saham&penilaian saham

of 73/73

Click here to load reader

Post on 06-Jul-2015

457 views

Category:

Education

18 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

portopoli

TRANSCRIPT

  • 1. SAHAM &PENILAIAN SAHAM

2. PENGERTIAN &INSTRUMEN PASAR MODAL PENGERTIAN PASAR MODAL- Pasar Perdana- Pasar Sekunder INSTRUMEN PASAR MODAL- Saham- Obligasi- Reksadana- Sekuritas Derivatif 3. PENGERTIAN PASAR MODAL Pasar modal adalah pertemuanantara pihak yang memilikikelebihan dana dengan pihakyang membutuhkan dana dengancara memperjualbelikansekuritas. Pasar modal secara fisik bisaberwujud bursa efek. 4. PASAR PERDANA Pasar perdana terjadi pada saatperusahaan emiten menjualsekuritasnya kepada investor umumuntuk pertama kalinya. Proses itu disebut dengan istilahInitial Public Offering (IPO) ataupenawaran umum. Sebelum menawarkan saham di pasarperdana, perusahaan emitensebelumnya akan mengeluarkaninformasi mengenai perusahaansecara detail (disebut juga 5. Proses penawaran umum di pasarperdana4231Sumber : Jakarta Stock ExchangeProfesionaldanlembagapendukungpasar modalBAPEPAMPasarPerdanaEMITEN1. Profesional dan lembaga pendukung pasar modal membantuemitenmenyiapkan penawaran umum.2. Emiten menyerahkan pernyataan pendaftaran kepada BAPEPAM3. Pernyataan pendaftaran dinyatakan efektif oleh BAPEPAM4. Emiten berserta profesional dan lembaga pendukung melakukanpenawaranumum di pasar perdana 6. PASAR SEKUNDER Pasar sekunder adalah pasar yangterjadi setelah pasar perdana. Prosestransaksi yang terjadi tidak lagi antaremiten investor, tetapi sudah antarinvestor. Transaksi di pasar sekunder dapatdilakukan pada dua jenis pasar:- Pasar Lelang (auction market )- Pasar Negosiasi (negotiated market )atauover-the-counter market (OTC) 7. PASAR SEKUNDER Pasar Lelang (auction market ) adalahjenis pasar sekunder dimana transaksiantara pembeli dan penjual dilakukandalam suatu proses pelelangan padasebuah lokasi fisik di bursa, melaluiperantaraan broker. Pasar negosiasi (negotiatedmarket/Over- the-counter market )terdiri dari jaringan berbagai dealeryang menciptakan pasar tersendiri diluar lantai bursa bagi sekuritas,dengan cara membeli dari dan menjualke investor . 8. INSTRUMEN PASAR MODAL Sekuritas yang umumnyadiperdagangkan di pasar modaladalah:- Saham:- saham preferens dan saham biasa.- Obligasi- Reksadana- Instrumen derivatif :- Warran- Bukti right (right issue )- Opsi- futures 9. Pergerakan IHSG Periode Januari1994 - Juli 1997Bank Lending+60%Pencatatan sahamBNIPeristiwa 27 JuliPeningkatan SukuBungaKrisisMeksikoPelonggaran KebijakanMoneterKrisis BankDutaGebrakanSumarlinKrisis BankSummaPencatatan sahamAstra8007006005004003002001000Jan-89Jul-89Jan-90Jul-90Jan-91Jul-91Jan-92Jul-92Jan-93Jul-93Jan-94Jul-94Jan-95Jul-95Jan-96Jul-96Jan-97Jul-97 10. Penjelasan Gambar Pergerakan IHSG menjelang awal tahun 1990 cenderungmengalami kenaikan dan kemudian memasuki akhir 1990pergerakan IHSG cenderung turun (sampai mencapai titik dibawah300 poin) hingga awal tahun 1992. Awal tahun 1994, adanya pelonggaran kebijakan moneter diiringioleh kecenderungan peningkatan IHSG di BEJ sampai mencapaititik diatas 600 poin. Meningkatnya suku bunga pada pertengahan tahun 1994 danmunculnya krisis Meksiko pada kisaran tahun 1994-1995, jugacukup berpengaruh pada kecenderungan penurunan IHSG di BEJ. Peristiwa penyerbuan kantor PDI 27 Juli 1996, juga pernahmenyebabkan anjloknya IHSG di BEJ. Dari gambaran tersebut di atas, terlihat bahwa pergerakan IHSG diBEJ bisa terkait dengan berbagai isu-isu maupun peristiwa politismaupun ekonomi (meskipun banyak faktor lainnya selain faktortersebut yang juga mempengaruhi pergerakan IHSG). 