pterigium rome

Author: aizat-kamal

Post on 06-Jul-2018

234 views

Category:

Documents


0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 8/18/2019 Pterigium Rome

    1/33

  • 8/18/2019 Pterigium Rome

    2/33

    mellitus ti"ak a"a. (i#ayat -enyakit sama "alam keluarga ti"ak a"a.

    (i#ayat trauma -a"a mata a"a tertusuk -aku 1 ' tahun lalu.

    .

    III FOTO KLINIS

    6 6S

    2

  • 8/18/2019 Pterigium Rome

    3/33

    IV PEMERIKSAAN

    Status Generalis

    Kea"aan Umum : Sakit se"ang gi7i 3uku- 3$m-$s mentis

    ,an"a 8ital : ,ekanan "arah : '2)/9) mm g

    Na"i : 9 kali/menit

    *erna;asan : ' kali/menit

    Suhu : < % =!

    Inspeksi

    Palpasi

    OD OSTensi Okuler ,n ,nN eri Tekan > ? > ?Massa Tum!r > ? > ?

    Glan"ula PreAurikuler ,i"ak A"a *embesaran ,i"ak A"a *embesaran

    3

    OD OSPalpe#ra @"ema > ? @"ema > ?Silia Sekret > ? Sekret > ?Apparatus Lakrimalis Lakrimasi > ? Lakrimasi > ?K!n$un%ti&a i-eremis > ? i-eremis >1? tam-ak

    sela-ut bentuk segitiga

    "i "aerah nasal "engan

    a-eks mele#ati limbus

    "an men3a-ai

    -ertengahan antara

    limbus "an -u-il'!la Mata N$rmal N$rmalMekanisme Muskular Ke segala arah Ke segala arah

    K!rnea Jernih Jernih'ilik Mata Depan Kesan N$rmal Kesan N$rmalIris !$klat kri-te > ? !$klat kri-te > ?Pupil Bulat Sentral Bulat SentralLensa Jernih Jernih

  • 8/18/2019 Pterigium Rome

    4/33

    T!n!metri

    ,i"ak "ilakukan -emeriksaan

    Visus

    86 : 2)/

  • 8/18/2019 Pterigium Rome

    5/33

    K!rnea Jernih Jernih'ilik Mata Depan Kesan N$rmal Kesan N$rmalIris !$klat kri-te>1? !$klat kri-te>1?Pupil Bulat Sentral (!>1? Bulat Sentral (!>1?Lensa Jernih Jernih

    Dia)an!sk!pi

    ,i"ak "ilakukan -emeriksaan

    O)talm!sk!pi

    ,i"ak "ilakukan -emeriksaan

    Slit lamp

    o SL6 : K$n+ungti5a hi-eremis > ? k$rnea +ernih B kesan

    n$rmal iris 3$klat kri-te >1? -u-il bulat sentral (! >1? lensa

    +ernih.

    o SL6S : : K$n+ungti5a hi-eremis >1? tam-ak sela-ut berbentuk segitiga "ari arah nasal "engan a-e telah mele#ati limbus

    men3a-ai te-i -u-il st$3kers line>1? k$rnea +ernih B kesan

    n$rmal iris 3$klat kri-te >1? -u-il bulat sentral (! >1? lensa

    +ernih.

    La#!rat!rium

    GDS *+, m%-"l.' */01(T 23//'T 13//

    V RESUME

    VI Se$rang lelaki berumur 42 tahun "atang ke -$li (S* "engan keluhan

    menggan+al yang "irasakan -a"a mata sebelah kiri yang "irasakan

    5

  • 8/18/2019 Pterigium Rome

    6/33

    se+ak 1 ' tahun yang lalu se3ara -erlahan lahan "an memberat "alam

    ' minggu terakhir. i-eremis>1?.Gatal>1? lakrimasi> ? ;$t$;$bi> ? 5isus

    menurun> ? sekret> ?. (i#ayat sering ter-a-ar sinar matahari a"a.

    (i#ayat -emakaian ka3a mata sebelumnya a"a se+ak & bulan lalu.

    (i#ayat alergi ti"ak a"a. (i#ayat hi-ertensi ti"ak a"a. (i#ayat

    "iabetes mellitus ti"ak a"a. (i#ayat -enyakit sama "alam keluarga

    ti"ak a"a. (i#ayat trauma a"a tertusuk -aku ' tahun yang lalu. *a"a -emeriksaan $;talm$l$gi 86 : 2)/

  • 8/18/2019 Pterigium Rome

    7/33

    4DISKUSI

    Ber"asarkan hasil anamnesis "an -emeriksaan $;talm$l$gi "a-at

    "isim-ulkan bah#a -asien men"erita 6S -terigium sta"ium II. al ini

    sesuai "engan temuan a"anya sela-ut segitiga -a"a kiri "i nasal "imana

    -a"a mata kiri a-eks mele#ati limbus "an -ertengahan antara limbus "an

    -u-il. i+elaskan bah#a bah#a -terigium meru-akan -ertumbuhan

    ;ibr$5askuler k$n+ungti5a yang bersi;at "egenerati5e "an in5asi; berbentuk

    segitiga yang tumbuh men+alar ke k$rnea "engan -un3ak segitiga "i k$rnea.

    Ber"asarkan sta"ium -terigium "ibagi ke "alam 4 sta"ium yaitu:Sta"ium I : belum men3a-ai limbus

    Sta"ium II : -ertengahan antara limbus "an -u-il

    Sta"ium III : men3a-ai hingga te-i -u-il

    Sta"ium I8 : mele#ati te-i -u-il

    ,imbunan atau ben+$lan ini membuat -asien agak kurang nyaman

    karena biasanya akan berkembang "an semakin membesar ke "aerah

    k$rnea. *terigium umumnya asim-t$matis atau akan memberikan keluhan beru-a mata berair "an tam-ak merah serta mungkin menimbulkan

    astigmat akibat a"anya -erubahan bentuk k$rnea akibat a"anya mekanisme

    -enarikan $leh -terigium serta ter"a-at -en"ataran "ari-a"a meri"ian

    h$ri7$ntal -a"a k$rnea. Sinar ultra5i$let terutama sinar U8B beserta

    -$lutannya meru-akan -en3etus ter+a"inya in;lamasi kr$nik sebagai

    -enyebab -ertumbuhan +aringan -terigium , selain itu kekeringan $3ular "an

    -$lusi lingkungan "a-at ber-eran serta "alam -r$gresi5itas -terigium "anrekurensinya. *asien "engan -terigium "a-at hanya "i$ber5asi ke3uali lesi

    menun+ukkan -ertumbuhan menu+u -usat k$rnea atau -asien menun+ukkan

    ge+ala kemerahan yang signi;ikan keti"aknyamanan atau -erubahan "alam

    ;ungsi 5isual. Be"ah eksisi a"alah satu satunya -eng$batan yang

    memuaskan yang "a-at "iin"ikasikan menurut Ciegler :

