ppt sistem respirasi - 1 blok 7 (fanny).pptx

of 40/40
Sistem Respirasi - 1 Blok 7

Post on 02-Jan-2016

75 views

Category:

Documents

3 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Slide 1

Sistem Respirasi - 1Blok 7

SkenarioSeorang perempuan umur 37 tahun, datang ke puskesmas dengan keluhan sesak napas sejak 2 hari yang lalu. Ia mengaku sudah beberapa kali menderita penyakit seperti ini. Pada pemeriksaan fisik didapat bunyi nafas vesicular mengeras ,ekspirasi memanjang, dan ada wheezing.Sesak nafassesak napas adalah perasaan sulit bernapas ditandai dengan napas yang pendek dan penggunaan otot bantu pernapasan.Sesak napas dapat disebabkan oleh gangguan dalam sistem pernapasan (hidung, tenggorokan,paru-paru)

Tanda-tanda dari sesak napasPeningkatan jumlah frekuensi napas (dewasa >20x/menit, anak >30x/menit,bayi>40x/menit)Kebiruan pada sekitar bibir dan ujung-ujung jariAdanya suara napas tambahan seperti ngorok,

Sistem respirasiPernapasan adalah proses ganda, yaitu terjadinya pertukaran gas dalam jaringan atau pernafasan dalam dan yang terjadi di dalam paru-paru yaitu pernapasan luar. Manusia membutuhkan suply oksigen secara terus-menerus untuk proses respirasi sel, dan membuang kelebihan karbondioksida sebagai limbah beracun produk dari proses tersebut.Pertukatan gas antara O2 dengan CO2 dilakukan agar proses respirasi sel terus berlangsungStruktur makroskopis saluran pernapasanHidungFaringLaringTrakeaalveoli.

Hidung Terdiri atas bagian internal dan eksternalHidung berfungsi sebagai saluran udara ke dan dari paru-paru,penghidu (olfaktori), sebagai penyaring kotoran, melembabkan serta menghangatkan udara yg dihirup ke paru-paru.

faringFaring adalah struktur seperti tuba yg menghubungkan hidung dan rongga mulut ke laring .Faring dibagi menjadi tiga region yaitu nasal, oral dan laring.Fungsi faring adalah untuk menyediakan saluran pada traktus respiratorius dan digestifus.Laring Laring adalah struktur epitel kartilago yang menghubungkan faring dan trakea.Fungsi utama adalah untuk memungkinkan terjadi vokalisasi.Fungsi lain dari laring adalah sebagai jalan udara antara faring dan trakea.Trakea Trakea memiliki panjang sekitar 4 sampai 5 inci dan terletak diantara laring dan bronki primerBronki primer kanan dan kiri adalah percabangan dari trakea yang masuk kedalam paru-paru.Dalam paru-paru, setiap bronki primer bercabang menjadibronki sekunder yang menuju lobus setiap paru-paru (3 kanan dan 2 kiri).paru - paruparu-paru terdapat diagfragma pada bagian bawahnyaPuncak paru-paru terletak setinggi klavikula.Pada bagian medial setiap paru-paru terdapat suatu lekukan yang disebut dengan hilus, dimana bronkus primerdan arteri dan vena pulmonal memasuki paru-paru.AlveoliAlveoli adalah Unit fungsional paru-paru atau suatu kantung udara.Dalam alveoli terdapat makrofag yang memfagosit bakteripatogen atau bahan-bahan asing lainnya yang tidak dikeluarkan oleh epitel silia bronki.Struktur Mikroskopis Saluran Pernapasan

Pars ConductoriaPars Respiratoria

Pars ConductoriaBagian ini meliputi saluran yang menghubungkan bagian luar tubuhdengan paru-paru untuk menyalurkan udara. Saluran ini terdiri dari hidung, nasofaring, laring, trachea, bronchus (ekstrapulmonal dan intrapulmonal), danbronchiolus terminalisPars Respiratoria

Merupakan bagian dari paru-paru yang berfungsi untuk pertukaran gas antara darah dan udara. Bagian ini terdiri dari bronchiolus respiratorius, duktus alveolaris, sakus alveolaris, dan alveoli.Hidung Hidung merupakan organ yang berongga dengan dinding yang tersusun oleh jaringan tulang, cartilage hialin, otot lurik dan jaringan ikat. Pada kulit yang menutupi bagian luar hidung, terdapat epitel berlapis gepeng dengan lapisan tanduk, kelenjar sebasea, kelenjar keringat, dan rambut-rambut halusOrganon olfactorius

