sistematika penulisan artikel ilmiah

Click here to load reader

Post on 03-Feb-2016

94 views

Category:

Documents

10 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Sistematika Penulisan Artikel Ilmiah

TRANSCRIPT

  • SISTEMATIKA PENULISAN ARTIKEL ILMIAHSISTEMATIKA PENULISAN ARTIKEL HASIL PENELITIAN

    SISTEMATIKA PENULISAN ARTIKEL NONPENELITIAN

  • Ciri Pokok Artikel Hasil PenelitianMateri Hal-hal penting dari hasil penelitian (prosedur, temuan, pembahasan, dan simpulan) Sistematika penulisan Kajian pustaka menjadi bagian awal artikel dan sebagai bagian penting dalam pembahasan latar belakang masalah(tanpa subjudul)ditutup dengan rumusan tujuan, prosedur, temuan, pembahasan, simpulan dan saran. Prosedur Penulisan Sebelum laporan penelitian ditulis (untuk mendapat masukan) atau setelah laporan penelitian ditulis.

  • Penulisan artikel menggunakan sistematika tanpa angka atau pun abjad

  • ISI ARTIKEL HASIL PENELITIANJudul ArtikelNama PenulisSponsor Abstrak dan Kata KunciPendahuluanMetode PenelitianHasil PenelitianPembahasanSimpulan dan SaranDaftar Rujukan

  • Penulisan Judul ArtikelBerbentuk frase bukan kalimatBerisi variabel yang diteliti atau kata-kata kunci yang menggambarkan masalah yang ditelitiTidak terlalu panjang atau terlalu pendek (515 kata)Hendaknya informatif dan menarik

  • Penulisan Nama Penulis dan SponsorNama penulis ditulis tanpa gelarNama lengkap, gelar akademik, lembaga tempat kerja peneliti ditulis sebagai catatan kakiJika lebih dari tiga peneliti, nama peneliti utama ditulis di bawah judul, nama peneliti lain ditulis dalam catatan kaki.Nama sponsor penelitian ditulis di atas lembaga asal peneliti pada catatan kaki.

  • Penulisan Abstrak dan Kata-kata KunciAbstrakDiketik spasi tunggal dengan format lebih sempit dari teks utamaBerisi pernyataan ringkas tentang ide penelitian (masalah dan tujuan, prosedur, ringkasan hasil, bila perlu simpulan dan implikasinya)Terdiri atas satu paragraf (5075 kata)Kata-kata KunciBerupa kata tunggal/gabungan kataJumlahnya sekitar 5 kataMerupakan kata pokok dari masalah

  • Penulisan Bagian PendahuluanDitulis setelah abstrak, tanpa subjudulMenyajikan kajian pustaka (berisi gagasan tentang latar belakang, masalah dan wawasan rencana pemecahan masalah, dan tujuan penelitian)Menyajikan secara ringkas dan padat kajian pustakaDisertai rujukan yang handal dengan jumlah proporsionalMengarahkan pembaca pada rumusan dan pemecahan masalah penelitianTerdiri atas 23 halaman kuarto dengan jarak ketik 1,5 spasi

  • Penulisan Metode PenelitianBagian ini menyajikan bagaimana penelitian dilakukan (pengumpulan data, sumber data, analisis data)Rancangan penelitian disajikan jika menggunakan rancangan yang kompleks.Penelitian yang menggunakan alat dan bahan perlu ditulis spesifikasinya.Untuk penelitian kualitatif perlu ditambahkan subjek dan informan, cara menggali data, lokasi penelitian, dan lama penelitian.

  • Penulisan Hasil PenelitianMerupakan bagian utama artikel ilmiahMenyajikan hasil bersih dari penelitianTidak menyajikan proses analisis data dan pengujian hipotesis Bisa menggunakan tabel/grafik dalam penyajian hasil dengan komentarBisa menggabungkan hasil dalam pembehasan jika bagian hasil pendek

  • Penulisan Bagian PembahasanBagian ini adalah bagian terpenting dari keseluruhan isi artikelTujuannya menjawab masalah, menunjukkan pencapaian tujuan, menafsirkan temuan, mengintegrasikan temuan pada teori yang mapan, menyusun teori baru atau memodifikasi teori yang adaSimpulan hasil penelitian disajikan secara eksplisit