    - engganggu 5isus

    - engganggu -ergerakan b$la mata

    7

  • 8/18/2019 Pterigium Rome

    8/33

    - Berkembang -r$gresi;

    -

    en"ahului suatu $-erasi intra$kuler - K$smetik

    ,in"akan be"ah +uga "i-ertimbangkan -a"a -terigium "era+at ' "an 2

    yang telah mengalami gangguan -englihatan. Lin"ungi mata "engan

    -terigium "ari sinar matahari "ebu "an u"ara kering "engan ka3amata

    -elin"ung. Bila ter"a-at tan"a ra"ang berikan air mata buatan "an bila -erlu

    "a-at "iberi ster$i". *emakaian air mata arti;i3ial ini "i-erlukan untuk

    membasahi -ermukaan $3ular "an untuk mengisi kerusakan -a"a la-isanair mata. Untuk -r$gn$sisnya -a"a -asien ini setelah "ieksisi a"alah baik.

    Kebanyakan -asien "a-at berakti5itas lagi setelah 49 +am -$st $-erasi.

    *asien "engan -terigium rekuren "a-at "ilakukan eksisi ulang "an gra;t

    "engan k$n+ungti5a aut$ gra;t atau trans-lantasi membran amni$n.

    8

  • 8/18/2019 Pterigium Rome

    9/33

    'A' I

    PENDA.ULUAN

    *terigium meru-akan kelainan yang -aling sering ter+a"i -a"a mata yang

    -at$genesisnya masih belum +elas. enurut Ameri3an A3a"emy $;

    6-hthalm$l$gy -terygium >berasal "ari bahasa Dunani yaitu E*teryg$sF yang

    artinya saya-? a"alah -$li;erasi +aringan subk$n+ungti5a beru-a granulasi

    ;ibr$5askular "ari >sebelah? nasal k$n+ungti5a bulbar yang berkembang menu+u

    k$rnea hingga akhirnya menutu-i -ermukaan k$rnea. *enyakit ini sering ter+a"i "i

    masyarakat "an menimbulkan ke3a3atan "engan gangguan -a"a -englihatan "an

    mata itu sen"iri. Karena -a"a a#alnya -terygium sering ti"ak berge+ala telah

    "ilakukan -enelitian mengenai se+arah "an -eng$batan "an kebanyakan ahli mata

    mengangga- ini a"alah masalah se-ele hingga lesi mengganggu a is 5isual. ' 2

    *terigium -ertama kali "itemukan $leh Susruta >In"ia? "$kter ahli be"ah

    mata -ertama "i "unia '))) tahun sebelum masehi "an "ila-$rkan "ua kali lebih

    banyak ter+a"i -a"a -ria "iban"ing #anita. Se"angkan menurut usia -terygium

    mun3ul -a"a usia 2) tahun. *re5alensi tertinggi -a"a -asien "i atas 4) tahun "i

    mana -asien usia 2) 4) tahun "ila-$rkan meru-akan insi"en tertinggi ter+a"inya

    -terygium. i-erkirakan -terygium "isebabkan $leh karena sering ter-a+an sinar

    matahari "an ra"iasi ultra5i$let serta iritasi "ari "ebu -asir area "engan angin

    ken3ang. U8 B yang bersi;at mutagen terha"a- gen *&< yang ber;ungsi sebagai

    tumor suppressor gene -a"a stem sel "i basal limbus. 2 <

    *terigium "a-at ber5ariasi bentuknya "ari yang ke3il lesi atr$;i sam-ai

    lesi ;ibr$5askular besar yang tumbuh agresi; "an 3e-at yang "a-at merusak

    t$-$gra;i k$rnea "an yang selan+utnya mengaburkan bagian tengah $-tik k$rnea.

    Bentuknya menyeru-ai "aging berbentuk segitiga "an umumnya bilateral "i sisi

    nasal. Ge+ala yang "ialami -asien se-erti merasakan sensasi ben"a asing nyeri

    lakrimasi "an -englihatan kabur. Jika -terigium membesar "an meluas sam-ai ke

    "aerah -u-il lesi harus "iangkat se3ara be"ah bersama sebagian ke3il k$rnea

    su-er;isial "i luar "aerah -erluasannya. K$mbinasi aut$gra;t k$n+ungti5a "an

    eksisi lesi terbukti mengurangi resik$ kekambuhan. 4

    9

  • 8/18/2019 Pterigium Rome

    10/33

    'A' IIPEM'A.ASAN

    A5 De)inisi

    enurut American Academy of Ophthalmology -terigium >berasal

    "ari bahasa Dunani yaitu E Pterygos F yang artinya saya-? a"alah -$li;erasi

    +aringan subk$n+ungti5a beru-a granulasi ;ibr$5askular "ari >sebelah?

    nasal k$n+ungti5a bulbar yang berkembang menu+u k$rnea hingga

    akhirnya menutu-i -ermukaan k$rnea. 2

    '5 Epi"emi!l!%i "an Insi"ens

    *terigium meru-akan kelainan mata yang umum "i banyak bagian

    "unia "engan -re5alensi yang "ila-$rkan berkisar antara ) < 2H . Stu"i

    e-i"emi$l$gis menemukan a"anya as$siasi terha"a- -a-aran sinar

    matahari yang kr$nis "engan meningkatnya -re5alensi ge$gra;is sabuk

    -terigium "alam garis -eri khatulisti#a ' 2 ?.

    *re5alensi -terigium $rang kulit -utih lebih "ari 4) tahun "i -e"esaan

    Australia > % ? "an "i -erk$taan $rang !ina Singa-ura yang lebih "ari

    4) memiliki tingkat -re5alensi > .H ?. *enelitian ini +uga mela-$rkan

    $rang In"$nesia lebih "ari 4) tahun tingkat -re5alensinya "i Sumatera

    >' 9 ? yakni lebih tinggi "ari-a"a semua ras lainnya yang telah

    10

  • 8/18/2019 Pterigium Rome

    11/33

    "i-ela+ari sebelumnya ke3uali "engan -en"u"uk kulit hitam "ari

    Barba"$s. 9

    Se3ara umum stu"i lain tentang -terigium -re5alensi -terigium "i

    Sumatera meningkat seiring bertambahnya usia. al yang berbe"a "engan

    bebera-a stu"i "imana -terigium "itemukan lebih banyak -a"a laki laki. 9

    Keberhasilan -enanganan -terigium a"alah tantangan untuk "$kter

    mata karena tingkat kekambuhan yang tinggi >2 ' men+a"i 9% ?.

