refkas hsp ayu

Download Refkas HSP Ayu

Post on 31-Dec-2015

65 views

Category:

Documents

5 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Henoch Schonlein Purpura

TRANSCRIPT

REFLEKSI KASUSHENOCH SCHONLEIN PURPURA

Disusun Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Kepanitraan Klinik Bagian Ilmu Kesehatan Anak Rumah Sakit Tentara Tingkat II Dokter Soedjono

DISUSUN OLEH :

RATU AYU KUSUMANINGRUM1120221180

PEMBIMBING :Letkol (CKM) dr. ROEDI DJATMIKO, SpA

KEPANITERAAN KLINIK BAGIAN ILMU KESEHATAN ANAKFAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN JAKARTAPERIODE 16 SEPTEMBER 23 NOVEMBER 2013

LEMBAR PENGESAHAN

REFLEKSI KASUSHENOCH SCHONLEIN PURPURA

Disusun Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Kepanitraan Klinik Bagian Ilmu Kesehatan Anak Rumah Sakit Tentara Tingkat II Dokter Soedjono

Disusun Oleh :Ratu Ayu Kusumaningrum1120221180

Telah Diseteujui Dan Dipresentasikan Pada Tanggal : Oktober 2013

Magelang, Oktober 2013Dosen Pembimbing,

Letkol (CKM) dr. ROEDI DJATMIKO, SpA

KATA PENGANTAR

Puji Syukur saya panjatkan pada Allah Yang Maha Esa karena atas rahmat dan karunia-Nya saya dapat menyelesaikan tugas refleksi kasus yang berjudul HENOCH SCHONLEIN PURPURA. Makalah ini disusun sebagai salah satu tugas dalam kepaniteraan klinik Ilmu Kesehatan Anak Rumah Sakit Tk. II Dr. Soedjono periode 16 September 23 November 2013.Dalam usaha penyelesaian tugas ini, penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Letkol (CKM) dr. Roedi Djatmiko, SpA selaku pembimbing dalam penyusunan makalah ini, paramedik serta seluruh staf di SMF Ilmu Kesehatan Anak dan semua pihak yang turut membantu dalam penyusunan makalah ini, serta kepada teman teman yang selalu ada untuk berbagi dalam berbagai hal. Saya menyadari bahwa di dalam penulisan ini masih banyak kekurangannya. Oleh karena itu dengan segala kerendahan hati saya menerima semua saran dan kritik yang membangun guna penyempurnaan tugas laporan ini.Akhir kata, semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.

Magelang, Oktober 2013

Penyusun

BAB I STATUS PASIEN

I.1 IDENTITAS PASIENNama : An. AUsia: 8 tahunJenis Kelamin: PerempuanAlamat: Jl. Jambu no. I RT 03/RW 10 Mungkid, Mungkid, Magelang Agama: IslamTanggal Masuk: 8 Oktober 2013 pukul 16.45

I.2 ANAMNESISKeluhan Utama :Pasien datang ke IGD dengan keluhan muntah sejak kemarin malam.Riwayat Penyakit Sekarang :Pasien datang dengan keluhan muntah sejak semalam, muntah disertai dengan mual, muntah sebanyak >10 kali, muntah setiap habis makan dan minum. Muntah berupa cairan sebanyak gelas setiap kali muntah.Keluhan Tambahan :Pasien mengeluhkan perut terasa mulas, nyeri terasa pada perut bagian tengah. Pasien juga mengeluhkan BAB cair sebanyak 2 kali, BAB tidak ada ampas, tidak ada lendir maupun darah. BAK terakhir 3 jam SMRS, menurut pasien BAK seperti biasa, tidak ada nyeri saat BAK. Menurut keluarga pasien, pasien tidak mau makan dan minum. 4 hari SMRS pasien mengatakan kakinya bengkak dan terasa sakit. Setelah bengkaknya menghilang kemudian muncul ruam di kedua kaki pasien. Ruam berwarna kemerahan, tidak disertai dengan nyeri maupun gatal. Pasien dan keluarga menyangkal adanya demam, batuk, pilek, pusing, nyeri kepala, sesak, maupun nyeri sendi.Riwayat Penyakit Dahulu :Menurut keluarga, pasien belum pernah mengalami gejala yang sama seperti ini sebelumnya. Riwayat alergi dan asma disangkal.

Riwayat Penyakit Keluarga :Tidak ada anggota keluarga pasien lainnya yang mengalami gejala yang sama seperti pasien saat ini.Riwayat Pengobatan :Menurut keluarga, pasien belum diberikan pengobatan sebelumnya.Riwayat Kelahiran :Pasien lahir secara normal. Riwayat Imunisasi :Lengkap.Riwayat Tumbuh Kembang :Menurut keluarga, tumbuh kembang pasien baik.