Sel olfaktoriSel penyokongSel BasalSinus paranasalis

Faring Faring merupakan ruangan di belakang kavum nasi yang menghubungkan traktus digestivus dan traktus respiratorius. Yang termasuk bagian faring yaitu nasofarings, orofarings, dan laringofarings. Nasofaring terletak di bawah membrane basalis dan dilapisi epitel bertingkat torak bersilia bersel goblet. Pada lamina propria terdapat kelenjar campurLaring Laring berbentuk sebagai pipa yang irregular dengan dinding yang terdiri atas cartilage hyaline, cartilage elastis, jaringan ikat dan otot bercorak. Larynx menghubungkan pharynx dengan tracheaRangka larynx terdiri dari beberapa potong kartilago, antara lain: tulangrawan hialin (terdiri atas cartilage thyroidea, cartilage cricoidea dan cartilagearitenoid) serta tulang rawan elastis (terdiri atas epiglottis, cartilage cuneifomis,dan cartilage corniculata). Epiglotis Merupakan cartilago elastis yang terdiri dari dua permukaan, yaitupermukaan lingual dan permukaan laryngealDi bawah epiglottis terdapat dua lipatan mukosa yang menonjol ke lumen laring. Bagian atas disebut pita suara palsu (plica ventricularis) yang dilapisi oleh epitel bertingkat torak bersilia. Sedangkan bagianbawah disebut pita suara sejati (plica vocalis) yang dilapisi epitel berlapis gepeng tanpa lapisan tandukTrachea

Merupakan lanjutan dari larynx yang lebarnya 2 - 3.5 cm dan panjangnya sekitar 11 cm. Trachea berakhir dengan cabang dua yang disebut sebagaibronchus.

Bronchus dan cabang-cabangnyaTrachea bercabang menjadi dua bronchus primer yang masuk ke jaringanparu-paru melalui hilus pulmonalis dengan arah ke bawah dan lateral. Bronchus kanan bercabang menjadi 3 dan bronchus kiri becabang menjadi 2Pulmo Bronchiolus RespiratoriusDuctus AlveolarisSaccus alveolaris dan AlveolusPelapis AlveolarisSel Debu (Dust cell)Pembuluh DarahPembuluh LimfePleura

MekanismepernapasanInspirasi : otot antar tulang rusuk berkontraksi > rongga dada membesar > udara masukEkspirasi : otot antar tulang rusuk relaksasi > rongga dada mengecil (tulang rusuk turun) > udara keluar

Otot-otot utama inspirasi adalah

Diafragma pectoralis mayor dan minorserratus anteriorlevatores costarumserratus posterior superiorsternokleidomastoideusscalenes.

Pertukaran O2 dan CO2

Pernapasan Luar (Eksternal)Pernapasan Dalam (Internal)

Pernapasan Luar (Eksternal)pernapasan luar merupakan pertukaran gas (O2 dan CO2) antara udara dan darah. Pada pernapasan luar, darah akan masuk ke dalam kapiler paru-paru yang mengangkut sebagian besar karbon dioksida sebagai ion bikarbonat (HCO3) dengan persamaan reaksi seperti berikut.(H+) + ( HCO3) => H2 CO3 Sisa karbon dioksida berdifusi keluar dari dalam darah dan melakukan reaksi sebagai berikut.

H2CO3 => H2O + CO2

Pernapasan Dalam (Internal)

Pada pernapasan dalam (pertukaran gas di dalam jaringan tubuh) darah masuk ke dalam jaringan tubuh, oksigen meninggalkan hemoglobin dan berdifusi masuk ke dalam cairan jaringan tubuh. Reaksinya sebagai berikut. HbO2 => Hb + O2Proses difusiDifusi dalam respirasi merupakan proses pertukaran gas antara alveoli dengan darah pada kapiler paru. Proses difusi terjadi karena perbedaan tekanan, gas berdifusi dari tekanan tinggi ke tekanan rendah.Salah satu ukuran difusi adalah tekanan parsial.

