resume 1-a4

Download Resume 1-A4

Post on 06-Dec-2015

4 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

dddd

TRANSCRIPT

RESUME

SKENARIO 4NORMA HIDUP BERMASYARAKAT Oleh : Kelompok A

Ayu Yoniko Christi

092010101001Bambang Prabawiguna

092010101002

Farah Azizah

092010101003

Mirna Ayu Permata Sari

092010101004

Ashoka Sulistyasmara

092010101005

IGN AG Darma Putra

092010101006

Erwin Maulana F P

092010101007

Elsa Viona

092010101008

Dafista Diyantika

092010101009

Krisna Astayogi

092010101010

IGN Adi Surya

092010101011

Ngakan Gde Aditya P

092010101012

Selma

092010101013

Siti Julaikha

092010101014

Aulia Ratu Pritari

092010101015

Ade Churie Tanjaya

092010101016

FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS JEMBER

2009

I. SkenarioSKENARIO 4 :

NORMA HIDUP BERMASYARAKAT

Dokter Reza merupakan dokter lulusan FK Unej yang ditempatkan di daerah pedalaman di pulau Kalimantan. Saat awal dia menjalankan tugasnya, dia merasakan betapa sulitnya untuk mendekatkan diri dengan masyarakat sekitar. Maklum saja, dokter Reza berasal dari Jawa yang memiliki kebiasaan yang berbeda. Dia berusaha dengan keras untuk mempelajari norma-norma hidup masyarakat di sana. Setiap individu maupun keluarga yang membutuhkan pertolongan dokter dilayaninya dengan baik. Dia menganggap pasien memiliki derajat yang sama dalam hubungan dokter-pasien, sehingga pasien merasa nyaman. Dia memberikan pelayanan dengan penuh cinta kasih. Setiap pasien yang datang sebagian besar mengalami penderitaan dan memiliki harapan untuk sembuh. Namun demikian dokter Reza hanya manusia biasa yang terkadang tidak bisa menyelamatkan pasiennya sehingga sebagian tidak tertolong dan mengalami kematian.

Berbekal pengalaman itulah, dia akhirnya menyadari betapa pentingnya kuliah tentang Pancasila, Wawasan Nusantara, serta Pendidikan Kewarganegaraan yang pernah diikutinya dulu. Berbagai materi tersebut membentuk karakter dokter Reza sehingga menjadi pribadi seorang dokter yang disenangi masyarakat. Dokter Reza dapat menempatkan diri dalam pelayanan.

II. Klarifikasi Istilah

1. Norma : aturan pedoman yang mengikat dalam perilaku manusia sebagai perwujudan nilai yang konkret dari masyarakat sehinga terwujud kehidupan harmonis,tertib,dan teratur2. Masyarakat : Kelompok manusia yang telah lama bertempat tinggal di suatu daerah tertentu yang mempunyai adat dan kebudayaan serta aturan yang mengatur tata hidup mereka untuk menuju tujuan yang sama

3. Wawasan nusantara : cara pandang dan sikap bangsa indonesia mengenai diri dan lingkungannya sebagai negara kepulauan dan segala aspek kehidupan yang beragam dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam menyelenggarakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara untuk mencapai tujuan nasional

4. Individu : Seseorang yang hidup sendiri secara fisiologi,hidup bebas,tidak memiliki hubungan organisasi dengan sesamanya dan memiliki kepentingan (aspek terkecil dari suatu kelompok interaksi sosial)

5. Kebiasaan : Suatu pola untuk melakukan sesuatu yang dipelajari oleh individu secara berulang dalam hal yang sama

6. Pendidikan kewarganegaraan : Pendidikan yang menunjukkan hubungan antara warga negara dan negara dalam suatu ikatan

7. Pancasila : Dasar negara dari kesatuan RI yang harus dilaksanakan secara konsisten dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

8. Karakter : Sifat-sifat kejiwaan, akhlak/budi pekerti yang membedakan seseorang dengan yang lain

9. Keluarga : Suatu kekerabatan mendasar dalam masyarakat yang tercipta melalui hubungan pernikahan10. Derajat yang sama (dalam hub dokter-pasien) : menghargai hak dan kewajiban pasien dengan acuan norma-norma seperti agama, moral(etik), kesopanan dan hukum agar tidak membedakan hak dan kewajiban pasien satu dengan yang lainnya

11. Cinta kasih : Dasar motivasi yang mengacu pada pengobatan pasien

12. Harapan : Keinginan supaya menjadi kenyataan

III. Rumusan Masalah

a. Pancasila1. Pancasila dalam pendekatan filsafat

2. Makna dan Fungsi Pancasila

i. Sebagai dasar Negara

ii. Sebagai ideology

3. Tujuan Pancasila

4. Implementasi Pancasila

i. Sebagai dasar negara

ii. Sebagai ideologi

5. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila

6. Pengamalan Pancasila

b. Nilai dan Normai. Nilai1. Definisi nilai2. Ukuran tinggi rendahnya nilai3. Sumber-sumber nilai4. Ciri-ciri nilai5. Klasifikasi nilai berdasarkan penggolongan umum6. Klasifikasi nilai berdasarkan tingkatan7. Fungsi nilai

ii. Norma

1. Definisi norma

2. Macam-macam normac. Individu, keluarga, dan masyarakati. Pengertian individu, keluarga, dan masyarakat

ii. Jenis-jenis masyarakatiii. Persamaan derajat1. Definisi2. Landasan moral atau hukum tentang persamaan derajat