11. ORGANISASI PASAR MODAL INDONESIAMenteri KeuanganBAPEPAMBursa efek LKP LPPPerusahaanEfekPejamin emisiPerantarapedagangefekManajerinvestasiLembagaPenunjangBiro adm.efekBankkustodianWali amanatPenasihatinvestasiPemeringkatefekProfesiPenunjangAkuntanKonsultanhukumPenilai NotarisPemodalDomestikAsingEmitenPerusahaanpublik ReksaDana 12. MEKANISME PERDAGANGANSEKURITAS DI BEJ: SAHAMInvestorbeliPialangbeliInvestorbeliWPPE/PialangInvestorjualBEJSistem tawar-menawar&negosiasiPialangjualWPPE/PialangProsesPerdaganganProsespenyelesaiantransaksiKDEIPenyele-saianRp SahamtransaksiPialangbeliPialangjualInvestorjualEmiten/BAE 13. Jenis EfekSecuritiesDebt Equity Derivatives HybridsBondsABS/EBAShares/ADR/GDRRightsWarrantsOptionSwapFuturesForwardConvertible Bond 14. PENGERTIAN SAHAM Saham: surat berharga yang diterbitkan emiten yangmenyatakan bahwa pemilik saham mempunyai hakkepemilikan atas aset-aset perusahaan. Motif investor dalam kepemilikan saham:1. Hak kepemilikan (control of the firm)2. Dividen yang diharapkan setiap tahunnya dibagiberdasarkan perolehan keuntungan perusahaan3. Capital gain, harga yang diharapkan investorketika mereka menjual saham 15. Jenis Saham Berdasarkan Hak Tagih/Klaim: Saham Biasa Saham Preferen Berdasasarkan Penerbit: Perusahaan BUMN Berdasarkan Cara Peralihan: Atas Nama (registered) Atas Unjuk (bearer) 16. Saham Biasa Merupakan bukti kepemilikan saham darisuatu perusahaan terbatas dan pemegangsahamnya mempunyai hak atas dividenyang dibagikan oleh perusahaan tersebut. Voting Share Memilih Pengurus melalui RUPS Hak mengeluarkan pendapat Alat untuk mengalihkan kepemilikan 17. Jenis Saham Biasa Lainnya dikaitkan dengan mekanisme penerbitannya : no-par-stated value no-par no-stated valueMuncul untuk menghindari timbulnya contingentliabilities jika dijual dengan disagio dan untukmengurangi pertanyaan seputar hubungan NilaiNominal dan Nilai Pasar 18. Saham BiasaHal-hal yang perlu diingat apabila akanberinvestasi dengan membeli saham biasa : Tidak ada kewajiban bagi emiten untuk membelikembali saham yang sudah dijual, kecuali adakeputusan lain dari pemegang saham. Kewajiban pemegang saham hanya sebatas jumlahsaham yang dimilikinya Biasanya pemegang saham bisa mengangkatKomisaris dan Direksi untuk menjalankanperusahaan melalui RUPS. 19. Saham Preferen Merupakan bukti kepemilikan saham yangmemberikan hak kepada pemiliknya untukmendapatkan dividen sebelum dibagikan kepadapemegang saham lainnya dan juga bagianpenjualan aktiva jika perusahaan dilikuidasi. Biasanya pemegang saham preferen tidakmempunyai hak suara (non-voting share) dalamRUPS. 20. Klasifikasi Sahamberdasarkan Kinerja Blue Chip Stocks: saham dari perusahaan yang memiliki reputasi tinggi, mempunyaikapitalisasi pasar yang besar, sebagai leader di industri sejenis, memiliki pendapatanyang stabil dan konsisten dalam membayar dividen. Income stock: saham yang mampu memberikan dividen semakin besar dari rata-ratadividen yang dibayarkan tahun sebelumnya. Emiten income stock adalah perusahaan-perusahaanyang telah mencapai tahapan mapan dan memiliki pangsa pasar yang tinggiserta stabil. Growth stock: emiten sebagai perusahaan pemimpin dalam industrinya dan cukupprospektif. Sehingga perusahaan tersebut mampu memberikan dividen relatif tinggi.Walaupun harga sahamnya termasuk mahal dengan PER yang tinggi tetapi sahamkategori ini tetap mampu memberikan capital gain. Speculative stock: saham yang diterbitkan oleh perusahaan yang pendapatannya belumpasti, seperti perusahaan yang sedang memulai operasi atau perusahaan yang sedangmelakukan restrukturisasi sehingga emitennya tidak konsisten dalam memberikandividen. Cyclical stock: kelompok saham yang pergerakkannya searah dengan perekonomianmakro. Defensive stock: saham yang tidak terpengaruh perekonomian makro maupun turbulensisosial politik, karena emitennya menghasilkan produk yang dibutuhkan masyarakat. 