    ,ingkat kekambuhan tinggi "an k$m-likasi -englihatan yang mengan3am

    -a"a teknik be"ah yang berbe"a mem-r$5$kasi -ara s-esialis mata untuk men3ari m$"alitas baru "an -eng$batan yang lebih aman.

    *terigium bisa menyebabkan -erubahan yang sangat berarti "alam

    ;ungsi 5isual atau -englihatan -a"a kasus yang kr$nis. ata bisa men+a"i

    in;lamasi sehingga menyebabkan iritasi $kuler "an mata merah. H

    Ber"asarkan bebera-a ;akt$r "iantaranya :

    '. Jenis Kelamin

    *terygium "ila-$rkan bisa ter+a"i -a"a g$l$ngan laki laki "ua kali

    lebih banyak "iban"ingkan #anita. H

    2. Umur

    Jarang sekali $rang men"erita -terygium umurnya "i ba#ah 2) tahun.

    Untuk -asien umurnya "iatas 4) tahun mem-unyai -re5alensi yang

    tertinggi se"angkan -asien yang berumur 2) 4) tahun "ila-$rkan

    mem-unyai insi"ensi -terigium yang -aling tinggi. H

    (5 Eti!l!%i

    @ti$l$gi -terigium se-enuhnya belum "iketahui. ,eta-i -enyakit ini

    lebih sering -a"a $rang tinggal "i iklim -anas. 6leh karena itu angga-an

    yang -aling mungkin a"alah -engaruh e;ek berke-an+angan ;akt$r

    lingkungan se-erti ter-a-ar sinar matahari >sinar ultra5i$let? -anas angin

    11

  • 8/18/2019 Pterigium Rome

    12/33

    tinggi "an "ebu. Baru baru ini bebera-a 5irus +uga memiliki kemungkinan

    sebagai ;akt$r eti$l$gi. ' 2

    @;ek merusak "ari sinar U8 menyebabkan -enurunan sel in"uk

    limbal -a"a k$rnea yakni menyebabkan ter+a"inya insu;isiensi limbal. al

    ini mengakti;kan ;akt$r -ertumbuhan +aringan yang mengin"uksi

    angi$genesis "an -r$li;erasi sel. (a"iasi 3ahaya U8 ti-e B men+a"i ;akt$r

    lingkungan yang -aling signi;ikan "alam -at$genesis -terigium. *enelitian

    terbaru telah mela-$rkan bah#a gen -&< "an human -a-ill$ma 5irus

    "a-at +uga terlibat "alam -at$genesis -terigium.' %

    D5 Anat!mi K!n$un%ti&a

    K$n+ungti5a a"alah membran muk$sa tembus 3ahaya yang

    mela-isi -ermukaan as-ek -$steri$r "ari kel$-ak mata "an anteri$r b$la

    mata. Nama k$n+ungti5a >3$n+$in: bergabung? "iberikan ke-a"a membran

    muk$sa ini karena ;akta bah#a ia menghubungkan b$la mata "engan

    kel$-ak mata. embentang "ari -inggir kel$-ak mata ke limbus "an

    membungkus ruang k$m-leks yang "isebut sakus k$n+ungti5a yang

    terbuka "i "e-an ;issura -al-ebral. ')

    K$n+ungti5a "a-at "ibagi men+a"i < bagian:

    a. K!n$un%ti&a palpe#ralis . Bagian ini mela-isi -ermukaan "alam

    kel$-ak mata "an melekat kuat -a"a tarsus. K$n+ungti5a -al-ebralis

    terbagi < yakni k$n+ungti5a marginal tarsal $rbital. K$n+ungti5a

    marginal membentang "ari te-i kel$-ak mata sekitar 2 mm -a"a

    bagian belakang kel$-ak sam-ai ke alur "angkal yakni sulkus

    subtarsalis. Bagian ini sebenarnya 7$na transisi antara kulit "an

    k$n+ungti5a lebih te-atnya. K$n+ungti5a tarsal ti-is trans-aran "an

    banyak mengan"ung 5askular. Bagian ini melekat kuat -a"a seluruh

    tarsal kel$-ak mata atas. *a"a kel$-ak mata ba#ah hanya melekat

    12

  • 8/18/2019 Pterigium Rome

    13/33

    -a"a setengah bagian tarsal. K$n+ungti5a $rbital terletak l$nggar

    antara tarsal "an ;$rniks. ')

    b. K!n$un%ti&a #ul#aris . elekat l$nggar -a"a s3lera "an melekat lebih

    erat -a"a limbus k$rnea. i sana e-itel k$n+ungti5a bergabung "angan

    e-itel k$rnea. ') Bagian ini "i-isahkan "ari sklera anteri$r $leh +aringan

    e-is3leral "an ka-sul ,en$n. ,er"a-at sebuah "ataran tinggi < mm "ari

    k$n+ungti5a bulbaris sekitar k$rnea "isebut k$n+ungti5a limbal. ')

    3. K!n$un%ti&a )!rni6 meru-akan tem-at -eralihan k$n+ungti5a tarsal

    "engan k$n+ungti5a bulbi. Lain halnya "engan k$n+ungti5a -al-ebrayang melekat erat -a"a struktur sekitarnya k$n+ungti5a ;$rni ini

    melekat se3ara l$nggar "engan struktur "i ba#ahnya yaitu ;asia

    muskulus le5at$r -al-ebra su-eri$r serta muskulus rektus. Karena

    -erlekatannya bersi;at l$nggar maka k$n+ungti5a ;$rni "a-at

    bergerak bebas bersama b$la mata ketika $t$t $t$t tersebut

    berk$ntraksi. ')

    Gambar '.K$n+ungti5a ter"iri "ari k$n+ungti5a bulbaris

    k$n+ungti5a ;$rniks k$n+ungti5a -al-ebralis. >')?

