presus morbili

Click here to load reader

Post on 12-Sep-2015

22 views

Category:

Documents

6 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

campak

TRANSCRIPT

PRESENTASI KASUSMORBILI

Moderator:dr. D.F. Amirani, Sp A

Tutor:dr. Erita Ilyas, Sp A

Disusun oleh:Julius Tanaca20110710058

KEPANITERAAN KLINIK ILMU KESEHATAN ANAKFAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PELITA HARAPANRUMAH SAKIT PUSAT ANGKATAN DARAT GATOT SOEBROTOJAKARTAPeriode 26 Mei 2015 s/d 8 Agustus 2015

Table of ContentsLEMBAR PENGESAHAN2KATA PENGANTAR3BAB I4STATUS PASIEN4I. IDENTITAS41.1 IDENTITAS PASIEN41.2. IDENTITAS ORANG TUA4II. ANAMNESA5III. PEMERIKSAAN FISIK103.1Pemeriksaan Umum103.2Status Generalis11IV. PEMERIKSAAN PENUNJANG14V. RESUME14VI. DIAGNOSA BANDING15VII.DIAGNOSA KERJA15VIII. RENCANA PEMERIKSAAN PENUNJANG15IX. PENATALAKSANAAN15X. PROGNOSIS16FOLLOW UP HARIAN17BAB II22TINJAUAN PUSTAKA22DEFINISI22EPIDEMIOLOGI22ETIOLOGI23PATOLOGI24PATOGENESIS24DIAGNOSIS28DIAGNOSIS BANDING129KOMPLIKASI29PENATALAKSANAAN31PENCEGAHAN33PROGNOSIS34BAB III35ANALISA KASUS35DAFTAR PUSTAKA37

LEMBAR PENGESAHAN

Presentasi Kasus dengan Judul:Morbili

Diajukan sebagai salah satu syarat kegiatan Kepaniteraan Klinik di bagianIlmu Kesehatan Anak di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto Periode 26 Mei 2015 s/d 8 Agustus 2015

Disusun oleh:Julius Tanaca 20110710058

Telah disetujui dan dipresentasikan,Jakarta, 16 Juni 2015

Moderator:

dr. D.F. Amirani, Sp A

KATA PENGANTARPuji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat-Nya kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan Laporan Kasus yang berjudul Morbili ini dalam waktu yang ditetapkan. Laporan Kasus ini disusun sebagai salah satu syarat menyelesaikan kepaniteraan klinik bagian Ilmu Kesehatan Anak di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto pada periode 26 Mei 2015 s/d 8 Agustus 2015 Dengan disusunnya Laporan Kasus ini, besar harapan penulis agar dapat memberikan beberapa gambaran umum kepada pembaca mengenai morbili khususnya bagi para dokter umum. Laporan Kasus ini dapat diselesaikan atas bantuan dari berbagai pihak, dengan rendah hati penulis ingin menyampaikan terimakasih kepada: 1. dr. D.F. Amirani, Sp A, selaku moderator presentasi kasus2. dr. Erita Ilyas, Sp A, selaku tutor penulisan laporan kasus ini.3. Segenap staf Departemen Ilmu Kesehatan Anak RSPAD Gatot Soebroto.4. Pasien dan keluarga pasien, sebagai sumber pembelajaran ilmu.5. Orang tua kami yang selalu mendoakan, memberi motivasi, dan semangat dalam penyusunan laporan kasus ini.Akhir kata, penulis menyadari sepenuhnya bahwa masih banyak kelemahan yang terdapat dalam penulisan laporan kasus ini. Oleh karena itu kritik dan saran diharapkan oleh penulis untuk perbaikan penulisan selanjutnya. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat.

Penulis

BAB ISTATUS PASIENinsolubleI. IDENTITAS1.1 IDENTITAS PASIENNama: An. I. BJenis kelamin: Laki - lakiTempat dan tanggal lahir : 31 Mei 2013Umur: 2 Tahun 1 BulanAlamat: BogorNo. rekam medis : 434116Tanggal masuk rumah sakit: 28 Mei 2015 pukul 08.00 WIB

1.2. IDENTITAS ORANG TUAData Orang TuaAyahIbu

NamaTn. JNy. S

Umur35 tahun30 tahun

Perkawinan ke11

PendidikanD3 D3

PekerjaanWirausahaIbu rumah tangga

AgamaIslamIslam

Suku BangsaJawaJawa

Hubungan pasien dengan orang tua adalah anak kandung.

