refkas hamil dg mioma

Download Refkas Hamil Dg Mioma

Post on 04-Jan-2016

13 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

hamil dengan mioma uteri

TRANSCRIPT

REFLEKSI KASUSG4P1A2, 35 tahun, hamil 8 mingguJanin I hidup intrauterinPresentasi mobileMioma uteri.Untuk memenuhi tugas Kepaniteraan Klinik Bagian Obstetri dan Ginekologidi RSUD Adhyatma, MPH Semarang

Pembimbing :dr. H. Muh. Taufiqy S., Sp.OG (K)

Disusun oleh:EKO BUDHIARTI(H2A010014)

FAKULTAS KEDOKTERANUNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG2014

BAB IPENDAHULUAN

Mioma uteri adalah neoplasma jinak yang berasal dari otot polos uterus, yang diselingi untaian jaringan ikat dan dikelilingi kapsul yang tipis , dan sering terjadi pada usia reproduksi. Tumor ini juga dikenal dengan istilah fibromioma uteri, leimioma uteri, dan uterine fibroid. Dapat bersifat tunggal atau ganda, dan mencapai ukuran besar, konsistensinya keras dengan batas yang jelas sehingga dapat dilepas dari jaringan sekitarnya.Perihal penyebab pasti terjadi tumor mioma belum diketahui. Mioma uteri mulai tumbuh dibagian atas (fundus) rahim dan sangat jarang tumbuh dimulut rahim. Bentuk tumor bisa tunggal atau multiple (banyak), umumnya tumbuh didalam otot rahim yang dikenal dengan intramural mioma. Tumor mioma ini akan cepat memberikan keluhan, bila mioma tumbuh kedalam mukosa rahim, keluhan yang biasa dikeluhkan berupa perdarahan saat siklus dan diluar siklus haid. Sedangkan pada tipe tumor yang tumbuh dikulit luar rahim yang dikenal dengan tipe subserosa tidak memberikan keluhan perdarahan, akan tetapi seseorang baru mengeluh bila tumor membesar yang dengan perabaan didaerah perut dijumpai benjolan keras, benjolan tersebut kadang sulit digerakkan bila tumor sudah sangat besar.Mioma uteri memiliki banyak faktor risiko. Risiko mioma uteri meningkat seiring dengan peningkatan umur. Kasus mioma uteri terbanyak terjadi pada kelompok umur 40-49 tahun. Paritas memiliki hubungan yang saling berbalik dengan kejadian mioma uteri. Mioma uteri lebih sering ditemukan pada wanita nulipara atau wanita yang kurang subur. Mioma umumnya ditemukan pada wanita usia reproduksi, dan belum pernah dilaporkan terjadi sebelum menarkhe, pada masa menopause mioma akan mengecil seiring dengan penurunan hormon estrogen dalam tubuh.Tidak sedikit kehamilan disertai dengan mioma uteri. Mioma dapat mengganggu kehamilan dengan dampak berupa kelainan letak bayi dan plasenta, terhalangnya jalan lahir, kelemahan pada saat kontraksi rahim, perdarahan yang banyak setelah melahirkan dan gangguan pelepasan plasenta serta bisa menyebabkan keguguran. Sebaliknya, kehamilan juga bisa berdampak pada mioma uteri. Saat hamil, mioma uteri cenderung membesar, dan juga sering terjadi perubahan dari tumor yang menyebabkan perdarahan dalam tumor sehingga menimbulkan nyeri. Selain itu, selama kehamilan tangkai tumor bisa berputar dan menyebabkan rasa nyeri. Di Indonesia pengobatan mioma uteri dengan gejala klinik pada umumnya adalah tindakan operasi yaitu histerektomi (pengangkatan rahim) atau pada wanita yang ingin mempertahankan kesuburannya, miomektomi (pengangkatan mioma) dapat menjadi pilihan.

