refleksi kasus hepatitis drug induced

Download Refleksi Kasus Hepatitis Drug Induced

Post on 19-Dec-2015

61 views

Category:

Documents

13 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

:)

TRANSCRIPT

PRESENTASI KASUS CHRONIC KIDNEY DISEASE

HEPATITIS DRUG INDUCEDREZKY MAWARNI20100310187Pembimbing : dr. Rastri Sp. PDIDENTITAS Nama : Tn. K Umur : 69 tahun Alamat : BanaranMasuk RS: 20 februari 2015

Anamnesis Keluhan utama :muntah, sesak nafasRiwayat penyakit sekarangPasien datang dibawa oleh keluarganya dengan muntah (+) setiap kali makan dan minum, mual (+), nyeri perut (+), sesak (+), nyeri dada (-), batuk berdahak (+), pilek (-), panas (-), pusing (-), badan terasa lemas (+), BAB cair 3x (+), kuning(+), BAK (+) warna kuning jernih, badan terasa gatal (+), pengobatan TB 6 hari (+) , Riwayat penyakit dahuluRiwayat hipertensi (-), jantung (-) DM (-), asma (-).

Riwayat penyakit keluarga Riwayat penyakit hipertensi (+) ibu, jantung (-), DM (-), asma (-).

Riwayat personalitasPasien sering merokok pada usia 7 tahun, minum alkohol (-).

PEMERIKSAAN FISIKKeadaan umum : tampak lemah, compos mentisTD : 120/90 mmHgHR : 96x/menitRR : 22x/menitt : 36,5 CKepala : mata conjunctiva anemis -/-, sklera ikterik +/+Leher : limfonodi tidak teraba, JVP tidak meningkatThorax : simetris, ketinggalan gerak (-), retraksi (-),COR : S1/S2 reguler, bising (-), cardiomegali(-).Pulmo : vesikuler +/+, ronki -/-, wheezing -/-Abdomen : supel, BU (+), 5x/menit, timpani (+), nyeri tekan epigastric (+), hepatomegali (-).Ekstremitas : akral hangat, udem (-),ruam (+).

PEMERIKSAAN PENUNJANG hematologi20-2-201523-2-2015Pemeriksaan Hasil HasilNilai RujukanSatuan Leukosit 4,655,304,5-1110/uLEritrosit 5,604,934,50-5,510/uLHemoglobin 16,614,614-18g/dLHematokrit 49,744,340-54%MCV 88,789,986-108fLMCH29,629628-31pgMCHC33,432,930-35g/dLTrombosit 137143150-45010/uLKIMIA20-2-201523-2-201526-2-2015Pemeriksaan Hasil HasilHasilNilai rujukanSatuan Glukosa darah sewaktu9880-144mg/dlUreum1014010-50mg/dlKreatinin1,60,91,0-1,3mg/dlSGOT46791332), maka OAT distopSGOT dan SGPT >5 kali nilai normal, maka OAT distopSGOT dan SGPT> 3 kali, maka teruskan pengobatan dengan pengawasanPengobatan yang diberikan ini antara lain: Pengobatan suportif. Pasien dengan gejala yang berat membutuhkan untuk menerima pengobatan suportif di rumah sakit, antara lain cairan intravena dan obat-obatan untuk menghilangkan mual dan muntah. Transplantasi hati. Ketika fungsi hati sangat menurun (drug induced fulminant hepaticinjury), transplantasi hati mungkin satu-satunya pilihan terapi (Metha N, 2008). Kriteria lyang dipergunakan untuk transplantasi hati adalah kriteria Kings College. Kriteria Kings College untuk transplantasi hati pada kasus toksisitas asetaminofen:pH darah kurang dari 7,3 ( tanpa melihat grade ensefalopati) Prothrombin time (PT) lebih besar dari 100 detik atau INR > 7,7Konsentrasi serum kreatinin lebih besar dari 3,4 mg/dL pada pasien dengan ensefalopati derajat III atau IV

