Presentasi plh kesehatan lingkungan

Download Presentasi plh kesehatan lingkungan

Post on 13-Jan-2015

1.006 views

Category:

Education

6 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

 

TRANSCRIPT

<ul><li> 1. Kesehatan lingkungan =&gt; salah satu disiplin dalam ilmu kesehatan masyarakat dan merupakan perluasan dari prinsip-prinsip higienis dan sanitasi. Menurut Sutomo =&gt;kesehatan lingkungan adalah bagian dari kesehatan masyarakat secara umum. Meliputi prinsip-prinsip usaha untuk menguasai faktor-faktor lingkungan yang dapat menimbulkan penyakit. </li></ul> <p> 2. Kesehatan lingkungan Indonesia saat ini belum mencapai kondisi yang diinginkan karena belum terpenuhinya kebutuhan sanitasi dasar. Masalah lingkungan di Indonesia: a) MCK yang tidak sehat b) Air bersih yang minim c) Perumahan tidak memadai d) Sungai tercemar akibat tidak ada pengelolaan sampah 3. Sampah menumpuk di TPS (tempat pembuangan sampah sementara) Sampah dibuang ke sungai mengakibatkan sungai tercemar 4. Timbulnya pemukiman kumuh Pemerintah tidak memenuhi kebutuhan perumahan untuk masyarakat 5. a) Pengadaan air bersih b) MCK yang sehat, yaitu dengan memperhatikan: Pembuangan kotoran Gunakan konstruksi Leher Angsa pada jamban c) Pengelolaan sampah yang benar =&gt; prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) 6. a) Lokasi b) Kualitas udara c) Kebisingan dan getaran d) Kualitas tanah di daerah perumahan dan pemukiman e) Prasarana dan sarana lingkungan f) Vektor penyakit g) Penghijauan 7. Penyakit DBD hanya dapat ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypty betina. Nyamuk ini mendapat virus dengue sewaktu menggigit/menghisap darah orang yang sakit DBD atau yang tidak sakit DBD, tetapi dalam darahnya terdapat virus Dengue (karena orang ini memiliki kekebalan terhadap virus dengue) orang yang mengandung virus dengue tetapi tidak sakit, dapat pergi kemana-mana dan menularkan virus itu kepada orang lain di tempat yang ada nyamuk Aedes Aegypti. 8. Virus dengue yang terhisap akan berkembangbiak dan menyebar ke seluruh tubuh nyamuk, termasuk kelenjar liurnya. Bila nyamuk tersebut menggigit/menghisap darah orang lain, virus itu akan dipindahkan bersama air liur nyamuk. Bila orang yang ditulari itu tidak memiliki kekebalan (umumnya anak- anak), ia akan segera menderita DBD. 9. Hepatitis biasanya terjadi karena virus, terutama salah satu dari kelima virus hepatitis, yaitu A, B, C, D atau E. Hepatitis juga bisa terjadi karena infeksi virus lainnya, seperti mononukleosis infeksiosa, demam kuning dan infeksi sitomegalovirus. Penyebab hepatitis non-virus yang utama adalah alkohol dan obat-obatan. 10. Hepatitis A Virus hepatitis A terutama menyebar melalui tinja. Penyebaran ini terjadi akibat buruknya tingkat kebersihan. Hepatitis B Virus hepatitis B ditularkan melalui darah atau produk darah. Penularan biasanya terjadi di antara para pemakai obat yang menggunakan jarum suntik bersama-sama, atau di antara mitra seksual (baik heteroseksual maupun pria homoseksual). 11. Hepatitis C Menyebabkan minimal 80% kasus hepatitis akibat transfusi darah. Untuk alasan yang masih belum jelas, penderita "penyakit hati alkoholik" seringkali menderita hepatitis C. 12. Kondisi ini dapat merupakan gejala dari luka, penyakit, alergi (fructose, lactose), memakan makanan yang asam,pedas,atau bersantan secara berlebihan, dan kelebihan vitamin C dan biasanya disertai sakit perut, dan seringkali mual dan muntah. Ada beberapa kondisi lain yang melibatkan tapi tidak semua gejala diare, dan definisi resmi medis dari diare adalah defekasi yang melebihi 200 gram per hari. 13. Penyakit TBC adalah suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mikobakterium tuberkulosa. Bakteri ini berbentuk batang dan bersifat tahan asam sehingga dikenal juga sebagai Batang Tahan Asam (BTA). Bakteri ini pertama kali ditemukan oleh Robert Koch pada tanggal 24 Maret 1882, sehingga untuk mengenang jasanya bakteri tersebut diberi nama baksil Koch. Bahkan, penyakit TBC pada paru-paru kadang disebut sebagai Koch Pulmonum (KP). 14. Penyakit kolera (cholera) adalah penyakit infeksi saluran usus bersifat akut yang disebabkan oleh bakteri Vibrio cholerae, bakteri ini masuk kedalam tubuh seseorang melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi. Bakteri tersebut mengeluarkan enterotoksin (racunnya) pada saluran usus sehingga terjadilah diare (diarrhoea) disertai muntah yang akut dan hebat, akibatnya seseorang dalam waktu hanya beberapa hari kehilangan banyak cairan tubuh dan masuk pada kondisi dehidrasi. 15. Setiap kali menghirup asap rokok, berarti juga mengisap lebih dari 4.000 macam racun. Karena itu, merokok sama dengan memasukkan racun-racun tadi ke dalam rongga mulut dan paru-paru. Banyak penyakit telah terbukti menjadi akibat buruk merokok, baik secara langsung maupun tidak langsung. Kebiasaan merokok bukan saja merugikan si perokok, tetapi juga bagi orang di sekitarnya. 16. Organisasi kesehatan sedunia (WHO) telah memberikan peringatan bahwa dalam dekade 2020-2030 tembakau akan membunuh 10 juta orang per tahun, 70% di antaranya terjadi di negara-negara berkembang. Melalui resolusi tahun 1983, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan tanggal 31 Mei sebagai Hari Bebas Tembakau Sedunia setiap tahun. 17. Penelitian membuktikan bahwa kebiasaan merokok meningkatkan risiko timbulnya berbagai penyakit. Seperti penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah, kanker paru- paru, kanker rongga mulut, kanker laring, kanker osefagus, bronkhitis, tekanan darah tinggi, impotensi, serta gangguan kehamilan dan cacat pada janin. </p>