power poin elmek1_new

Download Power Poin Elmek1_new

Post on 25-Oct-2015

69 views

Category:

Documents

6 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

PEMBUATAN PANEL LISTRIK

TRANSCRIPT

  • 1MATERI BENGKEL ELEKTROMEKANIK

    TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS (TIK)

    Mampu menggunakan perkakas atau peralatan tangan dengan baik dan benar.

    Mampu menggunakan mesin perkakas di Bengkel Elektromekanik dengan baik dan benar.

    Mampu merancang dan membuat Panel Kontrol dengan baik.

    Mampu menjelaskan proses yang harus dilakukan untuk menciptakan Keselamatan Kerja di tempat kerja.

  • 2KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA

    Keselamatan dan Kesehatan Kerja bukanlah barang mewah. Ia

    sudah menjadi keharusan bagi setiap tenaga kerja dimanapun

    tempat ia berada. Adalah suatu kewajiban bagi perusahaan

    untuk menjamin bahwa karyawannya berada dalam kondisi

    kerja yang aman, dan sudah menjadi hak bagi karyawannya

    untuk memperoleh jaminan dari perusahaan tempat ia bekerja

    bahwa ia ada dalam lingkungan yang aman.

  • 3SASARAN KESELAMATAN KERJA

    . UNSUR MANUSIA

    . UNSUR PEKERJAAN

    . UNSUR PERUSAHAAN

  • 4UNSUR MANUSIA

    a. Upaya preventif meniadakan/menekan terjadinya kecelakaan.

    b. Mencegah/mengurangi timbulnya cidera, cacat dan kehilangan jiwa.

    c. Meningkatkan etos kerja, produktifitas dan efisiensi kerja.

    d. Meningkatkan kesejahteraan pekerja.

  • 5UNSUR PEKERJAAN

    a. Mengamankan tempat kerja, peralatan, material, kontruksi, instalasi,

    dan sumber daya lainnya.

    b. Meningkatkan produktifitas pekerjaan dan menjamin

    kelangsungnya.

    c. Terwujudnya tempat kerja yang aman, nyaman dan terjamin

    kelangsungannya.

    d. Terwujudnya pekerjaan yang tepat waktu dan hasil yang

    memuaskan.

  • 6UNSUR PERUSAHAAN

    a. Menekan biaya operasional, sehingga keuntungan meningkat dan

    perusahaan berkembang.

    b. Mewujudkan kepuasan pelanggan, sehingga kesempatan

    mendapatkan pekerjaan lebih mudah.

    c. Terwujudnya perusahaan yang sehat.

  • 7KESELAMATAN KERJA

    DI BENGKEL ELEKTROMEKANIK

    1. HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN SELAMA BEKERJA DI

    LABORATORIUM

    2. PERALATAN SISTEM KESELAMATAN KERJA

    3. PENYEBAB KECELAKAAN KERJA

    4. KESELAMATAN LISTRIK

    5. PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN KERJA

  • 81. HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN

    SELAMA BEKERJA DI LABORATORIUM

    a. Jangan menyentuh saluran tegangan tinggi, bahayanya sangat fatal

    b. Sebelum menghidupkan power, cek lagi rangkaian dan beri peringatan kepada teman lain

    c. Jangan memegang elektrode dari kapasitor, lakukan re-charge

    d. Berhati-hatilah dengan kaki anda, jangan sampai tersandung sesuatu

    e. Bekerjalah dengan tenang dan jangan banyak bicara atau bergurau

  • 91. HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN

    SELAMA BEKERJA DI LABORATORIUM

    f. Jagalah kebersihan ruangan dan jangan menempatkan benda-benda

    yang tak berguna di lantai.

    g. Buat rangkaian yang memenuhi syarat keamanan dan lakukan cek

    ulang sebelum dioperasikan.

    h. Jangan menempatkan alat-alat ukur terlalu kepinggir dan jaga kerapian

    i. Jangan mengoperasikan peralatan atau alat ukur melebihi batas

    maksimum.