Difusi dipengaruhi oleh :Ketebalan membran respirasiKoefisien difusi Luas permukaan membran respirasi Perbedaan tekanan parsialSirkuasi Pulmonal

Paru-paru mempunyai 2 sumber suplai darah, dari arteri bronkialis dan arteri pulmonalis.Darah di atrium kanan mengair keventrikel kanan melalui katup AV lainnya, yang disebutkatup semilunaris (trikuspidalis). Darah keluar dari ventrikel kanan dan mengalir melewatikatup keempat, katup pulmonalis, kedalam arteri pulmonaisTransportasi O2 dan CO2

proses transportasi oksigen ke sel-sel yang membutuhkan melalui darah dan pengangkutan karbondioksida sebagai sisa metabolisme ke kapiler paru. Sekitar 97 - 98,5% Oksigen ditransportasikan dengan cara berikatan dengan Hb (HbO2/oksihaemoglobin,) sisanya larut dalam plasma. Sekitar 5- 7 % karbondioksida larut dalam plasma, 23 30% berikatan dengan Hb(HbCO2/karbaminahaemoglobin) dan 65 70% dalam bentuk HCO3 (ion bikarbonat).

Disosiasi O2 dan CO2disosiasi yang oksihemoglobin merupakan perangkat yang penting untuk memahami bagaimana darah kami membawa dan melepaskan oksigen. Secara khusus, berkaitan oksihemoglobin kurva disosiasi oksigen saturasi (SO2) dan tekanan parsial oksigen dalam darah (PO2), dan ditentukan oleh apa yang disebut afinitas hemoglobin terhadap oksigen, itu adalah, bagaimana hemoglobin mudah memperoleh dan melepaskan molekul oksigen darijaringan sekitarnyaFaktor-faktor yang mempengaruhi afinitas Hemoglobin (Hb) terhadap O2pada kurva disosiasiKeasaman atau pHPO2 atau tekanan parsial O2PCO2 atau tekanan parsial CO2Temperatur atau suhuBPG

Pengertian Ruang Rugi

Ruang rugi pernapasan adalah ruang di dalam saluran napas yang berisi udara yang tidak berkontak dengan alveoli, sehingga udara tersebut tidak ikut serta dalam proses pertukaran gas dengan darah dalam kapiler paru.Macam ruang rugiRuang rugi anatomi adalah ruang rugi yang berisi volume udara dalam sistem pernapasan selain volume udara pada alveoli. Metode pengukurannya dengan cara mengukur volume seluruh ruang sistem pernapasan selain alveoli dan daerah pertukaran gas lainnya yang berkaitan erat. Dengan kata lain dengan cara mengukur volume ruang rugi totalRuang rugi fisiologi adalah ruang yang berisi volume udara yang tidak mencapai keseimbangan dengan darah, yaitu ventilasi yang terbuang. Metode pengukurannya dengan cara mengukur volume seluruh ruang sistem pernapasan termasuk ruang rugi alveoli dan daerah petukaran gas lainnyaPengendalian pernapasan

(a) kimiawi(b) pengendalian oleh saraf

Beberapa faktor tertentu pusatpernapasan yang terletak di dalam medula oblongata. Dan kalau dirangsang makapusat itu mengeluarkan impuls yang disalurkan oleh saraf spinalis ke otot pernapasan-yaitu otot diafragma dan otot interkostalis.Pengendalian oleh saraf. Pusat pernapasan ialah suatu pusat otomatik di dalam medula oblongata yang mengeluarkan impuls eferen ke otot pernapasanKesimpulan . Sistem pernapasan terdiri atas sejumlah jalan-udara dan paru-paru, yaitu organ pernapasan fungsional. Saluran pernapasan atas terdiri atas : hidung, faring, dan laring. Saluran pernapasan bawah terdiri atas trakhea, bronkhial dan alveoli, dan paru-paru. Sistem pernapasan membantu mempertahankan homeostasis dengan menjaga agar kadar oksigen dan karbon dioksida dalam darah relatif konstan, meskipun terjadi perubahan kondisi dalam tubuh.Ventilasi didefinisikan sebagai perpindahan udara ke dalam dan ke luar paru-paru. Ventilasi ini mencakup inspirasi dan ekspirasi