!a!kan lesi

    iritati=1!lokade sistem re8ersi!le terhadap sistem A6AS0

    #ada komosio sere!ri seara =ungsional !atang otak le!ih menderita daripada =ungsi

    hemis=er0 Keadaan ini !isa juga terjadi oleh karena tauma tidak langsung 2aitu jatuh

    terduduk sehingga energi linier pada kolumna 8erte!ralis diteruskan ke atas sehingga juga

    meregangkan !atang otak0 Aki!at daripada proses patologi di atas maka terjadi gangguan

    kesadaran 3tidak sadar kurang dari '( menit5 !isa diikuti sedikit penurunan tekanan darah/

    pols dan suhu tu!uh0 %untah dapat juga terjadi !ila pusat muntah dan keseim!angan di

    medula o!longata terangsang0 @ejala : - pening1n2eri kepala - tidak sadar1pingsan kurang

    dari '( menit - amnesia retrograde : hilangn2a ingatan pada peristi"a !e!erapa lama

    se!elum kejadian keelakaan 3!e!erapa jam sampai !e!erapa hari50

    *al ini menunjukkan keterli!atan1gangguan pusat-pusat di korteks lo!us temporalis0 - #ost

    trumati amnesia : 3anterograde amnesia5 lupa peristi"a !e!erapa saat sesudah trauma0

    erajat keparahan trauma 2ang dialamin2a mempun2ai korelasi dengan laman2a "aktu

    daripada retrograde amnesia/ post traumati amnesia dan masa-masa on=usionn2a0

    Amnesia ringan dise!a!kan oleh lesi di hipokampus/ akan tetapi jika amnesian2a !erat dan

    menetap maka lesi !isa meluas dari sirkuit hipokampus ke garis tengah diense=alon dan

    kemudian ke korteks singulate untuk !erga!ung dengan lesi diamigdale atau pro2eksin2a

    ke arah garis tengah talamus dan dari situ ke korteks or!ito=rontal0

    Amnesia retrograde dan anterograde terjadi seara !ersamaan pada se!agian !esar pasien

    3pada kontusio sere!ri 7> H dan komosio sere!ri ?& H50 Amnesia retrograde le!ih sering

    terjadi daripada amnesia retrograde0 Amnesia retrograde le!ih epat pulih di!andingkan

    dengan amnesia anterograde0 @ejala tam!ahan : !radikardi dan tekanan darah naik

    se!entar/ muntah-muntah/ mual/ 8ertigo0 38ertigo dirasakan !erat !ila disertai komosio

    la!irin50 Bila terjadi keterli!atan komosio medullae akan terasa ada transient parestesia ke

    empat ekstremitas0

  • 7/24/2019 Stroke Iskemik Fix

    29/50

    @ejala-gejala pen2erta lainn2a 3sindrom post trauma kapitis5/ adalah n2eri kepala/ nausea/

    diiness/ sensiti= terhadap aha2a dan suara/ irita!ilit2/ kesukaran konsentrasi pikiran/ dan

    gangguan memori0 Sesudah !e!erapa hari atau !e!erapa minggu L !isa di dapat gangguan

    =ungsi kogniti= 3konsentrasi/ memori5/ lam!an/ sering apek-apek/ depresi/ irita!ilit20 Jika

    !enturan mengenai daerah temporal nampak gangguan kogniti= dan tingkah laku le!ih

    menonjol0

    #rosedur iagnostik :

    &0 =oto tengkorak

    '0 )#/ jernih/ tidak ada kelaina

    0 @ normal

    erapi untuk komosio sere!ri 2aitu : istirahat/ pengo!atan simptomatis dan mo!ilisasi

    !ertahap0 Setiap penderita komosio sere!ri harus dira"at dan dio!ser8asi selama minimal

    7' jam0 A"asi kesadarann2a/ pupil dan gejala neurologik =okal/ untuk mengantisipasi

    adan2a lusid inter8al hematom0

    K"ntusi" Serebri15

    Kontusio sere!ri 2aitu suatu keadaan 2ang dise!a!kan trauma kapitis 2ang menim!ulkan

    lesi perdarahan intersitiil n2ata pada jaringan otak tanpa terganggun2a kontinuitas jaringan

    dan dapat mengaki!atkan gangguan neurologis 2ang menetap0 Jika lesi otak men2e!a!kan

    terputusn2a kontinuitas jaringan/ maka ini dise!ut laserasio sere!ri0 #ato=isiologi dan

    @ejala : #asien tidak sadar '( menit0

    9ase I M =ase shok

    Keadaan ini terjadi pada a"al ' < '4 jam dise!a!kan :