I.3 PEMERIKSAAN FISIKKeadaan Umum: Sakit sedangKesadaran: Compos mentis/ E4M6V5Berat Badan: 23 kgTanda Vital: Nadi: 120 kali/menit Pernafasan: 20 kali/menit Suhu: 37,40 CKepala: Pupil : Isokor Air mata: +/+ Mata cekung: - Sianosis: - Dispneu: - Konjungtiva anemis: -/- Sklera ikterik: -/- Mulut kering: -Leher: Kelenjar Getah Bening: Dalam batas normal.Thoraks: Bentuk : Normochest, retraksi (-). Jantung: Inspeksi: Iktus kordis tidak tampak. Palpasi: Iktus kordis tidak kuat angkat. Perkusi: Batas jantung dalam batas normal. Auskultasi: S1 > S2, reguler, murmur (-), gallops (-). Paru: Inspeksi: Pergerakan dada simetris kanan-kiri. Palpasi: Vokal fremitus +/+. Perkusi: Sonor +/+. Auskultasi: Vesikuler +/+, Ronki -/-, Wheezing -/-.Abdomen: Inspeksi: Datar. Auskultasi: Bising usus (+) meningkat. Palpasi: Supel, hepar dan lien tidak teraba adanya pembesaran. Turgor baik. Perkusi: Timpani.Ekstremitas: Ekstremitas Superior Tidak tampak adanya edema dari carpal sampai dorsum manus. Capillary refill < 2 detik. Akral hangat. Ekstremitas Inferior Tidak tampak adanya edema pada kedua pedis kanan dan kiri. Tampak adanya ruam berwarna kemerahan, nyeri tekan (-) Capillary refill < 2 detik. Akral hangat.

I.4 DAFTAR MASALAHA. Anamnesisa. Muntah sejak semalamb. BAB cair sejak semalamc. Nyeri perutd. Tidak mau makan dan minume. Ruam pada kakiB. Pemeriksaan Fisika. Keadaan umum: Sakit sedangb. Pemeriksaan abdomen: Bising usus meningkat.

I.5 PENANGANAN5. Rencana Diagnostik Pemeriksaan darah lengkap Pemeriksaan urin lengkap Pemeriksaan ureum-creatinin0. Rencana TerapiTerapi Suportif0. Infus KAEN 3B 1500 ml/hariTerapi Simtomatis0. Inj. Norages 3x250 mg0. Inj. Ranitidin 2x ampul0. Vometa (Domperidone) 3 x 1 cth0. Dehidralit 230 cc/BAB cair0. L Bio 1x1mg0. Zinc 1x20 mgTerapi Kausatif0. Inj. Cefotaksime 3 x 700 mg3) Rencana Monitoring Observasi tanda vital : suhu, nadi, pernafasan. Observasi dehidrasi. Efek samping obat.

I.6 DIAGNOSIS AKHIRHenoch Schonlein Purpura

Follow UpTanggalSOAP

9 -10 20137. Muntah (-)7. Nyeri perut (-)7. Demam (-)7. Bab cair (-)7. Ruam (+)7. Makan ()7. Minum ()7. BAB (-)7. BAK (+)

Keadaan Umum : sakit sedang Kesadaran : CM BB : 23 kg Tanda Vital N : 130 x/menit RR : 23 x/menit S : 36,5 0 C Kepala dan leher Anemis (-), Ikterik (-), Sianosis (-), Dispneu (-) Thoraks Jantung : Inspeksi: Iktus kordis tidak tampak. Palpasi: Iktus kordis tidak kuat angkat. Perkusi: Batas jantung dalam batas normal. Auskultasi: S1 > S2, reguler, murmur (-), gallops (-). Paru : Inspeksi: Pergerakan dada simetris kanan-kiri. Palpasi: Vokal fremitus +/+. Perkusi: Sonor +/+. Auskultasi: Vesikuler +/+, Ronki -/-, Wheezing -/-. Abdomen: Inspeksi: Datar. Auskultasi: Bising usus (+). Palpasi: Supel, hepar dan lien tidak teraba adanya pembesaran. Turgor kembali cepat. Nyeri tekan pada perut kanan bawah. Perkusi: Timpani. Ekstremitas: Ekstremitas Superior Tidak tampak adanya edema dari carpal sampai dorsum manus. Capillary refill < 2 detik. Akral hangat. Ekstremitas Inferior Tidak tampak adanya edema pada kedua pedis kanan dan kiri. Tampak adanya ruam pada kedua ekstremitas inferior Capillary refill < 2 detik. Akral hangat. Obs. Vomitus + Ruam Dd HSP

