rangkuman uts

Download Rangkuman   uts

Post on 30-Jun-2015

580 views

Category:

Documents

7 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 1. KONSEP DASAR PENDIDIKANIlmu Pendidikan adalah ilmu yang mempelajari hakikat dan keseluruhan keseluruhan pembimbingan upaya pendidikan bagi peserta didikkearahtujuantertentudalamrangkamengarahakanperkembangan peserta didik seoptimal mungkin. Sedangkan ilmu adalah cara, metode, proses untuk membentuk seseorang menjadi sesuatu yang lebih baik. Di dalam proses pendidikan terdapat 4 pilar yaitu : 1. Belajar untuk mengetahui 2. Belajar untuk berbuat 3. Belajar untuk mandiri 4. Belajar untuk hidup bersamaPendidikan adalah sesuatu hal yang luhur. Dimana suatu pendidikan tak hanya sebatas dalam lembaga formal saja tetapi pendidikan juga ada dilingkungan informal, Karena hakikatnya kita lahir sampai akhir hayat. Konsep dasar pendidikan sendiri di Indonesia didefinisikan sebagai berikut : 1. Menurut Notoatmojo, Pendidikan adalah semua usaha atau upaya yang sudah direncakan untuk mempengaruhi orang lain baik kelompok, individu, maupun masyarakat sehingga mereka akan melakukan apa yang diharapkan oleh pelaku pendidikan. 2. Menurut Mudyaharjo, Pendidikan merupakan upaya dasar yang dilakukan oleh keluarga, masyarakat, pemerintah, dengan melalui pengajaran atau pelatihan, kegiatan bimbingan, yang berlangsung di dalam sekolah dan diluar sekolah sepanjang hidupnya, yang