    - kolaps 8asomotorik dan kekaauan regulasi sentral 8egetati8e

    - temperatur tu!uh menurun/ kulit dingin/ ekstremitas dan muka sianotik

    - respirasi dangkal dan epat

  • 7/24/2019 Stroke Iskemik Fix

    30/50

    - nadi lam!atse!entar kemudian !eru!ah jadi epat/ lemah dan irregular

    - tekanan darah menurun

    - re=leks tendon dan kulit menghilang

    - !a!insk2 re=leks positi=

    - pupil dilatasi dan re=leks aha2a lemah

    9ase II M =ase hiperakti= entral 8egetati8e

    - temperatur tu!uh meninggi

    - perna=asan dalam dan epat- takikardi

    - sekret !ronkhial meningkat !erle!ihan

    - tekanan darah menaik lagi dan !isa le!ih dari normal

    - re=leks-re=leks sere!ral munul kem!ali

    9ase III M ere!ral oedema

    9ase ini sama !aha2an2a dengan =ase shok dan dapat mendatangkan kematian jika tidak

    ditanggulangi seepatn2a0

    9ase I M =ase regenerasi1rekon8alesens

    emperatur tu!uh kem!ali normal/ gejala =okal sere!ral intensitas !erkurang atau

    menghilang keuali lesin2a luas0

    @ejala lain :

    9okal neurologik :

    - *emiplegia/ tetraplegia/ deere!rate rigidit2

    - Ba!insk2 re=le jam0

    '0 sesudah =ase latent/ diikuti serangan akut gejala =okal sere!ral serta kehilangankesadaran dan kejang-kejang0

    0 jika kondisi kontusion2a tidak !erat maka sesudah 4 hari sang anak pulih normal

    !ermain-main seakan tidak ada apa-apa lagi0

    *al ini dise!a!kan anak-anak tidak melalui =ase I shok/ tapi langsung ke =ase II0 i duga

    hal terse!ut dikarenakan tulang kranium anak masih elastis sehingga !er=ungsi se!agai

    shok a!sor!er 2ang !aik terhadap trauma0

    iagnostik !antu :

    &0 =oto tengkorak polos/ Brain C-San/ %6I

    '0 '0 )# !erampur darah

    0 0 @ a!normal

    ;$idural

  • 7/24/2019 Stroke Iskemik Fix

    32/50

    *ematoma terjadi karena perdarahan antara ta!ula interna kranii dengan duramater0 Insiden

    terjadin2a &- H0

    *ematoma ini dise!a!kan oleh :

    &0 peahn2a arteri dan atau 8ena meningea media

    '0 perdarahan sinus 8enosus : misaln2a sinus sphenoparietalis/ sinus sagitalis

    posterior0

    0 #erdarahn sinus ini !isa !ersi=at progresi=0

    Berhu!ung perdarahann2a ke!an2akan massi= atau arteriil maka luid inter8al epat antara

    !e!erapa menit/ !e!erapa jam sampai &-' hari0 olume darah !iasan2a setelah menapai 7? dan melepaskan duramater dari ikatann2a pada periost !aru tampak ada gejala n2ata

    penurunan kesadaran0 )uid inter8al adalah "aktu sadar antara terjadin2a trauma sampai

    tim!uln2a penurunan kesadaran ulang0

    Jadi !iasan2a epidural hematoma sering !ersamaan dengan komosio sere!ri atau kontusio

    sere!ri0 Jika !ersamaan dengan kontusio sere!ri !erat/ lusid inter8al tidak tampak karena

    gejalan2a !erhu!ungan antara superposisi dengan kontusion2a0 #ada anak-anak jarang

    terjadi epidural hematom se!a! duramatern2a masih melekat erat pada dinding periosteum

    kranium0 #ada de"asa perlekatan duramater paling lemah di daerah temporal0 anda-tanda

    2ang paling dapat dipera2a suatu epidural hematom apa!ila ada gejala-gejala seperti

    di!a"ah :

    &0 adan2a luid inter8al

    '0 kesadarn 2ang makin menurun

    0 hemiparese 2ang terlam!at kontralateral lesi

    40 pupil anisokor0 Unilateral midriasis terjadi karena lesi N0 III pada sisi aki!at

    penekanan daripada herniasi unus g2rus hipokampus lo!us temporalis sehingga N0

    III terjerat

    ?0 !a!insk2 unilateral kontralateral lesi 3!isa juga !ilateral5

    >0 =raktur kranii 2ang men2ilang pada sisi 3sering di temporal5

    70 kejang

  • 7/24/2019 Stroke Iskemik Fix

    33/50

    ;0 !radikardi

    Jika epidural hematom terletak pada =ossa kranii posterior gejalan2a tidak sama dengan