    j. Jangan bertindak sembrono, selalu lakukan cek dan re-cek

  • 10

    2. PERALATAN SISTEM KESELAMATAN KERJA

    a. Jas Laboratorium / Alat pelindung tubuh

    b. Masker

    c. Sarung Tangan

    d. Kacamata LAS

    e. Kacamata kerja

    f. Pengaman Sistem Kelistrikan

    g. Pemadam kebakaran, baik yang berada di Laboratorium maupun

    yang berada di luar (Hydran)

    h. Poster-poster peringatan yang ditempel di Laboratorium

  • 11

    2.1. PERALATAN SISTEM KESELAMATAN KERJA

    A. ALAT PELINDUNG DIRI (APD)

    Adalah alat yang mempunyai kemampuan untuk melindungi seseorang

    dalam pekerjaan yang fungsinya melindungi tenaga kerja dari bahaya di

    tempat kerja, APD dipakai setelah usaha rekayasa dan cara kerja yang aman

    belum cukup memenuhi pengamanan.

    Sebagai usaha terakhir dalam usaha melindungi tenaga kerja, APD haruslah

    enak dipakai, tidak mengganggu kerja dan memberikan perlindungan yang

    efektif terhadap bahaya kecelakaan.

  • 12

    A.1. ALAT PELINDUNG DIRI (APD)

    KELEMAHAN PENGGUNAAN APD

    1. Perlindungan yang tak sempurna karena :

    - Memakai APD yang tak tepat.

    - Cara pemakai APD yang salah.

    - APD tak memenuhi persyaratan yang diperlukan.

    2. Sering APD tak dipakai karena tidak enak/kurang nyaman, karena itu adalah

    penting dalam pemeliharaan dan kontrol terhadap APD sehingga fungsi APD

    tetap baik.

  • 13

    PERALATAN P3K

    1. Buku petunjuk P3K

    2. Pembalut segitiga (Mittela)

    3. Pembalut biasa, ukuran 2 cm, 5 cm, 10 cm

    4. Kasa steril

    5. Kapas putih

    6. Snelverband

    7. Plester

    8. Plester cepat (tensoplast)

  • 14

    9. Sofratulle

    10. Bidai ukuran betis dan paha

    11. Gunting perban

    12. Pinset

    13. Kertas pembersih (cleaning tissue)

    14. Sabun

    15. Lampu senter

    16. Pisau lipat

    17. Pipet

    PERALATAN P3K

  • 15

    OBAT-OBAT P3K

    1. Obat pelawan rasa sakit (asetosal, antalgin, dsb)

    2. Obat pelawan mulas-mulas dan sakit perut (papaverin, S.G, dsb)

    3. Obat pelawan pedih-pedih di perut (promag,dsb)

    4. Norit

    5. Obat anti allergi (anti histaminika)

    6. Amonia cair 25% (untuk membangunkan orang pingsan)

    7. Mercurochroom

    8. Obat tetes mata (larutan sulfas -2%)

    9. Salep mata ber-antibiotika

  • 16

    OBAT-OBAT P3K

    10. Salep boor

    11. Salep antihistaminika

    12. Obat gosok, atau balsem

    13. Rivanol 1/1000

    14. Salep sulfa

    15. Antiseptika (betadine,phisohex,dettol,dsb)

    16. Tablet garam (garam dapur)

    17. Ephedrine (untuk sesak nafas)

    18. Oralit (puyer garam untuk berak-berak)

  • 17

    3. PENYEBAB KECELAKAAN KERJA

    A. INTERNAL ( INDIVIDUAL )

    . Kecenderungan mendapatkan kecelakaan

    . Kemampuan / kecakapan terbatas ( tidak

    berimbang dengan pekerjaan yang ditangani.

