sistem pakar

Download SISTEM PAKAR

Post on 10-Jul-2015

396 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

SISTEM PAKAR IDENTIFIKASI PENYAKIT PARU-PARU PADA MANUSIA MENGGUNAKAN PEMROGRAMAN VISUAL BASIC 6.0

Andri Saputra Universitas Bina Darma Palembang

Abstract: Lung disease is a disease associated with the respiratory system in humans, may become worse if not mmediately dealt with seriously. "An expert system identification of lung disease in humans using Visual Basic 6.0 programming" exists as a tool to help diagnose and treatment of patients. In this paper, the expert system development method used is the forward chaining method, using Visual Basic 6.0 and database Microsoft Access 2007. With the development of expert system application is expected application can be used in health centers and hospitals that need, using a special computer at the place in a hospital waiting room or clinic patients, so that the visitors and patients with lung disease well that is waiting for a doctor came, the doctor was not in place, or at least queue up to use this application before a consultation. Thus the existence of this system does not mean eliminate / replace the role and position of an expert or specialist lungs are, but can be more easier and speed up the performance of doctors to determine lung disease suffered by the patients themselves and to popularize science experts the lungs through this system in the general population. Keywords: Disease, lung, doctors, forward chaining method.

PENDAHULUANKebutuhan manusia meliputi kebutuhan primer dan sekunder, kebutuhan primer meliputi makan, minum, pakaian dll. Kebutuhan lain yang tidak kalah pentingnya adalah kesehatan, karena seseorang tidak akan merasakan kebahagiaan dalam hidupnya tanpa memiliki jasmani dan rohani yang sehat, walaupun memiliki harta yang melimpah. Menurut Anies (2005 : 127), dalam Kehidupan sehari-hari kita sering mendengar, seseorang yang menderita sakit berat atau bahkan meninggal, padahal sebelumnya tidak diketahui menderita sesuatu penyakit. Mungkin ia tidak merasakan penyakit yang dideritanya, paling-paling hanya kalimat ini yang diucapkan orang. Menurut Anies (2005 : 127), sebenarnya penyakit atau gangguan kesehatan pada umumnya tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan didahului oleh sesuatu penyebab. Seandainya diketahui secara dini tentu saja lebih mudah mengobati dan mencegahnya meluas sampai jauh yang dapat berakibat fatal. Sayangnya, tidak semua orang terdorong untuk melakukan pemeriksaan dan pelacakan secara dini yang biasanya berupa general checkup. Merasa tidak perlu maupun alasan keuangan sering menjadi kendala. Menurut Santoso (2007 : 33), paru-paru sebagai pompa satu-satunya untuk sistem pernapasan adalah organ yang sangat penting bagi berlangsungnya kehidupan. Sebagai bagian dari organ penting, paru-paru

Sistem Pakar Identifikasi Penyakit Paru-paru Pada Manusia Menggunakan Pemrograman Visual Basic 6.0

Page 1

termasuk organ yang berukuran yang cukup besar dan hampir memenuhi rongga dada kita. Banyak orang menggunakan paru-paru dan sistem saluran pernapasannya bukan untuk mengisap oksigen dari udara bersih, melainkan mengisap asap hasil pembakaran tembakau, cengkeh, dan bahan-bahan psikotropika berbahaya lainnya yang tidak perlu disangkal lagi merupakan racun yang merusak paru-paru. Menurut Juanda (2006 : 16), sistem pakar menirukan perilaku seorang pakar dalam menangani suatu persoalan. Pada suatu kasus seorang pasien mendatangi dokter untuk memeriksa badannya yang mengalami gangguan kesehatan, maka dokter atau pakar kesehatan akan memeriksa dan melakukan diagnosa. Bila dokter cukup sibukdan pelaksana diagnosa digantikan oleh sebuah sistem pakar, maka sistem pakar diharapkan untuk membantu memahami dan menganbalisa keadaan pasien yang datang menemukan penyakit yang diderita pasien itu. Sistem pakar diharapkan juga untuk menghasilkan dugaan atau hasil diagnosayang sama dengan diagnosa yang dilakukan oleh seorang ahli. Penyakit paru-paru merupakan penyakit yang berhubungan dengan sistem pernapasan pada manusia, dapat menjadi buruk apabila tidak segera ditangani dengan serius. Dirumah sakit terkadang pasien-pasien yang ingin berobat banyak yang mengantri dan menunggu dokter spesialisnya datang sehingga terlalu lama menunggu untuk mengetahui penyakit apa yang di derita oleh pasien tersebut, sistem ini hadir sebagai sarana untuk membantu mendiagnosa dan penatalaksanaan terhadap pasien, peneliti berharap aplikasi ini dapat digunakan pada puskesmas, serta rumah sakit-rumah sakit yang memerlukan. Contohnya sebuah aplikasi ini dengan menggunakan komputer khusus yang di letakkan di ruang tunggu pasien rumah sakit atau puskesmas, sehingga para pengunjung dan pasien yang mengalami penyakit paru-paru baik yang sedang menunggu dokter datang ataupun mengantri setidaknya dapat menggunakan aplikasi ini dahulu sebelum berkonsultasi. Dengan adanya aplikasi ini bukan berarti menghilangkan ataupun menggantikan peran/kedudukan dari seorang pakar, ahli, dan dokter spesialis paru-paru di rumah sakit ataupun puskesmas tersebut, setidaknya dapat memasyarakatkan pengetahuan para pakar/ahli/dokter penyakit paru-paru melalui sistem ini, serta pasien dapat melihat dan mengetahui secara langsung melalui sistem ini, bagaimana cara mengidentifikasi jenis penyakit paru-parunya berdasarkan gejala yang pasien rasakan, selanjutnya peran dokter/ahli/pakar juga masih menentukan dan masih diperlukan untuk membenarkan serta memastikan penyakit paru-paru yang pasien alami. Dengan demikian adanya sistem ini dapat lebih mempermudah dan mempercepat kinerja dokter untuk mengetahui penyakit paru-paru yang diderita oleh pasiennya itu sendiri. Dengan latar belakang masalah tersebut maka penulis tertarik untuk menyajikan judul : Sistem Pakar Identifikasi Penyakit Paru-paru Pada Manusia Menggunakan Pemrograman Visual Basic 6.0.