2. bertujuanuntukmempersiapkananakdidiksupayamampumemainkan peranan pada berbagai kondisi lingkungan hidup dengan tepat di waktu yang akan dating. 3. Menurut Faud Ihsan, Pendidikan merupakan upaya menumbuhkan dan mengembangkan segala potensi yang dibawa sejak lahir baik potensi jasmani ataupun rohani sesuai dengan nilai-nilai yang dianut masyarakat dan kebudayaan. 4. Menurut Kamus besar Bahasa Indonesia, Pendidikan adalah suatu proses untuk mengubah sikap dan tingkah laku seseorang maupun kelompok orang dengan tujuan untuk mendewasakan seseorang melalui usaha pengajaran dan pelatihan.Dari definisi pendidikan tersebut dapat dipahami bahwa konsep dasar pendidikan di Indonesia bertujuan untuk membentuk sikap yang baik, sesuia nilai yang berlaku, juga menumbuhkan p[otensi yang dimiliki untuk dikembangkan lebih lanjut. 3. PRODUKTIFITAS PENDIDIKAN A. Pendahuluan Administrasi pendidikan dalam arti seluas-luasnya adalah suatu ilmu yang mempelajari penataan sumber daya untuk mencapai tujuan pendidikan secara produktif.Penataandalammengadministrasikanartisumbermengatur,dayayangmemimpin, meliputimengelolaaktifitasataumerencanakan,melaksanakan, mengawasi atau membina.Administrasi pendidikan pada dasarnya merupakan salah satu alat untuk mencapai tujuanpendidikan yang produktif.Itusebabnya pada bagian awal ini diajukan konsep produktifitas pendidikan yaitu suatu kemampuan menata sumber daya.B. Langkah permulaan kearah studi tentang produktifitas pendidikan. 1. Rasional Ada beberapa alasan mengapa kita perlu bersungguh-sungguh mempelajari masalah produktifitas sistem pendidikan dan bersungguhsungguh mencari siasat serta daya upaya untuk memajukan produktifitas sistem pendidikan tersebut. a) Aspirasimaupuntuntutankemasyarakatanmakinluasdantinggi.Demikian juga peluang dan tantangan serta masalah untuk maju dan makin bertambah banyak. b) Baik kerjasama maupun persaingan di dalam berbagai bidang kehidupan ternyata makin luas, tetapi juga tajam kadang-kadang juga makinkeras.Karenanyadiperlukankesegarandanketahananorganisasi. c) Setiap institusi alam masyarakat termasuk pendidikan semakin terbuka dan makin di tuntut akuntabel publik. d) Selain kepentingan publik eksternal institusi pendidikan mempunyai masyarakat internalnya sendiri. e) Gejala, indikator, variabel, kriteria, ukuran dan konsep dasar tentang produktifitas makin bertambah luas karenanya perlu ada usaha untuk mengadakan pengidentifikasian dan batasan yang makin jelas dan sah. 4. f) Peranantiapvariabelterhadaptingkatsertaturunnaiknyaproduktifitas itu tidak tetap melainkan dinamis dan berubah ubah.2. Apakah sistem pendidikan kita sekarang produktif. 3 . Dimana masalah rendahnya produktifitas pendidikan yang paling kritis. 4. Adakah jalan jalanalternatif untuk meningkatkan produktifitaspendidikan.C. Produktifitas pendidikan masalah yang strategik. Perkembangan pendidikan diindonesia dalam kurun waktu 1990-2010 menunjukan kemajuan yang pesat, secara kuantitatif maupun kualitatif yang menuju kearah pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan. Namun demikian dengan perhatian dan rakyat indonesia yang begitu besar terhadap pendidikan dirasa perlu untuk melihat permasalahan yang strategik secara menyeluruh yang pada garis besarnya dapat di kemukakan. Kesenjangan lainnya yaitu terletak dalam proses pendidikan yang tampak pada kegairahan atau motifasi belajar yang belum tinggi, semangat kerja yang relatif rendah.D. Konsep dasar produktifitas pendidikan 1. Pengertian produktifitas Dalam bahasa ingris, produktifitas adalah productiviti berasal dari kata produce yang berarti menghasilkan dan activity atau kegiatan.jadi produktifitas berarti kegiatan untuk menghasilkan suatu (barang atau jasa).Menurut MAIL (1978) menyatakan bahwa produktifitas adalah pengukuran seberapa baik sumber daya yang di gunakan bersama di dalam organisasi untuk menyelesaikan suatu kumpulan hasil-hasil. 2. Produktifitas pendidikan Produktifitas pendidikan harus memiliki arti yang luas.Di dalam pendidikan produktifitas mengandung arti cara penggunaan input yang menageabl berupa money, material, method dalam melaksanakan proses pendidikan terutama dalam mengelola pembelajaran yang bermakna sehingga tercapai peningkatan hasil (output) yang di inginkan secara efektif dan efisien. 5. 