BAB IISTATUS PASIEN

I. IDENTITAS PASIENNama: Ny. DUmur: 35 tahunJenis Kelamin: PerempuanAgama: IslamPekerjaan: IRTPendidikan Terakhir: SLTAAlamat: Jalan tambak harjo RT 03 RW 07 semarang. Tanggal masuk: 09 Desember 2014 (pukul 10.45 WIB)No. CM: 121872Biaya pengobatan: BPJS

Nama Suami : Tn. NUmur : 36 thAlamat : Jalan tambak harjo RT 03 RW 07 semarang.Agama : IslamPekerjaan : WiraswastaPendidikan Terakhir : SLTA

II. ANAMNESISAnamnesa dilakukan secara autoanamnesis di poli kandungan tanggal 9 desember 2014 pukul 10.45 WIB Keluhan Utama: periksa kehamilan dan terdapat benjolan dibawah perut. Riwayat Penyakit Sekarang:Pasien datang ke poli kandungan RSUD Tugurejo Semarang untuk memeriksakan kehamilan. Pasien mengeluhkan terdapat benjolan diperut bagian bawah dan tidak dirasakan sakit namun kadang-kadang perut bagian bawah terasa penuh dan kemeng. Sebelum kehamilan ini, pasien mengeluhkan adanya gangguan menstruasi. Dalam sebulan menstruasi sebanyak 1 kali, lamanya 7-10 hari, dan setiap hari ganti pembalut 4-5 kali dalam sehari. Darah haid berawarna merah kehitaman, kadang-kadang nyeri perut saat haid. Riwayat keputihan tidak ada. Gangguan BAK (-), sulit buang air besar dan nyeri saat BAB (-). Sebelum kehamilan ini pasien sudah pernah dilakukan pemeriksaan USG dan tampak Gambaran mioma dirahim sebesar bola tenis. Riwayat Haid : Menarche: 12 tahunHaid: TeraturSiklus: 28 hariLama Haid: 7 hariBanyaknya Haid: 4-5x sehari ganti pembalut.Hari Pertama Haid Terakhir: 14 oktober 2014Taksiran persalinan: 21 juli 2015 Riwayat Nikah : Menikah saat usia 24 tahun dan menikah selama 11 tahun. Merupakan pernikahan yang pertama bagi pasangan suami dan istri. Riwayat obstetri : G4P1A21. Tahun lahir 2004, laki-laki berat lahir 2600 gr, spontan, RSUD karyadi, 10 tahun, keadaan sekarang sehat. 2. Abortus tahun 2012, usia kehamilan 12 minggu, kuretase (+)3. Abortus tahun 2013, usia kehamilan 16 minggu, kuretase (+)4. Kehamilan ini.

Riwayat ANC: Setiap bulan pasien rutin memeriksakan kehamilan. Periksa kehamilan di rumah sakit dan bidan.

Riwayat KB : Pasien tidak menggunakan KB. Riwayat Penyakit Dahulu Riwayat Penyakit Serupa: disangkal Riwayat DM: disangkal Riwayat HT : disangkal. Riwayat penyakit jantung : disangkal Riwayat alergi obat/makanan : disangkal Riwayat Asma : disangkal Riwayat Tumor: disangkal Riwayat Keganasan: disangkal Riwayat IMS: disangkal Riwayat operasi :diakui; tahun 2012 operasi hemoroid. Riwayat Penyakit Keluarga Riwayat penyakit jantung : disangkal Riwayat DM : disangkal Riwayat HT : disangkal Riwayat Asma : disangkal Riwayat Alergi : disangkal Riwayat Tumor : disangkal Riwayat Keganasan : disangkal Riwayat Sosial Ekonomi Pasien dan suami bekerja sebagai pegawai swasta. Biaya pengobatan menggunakan BPJS. Kesan : cukup Riwayat Pribadi Merokok (-) Konsumsi alkohol (-)III. PEMERIKSAAN FISIK Keadaan umum : Baik Kesadaran :compos mentis Vital sign : TD : 110/70 mmHg Nadi : 82x/ menit, irama reguler, isi dan tegangan cukup RR : 20x/ menit Suhu : 370C BB : 55 kg TB : 155 cm BMI : 22,89 Kesan : normo weight Status internus : Kepala : bentuk mesochepal Mata : Konjunctiva palpebra anemis (-/-), sklera ikterik (-/-). Telinga : Normotia, discharge -/-, serumen -/- Hidung : Simetris, discharge -/- Mulut : sianosis (-),(-), gigi caries (-), tenggorokan : T1-T1, faring hiperemis (-) Leher : Pembesaran kelenjar getah bening (-). Thoraks : Normochest Cor : Inspeksi : ictus cordis tak tampakPalpasi :ictus cordis teraba di ICS IV linea midclavicularis sinistra Perkusi : konfigurasi jantung dalam batas normalAuskultasi : suara jantung I dan II normal, bising (-), gallop (-)Pulmo : Inspeksi : simetris statis dinamis, retraksi (-) Palpasi : stem fremitus kanan = kiriPerkusi : sonor diseluruh lapangan paruAuskultasi : suara dasar vesikuler +/+, suara tambahan -/- Abdomen : (sesuai status obstetric dan ginekologi) EkstremitasSuperiorInferiorEdema -/- -/-Akral dingin -/- -/-