    2ang di atas/ tapi se!agai !erikut :

    &0 lusid inter8al tidak jelas

    '0 =raktur kranii daerah oksipital

    0 kehilangan kesadarann2a terjadi epat

    40 terjadi gangguan perna=asan dan sere!ellum

    ?0 pupil isokor !iasan2a dise!a!kan oleh karena sinus trans8ersus atau on=luene

    sinuum peah maka prognosan2a jelek0

    iagnosa !antu

    &0 =oto tengkorak : ada =raktur 2ang men2ilang

    '0 Brain C-San

    0 Arteriogra=i karotis

    40 @ a!normal

    ?0 )# tekana meninggi jernih

    Subdural

  • 7/24/2019 Stroke Iskemik Fix

    34/50

    Su!dural hematom sering !ersamaan dengan kontusio sere!ral0 )usid inter8al pada

    su!dural hematoma le!ih lama daripada epidural hematom karena 2ang mengalami

    perdarahan adalah pem!uluh darah 8enous keil aki!atn2a perdarahann2a tidak masi=

    !ahkan hematoman2a itu sendiri !isa se!agai tampon !agi 8ena-8ena 2ang ro!ek dimana

    perdarahan dapat !erhenti sendir0

    Klasi=ikasi:

    a0 Akut Su!dural *ematoma 3S*5 : lusid inter8al (-? hari

    Akut S* !iasan2a !ersamaan dengan kontusio !erat aki!atn2a lusid inter8al dan

    gejala su!dural tidak terdeteksi0 Biasan2a diketahui pada diagnosa postmortem atau

    pada saat otopsi0 #enderita akut S* langsung jatuh koma/ pupil anisokor danhemiplegia kontralateral0 #rognosisn2a =atal0

    iagnosis !antu :

    - C-San

    - )# !erdarah

    - Arteriogra=i karotis

    - @ a!normal

    !0 Su!akut Su!dural *ematoma : lusid inter8al ?-&? hari

    @ejala n2eri kepala/ kesadaran makin lama makin menurun/ pelan-pelan 8isus

    makin ka!ur dise!a!kan papil oedema0 Jarang !ersamaan dengan kontusio sere!ri0

    Kemudian tim!ul hemiplegia seara perlahan0

    iagnosa !antu : sama dengan akut S*

    #rognosis sangat !aik jika operati= pada su!dural 2ang !esar epat dilakukan 7? H

    kem!ali sem!uh sempurna0

    0 Kronik Su!dural *ematoma : lusid inter8al &? hari sampai !ertahun-tahun

    #eahn2a !ridging 8ein makin lama makin !esar dan hematoman2a sendiri

    !er=ungsi se!agai tampon !agi 8ena-8ena 2ang peah aki!atn2a perdarahn !erhenti/

  • 7/24/2019 Stroke Iskemik Fix

    35/50

    hematoma kemudian mem!eku dan dinding hematoma mem!entuk jaringan ikat

    kapsula se!agai pem!atas di sekitar hematoma0

    @umpalan darah kemudian lisis dengan osmolaritas le!ih tinggi dari airan

    intersitiil di sekitarn2a 2ang !isa menarik airan sekitarn2a atas dasar !eda

    osmolaritas0 )ama kelamaan airan jumlahn2a !ertam!ah sehingga mengaki!atkan

    proses desak ruang dan tekanan intrakranial meninggi0

    @ejala a"al :

    &0 se=algia terus menerus intermiten/ se!a! tertarikn2a duramater dan kompresi

    jaringan otak di daerah sekitar hematoma

    '0

    kesadaran makin lama makin menurun samapi koma0 terjadi peru!ahan mental dan =ungsi intelelek