    13

  • 8/18/2019 Pterigium Rome

    14/33

    Se3ara hist$l$gis k$n+ungti5a ter"iri "ari tiga la-isan >Gambar.2?

    yaitu e-itel la-isan a"en$i" "an la-isan ;ibr$sa. ')

    a. Epitel5 La-isan sel e-itel "i k$n+ungti5a ber5ariasi -a"a masing

    masing "aerah "an "alam bagian bagian sebagai berikut: K$n+ungti5a

    marginal memiliki & la-is e-itel sel ge-eng bertingkat. K$n+ungti5a

    tarsal memiliki 2 la-is e-itel: la-isan su-er;i3ial ter"iri "ari sel sel

    silin"er "an la-isan "alam ter"iri "ari sel sel "atar. K$n+ungti5a

    ;$rniks "an bulbaris memiliki < la-is e-itel: la-isan su-er;isial ter"iri

    "ari sel silin"ris la-isan tengah ter"iri "ari sel -$lyhe"ral "an la-isan"alam ter"iri "ari sel kubus. Limbal k$n+ungti5a memiliki lagi la-isan

    yang banyak >& sam-ai la-is? e-itel berla-is ge-eng.

    b. Lapisan a"en!i" . La-isan ini "isebut +uga la-isan lim;$i" "an ter"iri

    "ari retikulum +aringan ikat halus "engan +erat "i mana ter"a-at

    lim;$sit. La-isan ini -aling -esat -erkembangannya "i ;$rniks.

    La-isan ini ti"ak "i temukan ketika bayi lahir ta-i akan berkembang

    setelah < 4 bulan a#al kehi"u-an. al ini men+elaskan bah#a -era"angan k$n+ungti5a -a"a bayi ti"ak menghasilkan reaksi ;$likuler.

    3. Lapisan )i#r!sa . La-isan ini ter"iri "ari serat k$lagen "an serat

    elastis. La-isan ini lebih tebal "ari la-isan a"en$i" ke3uali "i "aerah

    k$n+ungti5a tarsal "i mana la-isan ini sangat ti-is. La-isan ini

    mengan"ung -embuluh "an sara; "ari k$n+ungti5a. La-isan ini bersatu

    "engan men"asari ka-sul ,en$n "i "aerah k$n+ungti5a bulbar.

    K$n+ungti5a berisi "ua +enis kelen+ar yakni kelen+ar sekresi musin

    "an kelen+ar lakrimalis akses$ris. Kelen+ar ini ter"iri "ari sel g$blet

    >kelen+ar uniseluler yang terletak "i "alam e-itel? !ry-ts $; enle

    >ter"a-at "i k$n+ungti5a tarsal? "an kelen+ar an7 >"itemukan "alam

    k$n+ungti5a limbal?. Kelen+ar kelen+ar ini mensekresi mu3us yang -enting

    untuk membasahi k$rnea "an k$n+ungti5a. Kelen+ar lakrimalis akses$ris

    ter"iri "ari: Kelen+ar Krause >ter"a-at -a"a +aringan ikat sub3$n+un3ti5al

    ;$rniks sekitar 42 buah "i atas ;$rniks "an 9 buah "i ba#ah ;$rniks? "an

    14

  • 8/18/2019 Pterigium Rome

    15/33

    kelen+ar $l;ring >ter"a-at "i se-an+ang batas atas tarsus su-eri$r "an

    se-an+ang batas ba#ah tarsus in;eri$r?. ')

    Gambar 2. ist$l$gi k$n+ungti5a n$rmal >')?

    *li3a semilunaris meru-akan li-atan se-erti bulan sabit ber#arna

    merah mu"a "ari k$n+ungti5a yang ter"a-at "i kantus me"ial. Batas bebas

    lateralnya berbentuk 3ekung. Karunkula a"alah massa ke3il $5al merah

    mu"a terletak "i 3anthus bagian "alam. *a"a kenyataannya massa ini

    meru-akan -$t$ngan m$"i;ikasi kulit "an "itutu-i "engan e-itel ge-eng

    bertingkat "an berisi kelen+ar keringat kelen+ar sebasea "an ;$likel

    rambut. ''

    Gambar ')?

    Arteri yang mem-er"arahi k$n+ungti5a berasal "ari tiga sumber

    yakni arka"e arteri -eri;er -al-ebra arka"e arteri marginal kel$-ak mata

    15

  • 8/18/2019 Pterigium Rome

    16/33

    "an arteri 3iliaris anteri$r >Gambar.

  • 8/18/2019 Pterigium Rome

    17/33

    k$t$ran -a"a k$n+ungti5a akan menu+u ke bagian nasal kemu"ian melalui

    -ungtum lakrimalis "ialirkan ke meatus nasi in;eri$r. '2

    ,er"a-at banyak -er"ebatan mengenai eti$l$gi atau -enyebab

    -terigium. isebutkan bah#a ra"iasi sinar ultra 5i$let B sebagai salah satu

    -enyebabnya. Sinar U8 B eru-akan sinar yang "a-at menyebabkan

    mutasi -a"a gen suppressor tumor -&< -a"a sel sel benih embri$nal "i

    basal limbus k$rnea. ,an-a a"anya a-$-t$sis >-r$gram kematian sel?

    -erubahan -ertumbuhan ;akt$r Beta akan men+a"i berlebihan "an

    menyebabkan -engaturan berlebihan -ula -a"a sistem k$lagenase migrasiseluler "an angi$tenesis -erubahan -at$l$gis termaksu" +uga "egenerasi

    elast$i" k$lagen "an timbulnya +aringan ;ibr$5esikuler seringkali "isertai

    "engan in;lamasi. La-isan e-itel "a-at sa+a n$rmal menebal atau meni-is

    "an biasanya menun+ukkan "ys-lasia. ') '' '2

    aerah nasal k$n+ungti5a +uga relati; men"a-at sinar ultra5i$let

    yang lebih banyak "iban"ingkan "engan bagian k$n+ungti5a yang lain

    karena "i sam-ing k$ntak langsung bagian nasal k$n+ungti5a +ugamen"a-at sinar ultra 5i$let se3ara ti"ak langsung akibat -antulan "ari

    hi"ung karena itu -a"a bagian nasal k$n+ungti5a lebih sering "i"a-atkan

    -terigium "iban"ingkan "engan bagian tem-$ral. '2

    Bebera-a stu"i meyebutkan bah#a alasan menga-a -terigium

    seringkali mun3ul "i "aerah nasal berasal "ari -eran -at$genetik 3ahaya

    matahari. !ahaya matahari "iteruskan ke "alam limbus skler$k$rneal

    setelah "i-antulkan $leh "in"ing nasal lateral "i mana k$n+ungti5a bulbar "i "aerah nasal inilah yang lebih sering ter-a-ar sinar matahari. engingat

