sartika dewi universitas buana perjuangan karawang email

of 25 /25
PROGRAM EXPANDING MATERNAL AND NEONATAL SURVIVAL (EMAS) DI LINGKUNGAN DINAS KESEHATAN KABUPATEN KARAWANG : Sartika Dewi Jurnal Justisi Hukum ISSN 2528-2638 Vol 4, No. 1, September 2019 49 PROGRAM EXPANDING MATERNAL AND NEONATAL SURVIVAL (EMAS) DI LINGKUNGAN DINAS KESEHATAN KABUPATEN KARAWANG Sartika Dewi Universitas Buana Perjuangan Karawang Email: [email protected] Kata Kunci: Program EMAS , Kematian, Ibu Dan Bayi Keywords: EMAS Program, Death, Mother and Baby. Abstrak Program Expanding Maternal and Neonatal Survival (EMAS) merupakan program hasil kerja sama antara Pemerintah Indonesia dengan lembaga donor united states agency international development (USAID), yang bertujuan untuk menurunkan AKI dan AKB di Indonesia sebesar 25%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Program Expanding Maternal and Neonatal Survival (EMAS) di Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang. Penelitian ini dilakukan di Dinas Kesehatan Karawang, pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan menggambarkan dan menganalisa masalah yang ada serta termasuk dalam jenis penelitian normatif yang akan disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian ini menjelaskan pelaksanaan program EMAS yang sudah meningkatkan kualitas pelayanan obstetri dan neonatal esensial dasar (PONED) dan pelayanan obstetri dan neonatal esensial komprehensif (PONEK) dengan memastikan intervensi medis prioritas yang mempunyai dampak besar pada penurunan kematian yang diterapkan di Rumah Sakit dan Puskesmas serta meningkatkan efektifitas dan efisiensi sistem rujukan antar Puskesmas dan Rumah Sakit Hasil akhir yang ingin dicapai dari Program EMAS ini ialah adanya penurunan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). Abstract The Maternal and Neonatal Survival Expanding Program is a collaboration program between the Government of Indonesia and the United States International Development Agency (USAID), which aims to reduce MMR and IMR in Indonesia by 25%. This study aims to determine the implementation of the Maternal and Neonatal Survial Expanding Program in the Karawang District Health Office. This research was conducted at the Karawang Health Office, the method used in this research was analytical descriptive which is a research to describe and analyze existing problems and included in the type of library research that will be presented descriptively. The results of this study explain that the implementation of the EMAS program has improved the quality of basic essential obstetric and neonatal services and comprehensive essential obstetric and neonatal services by ensuring priority medical interventions that have a large impact on reducing mortality implemented in hospitals and health centers and increasing effectiveness and the efficiency of the referral system between health centers of public and Hospitals The final outcome to be achieved from the EMAS Program is a decrease in maternal mortality rate (MMR) and infant mortality rate (IMR). brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by E-Journal Universitas Buana Perjuanga Karawang

Author: others

Post on 14-Jan-2022

2 views

Category:

