referat perforasi gaster

of 32/32
REFERAT PERFORASI GASTER Pembimbing: Dr.Yeppy A.N., Sp.B, FINaCS, MM Penyusun: HERU TRI PURWANTO 110.2010.122 Kepaniteraan Ilmu Bedah 1

Post on 16-Aug-2015

432 views

Category:

Documents

54 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

dh

TRANSCRIPT

REFERAT PERFORASI GASTERPembimbing:Dr.Yeppy A.N., Sp.B, FINaCS, MMPenyuun:!ER" TRI P"R#ANTO$$%.&%$%.$&&Kepaniteraan Ilmu BedahRSUD Soreang2014BAB I1PENDA!"'"ANPerforasi gastrointestinal merupakan suatu bentuk penetrasi ang komplekdari dinding lambung! usus halus! usus besar akibat dari bo"orna isi dari usus kedalamronggaperut# Perforasi dari ususmengakibatkanse"arapotensial untukter$adinakontaminasibakteri dalamronggaperut%keadaan ini dikenal denganistilah peritonitis Perforasi lambung berkembang men$adi suatu peritonitis kimiaang disebabkan karena kebo"oran asam lambung kedlam rongga perut# Perforasidalambentuk apapun ang mengenai saluran "erna merupakan suatu kasuskega'atan bedah# Pada anak(anak"edera angmengenai usus halus akibat dari traumatumpul perut sangat $arang dengan insidensina 1() *# Se$ak +0 tahun ang laluperforasi pada ulkus peptikum merupakn penebab ang tersering# Perforasi ulkusduodenuminsidensina2(+kali lebihbanakdaripadaperforasi ulkus gaster#,ampir 1-+dari perforasi lambungdisebabkanolehkeganasanpadalambung#Sekitar 10(1. * penderita dengan di/ertikulitis akut dapat berkembang men$adiperforasi bebas# Pada pasien ang lebih tua appendi"itis a"uta mempunai angkakematiansebanak +.* dan angka kesakitan.0 *#0aktor(faktorutama angberperanterhadapangka kesakitandankematianpada pasien(pasientersebutadalah kondisi medis ang berat ang menertai appedndi"itis tersebut#Perforasi padasaluran"ernaseringdisebabkanolehpenakit(penakitseperti ulkusgaster! appendi"itis! keganasanpadasaluran"erna! di/ertikulitis!sindroma arteri mesenterika superior!dan trauma# BAB II2TIN(A"AN P"STA)AA. Ana*+mi ,an Fii+-+gi 'ambung$. Ana*+mi1ambungterletakoblikdari kiri kekananmenilangdi abdomenatastepatdiba'ah diafragma#Dalamkeadaan kosong lambungmenerupaitabungbentuk 2!dan bilapenuh! berbentukseperti buahpirraksasa# Kapasitas normallambung adalah 1 sampai 2 liter# Se"ara anatomis lambung terbagi atas fundus!korpus! dan antrumpilorikum atau pilorus# Sebelah kanan atas lambung terdapat"ekungankur/aturaminor! danbagiankiri ba'ahlambungterdapat kur/aturamaor# Sfingter pada kedua u$ung lambung mengatur pengeluaran dan pemasukanang ter$adi# Sfingter kardia atau sfingter esofagus ba'ah! mengalirkan makananmasuk ke dalam lambung dan men"egah refluks isi lambung memasuki esofaguskembali# Daerah lambung tempat pembukaan sfingter kardia dikenal dengan namadaerah kardia# Di saat sfingter pilorikum terminal berelaksasi! makanan masuk kedalam duodenum! dan ketika berkontraksi sfingter ini akan men"egah ter$adinaaliran balik isi usus ke dalam lambung#Sfingter pilorus memiliki arti klinis ang penting karena dapat mengalamistenosis %penempitan pilorus ang menumbat& sebagai penulit penakit ulkuspeptikum# 3bnormalitassfingter pilorusdapat pulater$adi padabai# Stenosispilorusataupilorospasmeter$adi bilaserabut otot di sekelilingnamengalamihipertrofi atauspasme sehingga sfingter gagal berelaksasi untukmengalirkanmakanan dari lambung