prescil abses hepar

Download PRESCIL ABSES HEPAR

Post on 01-Mar-2018

216 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 7/26/2019 PRESCIL ABSES HEPAR

    1/21

    I. PENDAHULUAN

    Abses hepar adalah suatu kavitas dalam hepar yang berisi pus/nanah.

    Kavitas ini dapat terbentuk karena infeksi yang terjadi karena bakteri, jamur,

    parasit yang berasal dari sistem gastrointestinal yang ditandai proses supurasi

    dan terbentuknya nanah pada parenkim hari (Peralta, 200! "a#ir, 200$.

    %e&ara umum, abses hati terbagi 2, yaitu abses hati amebik (A'A$ dan abses

    hati piogenik (A'P$. A'A merupakan salah satu komplikasi amebiasis

    ekstraintestinal yang paling sering dijumpai di daerah tropik/subtropik,

    termasuk ndonesia. A'P dikenal juga sebagai hepatic abscess, bacterial liver

    abscess, bacterial abscess of the liver, atau bacterial hepatic abscess()enas,

    200*$.

    Abses hati didapatkan di seluruh dunia, abses hati piogenik lebih sering

    ditemukan di negara maju termasuk Amerika %erikat, sedangkan abses hati

    ameba di negara sedang berkembang yang beriklim tropis dan sub tropis

    terutama pada daerah dengan kondisi lingkungan yang kurang baik. 'ampir

    0 + penduduk dunia terutama negara berkembang terinfeksi E.histolytica

    tetapi hanya /0 yang memperlihatkan gejala. Penelitian di ndonesia

    menunjukkan perbandingan pria dan anita berkisar - sampai 22, yang

    tersering pada dekade keempat. nfeksiE.histolytica memiliki prevalensi yang

    tinggi di daerah subtropikal dan tropikal dengan kondisi yang padat penduduk,

    sanitasi serta gi#i yang buruk.

  • 7/26/2019 PRESCIL ABSES HEPAR

    2/21

    II. LAPORAN KASUS

    A. IDENTITAS PASIEN

    "ama n. 1

    mur 32 tahun

    4enis Kelamin 5aki6laki

    Alamat Karangleas 5or 1 2 1) - Purokerto 7arat

    Pekerjaan Karyaan sasta

    Agama slam

    gl. 8asuk 1% 7 8ei 209 (pukul 22.:0$

    B. ANAMNESIS

    1. Keluhan utama

    "yeri perut kanan atas

    2. Riwayat Penyait Sea!an"

    Pasien datang sendiri ke ;< 1%< Prof. dr. 8argono %oekarjo

    Purokerto dengan keluhan nyeri perut kanan atas sejak minggu yang

    lalu. "yeri perut dirasakan sangat mengganggu aktifitas. "yeri semakin

    berat jika pasien menarik nafas panjang. Pasien mengeluh demam sejak 2

    hari yang lalu. Pasien juga mengeluh mual, nafsu makan menurun,

    banyak berkeringat di malam hari, mudah lelah, mata menguning, nyeri

    dada saat bernafas, dan 7AK seperti teh.

    #. Riwayat Penyait Dahulu

    a. 1iayat hipertensi disangkal

    b. 1iayat asma disangkal

    &. 1iayat alergi disangkal

    d. 1iayat ken&ing manis disangkal

    e. 1iayat penyakit jantung disangkal

    f. 1iayat penyakit paru disangkal

    g. 1iayat penyakit ginjal disangkalh. 1iayat penyakit lain disangkal

    $. Riwayat PenyaitKelua!"a

    a. 1iayat hipertensi disangkal

    b. 1iayat asma disangkal

    &. 1iayat ken&ing manis disangkal

    d. 1iayat penyakit jantung disangkal

    e. 1iayat penyakit ginjal disangkal

    f. 1iayat penyakit kandungan disangkal

    %. Riwayat Penyait S&'ial

    2

  • 7/26/2019 PRESCIL ABSES HEPAR

    3/21

    Pasien bekerja sebagai karyaan di salah satu perusahaan sasta.