    40 papil oedem/ pandangan makin ka!ur dan diplopia parese N0 I

    ?0 hemiparesis 2ang pelan-pelan

    >0 pupil !isa anisokor

    70 tekanan )# meninggi &/'//

    Intraserebral

  • 7/24/2019 Stroke Iskemik Fix

    36/50

    '0 9raktur !asis kranii posterior

    - unilateral1!ilateral or!ital hematom 3BrillEs hematom5

    - gangguan N0 II jika =raktur melalui =oramen optikum

    - perdarahan melalui hidung dan likuorrhoe dan diikuti : Anosmia/ anosmia

    aki!at trauma !isa persistent/ jarang !isa sem!uh sempurna0

    0 9raktur !asis kranii posterior

    - gejala le!ih !erat/ kesadaran menurun

    - tampak !elakang telinga !er"arna !iru 3Battle sign5

    iagnosa !antu : ?( H =raktur !asis tidak dapat dilihat pada =oto polos !asis0

    3.! &ian"sis

    Laboratorium

    &0 Natrium

    #eru!ahan dalam kadar natrium serum terjadi sekitar ?(H dari pasien edera kepala 2ang

    koma0 *iponatremia mungkin terjadi karena sindrom inappropriate antidiuretik hormon

    3SIA*5 atau cerebral salt asting0 Kedua sindrom ini meli!atkan tingkat natrium serum

    menurun0

    Kadar natrium meningkat pada edera kepala menunjukkan dehidrasi ringan atau dia!etes

    insipidus0

    '0 %agnesium

    %agnesium !isa turun pada =ase akut edera kepala ringan dan !erat0 *al ini karena kation

    ini mengham!at respon eksitotoksik dan !er=ungsi se!agai antioksidan/ pemantauan 2ang

    ermat dari magnesium dapat memper!aiki outome pasien0

    Pemeriksaan Radiologis

  • 7/24/2019 Stroke Iskemik Fix

    37/50

    &0 .6a2 engkorak

    #eralatan diagnostik 2ang digunakan untuk mendeteksi =raktur dari dasar tengkorak atau

    rongga tengkorak0 !T scan le!ih dipilih !ila diurigai terjadi =raktur karena !T scan!isa

    mengidenti=ikasi =raktur dan adan2a kontusio atau perdarahan0 "#$ay tengkorak dapat

    digunakan !ila !T scan tidak ada0>

    9raktur tengkorak pada trauma kapitis han2a -&? H saja dan kasus-kasus 2ang ada

    =raktur tidak ada selalu ada kelainan intra kranial 2ang !erarti0 Namun demikian =oto

    polos rutin dilakukan untuk setiap kasus trauma kapitis0 Ini penting se!a! :

    a0 ari semua kematian aki!at trauma kepala ;( H didapati =raktur tengkorak

    !0 #em!uatan =oto tengkorak diperlukan untuk kepentingan medikolegal

    0 indakan atau penga"asan klinik ditentukan dengan melihat jenis dan lokasi =raktur

    Jenis =oto :

    &0 9oto antero-posterior

    '0 9oto lateral

    0 9oto o"ne : =oto ini di!uat seperti =oto A# tetapi dengan ta!ung rontgen diarahkan

    ( derajat kraniokaudal0 9oto ini penting untuk melihat =raktur di daerah oksipital

    2ang sulit di lihat dengan =oto A#

    40 9oto $aters : di!uat !ila uriga ada =raktur tulang muka

    ?0 9oto !asis kranii : di!uat !ila uriga ada =raktur !asis

    >0 9oto tangensial : di!uat !ila ada =raktur impresi/ untuk melihat kedudukan pas

    =ragmen tulang 2ang melesak masuk

    Jenis-jenis =raktur tengkorak :

    &0 9raktur linier : garis =raktur terlihat le!ih radiolusen di!andingkan dengan

    gam!aran pem!uluh darah dan sutura/ dan !iasan2a mele!ar pada !agian tengah

  • 7/24/2019 Stroke Iskemik Fix

    38/50

    dan men2empit pada ujung-ujungn2a0 #erhatikan juga lokasi pem!uluh darah dan

    sutura mempun2ai lokasi anatomis tertentu0

    '0 9raktur impressi : jika impressi mele!ihi & m dapat mero!ek duramater dan atau

    jaringan otak di!a"ahn2a0 9raktur impressi terlihat se!agai garis atau daerah 2ang

    radiopaGue dari tulang sekitarn2a dise!a!kan !ertumpukn2a tulang0

    0 9raktur diastasis sutura : tampak se!agai pele!aran sutura 3dalam keadaan normal

    sutura tidak mele!ihi ' mm5

    '0 C-San +tak

    idak semua penderita trauma kepala dilakukan C-San otak/ penguasaan klinis

    mengenai trauma kapitis 2ang kuat dapat seara seleksi menentukan kapan penderita

    seara tepat dilakukan C-San0 ari C-San dapat dilihat kelainan-kelainan !erupa :

    oedema sere!ri/ kontusio jaringan otak/ hemaroma intrasere!ral/ epidural/ su!dural/

    =raktur dan lain-lain0&

    %.