ke dalam duodenum# Bai akan memuntahkan makanantersebut dantidakmen"erna serta menerapna# Keadaanini mungkindapatdiperbaiki melalui operasi ataupemberianobat adrenergikangmenebabkanrelaksasi serabut otot# 1ambungtersusunatas empat lapisan# 4unikaserosaataulapisanluarmerupakanbagiandari peritonium/iseralis# Dua lapisanperitonium/iseralismenatu pada kur/atura minor lambung dan duodenum kemudian terus3meman$ang ke hati! membentuk omentum minus# 1ipatan peritonium ang keluardari satu organ menu$u ke organ lain disebut sebagai ligamentum# 2adi omentumminus %disebut $uga ligamentum hepatogastrikum atau hepatoduodenalis&menokong lambung sepan$ang kur/atura minor sampai ke hati# Pada kur/aturamaor! peritonium terus ke ba'ah membentuk omentum ma$us! ang menutupiusus halus dari depan seperti sebuah apron besar# Sakus omentum minus adalahtempat ang sering ter$adi penimbunan "airan %pseudokista pankreatikum& akibatpenulit pankreatitis akut# 4idaksepertidaerah saluran"ernalain! bagian muskularistersusunatastigalapisdanbukandualapisotot polos5 lapisanlongitudinal di bagianluar!lapisan sirkular di tengah! dan lapisan oblik di bagian dalam# Susunan serabut ototang unik ini memungkinkan berbagai ma"am kombinasi kontraksi angdiperlukan untuk meme"ah makanan men$adi partikel(partikel ang ke"il!mengaduk dan men"ampur makanan tersebut dengan "airan lambung! danmendorongna ke arah duodenum#4Submukosa tersusun atas $aringan areolar longgar ang menghubungkanlapisanmukosa dan lapisanmuskularis# 2aringanini memungkinkanmukosabergerak dengan gerakan peristaltik# 1apisan ini $uga mengandung pleksus saraf!pembuluh darah! dan saluran limfe#6ukosa! lapisan dalam lambung! tersusun atas lipatan(lipatan longitudinaldisebut rugae! angmemungkinkanter$adinadisternsi lambungse'aktudiisimakanan# 4erdapat beberapatipekelen$ar padalapisanini dandikategorikanmenurut bagian anatomi lambung ang ditempatina#Kelen$ar kardia berada didekatorifisiumkardiadanmenekresikanmukus# Kelen$arfundusataugastrikterletakdi fundus danpadahampir seluruhkorpus lambung# Kelen$ar gastrikmemiliki tiga tipe sel utama# Sel(sel 7imogenik %"hief "ell& menekresikanpepsinogen# Pepsinogen diubah men$adi pepsin dalamsuasana asam# Sel(selparietal menekresikanasamhidroklorida %,81& danfaktor intrinsik# 0aktorintrisik diperlukan untuk absorbsi /itamin B12 di dalam usus halus# Kekuranganfaktor intrinsik akan mengakibatkan ter$adina anemia pernisiosa# Sel(sel mukus%leher&ditemukandileherkelen$arfundusdanmenekresikanmukus# ,ormongastrin diproduksi oleh sel 9 ang terletak pada daerah pilorus lambung# 9astrinmerangsang kelen$ar gastrik untuk menghasilkan asam hidroklorida danpepsinogen# Substansi lain angdisekresi dalamlambung adalahen7imdanberbagai elektrolit! terutama ion natrium! kalium dan klorida#Persarafan lambung sepenuhna berasal dari sistem saraf otonom# Suplaisaraf parasimpatis untuk lambung dan duodenumdihantarkan ke dan dariabdomenmelalui saraf /agus# 4runkus /agus men"abangkan ramus gastrika!pilorika! hepatika! danseliaka# Persarafansimpatis melalui saraf splan"hni"usma$ordangangliaseliaka# Serabut(serabut aferenmenghantarkanimpulsneriang dirangsang oleh peregangan! kontraksi otot! serta peradangan! dan dirasakandi daerahepigastriumabdomen# Serabut(serabut