II. ANAMNESAAlloanamnesa dengan ibu pasien pada tanggal 28 Mei 2015 pukul 14.00 WIB.Keluhan utama:DemamKeluhan tambahan:Batuk, flu, nyeri menelan, sariawan, susah untuk makan, diare, dan timbul bercak kemerahan pada waja, tubuh,tangan dan kaki.Riwayat Penyakit Sekarang:Pasien seorang anak laki laki berusia 2 tahun 1 bulan dengan berat badan 11 kg datang ke RSPAD Gatot Soebroto dengan keluhan demam sejak 4 hari sebelum masuk rumah sakit. Awalnya 4 hari sebelum masuk rumah sakit pasien merasakan demam sepanjang hari, dan menurut orang tua pasien panas pasien semakin meningkat, tetapi orang tua pasien tidak mengukur suhu tubuh pasien. Orang tua pasien sudah pernah membawa pasien ke puskesmas dan diberikan obat racikan, tetapi demam hanya turun sementara. Demam tidak disertai mengigil dan tidak disertai nyeri sendi, mimisan, gusi berdarah ataupun tanda perdarahan lainnya. Keluhan kejang, penurunan kesadaran dan sesak nafas pada pasien juga disangkal oleh orang tua pasien. Demam disetai dengan gejala batuk dan flu yang dirasakan bersamaan dengan demam pada hari pertama, Pasien mengakui batuknya tidak berdahak, dan flu pasien mengeluarkan sektret kental berwarna putih. Orang tua pasien mengakui adanya nyeri telan pada pasien tetapi orang tua pasien mengeluhkan pasien susah untuk makan dikarenakan banyak sariawan di dalam mulut pasien. Pasien juga mengalami diare dimana konsistensi buang air besar pasien cair dan berwarna kuning kehijauan tidak disertai darah, sebanyak 3 kali dalam sehari. Pada saat pasien dirawat di bangsal anak, hari ke 5 pasca demam pasien, pasien mengeluhkan adanya bercak kemerahan yang disertai gatal muncul pertama kali di di pundak kemudian perlahan lahan menyebar ke daerah wajah, leher, badan, tangan dan kaki pasien. Pasien menyangkal ada riwayat alergi terhadap makanan maupun obat obatan. Riwayat penggunaan obat jangka panjang juga disangkal. Orang tua pasien mengakui bahwa 7 hari sebelum pasien sakit, kakak pasien juga mengeluhkan keluhan yang sama dan didiagnosa oleh dokter penyakit campak.

Riwayat Penyakit Sebelumnya Berdasarkan pernyataan orangtua, pasien tidak pernah mengalami keluhan serupa sebelumnya. Tidak ada riwayat penyakit demam lama disertai gangguan pencernaan. Tidak ada riwayat demam berdarah. Tidak ada riwayat minum obat yang membuat buang air kecil menjadi merah. Tidak ada riwayat penyakit yang diderita sejak lahir seperti penyakit jantung bawaan, kelainan darah atau keganasan. Tidak ada riwayat kehilangan darah seperti kecelakaan atau operasi. Tidak ada riwayat alergi obat ataupun makanan.Riwayat Penyakit keluargaOrangtua pasien mengatakan bahwa kakak pasien memiliki keluhan serupa dengan pasien dan di diagnosa oleh dokter penyakit campak, 7 hari sebelum pasien timbul demam. Tidak ada riwayat penyakit kronis maupun riwayat penyakit keganasan pada anggota keluarga lainnya.Riwayat Kehamilan Ibu Pasien merupakan anak pertama dari ibu P3G3A0 dengan usia kehamilan 40 minggu. Ibu pasien mengatakan telah melakukan pemeriksaan kehamilan rutin ke bidan puskemas dengan jumlah 1 kali saat trimester pertama, 1 kali saat trimester kedua dan 2 kali saat trimester ketiga. Selama kehamilan ibu mengaku dalam kondisi sehat, tidak mengonsumsi obat-obatan, tidak pernah minum minuman beralkohol, dan tidak merokok. Riwayat abortus dan lahir mati tidak ada