    Magnetic $esonance Imaging &M$I'

    Magnetic $esonance Imaging &M$I' juga sangat !erguna di dalam menilai prognosa0 M$I

    mampu menunjukkan lesi di substantia alba dan !atang otak 2ang sering luput pada

    pemeriksaan !T (can0 itemukan !ah"a penderita dengan lesi 2ang luas pada hemis=er/ atau

    terdapat lesi !atang otak pada pemeriksaan M$I) mempun2ai prognosa 2ang !uruk untuk

    pemulihan kesadaran/ "alaupun hasil pemeriksaan !T (can a"al normal dan tekanan

    intrakranial terkontrol !aik0>

    #emeriksaan *roton Magnetic $esonance (pectroscopy 3%6S5 menam!ah dimensi !aru

    pada %6I dan telah ter!ukti merupakan metode 2ang sensiti= untuk mendeteksi Cedera

    Akson i=us 3CA50 %a2oritas penderita dengan edera kepala ringan se!agaimana haln2a

    dengan penderita edera kepala 2ang le!ih !erat/ pada pemeriksaan %6S ditemukan

    adan2a CA di korpus kalosum dansubstantia alba. Kepentingan 2ang n2ata dari %6S di

    dalam menjajaki prognosa edera kepala !erat masih harus ditentukan/ tetapi hasiln2a

  • 7/24/2019 Stroke Iskemik Fix

    39/50

    sampai saat ini dapat menolong menjelaskan !erlangsungn2a de=isit neurologik dan

    gangguan kogniti= pada penderita edera kepala ringan0>

    3. Penatalaksanaan

    Pri"ritas Penanulanan =idera Ke$ala1

    a0 #er!aiki kardio8askular 3atasi shok5

    !0 #er!aiki keseim!angan respirasi/ 8entilasi atau jalan na=as 2ang !aik

    0 8aluasi tingkat kesadaran

    d0 Amati jejas di kepala/ apakah ada impressi =raktur/ tanda-tanda =raktur !asis kranii/

    likuorhoe/ hati-hati terhadap adan2a =raktur ser8ikalis 3sta!ilisasi leher5

    e0 Amati jejas di !agian tu!uh lainn2a

    =0 #emeriksaan neurologik lengkap dan =ot kepala/ leher/ C-San

    g0 #erhatikan pupil

    h0 Atasi oedema sere!ri

    i0 #er!aiki keseim!angan airan/ elektrolit dan kalori

    j0 %onitor tekanan intra ranial

    k0 #engo!atan simptomatis atau konser8ati=

    l0 Jika ada pem!urukan kesadaran disertai perdarahan intra kranial 2ang le!ih dari 7? /

    perlukaan tem!us kraniosere!ral ter!uka/ impressi =raktur le!ih dari & m seepatn2a

    dilakukan tindakan operati=

    Penatalaksaan ;dema Serebri1

    &0 *ipertoni Solution herap2

  • 7/24/2019 Stroke Iskemik Fix

    40/50

    #engo!atan airan hipertonis !ertujuan untuk mengurangi oedema sere!ri dengan ara

    per!edaan osmolaritas airan jaringan otak dengan plasma0

    Contoh airan hipertonik :

    a0 %anitol

    !0 @l2serol

    #em!erian airan hipertonis 2ang !erle!ihan dapat menim!ulkan !aha2a !erupa :

    - ehidrasi !erat

    - #engeluaran Na dan Cl- mengaki!atkan neuron rusak

    - im!ul re!ound phenomen sehingga tekanan intrakranial meninggi

    - *ati-hati pada perdarahan intrakranial se!a! :

    dengan mengeriputn2a jaringan otak aki!at airan hipertonis itu/ maka

    darah akan menempati daerah 2ang kosong dan dengan demikian akan

    menga!urkan gejala perdarahan 2ang se!enarn2a

    airan hipertonis !isa memperepat proses perdarahan itu sendiri

    airan hipertonis !isa menetuskan proses perdarahan !aru

    Kontraindikasi :

    - 6enal 9ailure

    - *epati 9ailure

    - Congesti8e *eart 9ailure

    (anit"l

    %empun2ai e=ek :

    - meninggikan ere!ral !lood =lo"

    - meninggikan eksresi Na urine

    - menurunkan tekanan likuor sere!ro spinal

    - diuresis seara ekstrem

    Jika !erle!ihan dapat men2e!a!kan :