Documents


0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

LINGKUNGAN DINAS KESEHATAN KABUPATEN KARAWANG : Sartika Dewi
Jurnal Justisi Hukum ISSN 2528-2638 Vol 4, No. 1, September 2019 49
PROGRAM EXPANDING MATERNAL AND NEONATAL SURVIVAL (EMAS)
DI LINGKUNGAN DINAS KESEHATAN KABUPATEN KARAWANG
Sartika Dewi
Keywords: EMAS Program, Death, Mother and Baby.
Abstrak Program Expanding Maternal and Neonatal Survival (EMAS) merupakan program hasil kerja sama antara
Pemerintah Indonesia dengan lembaga donor united states agency international development (USAID), yang
bertujuan untuk menurunkan AKI dan AKB di Indonesia sebesar 25%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
implementasi Program Expanding Maternal and Neonatal Survival (EMAS) di Lingkungan Dinas Kesehatan
Kabupaten Karawang. Penelitian ini dilakukan di Dinas Kesehatan Karawang, pendekatan yang digunakan dalam
penelitian ini adalah yuridis normatif dengan menggambarkan dan menganalisa masalah yang ada serta termasuk
dalam jenis penelitian normatif yang akan disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian ini menjelaskan pelaksanaan
program EMAS yang sudah meningkatkan kualitas pelayanan obstetri dan neonatal esensial dasar (PONED) dan
pelayanan obstetri dan neonatal esensial komprehensif (PONEK) dengan memastikan intervensi medis prioritas
yang mempunyai dampak besar pada penurunan kematian yang diterapkan di Rumah Sakit dan Puskesmas serta
meningkatkan efektifitas dan efisiensi sistem rujukan antar Puskesmas dan Rumah Sakit Hasil akhir yang ingin
dicapai dari Program EMAS ini ialah adanya penurunan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB).
Abstract
The Maternal and Neonatal Survival Expanding Program is a collaboration program between the Government of
Indonesia and the United States International Development Agency (USAID), which aims to reduce MMR and IMR
in Indonesia by 25%. This study aims to determine the implementation of the Maternal and Neonatal Survial
Expanding Program in the Karawang District Health Office. This research was conducted at the Karawang Health
Office, the method used in this research was analytical descriptive which is a research to describe and analyze
existing problems and included in the type of library research that will be presented descriptively. The results of this
study explain that the implementation of the EMAS program has improved the quality of basic essential obstetric
and neonatal services and comprehensive essential obstetric and neonatal services by ensuring priority medical
interventions that have a large impact on reducing mortality implemented in hospitals and health centers and
increasing effectiveness and the efficiency of the referral system between health centers of public and Hospitals The
final outcome to be achieved from the EMAS Program is a decrease in maternal mortality rate (MMR) and infant
mortality rate (IMR).
brought to you by COREView metadata, citation and similar papers at core.ac.uk
provided by E-Journal Universitas Buana Perjuanga Karawang
LINGKUNGAN DINAS KESEHATAN KABUPATEN KARAWANG : Sartika Dewi
Jurnal Justisi Hukum ISSN 2528-2638 Vol 4, No. 1, September 2019 50
PENDAHULUAN
kesehatan masyarakat yang optimal.
untuk meningkatkan kualitas sumber
mendukung percepatan pencapaian
sasaran pembangunan nasional.1
antara Pemerintah Indonesia dengan
internatio nal development (USAID),
yang bertujuan untuk menurunkan
Untuk mencapai target tersebut,
provinsi dan kabupaten dengan
1 Yanti dan Nurul Eko, Etika Profesi
kesehatan, Pustaka Rihama, Yogyakarta,
kabupaten.2
itu, Kementrian Kesehatan