  • Penulisan Bagian Simpulan dan SaranPenyajian simpulan dalam bentuk deskripsi bukan numerikalSimpulan menyajikan ringkasan dari uraian hasil dan pembahasanSaran disajikan berdasarkan simpulan Bagian saran merupakan bagian penutup dari artikel

  • Penulisan Bagian Daftar RujukanDaftar Rujukan harus lengkap dan sesuai dengan rujukan yang disajikan dalam batang tubuh artikel

  • ARTIKEL NONPENELITIANArtikel yang mengacu pada semua jenis artikel ilmiah yang bukan laporan hasil penelitianTermasuk kategori ini adalah artikel yang menelaah konsep, teori, prinsip; pengembangan model; pemaparan fakta/fenomena; penilaian produk, dsb.Penyajiannya dalam jurnal bervariasi

  • Isi Artikel NonpenelitianJudul ArtikelNama PenulisAbstrak dan Kata-kata Kunci

    PendahuluanBagian IntiPenutupDaftar Rujukan

  • Bagian Pendahuluan Artikel NonpenelitianTanpa menggunakan subjudul Menyajikan uraian yang mengantarkan pembaca pada topik utamaMenguraikan hal-hal yang mampu menarik perhatian pembacaDiakhiri dengan rumusan singkat (12 kalimat) tentang hal-hal pokok yang akan dibahas

  • Bagian Inti Artikel NonpenelitianIsi bagian inti artikel nonpenelitian sangat bervariasi, sesuai dengan topik yang dibahasHal yang perlu mendapat perhatian pada bagian inti adalah pengorganisasian isinya.

  • Bagian Penutup Artikel NonpenelitianJika isinya hanya berupa catatan akhir ataui sejenisnya, istilah penutup digunakan sebagai subjudulJika uraian bagian akhir berisi simpulan dari pembahasan, perlu dimasukkan subjudul simpulan.Jika ada saran, perlu dimasukkan subjudul saran

  • PENGORGANISASIAN ISI ARTIKEL NONPENELITIANPengorganisasian isi mengacu kepada cara penataan urutan isi yang akan dipaparkan dalam artikelIsi yang dimaksud berupa fakta, konsep, prosedur, atau prinsipTipe isi yang berbeda memerlukan penataan urutan yang berbeda sesuai dengan struktur isinya

  • Langkah-langkah Pengorganisasian Isi Artikel NonpenelitianMengidentifikasi tipe isi artikelMenetapkan struktur isiMenata isi ke dalam strukturMenata urutan isiMemaparkan isi sesuai dengan urutannya

  • Mengidentifikasi Tipe IsiTipe isi berupa konsep apabila menekankan pada uraian tentang apanyaTipe isi berupa prosedur apabila menekankan pada uraian tentang bagaimanaTipe isi berupa prinsip apabila menekankan pada uraian tentang mengapa

  • Menetapkan Struktur IsiPenetapan struktur isi menentukan penataan struktur isi dalam urutan pembahasan.Isi yang diuraikan berupa konsep ditata ke dalam struktur konseptual.Isi yang beruipa prosedur digunakan struktur prosedural.Isi yang berupa prinsip ditata dalam struktur teoritik.

  • Menata Isi ke dalam StrukturJika isi berupa konsep, langkah selanjutnya memilih dan menata konsep penting dalam struktur yang bermakna, yang menunjuk keterkaitan antarkonsep

  • Menata Urutan IsiSemua konsep, prosedur, atau prinsip ditata urutan pemaparannya.Struktur isi yang memuat bagian terpenting dipaparkan di bagian awal.Penyajian urutan diusahakan isi prasyarat didahulukan.Bagian umum disajikan sebelum bagian rincian.

  • Penandaan Jenjang pada Sistematika Penulisan ArtikelJudul ditulis dengan huruf kapital semua, di tengah atas halaman pertamaPeringkat 1 ditulis dengan huruf kapital semua rata tepi kiriPeringkat 2 ditulis dengan huruf kapital-kecil rata tepi kiriPeringkat 3 ditulis dengan huruf kapital-kecil dengan cetak miring/garis bawah rata tepi kiri

View more