aferensimpatis menghambatmotilitas dan sekresi lambung# Pleksus saraf mienterikus %3uerba"h& dansubmukosa %6eissner& membentuk persarafan intrinsik dinding lambung danmengoordinasi akti/itas motorik dan sekresi mukosa lambung#5Seluruhsuplai darahdi lambungdanpankreas%sertahati! empedu! danlimpa& terutama berasal dari arteri seliaka atau trunkus seliakus! angmemper"abangkan"abang("abangangmenuplai kur/aturaminordanma$or#Dua "abang arteri ang penting dalam klinis adalah arteria gastroduodenalis danarteriapankreatikoduodenalis%retroduodenalis& angber$alansepan$angbulbusposterior duodenum# Ulkuspadadindingposterior duodenumdapat mengerosiarteri ini dan menebabkan ter$adina perdarahan# Darah /ena dari lambung danduodenum! serta ang berasal dari pankreas! limpa! danbagian lainsalurangastrointestinal! ber$alan ke hati melalui /ena porta#&. Fii+-+gi 'ambung60ungsi lambung51& 0ungsi motorik 0ungsi menampung 5 6enimpan makanan sampai makanantersebut sedikit demi sedikit di"ernadanbergerakpadasaluran"erna#6enesuaikan peningkatan /olume tanpa menambah tekanan denganrelaksasi reseptif otot polos: diperantarai oleh ner/us /agus dandirangsang oleh gastrin 0ungsi men"ampur 5 6eme"ahkan makanan men$adi partikel(partikel ke"ildanmen"ampurnadengangetahlambungmelalui kontraksi otot angmengelilingi lambung# Konstraksi peristaltik diatur oleh suatu irama listrikdasar# 0ungsi pengosonganlambung5 Diatur olehpembukaansfingter pilorusangdipengaruhi oleh/iskositas! /olume! keasaman! akti/itasosmotik!keadaan fisik! serta oleh emosi! obat(obatan! dan olahraga# Pengosonganlambung diatur oleh faktor saraf dan hormonal! seperti kolesistokinin#&. Fungi pen/ernaan ,an e0reia& Pen"ernaan protein oleh pepsin dan ,81dimulai disini: pen"ernaankarbohidrat danlemakolehamilase danlipase dalamlambungke"ilperananna# Pepsin berfungsi meme"ah putih telur men$adi asam amino%albumin dan pepton 3samgaram%,81& berfungsi mengasamkanmakanan! sebagai antiseptik dan desinfektan! dan membuat suasana asampada pepsinogen sehinhha men$adi pepsin#b& Sintesisdanpelepasangastrindipengaruhi olehproteinangdimakan!peregangan antrum! alkalinisasi antrum! dan rangsangan /agus#"& Sekresi faktorintrinsikmemungkinkanabsorpsi /itaminB12dari usushalus bagian distal#d& Sekresi mukus membentuk selubung ang melindungi lambung sertaberfungsi sebagai pelumas sehingga makanan lebih mudah diangkut#e& Sekresi bikarbonat! bersama dengan sekresi gel mukus! tampaknaberperan sebagai barier dari asam lumen dan pepsin#Pengaturan sekresi lambung dapat dibagimen$adifasesefalik! gastrik!danintestinal# 0ase sefalik sudah dimulai bahkan sebelum makanan masuk lambung!aituakibat melihat! men"ium! memikirkan! ataumenge"apmakanan# 0aseini7diperantarai seluruhna oleh saraf /agus dan dihilangkan dengan /agotomi# Sinalneurogenik ang menebabkan fase sefalik berasal dari korteks serebri atau pusatnafsu makan# Impuls eferen kemudian dihantarkan melalui saraf /agus kelambung# ,al ini mengakibatkankelen$argastrikterangsanguntukmenekresi,81! pepsinogen! dan menambah mukus# 0ase sefalik menghasilkan sekitar 10*dari sekresi lambung normal ang berhubungan dengan makanan#0ase gastrikdimulai saat makananmen"apai antrumpilorus# Distensiantrum$uga dapat menebabkanter$adina rangsanganmekanis