program EMAS (expanding,
dikembangkan meliputi : sistem
LINGKUNGAN DINAS KESEHATAN KABUPATEN KARAWANG : Sartika Dewi
kegawatdaruratan ibu dan neonatal
Program Expanding Maternal
Expanding Maternal and
mengkaji atau menganalisis data
skunder yang berupa bahan-bahan
hukum sekunder dengan memahami
Penelitian Hukum Normatif, Suatu
sifatnya, data dapat diklasifikasikan
menjadi data kualitatis dan
dipergunakan dalam penulisan ini,
dan yang berdasarkan sifatnya adalah
data kualitatif.
diperoleh langsung dari hasil
pengamatan di lapangan, berupa
hasil dari wawancara atau
interview. Data primer dugunakan
diperoleh melalui studi
kepustakaan dan dokumentas,
Penelitian Kesehatan, Rineka Cipta,
hukum primer, bahan hukum
Sesuai dengan penggunaan
maka pengumpulan data yang
sekunder baik yang menyangkut
bahan hukum primer, sekunder,
memperhatikan prinsip pemutakhiran
program kerjasama Kementrian
bayi baru lahir. Konsep
Program EMAS, USAID,
Kementerian Kesehatan RI, Dinas
Kesehatan Provinsi dan Organisasi
organisasi yang mendapatkan
Hopkins University, Rumah Sakit
Budi Kemuliaan, Organisasi Islam
Muhammadiyah, Save The Children
Ke 5 organisasi tsb, melalui staf yang
bekerja di Program EMAS Provinsi
Jawa Barat, bekerjasama dgn
DinasKesehatan Provinsi Jawa Barat,
Pemda Provinsi Jawa Barat,
yang tergabung dalam Tim
Koordinasi Penyelamatan Ibu dan
(SK Gubernur Jawa Barat no
441.8/Kep.1076-Dinkes/2014),
yang tinggi, serta memiliki
sumberdaya yang cukup dan
komitmen pemda setempat yang
tinggi, untuk dijadikan sebagai
LINGKUNGAN DINAS KESEHATAN KABUPATEN KARAWANG : Sartika Dewi
Kabupaten percontohan yang akan
Puskesmas. Pendekatan tata
kelola klinis (clinical
441.8/Kep.1076-Dinkes/2014
Kabupaten di sekitar
daerah intervensi adalah
Kab Tangerang, Kab
Lebak, Kab Pendeglang,
dan Kota Cilegon.
Jurnal Justisi Hukum ISSN 2528-2638 Vol 4, No. 1, September 2019 54
c. Jawa Barat daerah
LINGKUNGAN DINAS KESEHATAN KABUPATEN KARAWANG : Sartika Dewi
melalui penerapan tata
5) Penggunaan
teknologi informasi
Jurnal Justisi Hukum ISSN 2528-2638 Vol 4, No. 1, September 2019 56
dan komunikasi untuk
Swasta, dan 5-10
Puskesmas. Dalam sistem
Pengantar SIJARIEMAS
Program
SIJARIEMAS
LINGKUNGAN DINAS KESEHATAN KABUPATEN KARAWANG : Sartika Dewi
1. Pengantar
jejaring rujukan fasilitas
Puskesmas dan Rumah Sakit,
perencanaan dan pengambilan
Langkah-langkah Penggunaan
message service), telepon, dan
berbagai fasilitas kesehatan yang
telah berjejaring tersebut. Mula-
mula, informasi rujukan dikirim
oleh tenaga kesehatan (nakes)
berprofesi sebagai dokter, bidan,
Jurnal Justisi Hukum ISSN 2528-2638 Vol 4, No. 1, September 2019 58
atau perawat di puskesmas, klinik
kesehatan, rumah sakit, atau
lokasi praktek mandiri. Informasi
permintaan rujukan dan data
rujukan dikelola oleh petugas
darurat, bagian maternal, dan
2. Sistem Rujukan Program
rumah sakit yang siap
memberikan layanan 24 jam
baru lahir.
Rujukan yang bertanggung
menjawab dan mengelola
informasi rujukan melalui
LINGKUNGAN DINAS KESEHATAN KABUPATEN KARAWANG : Sartika Dewi
maternal neonatal ke rumah
bayi baru lahir.
b. Tujuan Khusus :
1) Meningkatkan waktu
dalam database SIJARIEMAS.
permintaan rujukan dari tenaga
database SIJARIEMAS tidak dapat
dipilih, yaitu:
berikut:
adalah pendaftaran tenaga
nama_nakes diisi nama lengkap
tenaga kesehatan yang mendaftar
Jurnal Justisi Hukum ISSN 2528-2638 Vol 4, No. 1, September 2019 60
alamat diisi alamat tempat
tinggal tenaga kesehatan yang
keseahatan: bidan, dokter, atau
No. 23 Banjaran#Puskesmas
Banjaran#Bidan Desa Geulis
database SIJARIEMAS. Data
informasi seperti berikut:
“Selamat Anda sudah