Rencana Diagnostik Pemeriksaan darah lengkap Pemeriksaan urin lengkap Pemeriksaan ureum-creatininRencana TerapiTerapi Suportif Infus KAEN 3B 1500 ml/hariTerapi Simtomatis Inj. Norages 3x250 mg Inj. Ranitidin 2x ampul Vometa (Domperidone) 3 x 1 cth Dehidralit 230 cc/BAB cair L Bio 1x1mg Zinc 1x20 mgTerapi Kausatif Inj. Cefotaksime 3 x 700 mgRencana Monitoring Observasi tanda vital : suhu, nadi, pernafasan. Observasi dehidrasi. Efek samping obat.

TanggalSOAP

10-10-20137. Muntah (-)7. Nyeri perut (+)7. Demam (-)7. Bab cair (-)7. Ruam (+)7. Makan ()7. Minum (n)7. BAB (-)7. BAK (+)

Keadaan Umum : sakit sedang Kesadaran : CM BB : 23 kg Tanda Vital N : 92 x/menit RR : 23 x/menit S : 36,7 0 C Kepala dan leher Anemis (-), Ikterik (-), Sianosis (-), Dispneu (-) Thoraks Jantung : Inspeksi: Iktus kordis tidak tampak. Palpasi: Iktus kordis tidak kuat angkat. Perkusi: Batas jantung dalam batas normal. Auskultasi: S1 > S2, reguler, murmur (-), gallops (-). Paru : Inspeksi: Pergerakan dada simetris kanan-kiri. Palpasi: Vokal fremitus +/+. Perkusi: Sonor +/+. Auskultasi: Vesikuler +/+, Ronki -/-, Wheezing -/-. Abdomen: Inspeksi: Datar. Auskultasi: Bising usus (+). Palpasi: Supel, hepar dan lien tidak teraba adanya pembesaran. Turgor kembali cepat. Nyeri tekan (-) Perkusi: Timpani. Ekstremitas: Ekstremitas Superior Tidak tampak adanya edema dari carpal sampai dorsum manus. Capillary refill < 2 detik. Akral hangat. Ekstremitas Inferior Tidak tampak adanya edema pada kedua pedis kanan dan kiri. Tampak adanya ruam pada kedua ekstremitas inferior Capillary refill < 2 detik. Akral hangat. Obs. Vomitus + Ruam Dd HSP

Terapi Suportif Infus KAEN 3B 1500 ml/hariTerapi Simtomatis Inj. Norages 3x250 mg Inj. Ranitidin 2x ampul Vometa (Domperidone) 3 x 1 cth Dehidralit 230 cc/BAB cair L Bio 1x1mg Zinc 1x20 mgTerapi Kausatif Inj. Cefotaksime 3 x 700 mgRencana Monitoring Observasi tanda vital : suhu, nadi, pernafasan. Efek samping obat.

TanggalSOAP

11-10-20137. Muntah (+) 1x7. Nyeri perut (+)7. Demam (-)7. Bab cair (-)7. Ruam (+)7. Makan ()7. Minum (n)7. BAB (-)7. BAK (+)

Keadaan Umum : sakit sedang Kesadaran : CM BB : 23 kg Tanda Vital N : 86 x/menit RR : 23 x/menit S : 36,5 0 C Kepala dan leher Anemis (-), Ikterik (-), Sianosis (-), Dispneu (-) Thoraks Jantung : Inspeksi: Iktus kordis tidak tampak. Palpasi: Iktus kordis tidak kuat angkat. Perkusi: Batas jantung dalam batas normal. Auskultasi: S1 > S2, reguler, murmur (-), gallops (-). Paru : Inspeksi: Pergerakan dada simetris kanan-kiri. Palpasi: Vokal fremitus +/+. Perkusi: Sonor +/+. Auskultasi: Vesikuler +/+, Ronki -/-, Wheezing -/-. Abdomen: Inspeksi: Datar. Auskultasi: Bising usus (+). Palpasi: Supel, hepar dan lien tidak teraba adanya pembesaran. Turgor kembali cepat. Nyeri tekan pada perut kanan bawah. Perkusi: Timpani. Ekstremitas: Ekstremitas Superior Tidak tampak adanya edema dari carpal sampai dorsum manus. Capillary refill < 2 detik. Akral hangat. Ekstremitas Inferior Tidak tampak ada