dari resptor(reseptor pada dinding lambung# Impuls tersebut ber$alan menu$u medula melaluiaferen /agus dan kembali ke lambung melalui eferen /agus: impuls inimerangsangpelepasanhormongastrindanse"ara langsung$uga merangsangkelen$ar(kelen$ar lambung# 9astrin dilepas dari antrum dan kemudian diba'a olehaliran darah menu$ukelen$ar lambung! untuk merangsang sekresi# Pelepasangastrin $uga dirangsang oleh P, alkali! garam empedu di antrum! dan terutamaolehproteinmakanandanalkohol# 6embranselparietaldifundusdankorpuslambungmengandung reseptor untukgastrin! histamin! danasetilkolin! angmerangsang sekresi asam# Setelah makan! gastrin dapat bereaksi pada sel parietalse"ara langsung untuk sekresi asamdan $uga dapat merangsang pelepasanhistamin dari mukosa untuk sekresi asam#0ase sekresi gastrik menghasilkan lebih dari duapertiga sekresi lambungtotal setelah makan! sehingga merupakan bagian terbesar dari total sekresilambung harian ang ber$umlah sekitar 2000 ml# 0ase gastrik dapat terpengaruholeh reseksi bedah pada antrum pilorus! sebab disinilah pembentukan gastrin#0aseintestinaldimulaiolehgerakankimusdarilambungkeduodenum#0asesekresi lambungdidugasebagian besarbersifat hormonal# 3danaproteinang ter"erna sebagian dalamduodenumtampakna merangsang pelepasangastrin usus! suatu hormon ang menebabkan lambung terus(menerusmenekresikan se$umlah ke"il "airan lambung# 6eskipun demikian! peranan ususke"il sebagai penghambat sekresi lambung $auh lebih besar#8Distensi usus halus menimbulkan refleks enterogastrik! diperantarai olehpleksus mienterikus! saraf simpatis dan/agus! angmenghambat sekresi danpengosongan lambung# 3dana asam %P, kurang dari 2!.&! lemak! dan hasil(hasilpeme"ahan protein menebabkan lepasna beberapa hormon usus# Sekretin!kolesitokinin! dan peptida penghambat gastrik %9astri"(inhibiting peptide! 9IP&!semuana memiliki efek inhibisi terhadap sekresi lambung# Pada periode interdigestif %antara dua 'aktu pen"ernaan& se'aktu tidak adapen"ernaan dalam usus! sekresi asam klorida terus berlangsung dalam ke"epatanlambat aitu1sampai .m;eri perut hebat angmakinmeningkat denganadana pergerakandisertainausea! /omitus! pada keadaan lan$ut disertai demam dan mengigil#F. Pemeri0aan 1ii0 Pemeriksaanpadaareaperut5 periksaapakahadatanda(tandaeksternalseperti luka! abrasi! dan atau ekimosis# 3mati pasien5 lihat pola pernafasandan pergerakan perut saat bernafas! periksa adana distensi dan perubahan'arnakulit abdomen# Padaperforasi ulkuspeptikumpasientidakmaubergerak! biasanadenganposisi [email protected] padalutut! danabdomensepertipapan# Palpasi dengan halus! perhatikan ada tidakna massa atau neri tekan# Biladitemukan ta"h"ardi! febris! dan neri tekan seluruh abdomenmengindikasikansuatuperitonitis# rasakembungdankonsistensi spertiadonan roti mengindikasikan perdarahan intra abdominal# >eri perkusi mengindikasikan adana peradangan peritoneum Pada auskultasi 5 bila tidak ditemukan bising usus mengindikasikan suatuperitonitis difusa# Pemeriksaanrektal danbimanual /aginadanpel/is 5 pemeriksaaninidapat membantu menilai kondisi seperti appendi"itis a"uta! abs"ess tubao/arian ang ruptur dan di/ertikulitis a"uta ang perforasi#G. Pemeri0aan Penun2angSe$alan dengan penemuan klinis! metode tambahan ang dapat dilakukanadalah5 fotopolosabdomenpadaposisi berdiri! ultrasonografi dengan/esikaurinariapenuh! 