    Pasien mempunyai orang istri dan 2 orang anak. Pasien sering

    mengonsumsi minuman keras di tempat karaoke bersama teman6teman

    kerjanya hampir setiap malam. Kebiasaan ini sudah terjadi sejak tahun

    yang lalu. Pasien juga sering merokok sejak remaja. Pasien merokok

    bungkus sehari.

    (. PEMERIKSAAN )ISIK

    . Keadaan umum/kesadaran tampak sakit/&ompos mentis

    2. =ital sign

    ekanan

  • 7/26/2019 PRESCIL ABSES HEPAR

    4/21

    PEMERIKSAAN DARAH HASIL NILAI NORMAL

    3

  • 7/26/2019 PRESCIL ABSES HEPAR

    5/21

    Da!ah Len"a

    'emoglobin 2.2 ,2 E :,* g/dl

    5eukosit 1.2%- H -C>0 6 0.030/Fl'ematokrit #0 L -3 6 3: +

    ritrosit $.2 L -,C E :,2/ Fl

    rombosit 20>.000 :0.000 E 3:0.000

    8@= >9 *C,0 E CC,0 f5

    8@' 2>.C 2*,> E -,0 pg

    8@'@ --.9 --,0 E -*,0 +

    160*

    2. US+

    8assa bentuk membulat, batas tegas relatif li&in di segmen *6> hepar

    dengan ukuran 9,> ? 3,: &m suspe&t abses.

    #. (T S3an

    5esi bentuk bulat, batas te gas, tepi li&in, berdinding tebal di segmen 9, *,

    berukuran *,> ? :,: &m, &enderung abses.fusi pleura bilateral

    E. DIA+NOSA KER*A

    Abses 'epar

    ). TINDAKAN DAN TERAPI

    . "on Iarmakologis

    a. dukasi penyakit kepada pasien meliputi terapi, komplikasi

    penyakit, prognosis penyakit

    b. Konsul 7edah

    :

  • 7/26/2019 PRESCIL ABSES HEPAR

    6/21

    2. Iarmakologi

    a. nfus 15 Amino Iluid 20 tpm

    b. nj @eftria?one gr/2 jam&. Para&etamol tab -? tab

    d. njeksi metronida#ol :00 mg/> jam

    +. PRO+NOSIS

    Juo ad vitam dubia ad malam

    Juo ad sanationam dubia ad malam

    Juo ad fun&tionam dubia ad malam

    III. MASALAHDAN PEMBAHASAN

    Pasien datang ke ;< 1%8% dengan keluhan nyeri perut kanan atas terus6menerus, demam, dan mual. Pasien sudah berobat ke 1% Purokerto, tetapi

    tidak ada perubahan.

  • 7/26/2019 PRESCIL ABSES HEPAR

    7/21

    I4. TIN*AUAN PUSTAKA

    A. De5ini'i

    Abes hepar adalah suatu kavitas dalam hepar yang berisi pus/nanah.

    Kavitas ini dapat terbentuk karena infeksi yang terjadi karena bakteri, jamur,

    parasit yang berasal dari sistem gastrointestinal yang ditandai proses supurasi

    dan terbentuknya nanah pada parenkim hati (Peralta, 200! "a#ir, 200$.

    %e&ara umum, abses hati terbagi 2, yaitu abses hati amoeba (A'A$ dan abses

    hati piogenik (A'P$. A'A merupakan salah satu komplikasi amebiasis

    ekstraintestinal yang paling sering dijumpai di daerah tropik/subtropik,

    termasuk ndonesia. A'P dikenal juga sebagai hepatic abscess, bacterial liver

    abscess, bacterial abscess of the liver, atau bacterial hepatic abscess()enas,

    200*$.

    B. Eti&l&"i

    Penyebab abses hepar antara lain

    . Abses 'epar Amoeba

    Penyebab abses hepar amoeba adalahEntamoeba histolytica yang

    merupakan proto#oa usus kelasRhizopoda(%ofanhadi, 200*$.