    - dehidrasi !erat

    - hipotensi

  • 7/24/2019 Stroke Iskemik Fix

    41/50

    - takikardi

    - hemokonsentrasi

    - o8ershoot o!at masuk intraseluler padahal kadang di plasma sudah menurun maka

    !isa terjadi re!ound phenomen

    osis

    %anitol '( H dengan dosis (/'?-& gr1KgBB di!erikan epat dalam (->( menit0 =ek

    samping jika di!erikan dalam dosis !esar : sering n2eri kepala/ hest pain0 Jarang : kejang/

    renal =ailure

    'liser"l

    mempun2ai e=ek:

    - meninggikan osmolaritas plasma 2ang le!ih !erperanan untuk menarik airan di

    otak di!andingkan dengan e=ek diuresisn2a

    - dimeta!olisir oleh tu!uh se!agai !ahan su!strat energ2

    - tidak mempengaruhi seara signi=ikan terhadap kadar gula darah dan keton !odies

    darah

    - tidak mempun2ai e=ek re!ound phenomen

    osis

    - per oral : (/?-& gr1Kg di!erikan setiap 4 jam dalam larutan ?( H gliserol untuk

    mempertahankan kadar dalam darah0 alam ( menit sesudah pem!erian akan

    terlihat e=ek penurunan tekanan intra ranial

    - per in=us : & gr1Kg BB1hari dalam &( H gliserol di!erikan jangan mele!ihi ?

    1menit0 =ekn2a akan kelihatan setelah & jam sesudah pem!erian dan akan

    menetap !ertahan selama &' jam0 Jika in=us di!erikan dengan dosis mele!ihi '/?

    1menit maka akan terjadi e=ek diuresis0

    Jika gliserol di!erikan dalam dosis !esar akan mempun2ai komplikasi :

    - hemolisis intra8askuler

    - hemoglo!inuria

    - gastri iritasi

    - nonketoti hiperosmolar hiperglikemia

  • 7/24/2019 Stroke Iskemik Fix

    42/50

    '0 Kortikosteroid

    Si=at dan kegunaann2a memper!aiki mem!ran sel 2ang rusak dengan ara :

    - mem!entuk ikatan dengan =att2 aid atau phospolipid mem!rane

    - melindungi sel otak dari anoksia

    - memper!aiki sistem sodium pump

    - memper!aiki apillar2 tissue juntion dan interelluler juntion sehingga permea!ilitas

    mem!ran sel menjadi normal kem!ali dan aki!atn2a BBB pun mem!aik dan edema

    sel-sel otak !erkurang

    osis

    - de

  • 7/24/2019 Stroke Iskemik Fix

    43/50

    osis

    iopental atau pentotal : -? mg1KgBB1hari 2ang !isa dinaikkan sampai (-?( mg1KgBB

    kemudian di monitor terus kadarn2a dalam plasma untuk menapai kadar optimal '-'/? mg

    H0 #em!erian !ar!iturat terapi adalah pilihan terakhir sesudah gagal dalam penggunaan

    hiper8entilasi arti=isiil/ airan hiperosmolar dan deksametason0

    40 *ipothermi

    ( derajat elius !ertujuan mengurangi meta!olisme otak dan mengurangi tekanan darah0

    #en2ulit 2ang tim!ul adalah tim!uln2a aritmia ordia dan asidosis !iasan2a ini dilakukan

    han2a dalam ? hari saja0

    ?0 *iper8entilasi Arti=isial

    %emakai alat !antu 8entilator melakukan induksi hipokapnia dimana #aC+' arteri

    diturunkan dan dipertahankan pada '>-'; mm*g 3/?-/7 k#a5 sehingga ere!ral !lood

    =lo" !erkurang dan aki!atn2a akan menurunkan tekanan intra kranial0

    3.5 k"m$likasi

    a. Kerusakan ner+us kranialis

    &0 anosmia

    Kerusakan ner+us olfactorius men2e!a!kan gangguan sensasi pem!auan 2ang jika total

    dise!ut dengan anosmia dan !ila parsial dise!ut hiposmia0 idak ada pengo!atan

    khusus !agi penderita anosmia07

    '0 @angguan penglihatan

    Gangguan pada nervus opticus timbul segera setelah mengalami

    cedera (trauma). Biasanya disertai hematoma di sekitar mata,

    proptosis akibat adanya perdarahan, dan edema di dalam orbita.