Status ObstetrikusInspeksi : striae gravidarum (-)Palpasi :Leopold I : TFU 2 jari diatas simfisis pubisLeopold II : Tidak dilakukanLeopold III : Tidak dilakukanLeopold IV: Tidak dilakukan Status ginekologi :Inspeksi: Tidak ada tanda-tanda peradangan, bekas operasi (-).Palpasi :Teraba massa padat, kenyal, permukaan licin, mobile pada perut bagian bawah, nyeri tekan (-). Pemeriksaan Dalam (tidak dilakukan)

IV. PEMERIKSAAN PENUNJANG DIAGNOSTIKPemeriksaan USGTampak 1 GS, FM (+), FHM (+), CRL : 12mm UK 7W4d.Tampak massa hipoechoic yang menonjol ke luar dinding uterus dengan ukuran 8x6cm.

V. RESUMESeorang wanita 34 tahun datang ke poli kandungan RSUD Tugurejo Semarang untuk memeriksakan kehamilan. Kenceng-kenceng (-), keluar air dari jalan lahir (-), keluar lendir darah (-), gerak janin (+) masih dirasakan. Pasien mengeluhkan terdapat benjolan diperut bagian bawah dan tidak dirasakan sakit namun kadang-kadang perut bagian bawah terasa penuh dan kemeng. Sebelum kehamilan ini, pasien mengeluhkan adanya gangguan menstruasi. Dalam sebulan menstruasi sebanyak 1 kali, lamanya 7-10hari, dan setiap hari ganti pembalut 4-5 kali dalam sehari. Darah haid berawarna merah kehitaman, kadang-kadang nyeri perut saat haid. Riwayat keputihan tidak ada. Gangguan BAK (-), sulit buang air besar dan nyeri saat BAB (-). Sebelum kehamilan ini pasien sudah pernah dilakukan pemeriksaan USG dan didapatkan Gambaran mioma dirahim sebesar bola tenis. HPHT ibu tanggal 14 oktober 2014, HPL 21 juli 2015, riwayat pernikahan : 1 kali dan sudah 11 tahun. Riwayat Obstetri ibu G4P1A2. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah ibu 110/70 mmHg, Nafas 20x/menit, suhu 37oC (axiler), Nadi 82x/menit, irama reguler, isi dan tegangan cukup. Pemeriksaan generalis dalam batas normal. Dari pemeriksaan obstetrikus didapatkan TFU 2 jari diatas simfisis pubis dan pemeriksaan status ginekologi teraba massa padat, kenyal, permukaan licin, mobile pada perut bagian bawah, nyeri tekan (-) Pemeriksaan dalam vagina tidak dilakukan. Pada pemeriksaan USG Tampak 1 GS, FM (+), FHM (+), CRL : 12mm UK 7W4d; Tampak massa hipoechoic yang menonjol ke luar dinding uterus dengan ukuran 8x6cm.

VI. DIAGNOSIS G4P1A2, 35 tahun, hamil 8 mingguJanin I hidup intrauterinPresentasi mobile Mioma uteri.VII. DAFTAR MASALAHHamil dengan mioma uteri

VIII. INITIAL PLANHamil dengan mioma uteri1. Dx : subjektif: - objektif: laboratorium, USG2. Tx : Ferro sulfat 1x1 tab Osfit DHA 1x1 tab3. Mx : Keadaan umum, Tanda vital, darah lengkap, USG konfirmasi4. Ex : Menjelaskan kepada pasien dan keluarga pasien mengenai keadaan kehamilannya yang disertai dengan mioma uteri. Menjelaskan kepada pasien pengertian, penyebab, dan penatalaksanaan tentang mioma uteri. Kontrol rutin 2 minggu sekali.

BAB IIITINJAUAN PUSTAKAA. Mioma uteria. Definisi Mioma adalah suatu pertumbuhan jinak dari sel-sel otot polos, sedangkan untuk otot-otot rahim disebut dengan mioma uteri. Mioma uter