    . Sikap dan perilaku kerja yang tidak baik

  • 18

    3. PENYEBAB KECELAKAAN KERJA

    B. EKSTERNAL ( LINGKUNGAN )

    . Job Discription tidak proporsional dan tidak jelas

    . Pekerjaan mempunyai resiko tinggi kecelakaan

    . Prasarana dan sarana kerja tidak memadai

    . Keresahan pada pekerja

  • 19

    4. KESELAMATAN LISTRIK

    a. Mengisolasi bagian yang bertegangan

    b. Mengupayakan agar bagian yang bertegangan tidak dapat

    tersentuh secara langsung

    c. Bagian yang tidak dapat diisolasi harus diberi penyekat,

    dengan syarat :

    - Penyekat/pelindung harus kuat/kokoh

    - Bila ada lubang ventilasi, maka lubangnya tidak boleh lebih

    besar dari jari, sehingga bagian yang bertegangan tidak dapat

    disentuh.

    - Bekerja dengan mesin las, furnace, lantai kerja harus diberi

    isolasi, bila tidak maka harus menggunakan sepatu karet

    - Harus dilengkapi dengan saklar pelepas arus sisa

  • 20

    4. KESELAMATAN LISTRIK

    d. Beri peringatan pada tempat-tempat yang

    bertegangan (panel, gardu)

    e. Memakai alat pelindung (sarung tangan, sepatu

    karet, helm)

    f. Selalu memakai pakaian kering

    g. Jangan memegang alat listrik dalam keadaan

    basah

    h. Bekerja sesuai prosedur (SOP)

  • 21

    5. PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN KERJA

    A. GUNAKAN PERINGATAN

    Matikan saklar power atau saklar darurat atau gunakan tongkat/kayu

    kering untuk melepas korban yang tersentuh aliran listrik

    B. BERTINDAK DENGAN CEPAT

    Jika korban tidak sadarkan diri dan memerlukan pertolongan nafas,

    lakukan pertolongan pernafasan mulut

    C. DAPATKAN PERTOLONGAN MEDIS

    Suruh orang lain untuk menelpon ambulans atau hubungan rumah sakit

  • 22

    TANDA-TANDA KESELAMATAN KERJA

    A.TANDA PENGENAL PIPA

    Untuk menjaga keamanan dan keselamatan kerja di industri

    perlu diberikan beberapa petunjuk yang berhubungan

    dengan pipa dan aliran di dalamnya.

    Masing-masing bahan dapat ditandai dengan cincin atau

    tanda panah berwarna, tanda panah menunjukan arah aliran

    dari media, bahan-bahan yang mengalir dapat dikelompokan

    dalam 10 grup.

  • 23

    WARNA PENGENAL BAGI PIPA

    BAHAN YANG MENGALIR WARNA

    1.Air Hijau

    2.Uap Merah

    3.Udara Biru

    4.Gas yang dapat terbakar Kuning (cincin merah)

    5.Gas yang tidak dapat terbakar Kuning

    6.Asam Orange

    7.Basa Lembayung

    8.Zat cair yang dapat terbakar Coklat (cincin merah)

    9.Zat cair yang tidak dapat terbakar Coklat

    10.Vakum Abu-abu

  • 24

    TANDA PENGENAL UNTUK TABUNG GAS

    BERTEKANAN DAN KATUP PENYUSUT TEKANAN

    GAS WARNA PENGENAL

    1.Oksigen (O2) Biru

    2.Nitrogen (N) Hijau

    3.Hidrogen (H2) Merah

    4.Asetilena (C2 H4) Kuning

    5.Gas-gas lain yang tak dapat terbakar Abu-abu

  • 25

    TANDA PENGENAL RAMBU

    . RAMBU LARANGAN

    . RAMBU PERINTAH

    . RAMBU PERINGATAN

    . RAMBU PEMADAM KEBAKARAN

    . BAHAYA PELEDAKAN

  • 26

    RAMBU LARANGAN

    Rambu-rambu ini selalu berbentuk lingkaran dengan dasar putih

    dan pinggir berwarna merah, untuk menentukan larangannya

    digunakan lambang atau simbul berwarna hitam.

  • 27

    RAMBU PERINTAH

    Rambu-rambu perintah juga berbentuk lingkaran

    dengan dasar berwarna biru dan simbul berwarna

    putih

  • 28

    RAMBU PERINGATAN

    Rambu-rambu peringatan berbentuk segi tiga tegak, berwarna kuning

    dengan pinggiran hitam di dalamnya memberi peringatan terhada