ppt tpp fix

Click here to load reader

Post on 02-Oct-2015

23 views

Category:

Documents

2 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

ppt

TRANSCRIPT

Slide 1

Hasil tpp kelompok tutorial 9CTEV

Rumusan Masalah

Apa etiologi congenital talipes equino varus ?Bagaimana manifestasi klinis congenital talipes equino varus ?Bagaimana upaya penatalaksanaan terhadap congenital talipes equino varus ?Apa komplikasi yang dialami pasien setelah mengalami congenital talipes equino varus ?Bagaimana prognosis congenital talipes equino varus ?

Tujuan UmumMelaksanakan Tugas Pengenalan Profesi Blok IX Neuro-Muskulo-Skeletal dan mengevaluasi kasus congenital talipes equino varus

Tujuan Khusus

Untuk mengetahui etiologi congenital talipes equino varus Untuk mengetahui manifestasi klinis congenital talipes equino varus Untuk mengetahui upaya penatalaksanaan terhadap congenital talipes equino varus Untuk mengetahui komplikasi yang dialami pasien setelah mengalami congenital talipes equino varus Untuk mengetahui prognosis congenital talipes equino varus

Manfaat

Mahasiswa mampu mengetahui etiologi congenital talipes equino varus Mahasiswa mampu mengetahui manifestasi klinis congenital talipes equino varus Mahasiswa mampu mengetahui upaya penatalaksanaan terhadap congenital talipes equino varus Mahasiswa mampu mengetahui komplikasi yang dialami pasien setelah mengalami congenital talipes equino varus Mahasiswa mampu mengetahui prognosis congenital talipes equino varusMahasiswa mendapatkan pengalaman langsung dari orang yang pernah menderita congenital talipes equino varus

TINJAUAN PUSTAKA

DefenisiCTEV adalah salah satu anomali orthopaedic kongenital yang paling sering terjadi seperti dideskripsikan oleh Hippocrates pada tahun 400 SM, dengan gambaran klinis tumit yang bergeser kebagian dalam dan kebawah,forefoot juga berputar kedalam.

Etiologi

Neuromuscular defectPrimary Germ Plasma DefectArrested fetal developmentHerediterOtogenik

Patofisiologi

Clubfoot bukan merupakan malformasi embrionik. Kaki yang pada mulanya normal akan menjadi clubfoot selama trimester kedua kehamilan. Clubfoot jarang terdeteksi pada janin yang berumur dibawah 16 minggu. Oleh karena itu, seperti developmental hip dysplasia dan idiopathic scoliosis, clubfoot merupakan deformasi pertumbuhan (developmental deformation). Bentuk sendi-sendi tarsal relative berubah karena perubahan posisi tulang tarsal. Forefoot yang pronasi, menyebabkan arcus plantaris menjadi lebih konkaf (cavus). Tulang-tulang metatarsal tampak flexi dan makin ke medial makin bertambah flexi.

KlasifikasiTipe ekstrinsik/fleksibelTipe intrinsik/rigid

METODE PELAKSANAAN

Lokasi PelaksanaanTugas Pengenalan Profesi akan dilaksanakan di Dusun Pipa Putih, Palembang.Waktu PelaksanaanTugas Pengenalan Profesi telah dilaksanakan pada:Hari: SabtuTanggal: 15 November 2014Pukul: 13.00 - selesai

Subjek Tugas KelompokSubjek tugas kelompok pada pelaksanaan TPP ini adalah adalah penderita Congenital Talipes Equino Varus (CTEV).Alat dan BahanAlat dan bahan yang digunakan pada Tugas Pengenalan profesi kali ini adalah panduan / check list, alat tulis, dan alat perekam.

Langkah-Langkah KerjaLangkah kerja yang dilakukan adalah:Membuat proposal Tugas Pengenalan Profesi.Menyiapkan daftar tilikan dalam melakukan observasi.Konsultasi kepada pembimbing.Menyiapkan surat permohonan izin melakukan kegiatan Tugas Pengenalan Profesi ke PoliklinikMembuat janji dengan pihak Poliklinik.Melakukan evaluasi.Mencatat kembali hasil evaluasi.Membuat laporan hasil Tugas Pengenalan Profesi.Membuat kesimpulan.

HasilNama: Fadil Anugerah PutraUsia pasien : 3 bulanJenis Kelamin: Laki-LakiAlamat: Dusun 5 Pipa Putih RT 01, Palembang

PEMBAHASAN

Dari wawancara, diketahui bahwa Ibu dari pasien mengalami trauma pada saat usia kehamilan menginjak 8 bulan dan menyebabkan ekstremitas bawah bagian kanannya juga kebiruan. Hal tersebut sesuai dengan teori dimana salah satu penyebab dari CTEV adalah lingkungan dari intrauterine sendiri yang dimana hal tersebut bisa terganggu akibat trauma yang dialami ibu dari pasien.

Bentuk pergelangan kaki sebelah kanan Fadil mengalami pembengkokan ke dalam dan bentuknya melebar seperti tangan.

Selama hamil, Ibu dari pasien mengaku bahwa tidak pernah menderita penyakit maupun mengkonsumsi obat-obatan. Didapati juga tidak adanya keluarga dengan kelainan yang serupa.

kaki kanan Fadil dalam kondisi di gips. Ibunya menceritakan bahwa setiap 1x seminggu mereka harus ke RS. Lebih tepatnya setiap senin pagi kaki Fadil harus dilepas gips dari minggu sebelumnya dan dipasang kembali

dari pengamatan yang kami lakukan, kaki Fadil tidak terlalu mengalami pembengkokan yang dalam.

Hal tersebut mungkin dikarenakan penatalaksanaan dini pada Fadil sehingga cepat membaik.

Bila penanganan terlambat ataupun dilakukan saat dewasa maka kemungkinan prognosisnya buruk

kesimpulanTerdapat beberapa teori yang diajukan sebagai penyebab dari Congenital Talipes Equino Varus (CTEV). Namun yang kami temui pada kasus adalah CTEV dikarenakan trauma pada ibu dari pasien.Gejala pasti yang didapati pada CTEV adalah adanya deformitas atau pembengkokan ke bagian dalam pada kaki.Kebanyakan tatalaksana yang diberikan pada pasien CTEV adalah di gips.

Komplikasi jarang terjadi pada pasien dengan CTEV dikarenakan komplikasi terjadi selama dan sesudah operasi dimana operasi dilakukan bila pasien sudah dewasa karena pengobatan lebih sukar untuk dilakukan.

Bila penanganan terlambat ataupun dilakukan saat dewasa maka kemungkinan prognosisnya buruk sedangkan penatalaksanaan lebih dini yang dilakukan terhadap Fadil dapat memberikan prognosis yang baik.

SaranMahasiswa diharapkan mempersiapkan dengan baik segala keperluan yang dibutuhkan beberapa hari sebelum melakukan kegiatan TPP.Untuk Tugas Pengenalan Profesi berikutnya diharapkan mahasiswa bisa mengambil setiap pelajaran maupun ilmu pengetahuan yang didapatkan dari observasi yang telah dilakukan.Mahasiswa sebaiknya memikirkan segala hambatan yang mungkin terjadi pada saat melakukakan kegiatan TPP

Lampiran