Riwayat kelahiranTempat lahir:Puskesmas bogorPenolong:Bidan Cara persalinan:SpontanBerat lahir:3.150 gramPanjang lahir:57 cmMasa gestasi:Cukup bulanKeadaan bayi setelah lahir:Langsung menangis, bergerak aktif, warna kulit tubuh tampak kemerahanNilai APGAR:Orang tua pasien tidak mengingatKelainan bawaan:Tidak adaKesan: riwayat kelahiran baik.Riwayat ImunisasiJenis ImunisasiIIIIIIIVVVI

BCG2 bulan

DPT2 bulan4 bulan6 bulan18 bulan

PolioSaat lahir2 bulan4 bulan6 bulan18 bulan

Hepatitis BSaat lahir1 bulan6 bulan

CampakPasien belum pernahvaksin

Kesan: imunisasi dasar lengkap tapi belum ada imunisasi untuk campak dan tidak ada imunisasi tambahanRiwayat Perkembangan Dan Pertumbuhan Anak Perkembangan Psikomotor Tengkurap: 5 bulan Duduk:7 bulan Berdiri: 9 bulan Berjalan :12 bulan Bicara:12 bulan Belajar makan minum sndiri: 16 bulan Gangguan perkembangan mental/emosi :Tidak ada Kesimpulan : Perkembangan dan pertumbuhan anak sesuai umurRiwayat Makanan Usia( bulan )ASI / PASIBuah / BiskuitBubur susuNasi tim

0-2ASI-/---

2-4ASI-/---

4-6ASI-/---

6-8ASI + Susu formulaBiskuit Bubur susu-

8-10ASI + Susu formulaBiskuitBubur susuNasi Tim

10-12ASI + Susu formulaBiskuitBubur susuNasi Tim

Kesan : asupan makanan cukup.Pola MakanJenis makananFrekuensi

Nasi3 kali sehari dimana 1 kali makan 1 piring / setengah centong nasi

SayuranSayur sayuran jarang dikarenakan anak tidak suka

Daging2 x seminggu dimana 1 kali makan 1 potong/1x makan

Ikan1 x seminggu dimana 1 kali makan 1 potong / 1 x makan

Telur3 x sehari dimana 1 kali makan 1 butir/1x makan

Tahu2-3x seminggu dimana 1 kali makan 1potong/1xmakan

Tempe3 x sehari dimana 1 kali makan 1potong/1xmakan

Susu2 xsehari dimana 1 kali minum 200 ml susu, 3 sendok susu bubuk

Kesan : Kualitas dan kuantitas makan pasien cukup.Riwayat Penyakit yang Pernah Diderita PenyakitUsiaPenyakitUsia

Diare-Morbili-

Otitis-Parotitis-

Radang paru-Demam berdarah-

Tuberkulosis-Demam tifoid-

Kejang-Cacingan-

Ginjal-Alergi-

Jantung-Pertusis-

Darah-Varicella-

Difteri-Biduran-

Asma-Kecelakaan-

Penyakit kuning-Operasi-

Batuk berulang-Lain-lain-

Riwayat keluargaNoUmurJenis KelaminHidupLahir MatiAbortusMati (sebab)Keterangan

16 tahunPerempuanYa---Sehat

24 tahunPerempuanYa---Sakit

32 tahun 1 bulanLaki Lakiya---Sakit (pasien)

Corak reproduksi: P3G3A0.Anggota keluarga lain yang serumah:Orang tua, dua kakak kandung Status rumah tinggal: Rumah milik keluarga.Keadaan rumah:Ventilasi baik, pencahayaan baik, rumah dibersihkan 1 kali sehari.Keadaan lingkungan:Perumahan warga padat, tidak banjir, sanitasi kurang baik.

III. PEMERIKSAAN FISIK3.1 Pemeriksaan UmumDilakukan pada tanggal 28 Mei 2015, pukul 14.00 WIB. Keadaan umum: Tampak sakit sedang Kesadaran:Compos mentis Tanda-Tanda Vital: Frekuensi nadi : 96 x / menit, reguler, equal, isi cukup Frekuensi nafas : 23 x / menit, regular, tipe pernapasan abdominotorakal Suhu tubuh : 39,3 C

Antropometri: Tinggi badan : 82cm Berat badan : 11 kg

Berat badan ideal menurut usia:11 kg Tinggi badan ideal menurut usia:87 cm St