    +uga bulu mata "i "ekat nasal +auh lebih -en"ek "iban"ing bulu mata "i

    "aerah tem-$ral. ') '' '2

    @;ek "ari sinar U8 "ikatakan mam-u mengakti;kan ra"ikal bebas

    termasuk lakt$;erin. Stress $ksi"ati; yang timbul ber-$tensi untuk

    mengganggu regulasi -&

  • 8/18/2019 Pterigium Rome

    18/33

    ;akt$r -ertumbuhan. A"anya -erubahan eks-resi sel sel sit$kin ini telah

    "ie5aluasi $leh bebera-a stu"i menggunakan berbagai ma3am teknik

    -emeriksaan imunihist$kimia "an @LISA. Sinar U8 "a-at mengin"uksi

    sit$kin se-erti interleukin ' >IL '? bersama "engan tumor necrosis factor

    >,N M? membantu kerat$sit k$rneal bera"a-tasi mem-erbaiki ;en$ti-. IL

    ber;ungsi "alam migrasi sel e-itel melalui rese-t$r integrin "an IL 9

    melakukan akti5itas mit$genik "an angi$genetik. akt$r -ertumbuhan

    yang ber-eran "alam -terigium antara lain ialah epidermal growth factor

    >@G ? "an EGF heparin-binding > B @G ? vascular endothelial growth

    factor >[email protected] ? basic fibroblast growth factor >b G ? platelet-derived

    growth factor >* G ? transforming growth factor-ß >,G ? an" insulin-

    li e growth factor binding proteins >IG B*?.'2

    *eran [email protected] sangat -enting "alam -r$ses angi$genesis.

    i-r$"uksi $leh ;ibr$blast k$rneal saat ter+a"i in;lamasi atau a"anya

    stimulus yang "iangga- berbahaya bagi mata termasuk U8(. [email protected] telah

    "i"eteksi bertanggung +a#ab terha"a- -ertumbuhan terus menerus e-itel

    -terigium "iban"ingkan "engan k$n+ungti5a n$rmal melalui stu"i

    imun$hist$kimia. asilnya "a-at "ilihat menggunakan (, *!( assay .'2

    *at$;isi$l$gi -terigium "itan"ai "engan "egenerasi elast$tik

    k$lagen "an -r$li;erasi ;ibr$5askular "engan -ermukaan yang menutu-i

    e-ithelium. ist$-at$l$gi k$lagen abn$rmal -a"a "aerah "egenerasi

    elast$tik menun+ukkan bas$;ilia bila "i3at "engan hemat$ksin "an e$sin.

    Jaringan ini +uga bisa "i3at "engan 3at untuk +aringan elastik akan teta-i

    bukan +aringan elastik yang sebenarnya $leh karena +aringan ini ti"ak bisa

    "ihan3urkan $leh elastase. '2

    !seng d +uga bers-ekulasi bah#a -terigium mungkin "a-at

    ter+a"i -a"a "aerah yang kekurangan limbal stem 3ell. % Limbal stem 3ell

    a"alah sumber regenerasi e-itel k$rnea. '2 e;isiensi limbal stem 3ell

    menyebabkan k$n+ungti5alisasi k$rnea "ari segala arah. & Ge+ala "ari

    "e;isiensi limbal a"alah -ertumbuhan k$n+ungti5a ke k$rnea 5askularisasi

    18

  • 8/18/2019 Pterigium Rome

    19/33

    in;lamasi kr$nis kerusakan membran -ertumbuhan +aringan ;ibr$tik.

    ,an"a ini +uga "itemukan -a"a -terigium "an karena itu banyak -enelitian

    menun+ukkan bah#a -terigium meru-akan mani;estasi "ari "e;isiensi atau

    "is;ungsi l$3ali7e" inter-al-ebral limbal stem 3ell. Kemungkinan akibat

    sinar U8 ter+a"i kerusakan stem 3ell "i "aerah inter-al-ebra. '2

    F5 Klasi)ikasi

    *terigium "a-at "ibagi ke "alam bebera-a klasi;ikasi ber"asarkan ti-e

    sta"ium -r$gresi;itasnya "an ber"asarkan terlihatnya -embuluh "arahe-isklera yaitu: '<

    *5 'er"asarkan tipen a pteri%ium "i#a%i atas ti%a7

    a. ,i-e I

    *terigium ke3il "imana lesi hanya terbatas -a"a limbus atau

    mengin5asi k$rnea -a"a te-inya sa+a. Lesi meluas O2 mm "ari k$rnea.

    "toc er#s line atau "e-$sit besi "a-at "i+um-ai -a"a e-itel k$rnea "an

    ke-ala -terigium. Lesi sering asim-t$matis meski-un sering

    mengalami in;lamasi ringan. *asien yang memakai lensa k$ntak "a-at

    mengalami keluhan lebih 3e-at.

    b. ,i-e II

    "isebut +uga -terigium ti-e -rimer a"5an3e" atau -terigium rekuren

    tan-a keterlibatan 7$na $-ti3. *a"a tubuh -terigium sering nam-ak

    ka-iler ka-iler yang membesar. Lesi menutu-i k$rnea sam-ai 4 mm"a-at -rimer atau rekuren setelah $-erasi ber-engaruh "engan tear

    film "an menimbulkan astigmat.

    3. ,i-e III

    -terigium -rimer atau rekuren "angan keterlibatan 7$na $-ti3.

    eru-akan bentuk -terigium yang -aling berat. Keterlibatan 7$na

    $-ti3 membe"akan ti-e ini "engan ti-e yang lain. Lesi mengenai

    k$rnea P 4mm "an mengganggu aksis 5isual. Lesi yang luas

    19

  • 8/18/2019 Pterigium Rome

    20/33

    khususnya -a"a kasus rekuren "a-at berhubungan "engan ;ibr$sis

    subk$n+ungti5a yang meluas ke ;$rniks "an biasanya menyebabkan

    gangguan -ergerakan b$la mata serta kebutaan.

    85 'er"asarkan sta"ium pteri%ium "i#a%i ke "alam 9 sta"ium

    aitu7 *1

    a. Sta"ium I : belum men3a-ai limbus

    b. Sta"ium II : -ertengahan antara limbus "an -u-il

    3. Sta"ium III : men3a-ai hingga te-i -u-il

    ". Sta"ium I8 : mele#ati te-i -u-il

    Gbr 4. *terigum sta"ium I .>H? Gbr &. *terigium sta"ium II .>H?