21. Corporate Actions Bonus Issue Stock Split Rights Issue Dividend 22. HAK-HAK INVESTORSAHAM Hak (istimewa) yang dimiliki investor saham:1. Hak kepemilikan (control of the firm)Hak ini tercemin dalam voting right yang dimilikiinvestor. Makin besar kepemilikan, makin besarhak pemegang saham untuk mengontrolperusahaan.2. Preemptive rightHak investor saham untuk didahulukan dalampembelian saham baru yang diterbitkan olherperusahaan. Tujuannya: (1) untuk melindungi hakkontrol investor, (2) mengindari dillution of value 23. PASAR UNTUK SAHAM Jenis perusahaan berdasar kepemilikan saham:1. Closely held firm2. Publicly owned firm Pasar (bursa) untuk saham:1. Pasar reguler (regular market)2. Pasar pararel (Over the counter market - OTC) 24. PASAR UNTUK SAHAM Jenis pasar untuk saham berdasar transaksi:1. Initial Public Offering (IPO)2. Pasar primer (Primary Market)SahamRpEmiten Investors3. Pasar sekunder (secondary market)SahamRpInvestor A Investor B 25. PPEENNIILLAAIIAANN SSAAHHAAMM NILAI BUKU, NILAI INTRINSIK, NILAI PASAR PENDEKATAN NILAI SEKARANG MODEL DISKONTO DIVIDEN- Model pertumbuhan nol- Model pertumbuhan konstan- Model pertumbuhan ganda 26. PENILAIAN SAHAM Tiga konsep nilai saham:1. Nilai buku (book value)Nilai yang tercantum pada pembukuan perusahaan. Bisadiketahui dari neraca, yaitu: total modal sendiri dibagijumlah lembar saham beredar2. Nilai pasar (Market price)Nilai saham di pasar.3. Nilai intrinsik (intrinsic value)Disebut juga nilai teoritis, merupakan present value darisemua aliran kas yang diterima investor di masa depan 27. NILAI BBUUKKUU,, IINNTTRRIINNSSIIKK,,PPAASSAARR Dalam penilaian saham dikenal adanya tiga jenisnilai: yaitu nilai buku, nilai intrinsik dan nilai pasar. Nilai buku adalah nilai saham berdasarkan nilaidalam pembukuan perusahaan (emiten). Nilai intrinsik (nilai teoritis) adalah nilai saham yangsebenarnya (seharusnya terjadi). Nilai pasar adalah nilai saham di pasar, ditunjukkanoleh harga pasar yang berlaku untuk saham. 28. PPEENNIILLAAIIAANN SSAAHHAAMM PENDEKATAN PRICE EANING RATIO (PER) PENDEKATAN PENILAIN SAHAM LAINNYA:- Rasio Harga Pasar/Nilai Buku- Rasio Harga Saham/Aliran Kas- Economic Value Added 29. NILAI BBUUKKUU,, IINNTTRRIINNSSIIKK,,PPAASSAARR Mengapa investor perlu memahami ketigajenis nilai tersebut? Investor perlu mengetahui ketiga jenis nilaitersebut untuk membantu dalam pembuatankeputusan membeli, menahan, ataupunmenjual saham. Ada semacam rule of thumb tentangkeputusan apa yang sebaiknya diambilinvestor berdasarkan informasi nilaiintrinsik dan nilai pasar saham. 30. NILAI BBUUKKUU,, IINNTTRRIINNSSIIKK,,PPAASSAARR Jika nilai pasar > nilai intrinsik, berati sahamtersebut overvalued, dan investor sebaiknyamenjual saham tersebut. Jika nilai pasar < nilai intrinsik, berati sahamtersebut undervalued, dan investorsebaiknya membeli saham tersebut. Jika nilai pasar = nilai intrinsik, berartisaham tersebut fair-priced, dan investorbisa menahan saham tersebut. 