    2. Abses 'epar Piogenik

    Penyebab abses hepar piogenik adalah enterobacteriaceae,

    microaerophilic streptococci, anaerobic streptococci, klebsiella

    pneumoniae, bacteriodes, fusobacterium, staphylococcus aureus,

    staphylococcus milleri, candida albicans, aspergillus, actinomyces,

    eikenella corrodens, yersinia enterolitica, salmonella typhi, brucella

    melitensis, dan jamur. Grganisme penyebab yang paling sering ditemukan

    adalah E.Coli, Klebsiella pneumoniae, roteus vulgaris, Enterobacter

    aerogenes dan spesies dari bakteri anaerob (&ontohnya !treptococcus

    "illeri$. !taphylococcus aureusbiasanya organisme penyebab pada pasien

    yang juga memiliki penyakit granuloma yang kronik ()enas, 200*$.

    (. Ei6emi&l&"i

    *

  • 7/26/2019 PRESCIL ABSES HEPAR

    8/21

    Abses hati didapatkan di seluruh dunia, abses hati piogenik lebih sering

    ditemukan di negara maju termasuk Amerika %erikat, sedangkan abses hati

    amoeba di negara sedang berkembang yang beriklim tropis dan sub tropis

    terutama pada daerah dengan kondisi lingkungan yang kurang baik (Kumar,

    200*$.

    'ampir 0 + penduduk dunia terutama negara berkembang terinfeksi

    E.histolytica tetapi hanya /0 yang memperlihatkan gejala. nsidens

    amubiasis hati di rumah sakit seperti hailand berkisar 0,* + sedangkan di

    berbagai rumah sakit di ndonesia berkisar antara :6:+ pasien/tahun.Penelitian di ndonesia menunjukkan perbandingan pria dan anita berkisar

    - sampai 22, yang tersering pada dekade keempat. Penularan umumnya

    melalui jalur oral6fekal dan dapat juga oral6anal6fekal. Kebanyakan yang

    menderita amubiasis hati adalah pria dengan rasio -,36>,: kali lebih sering

    dari anita. sia yang sering dikenai berkisar antara 206:0 tahun terutama

    deasa muda dan lebih jarang pada anak. nfeksi E.histolytica memiliki

    prevalensi yang tinggi di daerah subtropikal dan tropikal dengan kondisi yang

    padat penduduk, sanitasi serta gi#i yang buruk (Iriedman et. al, 200>$.

    D. )at&! Ri'i&

    Iaktor resiko dari abses hepar adalah (8andell, 200$

    . Inflammatory bowel disease, terutama @rohn disease karena

    kehilangan pelindung mukosa 5iver &irrhosis

    2. ransplantasi hepar

    -. mboli arteri hepati&a3. %istem imun yang rendah

    :. Grang tua

    9. 8alnutrisi, kehamilan, pemakaian steroid dan pemakaian alkohol

    E. Pat&"ene'i'

    . Abses 'epar Amoeba

    >

  • 7/26/2019 PRESCIL ABSES HEPAR

    9/21

    @ara penularan umumnya fe&al6oral yaitu dengan menelan

    kista, baik melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi atau

    transmisi langsung pada orang dengan higiene yang buruk. Kasus yang

    jarang terjadi adalah penularan melalui seks oral ataupun anal (Kumar

    et. al, 200*! Iau&i et. al, 200>$.

    E.hystolitica dalam 2 bentuk, baik bentuk trofo#oit yang

    menyebabkan penyakit invasif maupun kista bentuk infektif yang

    dapat ditemukan pada lumen usus. 7entuk kista tahan terhadap asam

    lambung namun dindingnya akan diurai oleh tripsin dalam usus halus.

    Kemudian kista pe&ah dan melepaskan trofo#oit yang kemudian

    menginvasi lapisan mukosa usus. Amuba ini dapat menjadi patogen

    dengan mensekresi enzim cysteine protease, sehingga melisiskan

    jaringan maupun eritrosit dan menyebar keseluruh organ se&ara

    hematogen dan perkontinuinatum. Amoeba yang masuk