terdaftar dalam database
tenaga kesehatan SMS
dalam pengiriman rujukan melalui
administrator).
LINGKUNGAN DINAS KESEHATAN KABUPATEN KARAWANG : Sartika Dewi
menggunakan penjelajah
Mozilla Firefox.
penjelajah-internet yang
digunakan. Untuk
SIJARIEMAS Kabupaten
password user group
8) Ketikkan informasi mengenai
data tenaga kesehatan yang
didaftarkan pada form yang
pilih PNS jika tenaga
Jurnal Justisi Hukum ISSN 2528-2638 Vol 4, No. 1, September 2019 62
kesehatan berstatus
memproses penyimpanan
darurat dalam program EMAS
Pasien gawat darurat adalah
perlu sesegera mungkin ditangani.
informasi tersebut disampaikan ke
berada dalam jejaring. Informasi
permintaan rujukan dapat dikirim
menggunakan SMS (Short Message
Services), telepon, atau Internet/web.
dibilang merupakan cara paling
murah. Syarat pengiriman informasi
rujukan ke SIJARIEMAS melalui
Panjang SMS maksimal 160
LINGKUNGAN DINAS KESEHATAN KABUPATEN KARAWANG : Sartika Dewi
terdaftar di database tenaga
SMS SIJARIEMAS
Format SMS Rujukan Gawat
Darurat Kasus Maternal (Ibu
golongan darah belum
ditulis tindakan
Jurnal Justisi Hukum ISSN 2528-2638 Vol 4, No. 1, September 2019 64
stabilisasi atau tindakan
medis yang sudah
mpersal#O#ambulan_desa#G
golongan darah belum
LINGKUNGAN DINAS KESEHATAN KABUPATEN KARAWANG : Sartika Dewi
diketahui, tulislah “-
mpersal#O#ambulan
desa#sepsis #pemberian
telepon bergerak (mobile phone).
SIJARIEMAS di kabupaten.
hotline telepon yang digunakan
Operator/Petugas, Anda akan ditanya
informasi sebagai berikut:
Jurnal Justisi Hukum ISSN 2528-2638 Vol 4, No. 1, September 2019 66
Menyebutkan nama dan nomor
c. Mengirim Informasi
di situs web SIJARIEMAS.
1) Nyalakan komputer, jika
penjelajah-internet yang
digunakan. Untuk
SIJARIEMAS Kabu-
paten ....................., alamat
LINGKUNGAN DINAS KESEHATAN KABUPATEN KARAWANG : Sartika Dewi
situsnya:
http://.....................................
password user group
Input Data Rujukan Gawat
Darurat via Hotline Telepon
7) Ketikkan nomor telepon
teks Nomor HP Nakes
informasi rujukan pada kotak
tersedia
bayi
pasien bayi
tombol Simpan.
berdasarkan setting prioritas rujukan
tenaga kesehatan yang merujuk.
informasi rujukan melalui telepon,
maka selanjutnya Anda tinggal
Jurnal Justisi Hukum ISSN 2528-2638 Vol 4, No. 1, September 2019 68
menunggu pemberitahuan ke rumah
d. Konfirmasi Kedatangan
rumah sakit tujuan rujukan, maka
server SIJARIEMAS akan
genggam pengirim rujukan, seperti
kanul, Infus NACL/RL 25
Zulaikha pada contoh di atas akan
dikirim ke RSUD xxxxxxxxxxx,
dengan format:
kr#id_rujukan
sakit juga dapat dilakukan dengan
menelpon ke nomor hotline
memberitahukan bahwa pasien
dengan nomor ID_RUJUKAN
Gambar Alur Penggunaan
LINGKUNGAN DINAS KESEHATAN KABUPATEN KARAWANG : Sartika Dewi
e. Rumah Sakit dan
pakis jaya
Jurnal Justisi Hukum ISSN 2528-2638 Vol 4, No. 1, September 2019 70
24 Puskesmas
butuhkan
KESIMPULAN
disepakati bersama antara
tsb, melalui staf yang bekerja di
Program EMAS Provinsi Jawa
stakeholders lainnya yang
Gubernur Jawa Barat no
sumberdaya yang cukup dan
komitmen pemda setempat yang
tinggi, untuk dijadikan sebagai
LINGKUNGAN DINAS KESEHATAN KABUPATEN KARAWANG : Sartika Dewi
tenaga kesehatan perujuk
harus memberikan advis
kepada petugas kesehatan
fleksibel (antara lain bisa
dikerjakan sambil tangan kita
melakukan hal lain). Karena
media yang digunakan dalam
kesehatan, Pustaka Rihama,
Yogyakarta, 2010
Jurnal Justisi Hukum ISSN 2528-2638 Vol 4, No. 1, September 2019 72
B. SUMBER LAIN
441.8/Kep.1076-Dinkes/2014
Pengantar SIJARIEMAS.
Pedoman Langkah-langkah
Penggunaan SIJARIEMAS.
DINAS KESEHATAN KABUPATEN KARAWANG : Sartika Dewi