84(s"anmurni dan84(s"andengankontras# 2ikatemuanfotoRontgen dan ultrasonografi tidak $elas! sebaikna $angan ragu untukmenggunakan 84(s"an! dengan pertimbangan metode ini dapat mendeteksi "airan12dan $umlah udara ang sangat sedikit sekali pun ang tidak terdeteksi oleh metodeang disebutkan sebelumna#1# Radiologi Perforasi gastrointestinal adalah penebab umum dari akut abdomen#Isiangkeluardari perforasidapatmengandungudara! "airanlambungdan duodenum! empedu! makanan! dan bakteri# Udara bebas ataupneumoperitoneum terbentuk $ika udara keluar dari sistem gastrointestinal#,al ini ter$adi setelah perforasi lambung! bagian oral duodenum! dan ususbesar# Pada kasus perforasi usus ke"il! ang dalam keadaan normal tidakmengandungudara! $umlahudaraangsangat ke"il dilepaskan# Udarabebas ter$adi di rongga peritoneum 20 menit setelah perforasi# 6anfaat penemuan dini dan pasti dari perforasi gaster sangat penting!karenakeadaanini biasana memerlukaninter/ensi bedah# Radiologismemiliki peran nata dalam menolong ahli bedah dalam memilih prosedurdiagnostik dan untuk memutuskan apakah pasien perlu dioperasi# Deteksipneumoperitoneumminimal pada pasien dengan neri akut abdomenkarena perforasi gaster adalah tugas diagnostik ang paling penting dalamstatuskega'atdaruratanabdomen# Seorangdokterangberpengalaman!denganmenggunakanteknikradiologi! dapat mendeteksi $umlahudarasebanak 1 ml# dalammelakukanna! ia menggunakan teknik fotoabdomen klasik dalam posisi berdiri dan posisi lateral de"ubitus kiri#Untuk melihat udara bebas dan membuat interpretasi radiologidapat diper"aa! kualitas filmpa$anan dan posisi ang benar sangatpenting# Setiap pasien harus mengambil posisi adekuat 10 menit sebelumpengambilan foto! maka! pada saat pengambilan udara bebas dapatmen"apai titik tertinggi di abdomen# Banak peneliti menun$ukkankehadiranudarabebas dapat terlihat pada).(A0*kasus# Udarabebastampak pada posisi berdiri atau posisi de"ubitus lateral kiri#Pada kasus perforasi karena trauma! perforasi dapat tersembuni dantertutupolehkondisi bedahpatologis lain# Posisi supinemenun$ukkan13pneumoperitoneum pada hana .B* kasus# Sekitar .0* pasienmenun$ukkankumpulanudara di abdomenatas kanan! lainna adalahsubhepatika atau di ruang hepatorenal# Di sini dapat terlihat gambaran o/alke"il atau linear# 9ambaran udara bentuk segitiga ke"il $uga dapat tampakdi antaralekukanusus# 6eskipun! palingseringterlihat dalambentukseperti kubah atau bentuk bulan setengah di ba'ah diafragma pada posisiberdiri# 0ootball sign menggambarkan adana udara bebas di ataskumpulan "airan di bagian tengah abdomen# 2# UltrasonografiUltrasonografi adalah metode a'al untuk kebanakan kondisi akut abdomen# Pemeriksaan ini berguna untuk mendeteksi "airan bebas dengan berbagai densitas! ang pada kasus ini adalah sangat tidak homogen karenaterdapat kandungan lambung# Pemeriksaan ini khususna berharga untuk mendeteksi "airan bebas di pel/ik ke"il menggunakan teknik kandung kemih penuh# Kebanakan! ultrasonografi tidak dapat mendeteksi udara bebas# +# 84s"an84s"anabdomenadalahmetodeang$auhlebihsensitifuntukmendeteksi udara setelah perforasi! bahkan $ika udara tampak sepertigelembungdansaat padafotorontgenmurni dinatakannegatif# =lehkarenaitu! 