31. PENENTUAN NNIILLAAII IINNTTRRIINNSSIIKKSSAAHHAAMM Tidak seperti nilai pasar (yang bisa dilihatdari harga saham di pasar), nilai intrinsiksuatu saham hanya bisa diperkirakandengan pendekatan tertentu. Pendekatan berbasis analisis fundamentalyang bisa dilakukan adalah dengan:1. Pendekatan nilai sekarang (present value)2. Pendekatan Price Earning Ratio3. Pendekatan lainnya. 32. PPEENNDDEEKKAATTAANN NNIILLAAIISSEEKKAARRAANNGG Dalam pendekatan ini, perhitungan nilaisaham dilakukan dengan menghitung nilaisekarang (present value) semua aliran kassaham yang diharapkan di masa datangdengan tingkat diskonto sebesar tingkatreturn yang disyaratkan investor. Aliran kas yang bisa dipakai dalam penilaiansaham dengan pendekatan nilai sekarangadalah earning perusahaan, atau berupaearning yang dibagikan dalam bentukddiivviiddeenn. 33. MODEL DDIISSKKOONNTTOO DDIIVVIIDDEENN((MMDDDD)) MDD merupakan model untuk mengestimasiharga saham dengan mendiskontokan semuaaliran dividen yang akan diterima di masadatang. Secara matematis, model ini bisa ditulissebagai berikut:........ D++DP D 3++D+++=(1 k)(1 k)(1 k)(1 k)321 20P D= +=t 1tt0 k)(1 34. PENILAIAN SAHAM Ada tiga model pertumbuhan dividen saham:1. Model pertumbuhan nol (zero growth model)D+(1 r )D(1 r )tst22s1s1DrD(1 r )t =s+=+==D++ ++1...nnsP0(1 r )Contoh: sebuah saham diperkirakan membayarkandividen tiap tahun sebesar Rp500 hingga tak terhingga(zero growth). rs= 20%. Nilai intrinsik= ???Rp2.500Rp5000 = = =0,2P Dks 35. MODEL PPEERRTTUUMMBBUUHHAANN NNOOLL Model ini berasumsi bahwa dividen yangdibayarkan perusahaan tidak akanmengalami pertumbuhan (tetap dari waktuke waktu). Rumus untuk menilai saham dengan modelini adalah sebagai berikut:P D00 = k 36. MODEL PPEERRTTUUMMBBUUHHAANN NNOOLL::CCOONNTTOOHH Misalkan saham A menawarkan dividentetap sebesar Rp800. Tingkat return yangdisyaratkan investor adalah 20%. Berdasarkan data tersebut, maka nilaiintrinsik saham A tersebut adalah:Rp. 4000P 800 0 = = 0,20 37. PENILAIAN SAHAM:CONSTANT GROWTHMODEL 2. Model pertumbuhan constant (constant growth model)= + + D (1 +g)... 2s0+(1 r )D1r -g1D (1 g)1s0+(1 r )= D (1 + g)0=r -g+ + D (1 + g)0+(1 r )Psss20Contoh: sebuah saham tahun lalu membayarkan dividenRp500 dan diperkirakan akan tumbuh 5% pertahun sampaitak terhingga. Ks= 20%. Nilai intrinsik= ???Rp3.500Rp500(1,05)= +0 = =0,2-0,05D (1 g)r gPs0- 38. MMOODDEELL PPEERRTTUUMMBBUUHHAANNKKOONNSSTTAANN Model petumbuhan konstan (modelGordon), dipakai untuk menentukan nilaisaham yang pembayaran dividennyamengalami pertumbuhan secara konstanselama waktu tak terbatas. Persamaan model pertumbuhan konstan inibisa dituliskan sebagai berikut:P D (1 g) 0....... D (1 g)+ + ++D (1 g)+ ++D (1 g)+ ++= ++(1 k)(1 k)(1 k)(1 k)330220 00P D10 = k - g11.5 39. MMOODDEELL PPEERRTTUUMMBBUUHHAANNKKOONNSSTTAANN:: CCOONNTTOOHH Misalkan PT Omega membayarkan dividen Rp. 1.000,per tahun. Pertumbuhan dividen direncanakan sebesar5% per tahun. Tingkat return yang disyaratkan investorsebesar 15%. Misalnya, harga pasar saham PT Omegasaat ini adalah Rp. 10.000. Berdasarkan data tersebut, maka nilai intrinsik:Rp. 10.500P = 1000 (1 + 0 ,05) 0 = 1050= 0,100,15 - 0,05 40. MMOODDEELL PPEERRTTUUMMBBUUHHAANNTTIIDDAAKK KKOONNSSTTAANN//GGAANNDDAA Model ini sesuai untuk menilai sahamperusahaan yang mempuyai karakteristikpertumbuhan yang fantastis di tahun-tahunawal, sehingga bisa membayarkandividen dengan tingkat pertumbuhan yangtinggi. Setelah pertumbuhan dividen fantastistersebut, perusahaan haya membayarkandividen pada tingkat yang lebih rendah,tapi konstan hingga waktu tak terbatas. 