    Gejala klinik berupa penurunan visus, skotoma, dilatasi pupil dengan

    reaksi cahaya negative, atau hemianopia bitemporal. Dalam waktu 3

    ! minggu setelah cedera yang mengakibatkan kebutaan, tarjadi

    atro" papil yang di#us, menunjukkan bahwa kebutaan pada mata

    tersebut bersi#at irreversible.$

  • 7/24/2019 Stroke Iskemik Fix

    44/50

    0 +=talmoplegia

    %#talmoplegi adalah kelumpuhan otototot penggerak bola mata,

    umumnya disertai proptosis dan pupil yang midriatik. &idak ada

    pengobatan khusus untuk o#talmoplegi, tetapi bisa diusahakan

    dengan latihan ortoptik dini.$

    '. aresis #asialis

    mumnya gejala klinik muncul saat cedera berupa gangguan

    pengecapan pada lidah, hilangnya kerutan dahi, kesulitan menutup

    mata, mulut moncong, semuanya pada sisi yang mengalami

    kerusakan.$

    *. Gangguan pendengaran

    Gangguan pendengaran sensorineural yang berat biasanya disertai

    vertigo dan nistagmus karena ada hubungan yang erat antara

    koklea, vestibula dan sara#. Dengan demikian adanya cedera yang

    berat pada salah satu organ tersebut umumnya juga menimbulkan

    kerusakan pada organ lain.$

    b. dis)asia

    +ecara ringkas , dis#asia dapat diartikan sebagai kesulitan

    untukmemahami atau memproduksi bahasa disebabkan oleh

    penyakit system sara# pusat. enderita dis#asia membutuhkan

    perawatan yang lebih lama, rehabilitasinya juga lebih sulit karena

    masalah komunikasi. &idak ada pengobatan yang spesi"k untuk

    dis#asia kecuali speech therapy.$

    -.

  • 7/24/2019 Stroke Iskemik Fix

    45/50

    dengan cedera kepala adalah perdarahan otak, empiema subdural,

    dan herniasi transtentorial7,8

    d. Sindr"ma $as-atrauma ke$ala

    +indrom pascatrauma kepala (postconcussional syndrome)

    merupakan kumpulan gejala yang kompleks yang sering dijumpai

    pada penderita cedera kepala. Gejala klinisnya meliputi nyeri kepala,

    vertigo gugup, mudah tersinggung, gangguan konsentrasi,

    penurunan daya ingat, mudah terasa lelah, sulit tidur, dan gangguan

    #ungsi seksual.$

    e. Sindr"ma kar"tik":ka+ern"sus

    -istula karotikokavernosus adalah hubungan tidak normal antara

    arteri karotis interna dengan sinus kavernosus, umumnya disebabkan

    oleh cedera pada dasar tengkorak. Gejala klinik berupa bising

    pembuluh darah (bruit) yang dapat didengar penderita atau

    pemeriksa dengan menggunakan stetoskop, proptosis disertai

    hyperemia dan pembengkakan konjungtiva, diplopia dan penurunan

    visus, nyeri kepala dan nyeri pada orbita, dan kelumpuhan otototot

    penggerak bola mata.$

    f. Epilepsy

    pilepsi pascatrauma kepala adalah epilepsi yang muncul dalam

    minggu pertama pascatrauma (early posttrauma epilepsy) dan

    epilepsy yang muncul lebih dari satu minggu pascatrauma (late

    posttraumatic epilepsy) yang pada umumnya muncul dalam tahun

    pertama meskipun ada beberapa kasus yang mengalami epilepsi

    setelah ' tahun kemudian.$,/

    3.6 Pr"n"sis

    Berdasarkan penelitian 2ang dilakukan oleh %6C C6AS* Trial !ollaborators 3'((;5/ Umur

    2ang tua/ ,lasgo !oma (cale 2ang rendah/ pupil tidak reakti=/ dan terdapatn2a edera

  • 7/24/2019 Stroke Iskemik Fix

    46/50

    ekstrakranial ma2or merupakan prediksi !urukn2a prognosis0 Skor ,lasgo !oma (cale

    menunjukkan suatu hu!ungan linier 2ang jelas terhadap mortalitas pasien

    0

    BAB 4

    &ISKUSI KASUS

    #ada kasus ini/ pasien didiagnosa mengalami trauma kapitis !erat0 *al ini ditegakkan pada

    pasien ini dari hasil anamnesa dan pemeriksaan =isik dimana ditemukan:

    &0 6i"a2at keelakaan lalu lintas

    '0 #enurunan kesadaran selama le!ih dari 7 hari

    0 @CS "aktu masuk rumat sakit >

    T;ORI KASUS

    KLASI0IKASI &AN &IA'NOSIS

    %enurut teori/ !erdasarkan klasi=ikasi

    keparahann2a di!agi menjadi trauma kapitis

    ringan/ sedang dan !erat

    #ada pasien ini digolongkan menderita trauma

    kapitis !erat karena penurunan kesadaran 7

    hari dan @CS "aktu masuk rumah sakit >

    P;(;RIKSAAN P;NUN#AN'