    Gbr. . *terigium sta"ium III .>H? Gbr %. *terigium sta"ium I8 .>H?

    15 'er"asarkan lesin a0 pteri%ium "i#a%i men$a"i7

    a5 embran / ;ibr$sa : lesi ti-is "an ber#arna -u3at -embuluh "arah

    -a"a lesi O &

    #5 8askuler : lesi hi-eremis "engan +umlah -embuluh "arah P &

    20

  • 8/18/2019 Pterigium Rome

    21/33

    95 'er"asarkan per$alanan pen akitn a0 pteri%ium "i#a%i men$a"i 8

    aitu7 *8

    a. *terigium -r$gresi; : tebal ber"aging "an 5askular "engan

    bebera-a in;iltrat "i k$rnea "i "e-an ke-ala -terigium >"isebut 3a-

    "ari -terigium?.

    b. *terigium regresi; : ti-is atr$;i "engan sangat se"ikit 5askularisasi.

    ,i"ak ter"a-at ke-ala -terigium >3a- -terigium?. Akhirnya men+a"i

    bentuk membran teta-i ti"ak -ernah hilang.

    + 'er"asarkan terlihatn a pem#uluh "arah episklera "i pteri%ium

    "an harus "iperiksa "en%an slitlamp pteri%ium "i#a%i 10 aitu7 2

    a. ,' >atr$;i?: -embuluh "arah e-iskleral +elas terlihat.

    b. ,2 >interme"iet?: -embuluh "arah e-iskleral sebagian terlihat.

    3. ,< >;leshy $-aQue?: -embuluh "arah seluruhnya ti"ak terlihat.

    G5 Gam#aran Klinis

    *terigium lebih sering ter+a"i -a"a -ria tua yang melakukan

    -eker+aan "i luar rumah. *terigium mungkin ter+a"i unilateral atau

    bilateral. *enyakit ini mun3ul sebagai li-atan segitiga k$n+ungti5a yangmen3a-ai k$rnea biasanya "i sisi nasal. teta-i +uga "a-at ter+a"i "i sisi

    tem-$ral. e-$sisi besi ka"ang ka"ang terlihat -a"a e-itel k$rnea anteri$r

    "isebut ESt$3kerRs lineF. *terigium ter"iri "ari tiga bagian : ''

    - !a-ut

    - A-eks >bagian a-ikal yang mun3ul -a"a k$rnea?

    -

    !$llum >bagian limbal?

    21

  • 8/18/2019 Pterigium Rome

    22/33

    - !$r-us >bagian sklera? membentang antara limbus "an 3anthus.

    *terigium a"alah k$n"isi asimt$matik -a"a taha- a#al ke3uali -a"aint$leransi k$smetik. ') *terigium hanya akan berge+ala ketika bagian

    ke-alanya mengin5asi bagian tengah k$rnea "an aksis 5isual. Kekuatan

    tarikan yang ter+a"i -a"a k$rnea "a-at menyebabkan astigmatisme k$rnea.

    *terigium lan+ut yang menyebabkan skar -a"a +aringan k$n+ungti5a +uga

    "a-at se3ara -erlahan lahan mengganggu m$tilitas $kular -asien

    kemu"ian akan mengalami -englihatan gan"a atau "i-l$-ia. ')

    Gambar ''. >A? !a-: Biasanya "atar ter"iri atas 7$na abu abu -a"a k$rnea yangkebanyakan ter"iri atas ;ibr$blast mengin5asi "an menghan3urkan la-isan

    b$#man -a"a k$rnea. >B? hitish: Setelah 3a- la-isan 5askuler ti-is yangmengin5asi k$rnea. >!? Ba"an: Bagian yang m$bile "an lembut area yang

    5esikuler -a"a k$n+un3ti5a bulbi area -aling u+ung :;<

    .5 Dia%n!sis

    *5 Anamnesis

    *asien "engan -terigium "atang "engan berbagai keluhan mulai

    "ari tan-a ge+ala sam-ai "engan ge+ala kemerahan yang signi;ikan

    -embengkakan gatal iritasi "an -englihatan kabur berhubungan "engan

    ele5asi lesi "ari k$n+ungti5a "an "ekat k$rnea -a"a satu atau ke"ua mata. H

    *terigium a"alah k$n"isi asimt$matik -a"a taha- a#al ke3uali -a"a

    int$leransi k$smetik.''

    *terigium hanya akan berge+ala ketika bagian

    22

  • 8/18/2019 Pterigium Rome

    23/33

    ke-alanya mengin5asi bagian tengah k$rnea "an aksis 5isual. Kekuatan

    tarikan yang ter+a"i -a"a k$rnea "a-at menyebabkan astigmatisme k$rnea.

    *terigium lan+ut yang menyebabkan skar -a"a +aringan k$n+ungti5a +uga

    "a-at se3ara -erlahan lahan mengganggu m$tilitas $kular -asien

    kemu"ian akan mengalami -englihatan gan"a atau "i-l$-ia. ')

    85 Pemeriksaan )isik

    Suatu -terigium "a-at tam-ak sebagai salah satu "ari berbagai

    -erubahan ;ibr$5askular -a"a -ermukaan k$n+ungti5a "an k$rnea.

    *terigium -aling sering "itemukan -a"a k$n+ungti5a nasal "an berekstensi

    ke k$rnea nasal teta-i "a-at -ula "itemukan -terigium -a"a "aerah

    tem-$ral serta "i l$kasi lainnya. H

    15 Pemeriksaan penun$an%*emeriksaan tambahan yang "a-at "ilakukan -a"a -terigium

    a"alah t$-$gra;i k$rnea yang "a-at sangat berguna "alam menentukan

    "era+at sebera-a besar k$m-likasi beru-a astigmatisme ireguler yang "i

    sebabkan $leh -terigium. H

    I5 Dia%n!sis 'an"in%

    *terigium harus "ibe"akan "ari -seu"$-terigium. *seu"$-terigium

    a"alah li-atan k$n+ungti5a bulbar yang melekat -a"a k$rnea. al ini

    terbentuk karena a"hesi "ari k$n+ungti5a bulbar "engan ulkus k$rneamar+inal. al ini biasanya ter+a"i -a"a luka bakar akibat 7at kimia -a"a

    mata. ''

    *5 Pin%uekula

    *enebalan terbatas -a"a k$n+ungti5a bulbi berbentuk n$"ul yang

    ber#arna kekuningan -a"a k$n+ungti5a bulbi "i "aerah nasal atau

    tem-$ral limbus. ,am-ak se-erti -enum-ukan lemak bisa karena iritasi

    atau-un karena kualitas air mata yang kurang baik. *a"a umumnya ti"ak

    23

  • 8/18/2019 Pterigium Rome

    24/33

    "i-erlukan tera-i teta-i -a"a kasus tertentu "a-at "iberikan ster$i"

    t$-ikal. %

    Gambar H. *ingue3ulum >-anah abu abu? meru-akan lesi "i limbusskler$k$rneal yang berbe"a "engan -terigium "i mana ti"ak tumbuh

    men3a-ai -ermukaan k$rnea. '2

    85 Pseu"!pteri%ium

    *terigium umumnya "i"iagn$sis ban"ing "engan -seu"$-terigium

    yang meru-akan suatu reaksi "ari k$n+ungti5a $leh karena ulkus k$rnea.