Pengukuran laktat serum pada 4 dan 12 jam pertama juga membantu detifikasi awal pasien yang memerlukan transplantasi hati. Kriteria Kings College untuk transplantasi hati pada kasus hepatotoksisitas imbas obat yang lain (Metha N, 2008) :PT > 100 detik (tanpa memandang derajat ensefalopati) atau 3 dari kriteria di bawah ini:1.Usia < 10 tahun dan > 40 tahun.2.Etiologi Non-A/Non-B hepatitis, halotan hepatitis, atau reaksi obat idiosinkrasi3.Durasi ikterik lebih dari 7 hari sebelum onset ensefalopati.4.PT lebih besar dari 50 detik.5.Konsentrasi bilirubin serum lebih besar dari 17 mg/dL.

PROGNOSISPrognosis penyakit ini bergantung pada gejala pasien dan derajat kerusakan hati. Sebuah studi prospektif yang dilakukan di Amerika pada tahun 1998-2001 menyimpulkan bahwa prognosis pasien (termasuk mereka yang menerima transpalantasi hati) sebanyak 72% (Bass N, 2003). Kejadian Gagal Hati akut ini ditentukan oleh etiologinya, derajat ensefalopati hepatik, dan komplikasi seperti infeksi (Metha, N, 2008). Prognosis gagal hati akut untuk reaksi idiosinkratik obat buruk dengan angka mortalitas lebih dari 80% (Bayupurnama, 2006).

PembahasanPada kasus ini, pasien mengalami penyakit hepatitis drug induced yang disebakan karena obat tb paru yaitu dari gejala klinis seperti ruam dan gatal pada kulit, diare, mual, muntah. Kemudian dari pemeriksaan fisik di dapatkan sklera ikterik dan ruam kulit pada pasien serta di dukung oleh pemeriksaan penunjang dimana terdapat peningkatan kadar SGPT yaitu 505 U/l , berdasarkan dari kadar SGOT, pasien ini mengalami penyakit hepatitis drug induced grade 4. Dengan demikian penatalaksanaan pada pasien ini adalah obat yang dicurigai sebagai penyebab dihentikan yaitu obat FDC, dengan penghentian obat FDC kadar SOPT relatif menurun dari 505 U/l 276 U/l 159 U/l. Kemudian dilakukan pengobatan suportif seperti cairan intravena dan obat-obatan untuk menghilangkan mual dan muntah yaitu injeksi ranitidin dan injeksi ondansentron.

Kesimpulan Berdasarkan dari kasus dan dihubungkan dengan tinjauan pustaka di atas, maka dapat disimpulkan bahwa pasien mengalami penyakit hepatitis drug induced berdasarkan gejala klinis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Pengobatan pada pasien sesuai dengan teori yaitu dilakukan penghentian obat tuberkulosis dan dilakukan terapi suportif yaitu pemberian cairan, pengobatan mual dan muntah.

Daftar Pustaka Aditama, Yoga dkk. Pedoman Diagnosis dan Penatalaksanaan Tuberkulosis di Indonesia. Indah Offset Citra Grafika. Jakarta. 2006Bass N. Drug-Induced Liver disease in Current Diagnosis & Treatment in Gastroenterology. 2nd ed. McGraw Hill. Singapore. 2003; 44:664-78Bayupurnama P, Hepatotoksisitas Imbas Obat di dalam Buku Ajar Penyakit DalamJilid I, Edisi ke 4. Pusat Penerbitan Departemen IPD FKUI. Jakarta, 2006; 109: 473-480Dienstag JL and Isselbacher KJ. Toxic and Drug Induced Hepatitis. InHarrisons: Principles of Internal Medicine 16th Edition. Editors: KasperDL, Fauci AS, Longo DL, et al. 2005;18381849.Kishore PV, Palaian S, Paudel R, Mishra P, Prabhu M, Shankar PR. Drug Induced Hepatitis with Anti-tubercular Chemotherapy: Challenges and Difficulties in Treatment. Kathmandu University Medical Journal (2007), Vol. 5, No. 2, Issue 18, 256-260Mehta, Nilesh MD dkk. Drug-Induced Hepatotoxicity. Department of Gastroenterology and Hepatology. 2010