    #emeriksaan penunjang/ 2ang diperlukan

    adalah pemeriksaan la!oratorium/ pemeriksaan

    -ra2 kepala/ Computed omograph2-San3C

    San5 dan %6I0

    #ada kasus/ telah dilakukan pemeriksaan

    darah rutin dan !e!erapa pemeriksaan darah

    lainn2a 2ang di!utuhkan dan dijumpai adan2a

    peningkatan jumlah leukosit0 ari hasil C-

    San 2ang dilakukan pada pasien ini dijumpai

    adan2a in=ark di !angsal ganglia0

  • 7/24/2019 Stroke Iskemik Fix

    47/50

    P;NATALAKSANAAN

    penatalaksanaan pada pasien trauma kapitis

    pada prinsipn2a adalah per!aiki kardio8askular/

    per!aiki keseim!angan respirasi/ 8entilasi atau

    jalan na=as 2ang !aik/ 8aluasi tingkat

    kesadaran/ amati jejas di kepala/ apakah ada

    impressi =raktur/ tanda-tanda =raktur !asis

    kranii/ likuorhoe/ hati-hati terhadap adan2a

    =raktur ser8ikalis 3sta!ilisasi leher5/ amati jejas

    di !agian tu!uh lainn2a/ #erhatikan pupil/ atasi

    oedema sere!ri/ per!aiki keseim!angan airan/

    elektrolit dan kalori/ monitor tekanan intra

    ranial/ pengo!atan simptomatis atau

    konser8ati=/ Jika ada pem!urukan kesadaran

    disertai perdarahan intra kranial 2ang le!ih dari

    7? / perlukaan tem!us kraniosere!ral

    ter!uka/ impressi =raktur le!ih dari & m

    seepatn2a dilakukan tindakan operati=0

    alam kasus ini pasien s2stem kardio8askuler

    dan respirasi sta!il/ untuk terapi lainn2a pasien

    ini di!erikan I9 6 Sol '( tetes per menit/

    injeksi itiholin & ampul per &' jam/ injeksi

    e=tria

  • 7/24/2019 Stroke Iskemik Fix

    48/50

    BAB !

    K;SI(PULAN

    Berdasarkan anamnesis/ pemeriksaan =isik dan neurologi serta pemeriksaan

    penunjang/ os didiagnosa dengan kapitis !erat dan di!erikan terapi +' '-? liter per menit/

    I9 6 Sol '( tetes per menit/ injeksi e=tria

  • 7/24/2019 Stroke Iskemik Fix

    49/50

    &A0TAR PUSTAKA

    &0 Sjahrir/ *asan0 Ilmu #en2akit S2ara= Neurologi Khusus0 &4L &-';

    '0 Japardi/ Iskandar0 #enatalaksanaan Cidera Kepala Seara operati=0 USU igital )i!rar20

    '((4: &-4

    0 6am!e AS/ Ruraini0 #ro=il #enderita rauma Kapitis #ada Bangsal Neurologi 6SU# *0

    Neurona0 %ajalah Kedokteran Nusantara0 '((;: '?-';

    40 %esiano/ au=ik/ Soertide"i/ )ina/ Jannis/ Jo=ial/ 6as2id/ Al0 #erdarahan

    Su!arahnoid raumatik0 Neurona0 '((;: '?L -

    ?0 *olson/ A0 *ead Injur20 '(&'0 iam!il dari :

    http:11emediine0medsape0om1artile1&&?;?-o8er8ie" iakses tanggal '( juni

    '(&'T0

    >0 Anindra0 rauma kapitis0 '(&&0 iam!il dari: http:11"""0google0o0id1url

    saMtFrtMjFGMtraumakapitisFsoureM"e!FdM'F8edM(C9IV9jABFurlMhttpHA

    H'9H'9repositor20usu0a0idH'9!itstream

    H'9&'4?>7;H'9'&?(&H'94H'9Chapter

    H'?'(II0pd=FeiMm;o;&K47prVe+s>CAFusgMA9VjCN9j-

    *&oua(j

  • 7/24/2019 Stroke Iskemik Fix

    50/50

    0 %6C C6AS* rial Colla!orators0 #rediting +utome A=ter raumati Brain Injur2:

    #ratial #rognosti %odels Based on )arge Cohort o= International #atients0 B%J0

    '((;: >L4'?0