    *a"a -enge3ekan "engan s$n"e s$n"e "a-at masuk "i antara k$n+ungti5a

    "an k$rnea.

    *seu"$-terigium meru-akan -erlekatan k$n+ungti5a "engan k$rnea

    yang 3a3at akibat ulkus. Sering ter+a"i saat -r$ses -enyembuhan "ari

    ulkus k$rnea "imana k$n+ungti5a tertarik "an menutu-i k$rnea.*seu"$-terigium "a-at "itemukan "imana sa+a bukan hanya -a"a ;issura

    -al-ebra se-erti halnya -a"a -terigium. *a"a -seu"$-terigium +uga "a-at

    "iseli-kan s$n"e "i ba#ahnya se"angkan -a"a -terigium ti"ak. *a"a

    -seu"$-terigium melalui anamnesa selalu "i"a-atkan ri#ayat a"anya

    kelainan k$rnea sebelumnya se-erti ulkus k$rnea. Selain

    -seu"$-terigium -terigium "a-at -ula "i"iagn$sis ban"ing "engan -annus

    "an kista "erm$i". %

    24

  • 8/18/2019 Pterigium Rome

    25/33

    Gambar '). *seu"$-terigium yang tumbuh "ari kua"ran in;eri$r nasal k$n+un3ti5a bulbar yang "iikuti luka bakar asam l$kal '2

    15 O=ular Sur)a=e S>uam!us Ne!plasm

    Gambar ''.6SSN yang searah "engan limbal '4

    63ular Sur;a3e SQuam$us Ne$-lasm atau 6SSN meru-akan

    "ys-lasia -re in5asi; "an lesi e-itel sQuam$us malignan "ari seluruh

    s-ektrum k$n+un3ti5a "an k$rnea. 6SSN biasanya tam-ak se-erti lesi

    3$n+un3ti5a yang meninggi yang terlihat "ekat limbus ber#arna -utih

    keabuan "engan karekteristk berkas "ari -embuluh "ara -a"a ;issure

    intra-al-ebral. Biasanya -asien "ating "iikuti "engan ge+ala mata merah

    irigasi "an sensasi ben"a asing. '4

    Pteri%ium Pseu"!pteri%ium Pin%uekulum OSSN

    25

  • 8/18/2019 Pterigium Rome

    26/33

    Se#a# *r$ses"egenerati;

    (eaksi tubuh

    -enyembuhan "ariluka bakar G6

    "i;teri "ll.

    Iritasi atau

    kualitashigienitas air

    yang kurang.

    is-alsia

    e-itel selsQuam$us

    S!n"e

    ,i"ak "a-at

    "imasukkan

    "iba#ahnya

    a-at "imasukkan

    "iba#ahnya

    Kekam#uha

    n(esi"i; ,i"ak ,i"ak

    ,i"ak

    Usia e#asa Anak anak e#asa "an

    anak anak

    e#asa

    L!kasi

    Subk$n+un3ti5a

    yang "a-at

    men3a-ai k$rnea

    Bisa ter+a"i

    "arimana sa+a

    ,erbatas -a"a

    k$n+unti5a

    bulbi

    i sekitar

    "aerah

    limbus

    ,abel ' iagn$sa ban"ing -tergium -seu"$-tergium -inguekulum "an 6SSN

    >' 2?

    ?5 Penatalaksanaan

    *asien "engan -terigium "a-at hanya "i$ber5asi ke3uali lesi

    menun+ukkan -ertumbuhan menu+u -usat k$rnea atau -asien menun+ukkan

    ge+ala kemerahan yang signi;ikan keti"aknyamanan atau -erubahan

    "alam ;ungsi 5isual. H

    '. Terapi K!nser&ati) *eng$batan k$nser5ati; -a"a -terigium ter"iri "ari t$-i3al

    lubri3ating "r$-s atau air mata buatan >misalnya re;resh tears gen teal

    "r$-s? serta sesekali -enggunaan +angka -en"ek tetes mata k$rtik$ster$i"

    t$-ikal anti in;lamasi >misalnya *re" $rte ' ? bila ge+ala lebih intens.

    Selain itu -enggunaan ka3amata anti U8 "isarankan untuk mengurangi

    -a-aran ra"iasi ultra5i$let lebih lan+ut. H

    85 Terapi pem#e"ahan

    26

  • 8/18/2019 Pterigium Rome

    27/33

    Be"ah eksisi a"alah satu satunya -eng$batan yang memuaskan

    yang "a-at "iin"ikasikan untuk menurut Ciegler :

    - engganggu 5isus

    - engganggu -ergerakan b$la mata

    - Berkembang -r$gresi;

    - en"ahului suatu $-erasi intra$kuler

    - K$smetik

    *enghilangan -terigium melibatkan be"ah eksisi -a"a a-eks3$llum "an 3$r-us "ari -terigium. !$r-us "an "asar -terigium tersebut

    "ibe"ah "engan gunting k$n+ungti5a se"angkan a-eks "an 3$llum

    -terigium yang telah menyerang k$rnea sering "ihilangkan "engan -isau

    be"ah. ilakukan usaha untuk mengi"enti;ikasi bi"ang "iseksi yang

    mem;asilitasi -enghilangan -terigium sekaligus mem-ertahankan

    -ermukaan halus k$rnea yang men"asarinya. La-isan str$ma yang tersisa

    mungkin "a-at "ira-ikan "engan -isau.%

    ,u+uan utama -embe"ahan a"alah untuk se-enuhnya mengeluarkan

    -terigium "an untuk men3egah ter+a"inya rekurensi. %

    Berbagai teknik be"ah yang "igunakan saat ini untuk -engel$laan

    -terigium:

    a. $are sclera : ti"ak a"a +ahitan bertu+uan untuk menyatukan kembali

    k$n+ungti5a "engan -ermukaan sklera "i "e-an insersi$ ten"$n rektus

    menyisakan area sklera yang terkena. >teknik ini su"ah ti"ak "a-at

    "iterima karena tingginya tingkat rekurensi -as3a -embe"ahan yang

    "a-at men3a-ai 4) %& "an hal ini ti"ak "irek$men"asikan?.

    b. "imple closure : menyatukan langsung sisi k$n+ungti5a yang terbuka

    "imana teknik ini "ilakukan bila luka -a"a k$n+ungti5a relati; ke3il.