84s"ansangat efisienuntukdeteksi dini perforasi gaster#Ketika melakukan pemeriksaan! kita perlu menetel $endelana agar dapatmembedakan antara lemak dengan udara! karena keduana tampak sebagaiarea hipodens dengan densitas negatif# 2endela untuk parenkimparuadalah ang terbaik untuk mengatasi masalah ini# Saat 84 s"an dilakukandalam posisi supine! gelembung udara pada 84 s"an terutama berlokasi didepan bagian abdomen# Kita dapat melihat gelembung udara bergerak $ikapasien setelah itu mengambil posisi de"ubitus kiri# 84 s"an $uga $auh lebihbaik dalam mendeteksi kumpulan "airan di bursa omentalis danretroperitoneal# Calaupun sensiti/itasna tinggi! 84s"an tidak selaludiperlukan berkaitan dengan biaa ang tinggi dan efek radiasina#142ika kita menduga seseorang mengalami perforasi! dan udara bebas tidakterlihat pada s"an murni klasik! kita dapat menggunakan substansi kontrasnonionikuntukmembuktikankeraguankita# Salahsatu"aranaadalahdenganmenggunakanudaramelalui pipanasogastrik10menit sebelums"anning# 8ara kedua adalah dengan memberikan kontras ang dapat larutse"ara oralminimal2.0 ml. menitsebelum s"anning!angmembantuuntukmenun$ukkankontrastapi bukanudara# Komponenbariumtidakdapat diberikan pada keadaan ini karena mereka dapat menebabkanpembentukkan granuloma dan adesi peritoneum# Beberapa penulismenatakan bah'a 84 s"an dapat memberi ketepatan sampai D.*# !. Pena*a-a0anaan Penderita ang lambungna mengalami perforasi harus diperbaiki keadaanumumna sebelum operasi# Pemberian "airan dan koreksi elektrolit! pemasanganpipa nasogastrik! danpemberianantibiotikmutlakdiberikan# 2ika ge$ala dantanda(tanda peritonitis umum tidak ada! kebi$akan nonoperatif mungkindigunakandenganterapi antibiotiklangsungterhadapbakteri gram(negatifdananaerob#4u$uan dari terapi bedah adalah 5 1&Koreksi masalah anatomi ang mendasari2&Koreksi penebab peritonitis+&6embuang setiap material asing di rongga peritoneum ang dapat menghambat fungsi leukosit dan mendorong pertumbuhan bakteri %seperti darah! makanan! sekresi lambung1aparotomi dilakukan segera setelah upaa suportif diker$akan# 2ahitan sa$a setelah eksisi tukak ang perforasi belum mengatasi penakit primerna! tetapi tindakan ini dian$urkan bila keadaan umum kurang baik! penderita usia lan$ut dan terdapat peritonitis purulenta# Bila keadaan memungkinkan! tambahan tindakan /agotomi dan antrektomi dian$urkan untuk men"egah kekambuhan#Perforasi gaster pada periode neonatal 6eskipun perforasi gaster $arang ter$adi! penakit ini lebih sering ter$adi pada anak daripada de'asa! dan biasana ter$adi di I8U neonatal# 4iga mekanisme 15telah dia$ukan untuk perforasi gaster pada neonatal5 traumatik! iskemi dan spontan# ;tiologi spesifik dapat sulit ditentukan karena bai biasana sakit dan patologi aktual menediakan hana sedikit petun$uk# Kebanakan perforasi gaster adalah akibat trauma iatrogenik#8edera paling umum adalah akibat pemasangan pipa orogastrik atau nasogastrik ang terlalu bertenaga# Perforasi biasana di sepan$ang kur/atura maor dan tampak sebagai luka tusuk atau laserasi pendek# Perforasi gaster traumatik dapat mun"ul sebagai akibat distensi gaster ang hebat selama /entilasi tekanan positif selama resusitasi bag(mask atau /entilasi mekanik untuk