41. MMOODDEELL PPEERRTTUUMMBBUUHHAANNTTIIDDAAKK KKOONNSSTTAANN//GGAANNDDAA Tahap-tahap perhitungan yang harusdilakukan untuk model ini adalah:1. Membagi aliran dividen menjadi duabagian: (a) bagian awal yang meliputialiran dividen yang fantastis, dan (b)aliran dividen dengan pertumbuhan yangkonstan.2. Menghitung nilai sekarang dari alirandividen yang fantastis (bagian awal). 42. MMOODDEELL PPEERRTTUUMMBBUUHHAANNTTIIDDAAKK KKOONNSSTTAANN//GGAANNDDAA3. Menghitung nilai sekarang dari semuaaliran dividen selama periodepertumbuhan konstan (bagian b).4. Menjumlahkan hasil perhitungan nilaisekarang dari kedua bagian perhitunganaliran dividen 43. MMOODDEELL PPEERRTTUUMMBBUUHHAANNTTIIDDAAKK KKOONNSSTTAANN//GGAANNDDAA::CCOONNTTOOHH Misalkan PT SGPC adalah perusahaan yang bergerakdi bidang teknologi informasi. Dengan temuan produkinovatifnya, pada 3 tahun pertama, PT SGPCmengalami pertumbuhan earning yang sangatfantastis, sehingga bisa membayarkan dividen dengantingkat pertumbuhan 20% selama 3 tahun. Setelah tahun ke-3 dan seterunya perusahaanmemutuskan untuk membayar dividen dengan tingkatpertumbuhan 10% per tahun selamanya. Dividen tahun awal (D0) sebesar Rp1.000, dan tingkatreturn yang disyaratkan investor diketahui 15%. 44. MMOODDEELL PPEERRTTUUMMBBUUHHAANNTTIIDDAAKK KKOONNSSTTAANN//GGAANNDDAA::CCOONNTTOOHH0 g=20% 1 g=20% 2 g=20% 3 g=10% 4 g=10%nA BD0= Rp. 1.000 D1= Rp. 1.200 D2= Rp. 1.440 D3= Rp. 1.728 D4= Rp. 1.900,8Rp. 1.043,48 k1.900,80,15- 0,10P D3 = = k - g1.088,85 kc1.136,19 k = Rp. 38.01624.996,14 kRp. 28.264,664 45. PENILAIAN SAHAM:SUPERNORMAL GROWTHMODEL 3. Model pertumbuhan super normal (supernormal growthmodel)0 g=20% 1 g=20% 2 g=20% 3 g=5% Rp=600 Rp=781,25 Rp=976,56Rp=6835,94 g=5%Rp=1025,4Rp=7812,5Rp=520,8Rp=542,5Rp=4521,1Rp=5.584,5 46. PPEENNDDEEKKAATTAANN PPEERR Pendekatan ini merupakan pendekatanyang lebih populer dipakai di kalangananalis saham dan para praktisi. Dalam pendekatan PER (pendekatanmultiplier), investor akan menghitungberapa kali (multiplier) nilai earning yangtercermin dalam harga suatu saham. PER juga mencerminkan berapa rupiahkahyang harus dibayarkan investor sahamuntuk memperoleh satu rupiah earningperusahaan. 47. PPEENNDDEEKKAATTAANN PPEERR Rumus yang dipakai dalam pendekatan ini:PER Harga sahamatau;per lembar sahamEarning=P /E D1 E0 1 = / 1k - g 48. PENDEKATAN PPEERR:: CCOONNTTOOHH Misalnya harga saham DX saat ini adalahRp. 10.000 per lembar, dan tahun iniperusahaan memperoleh earning sebesar900 juta rupiah. Jumlah saham beredar saatini adalah 900 ribu lembar saham. Dari data tersebut, maka PER perusahaanbisa dihitung dengan dua tahapperhitungan seperti berikut: 49. PENDEKATAN PPEERR:: CCOONNTTOOHHEarning per lembar = earning perusahaa njumlah saham beredarlembarRp.900 000900 000 000.= . .10 kali.PER = Rp. 10.000=Rp. 1.000 50. PPEENNDDEEKKAATTAANN LLAAIINNNNYYAA Ada 3 pendekatan lain untuk menilaisaham, yaitu:1. Harga pasar saham/nilai buku saham2. Harga pasar saham/aliran kas3. Economic Value Added (EVA) 51. Faktor-faktor yangmempengaruhi harga saham Supply & demand The companys performance Industry condition Macro economic indicator World & Domestic events 52. Basic Principles of TA Market action discount everything(harga yang sebenarnya terjadi di pasar sudah mencerminkan kondisi yangdiketahui pasar, seperti kondisi politik, supply/demand, sentimen pasar) Patterns exist(pola-pola yang terjadi di masa lalu merupakan cerminan dari prilaku pasardan memungkinkan untuk memberikan hasil yang diharapkan) History repeats itself(pengulangan