3. Faktor-faktor yang mempengaruhi produktifitas ada dua yaitu : 1. Faktor yang berasal dari dalam diri atau internal 2. Faktor yang berasal dari luar diri individu itu sendiri atau eksternal.4.Pengukuran produktifitas Lima teknik pengukuran produktifitas yaitu a. Ukuran yang menggunakan ratio produktufitas Ratio obyektif Indeks secara keseluruhan Ratio biaya Ratio standar kerja Ratio standar waktub. Ukuran yang menjadi faktor produktifitas total c. Ukuran yang menggunakan Managing By Objektive d. Ukuran yang menggunakan indicator checklist produktifitas e. Ukurn yang menggunakan audit produktifitas.Metode pengukuran dapat di laksanakan dengan dua cara, yaitu dengan cara produktifitas total dan produktifitas parsial.Produktifitas total di nyatakan dengan perbandingan antara output dan seluruh input atau sumber daya yang di gunakan seperti tenaga kerja, modal, mesin, bahan baku, dan energi. Sedangkan produktifitas parsial adalah pengukuran produktifitas untuk setiap sumber daya yang di gunakan dalam proses produksi. 6. ADMINISTRASI PENDIDIKAN 1. Pokok-pokok Pikiran Administrasi Pendidikan Administrasi dalam pengertian ini dipahami dalam 2 makna, yaitu : a. Administrasi = manajemen, oleh karena itu, maka administrasi adalah sebuah proses yang meliputi kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengendalian. b. Administrasi dimaknai lebih luas daripada manajemen (administrasi dalam pengertian luas) yaitu sebuah proses kerjasama antara 2 orang atau lebih dalam mencapai tujuan bersama. Dalam kedua pendekatan ini tampak bahwa administrasi bukan hanya proses pelaksanaandan pengendalian, tetapi juga menyangkut proses pengambilan keputusan. Maka, didalam kegiatan administrasi didalamnya meliputi kepemimpinan, komunikasi, motifasi, pengendalian mutu dan juga pengendalian manajemen.2. Tujuan Administrasi Pendidikan Tujuan Administrasi Pendidikan menurut Sergiovani dan Carver adalah : 1. Efektifitas Berkaitan dengan pencapaian tujuan 2. Efisiensi Berkaitan dengan penggunaan sumber daya dengan cara layak dan hemat 3. Kemampuan menyesuaikan diri Berkaitan dengan kurikulum, yaitu kurikulum harus disesuaikan dengan keadaan lingkungan 4. Kepuasan kerja Berkaitan dengan perasaan puas dalam hal kuantitatif dan sesuai tujuan dalam hal kualitatif3. Fungsi Administrasi Pendidikan Fungsi administrasi pendidikan itu meliputi : a. Perencanaan 7. b. Pengorganisasian c. Pengawasan dan penilaian4. Scope Administrasi Pendidikan a. b. c. d. e. f.Administrasi tata laksana kantor Administrasi personil guru dan pegawai Administrasi siswa supervisi pengajaran Pelaksanaan dan pembinaan kurikulum Perencanaan dan pengembangan sekolah Hubungan sekolah dengan masyarakat5. Urgensi Administrasi Pendidikan a. b. c. d. e. f.Perencanaan Personil Kurikulum Kepemimpinan Kerjasama Material6. Konsep Administrasi Pendidikan Proses kerjasama dengan memanfaatkan dan memperdayakan segala sumberyangtersediamalaluiaktifitasperencanaan,pengorganisasian,penggerakan, pemotivasian, pengendalian, pengawasan dan supervise, serta penilaiaan untuk mewujudkan sistem pendidikan yang efektif, efisien dan berkualitas. 5 Komponen utama terminologi administrasi : a. Suatu proses kerjasama b. Aktifitas memanfaatkan dan memberdayakan c. Sekolompok orang d. Sumber daya e. Tujuan7. Pendekatan Prespektif Terpadu Suatu pendekatan yang berlandaskan norma dan keadaan yang berlaku, mengulang ke masa silam dan berorientasi ke masa depan secara cermat dan 8. terpadu dalam berbagai dimensi, pemerintah dan suwasta,pengusaha tenaga kerja pendidikan, ilmuaan-politikus-ulama, dan berbagai sektor pembaguna.8. Pola Dasar Pengadministrasian Pendidikan 1. Pola dasar pendidikan secara makro Untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, dengan cara pendidikan formal dan non formal 2. Pola dasar pendidikan secara mesa Cara-cara / upaya dalam memproses generasi menjadi cerdas 3. Pola dasar pendidikan secara mikro Upaya pengelompokan / klasifikasi tiap pendidikan makro, misal : adanya jurusan kedokteran, kebidanan, keperawatan, dll 9. MANAJEMEN PENDIDIKANA. PENGERTIAN Manajemen pendidikan adalah suatu penataan garapan pendidikan yang dilakukan melalui aktivitas perencanaan, pengorganisasian, penyusunan, staf, pembinaan,pengorganisasian,pengkomunikasian,pemotivasian,penganggaran, pengawasan, penilaian, pelaporan secara sistematis, untuk mencapai tujuan pendidikan secara berkualitas. System pendidikan mempunyai garapan dasar yang dikembangkan,