gagal napas#6ekanisme perforasi iskemik sulit diterangkan karena kasus ini dihubungkan dengan kondisi stress fisiologis berat seperti prematuritas hebat! sepsis! dan asfiksia neonatal# Perforasi gastrik iskemik telah dilaporkan dalam hubungan dengan enterokolitis nekrotikans# Karena stress ul"er gaster telah dilaporkan pada berbagai bai ang sakit kritis! telah dia$ukan bah'a perforasi gaster sebagai akibat dari nekrosis transmural#Perforasi gaster spontan pernah dilaporkan ter$adi pada bai ang sehat! biasana dalam minggu pertama kehidupan terutama antara hari ke 2 sampai ke )# Istilah spontan menatakan penebab ang bukan akibat enterokolitis nekrotikan atau iskemia! trauma dari intubasi gastrik! obstruksi intestinal atau insuflasi aksidental selama bantuan /entilasi# 6eskipun stress perinatal dan prematuritas tidak umum dihubungkan! tidak ada faktor predisposisi ang dapat diidentifikasi pada setidakna20* kasus#Satu hipotesis adalah bah'a perforasi spontan berkaitan dengan defek kongenitaldindingmuskulergaster#>amunpenemuanpatologisangsamabelumpernahdilaporkan#Perforasi gastroduodenal telahdihubungkandenganterapi steroidpostnatal untuk men"egah atau terapi BPD# Kebanakan bai diberi makan se"aranormal sampai saat ter$adi perforasi# 9ambaranpatologisdankliniskonsistendengan o/erdistensi mekanik daripada iskemia sebagai penebab perforasi# 4andadan ge$ala perforasi gaster biasana mereka dengan ge$ala akut abdomen disertaisepsis dan gagal napas# Pemeriksaan abdominal adana distensi abdominal ang16signifikan# Eomitus adalahge$alaangtidakkonsisten# Konfirmasi radiografiakan pneumoperitoneum masif adalah sugestif dan studi kontras untukmengkonfirmasi diagnosis tidak diindikasikan# 4anda(tanda sok hipo/olemik dansepsismelengkapi gambaranklinik# Perforasi padabai barulahir merupakankega'atdaruratanbedah# Karenaukuranangbesardantempat perforasi angproksimal! bai(bai ini dapat mendapat pneumoperitoneum dengan progresifitas"epatang dihubungkan dengan bahaa kardiopulmoner#Sebelum inter/ensi bedah! selama e/aluasi dan resusitasi bai! dekompresi $arumabdomendengankateterintra/enabesarmungkindiperlukan# Pipanasogastriksebaiknadipasangketikaresusitasi "epat diker$akan# Padabai denganberatlahir ang sangat rendah ang mengalami perforasi terisolasi! drainse peritonealsa$a dapat ter"ukupi# Udara bebas persisten atau asidosis berkelan$utan dan buktiperitonitis mengamanatkan eksplorasi bedah# Perbaikan bedah kebanakanperforasi terdiri dari debrideman dan penutupan dua lapis gaster# Suatugastrostomi mungkin men$amin# Reseksi lambung signifikan sebaikna dihindari#kerusakan sering melibatkan dinding posterior lambung sepan$ang kur/aturamaor membuat pembagian omentum gastrokolik dan eksplorasi dinding lambungposteriordiperlukanbahkan$ikagangguanditemukan$ugadi dindinganterior#3reamultipel dari "ederaharus dike"ualikan# 4erapi suportif angbaikpostoperatifbersamadenganpenggunaanantibiotikspektrumluasse"araintra/enadiperlukan#0aktor ang paling penting ang mempengaruhi angka ketahanan hiduptampakna adalah inter/al antara onset ge$ala dan dimulaina terapi definitif! luaskontaminasiperitonel!dera$atprematuritasdankeparahankonsekuensiasfiksia#Berkaitandenganmasalah(masalahangberhubungandengansepsisdangagalnapas seringditemukanpadabai prematur! angkamortalitas perforasi gastermen$adi tinggi! berkisar antara 4.