3. Tujuan4. Prinsip Utama Penerapan Persamaan Derajat

5. Penerapan dalam Hubungan Dokter-Pasieniv. Pertentangan sosial

1. Definisi

2. Faktor-faktor Penyebab

3. Dampak Positif

4. Dampak Negatif

5. Cara Menuntaskan

6. Cara Mencegah

v. Cinta kasih, penderitaan, harapan, tanggung jawab, keyakinan, dan kematian

d. Wawasan Nusantara1. Definisi Wawasan Nusantara

2. Hakikat dan Kedudukan Wawasan Nusantara3. Unsur Wawasan Nusantara4. Latar Belakang Wawasan Nusantara5. Tujuan dan Manfaat Wawasan Nusantarae. Pendidikan kewarganegaraan dan kewarganegaraani. Pendidikan kewarganegaraan1. Definisi pendidikan kewarganegaraan

2. Tujuan dan manfaat pendidikan kewarganegaraan

3. Fungsi pendidikan kewarganegaraan4. Latar belakang pendidikan kewarganegaraan ii. Kewarganegaraan1. Definisi warga Negara

2. Hak dan kewajiban warga Negara

IV. Tujuan Belajar1. Mengetahui dan memahami norma dan nilai

2. Mengetahui dan memahami makna dan peranan individu, keluarga, dan masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat

3. Mengetahui dan memahami tentang cinta kasih, penderitaan, harapan, dan kematian

4. Mengetahui dan memahami tentang Pancasila, Wawasan Nusantara, Pendidikan Kewarganegaraan.

V. Analisis Permasalahan

a. Pancasila

1. Pancasila dalam pendekatan filsafat

Menurut TAP MPR II/1998 pendekatan filsafat Pancasila adalah sebagai pandangan hidup karena unsur-unsurnya telah berabad-abad lamanya ada dalam kehidupan bangsa Indonesia

Menurut Kaelan pancasila dalam pendekatan filsafat itu merupakan suatu nilai yang fundamental yang dapat dijadikan dasar. Dasar-dasar tersebut yaitu: ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan keadilan.

Menurut Dwi Winarno, pancasila dalam pendekatan filsafat suatu perefleksian kritis terhadap nilai-nilai yang ada, bahwa itu benar atau tidak.

2. Makna dan fungsi pancasilai. Pancasila sebagai dasar Negara

Makna:

-Bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila menjadi dasar atau pedoman bagi penyelenggara Negara.

-Berisi norma atau hak pokok yang fundamental sebagai landasan.

-Nilai menjadi dasar Negara sebagai pembuatan peraturan lebih lanjut dan mengandung nilai praktis.

Fungsi:

-Sebagai pedoman dan pengikat bagi penyelenggaraan Negara.

ii. Pancasila sebagai ideology bangsa

Makna:

-Nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila menjadi visi atau cita-cita normatif dari penyelenggaraan berbangsa dan bernegara.

-Nilai-nilai yang berakar pada pandangan filsafat hidup bangsa dan tidak langsung bersifat operasional.

Fungsi:

-Sebagai suatu cita-cita yang hendak ingin dicapai oleh suatu masyarakat.

-Pemersatu masyarakat dan karenanya sebagai prosedur penyelesaian konflik yang terjadi di masyarakat.3. Tujuan Pancasila

Penyelesaian konflik yan mengedepankan persatuan

Nilai nilai religious

Menghargai derajat manusia

Berdasarkan pada demokrasi untuk keadilan4. Implementasi Pancasila

i. Sebagai dasar Negara

Dijadikan sebagai nilai-nilai dasar dan sumber normatif bagi penyusunan hukum positif Negara.

Terdapat pada pembukaan UUD 45 (sebagai sumber hukum).

ii. Sebagai ideology bangsa

Dalam TAP MPR no VII/MPR/2001

Visi ideal : cita cita luhur bangsa Indonesia (pembukaan UUD 45)

Visi antara : visi Indonesia dari 2001 2010

Visi 5 tahunan : ditetapkan oleh tiap tiap penguasa Negara (GBHN)

Sebagai social etik : sebagai prosedur penyelesaian konflik yang bersifat normatif

5. Nilai-nilai yang terkandung dalam PancasilaKelima sila dari Pancasila pada hakikatnya adalah suatu nilai. Nilai-nilai yang merupakan perasan dari sila-sila tersebut adalah :

1. Nilai Ketuhanan

2. Nilai Kemanusiaan

3. Nilai Persatuan

4. Nilai Kerakyatan

5. Nilai Keadilan

6. Pengamalan PancasilaPengamalan Pancasila dalam bernegara dapat dilakukan dengan cara :

1. Pengamalan secara objektif

Pengamalan secara Objektif adalah dengan melaksanakan dan menaati peraturan perundang-undangan sebagai norma hukum negara yang berlandaskan pada Pancasila

2. Pengamalan secara subjektif

Pengamalan secara subjektif adalah dengan cara menjalankan nilai-nilai pancasila yang berwujud norma etik secara pribadi atau kelompok dalam bersikap dan bertingkah laku pada kehidupan berbangsa dan bernegara

B. Nilai dan Norma

i. Nilai

1. Definisi nilai:

Menurut Woods, nilai merupakan petunjuk umum yang telah

berlangsung lama serta mengarahkan tingkah laku dan kepuasan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Hendropuspito, nilai adalah segala sesuatu yang dihargai masyarakat karena mempunyai daya g