skrining kanker payudara ok2

of 26 /26
SKRINING KANKER PAYUDARA SKRINING KANKER PAYUDARA

Author: johannes-trisadimed-aj

Post on 19-Feb-2016

228 views

Category:

Documents


3 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

skrining kanker payudara

TRANSCRIPT

  • SKRINING KANKER PAYUDARA

  • PENDAHULUANKanker payudara pada tahap awal tidak menimbulkan gejalapenderita datang pd stadium lanjut

    Padahal, kanker ini dapat dideteksi secara dini dengan mengenali payudara terhadap adanya perubahan-perubahan pada payudara.

  • PENDAHULUANDeteksi dini melalui tiga langkah, yaitu: pemeriksaan payudara sendiri (SADARI), pemeriksaan fisik payudara (CBE), dan mammografi.

  • TINJAUAN PUSTAKAPAYUDARAKANKER PAYUDARASKRINING KANKER PAYUDARA

  • ANATOMI PAYUDARATerletak pada ddng thorax anterior dari costa II sampai costa VI, dari lateral sternum sampai garis midaxillarPerimeter : 1. 4 kuadran (lat atas, med atas, lat bawah, med bawah) 2. Searah jarum jam

  • Anatomi PayudaraTdd 3 unsur, yaitu :1. Kelenjar Payudara (Gld. mammaria)2. Saluran Kelenjar, bermuara ke Papilla mammae3. Jaringan Penunjang : jaringan ikat (ligamentum), jaringan lemak

  • Anatomi Payudara

  • Fisiologi Payudara1.Pertumbuhan dan PenuaanBergantung pada jaringan yang dominan, jaringan adiposa atau jaringan ikat.2.Daur Haid Pembesaran,terjadi 3-5 hari sebelum haid akibat peningkatan ukuran, densitas dan nodularitas payudara 3.KehamilanPembesaran terjadi akibat adanya proliferasi duktus dan asinus payudara

  • KANKER PAYUDARA1.Definisi2.Faktor Resikoa. Usiab. Riw. Mens & kehamilanc. Riw. Keluargad. Pernah mndrt peny. Payudara non kanker

  • Kanker Payudara3.Gejala Klinis : BREAST (Breast mass, Retraksi, Edema, Axillary mass, Scaly nipple, Tender breast4.Pencegahan :A. PrimerB. Sekunderdeteksi diniC. Tertier

  • SKRINING KANKER PAYUDARA1.SADARI

  • LANGKAH-LANGKAH SADARI1. Pemeriksaan di depan cermin. Berdiri di depan cermin, perhatikan kesimetrisan kedua payudara 2. Angkat kedua lengan melewati kepala, perhatikan perubahan bentuk di setiap payudara, pembengkakan, lekukan, atau perubahan di setiap putting 3. Pemeriksaan raba pada posisi berdiri. pemeriksaan payudara kanan, angkat lengan kanan ke belakang kepala, gunakan jari-jari tangan kiri untuk melakukan pemeriksaan. Lakukan vice-versa.

  • LANGKAH-LANGKAH SADARIPeriksa seluruh bagian payudara dan ketiak. Gerakkan payudara dengan pola memutar, atas bawah (vertikal) atau wedge. Gunakan pola yang mudah dilakukan kemudian lakukan pola yang sama tiap bulan (gambar 4)Perlahan-lahan pijat puting susu dan lihat apakah ada darah atau cairan yang keluar (gambar 5)

  • LANGKAH-LANGKAH SADARIBerbaring di atas permukaan yang keras letakkan bantal di bawah pundak kanan,Lengan kanan di belakang kepalaRatakan jari-jari tangan kiri pada payudara kanan, dan tekan secara lembut hingga seluruh bagian payudara, termasuk puting selesai diperiksa. Lakukan hal yang sama pada payudara sebelah kiri (gambar 6).

  • C B EKOMPONEN :PositionPerimeterPattern of searchPalpationPressurePractice

  • C B EINSPEKSIPerhatikan adanya massa, perubahan kulit(eritema,retraksi, peau dorange), dan perubahan putting susu (ada discharge)4 view (lengan disamping, diangkat ke atas, tangan di pinggang, membungkuk)

  • PALPASI Memakai bagian datar telapak tangan dan buku jari proksimal tiga jari tengah

    Palpasi dapat dilakukan secara metodik dengan pola jari-jari roda (wedge), lingkaran konsentris, maupun vertikal

  • PEMERIKSAAN AKSILARelaksasikan muskulus pektoralis Pemeriksaan aksila kanan : lengan kanan bawah pasien disokong tangan kanan ujung jari tangan kiri mulai memeriksa dari bagian bawah aksilalengan kanan pasien ditarik ke arah medialgerakkan tangan kiri makin tinggi ke dalam aksila.

  • PEMERIKSAAN KOMPLEK NIPPLE AREOLERHarus berbaring lurusInspeksi terhadap adanya retraksi puting susu, fisura deskuamasi, dan inversiAda-tidaknya pengeluaran cairan : letakkan tiap tangan pada kedua sisi puting susu dengan lembut tekan puting susu ituperhatikan sifat tiap cairan yang keluar

  • INTERPRETASITerdiri dari kesimpulan yang relevan dari riwayat klinik dan deskripsi dari CBE, normal atau abnormal. Apabila abnormal, meliputi deskripsi secara visual dan penemuan secara palpasi, termasuk perubahan pada penampakan kulit atau putting susu, keluarnya cairan melalui putting susu, adanya massa, serta pembesaran kelenjar limfa.

  • MAMMOGRAFIUntuk melihat perubahan pada payudara wanita yang tidak menunjukkan tanda kanker payudara dari pemeriksaan fisik Menggunakan sinar X : Jaringan payudara ditekan diantara dua piringan (plat) dilakukan pengambilan gambarnilai apakah ada kelainan pada gambaran tersebut

  • KESIMPULANPenderita kanker payudara di Indonesia baru mengetahui kondisinya setelah stadium lanjut. Padahal, kanker ini dapat dideteksi secara dini terhadap adanya perubahan-perubahan pada payudara

    Deteksi dini ini dapat ditempuh melalui tiga langkah, yaitu: pemeriksaan payudara sendiri (SADARI), pemeriksaan fisik payudara (CBE), dan mammografi.

  • KESIMPULANWanita dianjurkan untuk memeriksakan payudaranya setiap bulan (SADARI) dimulai sekitar umur 20 tahun agar terbiasa dengan penampilan payudaranya, sehingga mampu mendeteksi tanda-tanda dini dari kanker

  • KESIMPULANClinical Breast Examination (CBE), adalah melakukan inspeksi dan palpasi payudara dan jaringan sekitarnya sehingga dapat mendeteksi kelainan payudara, yang dilakukan oleh tenaga kesehatan Pelaporan terdiri dari kesimpulan yang relevan dari riwayat klinik dan deskripsi dari CBE, normal atau abnormal.

  • KESIMPULANSkrining mammografi ditujukan untuk melihat perubahan pada payudara wanita yang tidak menunjukkan tanda-tanda kanker dari pemeriksaan fisik

  • TERIMA KASIH