* sampai .A*#I. )+mp-i0ai17Komplikasi pada perforasi gaster! sebagai berikut51& Infeksi 1uka! angka ke$adian infeksi berkaitan dengan muatan bakteri padagaster2& Kegagalan luka operasi Kegagalan luka operasi %kerusakan parsial atau total pada setiap lapisan luka operasi& dapat ter$adi segera atau lambat#0aktor(faktor berikut ini dihubungkan dengan kegagalan luka operasi 5 6alnutrisi Sepsis Uremia Diabetes mellitus 4erapi kortikosteroid =besitas Batuk ang berat ,ematoma %dengan atau tanpa infeksi&+&3bses abdominal terlokalisasi4&Kegagalan multiorgan dan sok septi" 5 a&Septikemia adalah proliferasi bakteri dalam darah ang menimbulkan manifestasi sistemik! seperti kekakuan! demam! hipotermi %pada septikemia gram negatif dengan endotoksemia&! leukositosis atau leukopenia %pada septikemia berat&! takikardi! dan kolaps sirkuler# b&Sok septik dihubungkan dengan kombinasi hal(hal berikut 5 ,ilangna tonus /asomotor Peningkatan permeabilitas kapiler Depresi mokardial Pemakaian leukosit dan trombosit Penebaran substansi /asoaktif kuat! seperti histamin! serotonin danprostaglandin! menebabkan peningkatan permeabilitas kapiler 3kti/asi komplemen dan kerusakan endotel kapiler18 "& Infeksi gram(negatif dihubungkan dengan prognosis ang lebih buruk darigram(positif! mungkin karena hubungan dengan endotoksemia#.&9agal gin$al dan ketidakseimbangan "airan! elektrolit! dan p,B&Perdarahan mukosa gaster# Komplikasi ini biasana dihubungkan dengan kegagalan sistem multipel organ dan mungkin berhubungan dengan defek proteksi oleh mukosa gaster)&=bstruksi mekanik! sering disebabkan karena adesi postoperatifA&Delirium post(operatif# 0aktor berikut dapat menebabkan predisposisidelirium postoperatif5 a&Usia lan$ut b&Ketergantungan obat "&Demensia d&3bnormalitan metabolik e& Infeksi f& Ri'aat delirium sebelumna g&,ipoksia h&,ipotensi Intraoperatif-postoperati/e(. Pr+gn+i3pabila tindakan operasi dan pemberian antibiotik berspektrum luas "epat dilakukan maka prognosisna dubia ad bonam# Sedangkan bila diagnosis! tindakan! dan pemberian antibiotik terlambat dilakukan maka prognosisna men$adi dubia ad malam#,asil terapi meningkat dengan diagnosis dan penatalaksanaan dini# 0aktor(faktor berikut akan meningkatkan resiko kematian 51&Usia lan$ut2&3dana penakit ang mendasari sebelumna+&6alnutrisi4&4imbulna komplikasi19DAFTAR P"STA)A1# Pieter! 2ohn! editor 5 S$amsuhida$at!R# dan De 2ong! Cim! Bab +1 5 1ambung dan Duodenum!Buku 3$ar Ilmu Bedah! ;disi 2! ;98 5 2akarta! 2004# ,al# .41(.D#2# Kapita Selekta Kedokteran! ;disi Ketiga! 2ilid 2! editor 5 6ans$oer! 3rif#! Suprohalta#! Cardhani! Cahu Ika#! Setio'ulan! Ci'iek#! 0akultas Kedokteran UI! 6edia 3es"ulapius! 2akarta 5 2000+# Sl/ia 3#Pri"e! 1orraine 6# Cilson! Patofisiologi Konsep Klinis proses(proses penakit /olume 1! ;disi B! ;98 5 2akarta! 200B4# http5--'''#med""lopaedia#"om-librar-topi"s-/olumeF/ii-g-gastri"Frupture 9harehbagh! 6ani7heh 6#! Rafee! 6andana#! 3"ute 9astri" Perforation in >eonatal Period! a/ailable from '''#medi"al$ournal(ias#org-14F2-9harehbagh#pdf.# SofiG! 3mela#! BeHliG! Ierif#! 1in"eder! 1idi$a#! Er"iG! Dun$a#! ;arl radiologi"al diagnosti"s of gastrointestinal perforation20