Jurnal Ilmiah Sistem Pakar, Februari 2011: 1 22

Page 2

TINJAUAN PUSTAKA

Sistem PakarMenurut Arhami (2005 : 3), sistem pakar adalah salah satu cabang yang membuat penggunaan secara luas knowledge yang khusus untuk penyelesaian tingkat manusia yang pakar.

Menurut Kusrini (2008 : 3), sistem pakar adalah aplikasi berbasis komputer yang digunakan untuk menyelasaikan masalah sebagaimana yang dipikirkan oleh pakar. Pakar disini adalah orang yang memiliki keahlian khusus yang dapat menyelesaikan masalah yang tidak dapat diselesaikan oleh orang awam. Menurut Syamsul (2003 : 182), sistem pakar adalah suatu sistem yang bertujuan untuk membuat keputusan yang lebih cepat dari pada pakar. Menurut McLeon (2008 : 537), sistem pakar (expert system) adalah suatu program komputer yang berusaha menampilkan pengetahuan manusia yang ahli dalam bentuk heuristic.Dari pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa pengertian sistem pakar secara umum adalah sistem yang berusaha mengadopsi pengetahuan manusia ke komputer yang dirancang untuk memodelkan kemampuan menyelesaikan masalah seperti layaknya seorang pakar.

Tujuan Sistem Pakar Tujuan utama sistem pakar bukan untuk menggantikan kedudukan seorang ahli maupun pakar, tetapi untuk memasyarakatkan pengetahuan dan pengalaman pakar-pakar yang ahli di bidangnya.

Struktur Sistem Pakar Menurut Arhami (2005 : 13), sistem pakar disusun oleh dua bagian utama, yaitu : 1. Lingkungan pengembangan (development environment), digunakan untuk

memasukkan pengetahuan pakar ke dalam lingkungan sistem pakar. 2. Lingkungan konsultasi (consultation environment), digunakan oleh pengguna yang bukan pakar guna memperoleh pengetahuan pakar.

Sistem Pakar Identifikasi Penyakit Paru-paru Pada Manusia Menggunakan Pemrograman Visual Basic 6.0

Page 3

Komponen Sistem Pakar Menurut Kusrini (2008 : 3), sistem pakar memiliki2 komponen utama yaitu basis pengetahuan dan mesin inferensi. Basis pengetahuan merupakan tempat penyimpanan pengetahuan dalam memori komputer, dimana pengetahuan ini diambil dari pengetahuan pakar. Menurut Arhami (2005 : 14), komponen-komponen sistem pakar adalah seperti di bawah ini: 1. Antarmuka (User Interface) User Interface merupakan mekanisme yang digunakan oleh pengguna dan sistem pakar untuk berkomunikasi. Antarmuka menerima informasi dari pemakai dan mengubahnya kedalam bentuk yang dapat diterima oleh sistem. 2. Basis Pengetahuan Basis pengetahuan mengandung pengetahuan untuk pemahaman, formulasi, dan penyelesaian masalah. Komponen sistem pakar ini disusun atas dua elemen dasar, yaitu fakta dan aturan. 3. Akuisisi Pengetahuan (Knowledge Acquisition) Akuisisi pengetahuaan adalah akumulasi, transfer dan transformasi keahlian dalam menyelesaikan masalah dari sumber pengetahuan kedalam program komputer. 4. Mesin Inferensi Komponen ini mengandung mekanisme pola pikir dan penalaran yang digunakan oleh pakar dalam menyelesaikan suatu masalah. 5. Workplace Workplace merupakan area dari sekumpulan memori kerja (Working Memory). Workplace digunakan untuk merekam hasil-hasil antara dan kesimpulan yang dicapai. 6. Fasilitas Penjelasan Fasilitas penjelasan adalah komponen tambahan yang akan meningkatkan kemampuan sistem pakar. 7. Perbaikan Pengetahuan

Jurnal Ilmiah Sistem Pakar, Februari 2011: 1 22

Page 4

Pakar memiliki kemampuan untuk menganalisis dan meningkatkan kinerjanya serta kemampuan untuk belajar dari kinerjanya.

Keuntungan Sistem Pakar Menurut Arhami (2005 : 10), ada banyak keuntungan bila menggunakan sistem pakar, diantaranya adalah : 1. Menjadikan pengetahuan dan nasehat mudah didapat. 2. Meningkatkan output dan produktivitas. 3. Menyimpan kemampuan dan keahlian pakar 4. Meningkatkan penyelesaian masalah, menerusi paduan pakar, penerangan, sistem pakar khas. 5. Meningkatkan reliabilitas. 6. Memberikan respons (jawaban) yang cepat. 7. Merupakan penduan yang inteligence (cerdas). 8. Dapat bekerja dengan informasi yang lengkap dan mengandung ketidakpastian. 9. Intelligence database (basis data cerdas), bahwa sistem pakar dapat digunakan untuk mengakses basis data dengan cara cerda