    3. "liding flap : "ibuat insisi berbentuk huru; L "isekitar luka bekas

    eksisi untuk memungkinkan "ilakukannya -enem-atan ;la-.

    27

  • 8/18/2019 Pterigium Rome

    28/33

    ". %otational flap : "ibuat insisi berbentuk huru; U "isekitar luka bekas

    eksisi untuk membentuk se-erti li"ah -a"a k$n+ungti5a yang

    kemu"ian "iletakkan -a"a bekas eksisi.

    e. &on'ungtival graft : suatu ;ree gra;t yang biasanya "iambil "ari

    k$n+ungti5a bulbi bagian su-eri$r "ieksisi sesuai "engan ukuran luka

    kemu"ian "i-in"ahkan "an "i+ahit atau "i;iksasi "engan bahan -erekat

    +aringan. >misalnya !isseel (), $a*ter )ealthcare, +earfield,

    llionis?.

    Gambar '2. ,eknik 6-erasi *terigium ')

    (ekurensi -a"a -terigium setelah "ilakukan be"ah eksisi men+a"i

    masalah yakni sekitar

  • 8/18/2019 Pterigium Rome

    29/33

    -enyakit. al ini mungkin se3ara luas "iklasi;ikasikan sebagai met$"e

    me"is a"+u5an atau tambahan beta ira"iasi "an met$"e -embe"ahan. %

    15 Transplantasi Mem#ran Amni!n

    ,rans-lantasi membran amni$n +uga telah "igunakan untuk

    men3egah kekambuhan -terigium. eski-un keuntungkan "ari

    -enggunaan membran amni$n ini belum teri"enti;ikasi sebagian besar

    -eneliti telah menyatakan bah#a itu a"alah membran amni$n berisi ;akt$r

    -enting untuk menghambat -era"angan "an ;ibr$sis "an e-ithelialisasi.

    Sayangnya tingkat kekambuhan sangat beragam -a"a stu"i yanga"a "iantara 2 -ersen "an ') % -ersen untuk -terigium -rimer "an

    setinggi

  • 8/18/2019 Pterigium Rome

    30/33

    mata. Stu"i telah menun+ukkan bah#a tingkat kekambuhan terkait

    -enggunaan mit$my3in ! intra $-erasi "an -as3a $-erasi ti"ak berbe"a

    se3ara signi;ikan. %

    a"eya "an Kamlesh men"em$nstrasikan se3ara statistik

    -erbe"aan signi;ikan "alam -erbe"aan tingkat kekambuhan -asien yang

    "i$bati "engan "aun$rubisin "an mereka yang "i$bati "engan -laseb$ air.

    ata yang "i$bati lebih 3hem$ti3 >2) ? namun "engan % setelah

    e-itelisasi tertun"a "iban"ingkan "engan mata k$ntr$l yang ti"ak

    memiliki k$m-likasi yang sama.%

    K5 K!mplikasi

    K$m-likasi -terigium meli-uti "ist$rsi "an / atau -engurangan

    -englihatan sentral kemerahan iritasi +aringan -arut/skar -a"a

    k$n+ungti5a "an k$rnea serta keterlibatan yang luas "ari $t$t $t$t

    ekstra$kuler "a-at membatasi m$tilitas $kular "an berk$ntribusi terha"a-

    ter+a"inya "i-l$-ia. *a"a -asien yang belum men+alani be"ah eksisi

    +aringan -arut "ari $t$t rektus me"ial a"alah -enyebab -aling umum "ari

    "i-l$-ia. *a"a -asien "engan -terigium yang sebelumnya telah men+alani

    eksisi be"ah +aringan -arut atau "isinserti$n "ari $t$t rektus me"ial a"alah

    -enyebab -aling umum "ari "i-l$-ia. H

    K$m-likasi -as3a $-erasi akhir ra"iasi beta -terygia "a-at

    meli-uti: S3lera "an atau k$rnea yang meni-is atau ektasia "a-at mun3ul

    bebera-a tahun atau bahkan -uluhan tahun setelah -era#atan. Bebera-a

    kasus bisa sangat sulit untuk "itangani. H

    K$m-likasi yang -aling umum "ari $-erasi -terigium a"alah

    rekurensi. Be"ah eksisi se"erhana memiliki tingkat rekurensi tinggi sekitar

    &) 9) . ,ingkat rekurensi telah berkurang men+a"i sekitar & '& "engan

    -enggunaan aut$gra;ts k$n+ungti5a / limbal atau trans-lantasi membran

    30

  • 8/18/2019 Pterigium Rome

    31/33

    amni$n -a"a saat eksisi. *a"a kesem-atan langka "egenerasi ganas "ari

    +aringan e-itel yang mela-isi sebuah -terigium yang a"a "a-at ter+a"i. H

    L5 Pr!%n!sis

    *englihatan "an k$smetik -asien setelah "ieksisi a"alah baik.

    Kebanyakan -asien "a-at berakti5itas lagi setelah 49 +am -$st $-erasi.

    *asien "engan -terigium rekuren "a-at "ilakukan eksisi ulang "an gra;t

    "engan k$n+ungti5a aut$ gra;t atau trans-lantasi membran amni$n. H

    31

  • 8/18/2019 Pterigium Rome

    32/33

    DAFTAR PUSTAKA

    '. 7uni3 B J$5an$5i3 * @t Al.Analysis 6; *ath$hist$l$gi3al 3hara3teristi3s6; *terigium. $osnian ournal Of $asic .edical "cience . 2)') ') >4? :4?: < &.4. Jharmar#ala Jha5eri (. *terigium: A Ne# Surgi3al ,e3hniQue. ournal

    Of !he $ombay Ophthamologists# Association0 2))9 ''>4?:'2H

  • 8/18/2019 Pterigium Rome

    33/33

    '