pola-pola/trend perdagangan di masa lalu) 53. Asumsi Harga saham semata-mata ditentukan oleh faktorpenawaran dan permintaan Penawaran dan permintaan didorong oleh perilakubaik yang rasional maupun irasional Harga saham cenderung bergerak dengankecenderungan (trend) tertentu untuk jangkawaktu yang cukup lama Penyebab terjadinya perubahan pada penawarandan permintaan sulit ditentukan, namun perubahanini telah terefleksi dalam perilaku harga saham 54. Tehnikal AnalisisTantangan: Analisa tehnikal memerlukanpasar yang tidak efisien, yaknipasar yg akan memberikanreaksi yang lambat dalammelakukan penyesuaian atasharga saham; Pola pergerakan harga atauhubungan antara variabel-variabeltertentu di pasar danharga saham, mungkin tidakterulang kembali di masamendatang Terlalu subyektifKelebihan: Cepat & mudah Tidak perlu menggunakan data-datafinansial yang rumit Telah memperhitungkan faktor-faktorpsikologis, selain faktor-faktorekonomi yang turutmendorong perubahan hargapasar Memberitahukan saat yangtepat untuk melakukaninvestasi, selain alasan untukmelakukan inevstasi 55. Strengths & Weaknesses-TA Strengths TA can be used to follow a widerange of instruments in almost anymarket place Charts can be used to analyze datafor time periods ranging from hoursto a century Many TA tools & techniquesavailable Basic principles of TA are easy tounderstand & have been developedfrom the way market operate TA relies on the use of accurateand timely date which is availablereal time or short delay Weaknesses TA is not immune from humantendency to choose dataselectively TA is based on the idea thathuman nature is constant &therefore the patterns tend torepeat themselves TA concerned with the degreeof probability that an event willhappen Some modern TA usingcomplex mathematic andstatistical concepts 56. Analisa Tehnikal Indikator Pasar yang perlu diperhatikan: Kedalaman Pasar (breadth of market)Menghitung jumlah saham yang naik dan jumlah saham yangturun pada setiap hari Short interestMenghitung jumlah kumulatif saham yang dijual secara short-sellingdan belum dibeli kembali Block Uptick-Downtick RatioMenunjukkan sentimen investor institusi. Block Uptick: jika harga yang terjadi di Block trade/sale lebih tinggidari harga pasar yang terjadi; Block Downtick: jika harga yang terjadi di Block trade/sale lebihrendah dari harga pasar yang terjadi. 57. Dow Theory 58. Dow Theory 59. Dow Theory 60. Dow Theory 61. Charts Type Line Chart (closing price only) Bar Chart(open/high/low/close price) Candlestick(open/high/low/close price) Point and Figure(price changes) Histogram(volume) 62. Line Chart 63. Bar Chart 64. Candlestick 65. Point & Figure 66. Histogram 67. Trend-lines A trend-line is a line connecting high or low data points in orderto identify the direction of market. Trend-lines are used to identify the following market trends: Direction of the trend; Reversal of a trend; Continuation of a trend; Support and Resistance Up-trend: is a line drawn joining low data points. It is drawnunder the low points and connects at least three consecutivesrising low points. Downtrend: is a line drawn joining high data points. It is drawnunder the low points and connects at least three consecutivesrising high points. 68. Trend-lines 69. Reversal Patterns Indicate a top or bottom in market priceaccompanied by a trend reversal. Head & Shoulders Double & Triple tops/ bottoms Wedges Rounding or saucer top/bottom (Scalloped) 70. Head & Shoulders 71. Double/triple tops/bottoms 72. Wedge-Rounding 73. Contoh TA