Pidato Tentang Persiapan Menghadapi Ujian Nasional

Download Pidato Tentang Persiapan Menghadapi Ujian Nasional

Post on 12-Aug-2015

2.184 views

Category:

Documents

1 download

TRANSCRIPT

<p>Pidato tentang persiapan menghadapi ujian nasional</p> <p>Assalamu alaikum wr. Wb. Ibu guru yang saya hormati dan teman-teman yang saya sayangi Puji serta syukur marilah kita panjatkan atas kehadiran Allah Swt karena melalui rahmat dan karunia-Nya kita bisa berkumpul dalam acara ini dalam keadaan sehat walafiat .Shalawat serta salam semoga tercurahkan kepada junjungan kita, nabi besar Muhammad SAW, karena Beliaulah sebagai suri tauladan dalam kehidupan ini. Mudah-mudahan kita tergolong umat Beliau yang setia mengikuti ajarannya ,Amin.</p> <p>1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.</p> <p>9. 10.</p> <p>Teman-teman sekalian, Kelulusan tahun ini semakin berat yakni 5,5. Kita semua cemas, termasuk saya. Tapi kecemacasan itu tidak perlu berlebihan, yang terpenting persiapkan diri secara maksimal untuk dapat lulus dengan hasil terbaik. Teman-teman yang saya cintai, Dalam kesempatan ini, saya ingin berbagi sedikit mengenai persiapan menghadapi Ujian Nasional 2010. Langkah-langkah ini merupakan persiapan sederhana yang bisa kita praktekan dengan mudah mulai dari sekarang. Belajar dengan cara terbaik sesuai dengan gaya belajar kita sehari-hari. Perbanyak berkonsultasi dengan guru mata pelajaran dan berdiskusi dengan teman mengenai materi yang kamu rasa belum kuasai. Berlatihlah menyelesaikan soal-soal UN atau soal prediksi UN baik via internet maupun buku. Ikuti program persiapan belajar yang disiapkan oleh sekolah. Jaga kesehatan agar tetap fit dengan berolah raga dan mengonsumsi makanan bergizi. Jangan tinggalkan shalat lima waktu serta selalu berdoa kepada Alloh dan minta agar dimudahkan dalam menghadapi Ujian Nasioal tahun ini. Senantiasa berbuat baik terutama kepada orangtua kita dan semua orang. Siapkan perlengkapan ujian yang kita butuhkan, seperti pensil, mistar, dan penghapus. Yang saya tahu pensil yang bagus digunakan adalah pensil 2B faber castel dan penghapus hitam faber castel. Mengapa? Bukan maksud saya promosi, tapi dari beberapa sumber di internet yang saya baca pensil ini masih belum di palsukan keasliannya dan cocok digunakan dalam mengisi LJK. Jangan habiskan waktu untuk hura-hura dan main. Jangan biarkan dirimu menyesal tidak lulus ujian nanti! Serahkan hasil kepada Alloh. Setelah usaha maksimal dan berdoa, maka serahkan hasilnya pada Alloh SWT. Ingat! Apapun hasilnya, ikhlaslah. Karena yang baik menurut kita mungkin bukan yang terbaik menurut Alloh. Jika teman-teman menganggap cara ini bisa dilakukan, silakan praktekan mulai dari sekarang. Teman-teman sekalian, Kesimpulan saya pada kesempatan ini adalah persiapan sebelum perang adalah suatu yg wajib bagi seorang prajurit. Begitu juga dengan kita-kita yang akan mengikuti ujian nasional tahun ini. Jangan kalah sebelum berperang, persiapkan diri dengan baik, baik secara mental, fisik, pikiran, dan keyakinan. Caranya, jangan anggap ujian sebagai suatu yang menakutkan, tapi berusahalah rileks dan enjoy menjalaninya.</p> <p>Kalian mungkin sejak awal kalian sudah menyadari bahwa ada saatnya kalian masuk ke sekolah ini ada pula saatnya kalian mau atau tidak, harus keluar meninggalkan sekolah ini. Keluar dari sekolah ini yang bapak maksud bukan kalian dikeluarkan karena kasus tertentu. Melainkan keluar karena memang kalian lulus ujian akhir. Ujian akhir sebagaimana yang kita pahami sebagai ujian nasional merupakan penentu apakah kalian akan lulus atau tidak. Tentu kondisi ini membuat kalian bertanya-tanya dan was-was. Siap atau tidak, tentu ujian nasional ini pasti akan datang menghampiri kalian. Dan kalian bisa menghitung waktunya dari sekarang yang sudah tidak lama lagi yakni tinggal hitungan hari. Hanya tinggal 24 hari lagi hari yang menentukan itu akan tiba dan Anda harus mau memaksa diri sendiri untuk mempersiapkan diri sejak sekarang. Belajarlah yang rajin dan tinggalkan kegiatan lain yang tidak ada hubungannya dengan persiapan kalian menghadapi ujian nasional ini. Kasihanilah diri kalian dengan belajar yang serius sehingga berhasil dengan gemilang. Jangan bikin orang tua kalian malu dan tentu kalian sendiri juga dengan memperdengarkan hasil ujian yang mengecewakan kalian sendiri dan orang tua yakni tidak lulus. Kalian harus bisa mengatur waktu lebih ketat lagi untuk mendisiplinkan diri belajar. Inilah modal kalian. Kami para guru tidak mau mendengar ada satu pun siswanya yang gagal ujian nasional. Bapak-ibu guru yang kami hormati Anak-anak SMA Negeri 21 Sukabumi yang bapak Cintai Marilah kita pahami bersama betapa pentingnya persiapan yang harus ditempuh untuk sukses menghadapi ujian nasional. Bersiaplah menghadapi ujian nasional yang sebentar lagi akan tiba. Untuk itu ada beberapa hal yang perlu kalian lakukan: Pertama, Belajarlah yang rajin mulai dari sekarang. Belajarlah lebih keras lagi sehingga kalian merasa benar-benar yakin bahwa kalian sudah menguasai semua materi yang mungkin akan keluar pada soal ujian nasional. Ikutlah bimbel atau pelajaran tambahan yang di adakan di sekolah. Kedua, Jaga kesehatan. Kesehatan juga sangat penting yang harus kalian jaga. Jaga pola makan. Jaga tubuh kalian dari kemungkinan-kemungkinan yang akan mengundang celaka. Janga ugal-ugalan membawa motor khawatir terjadi sesuatu yang tidak diinginkan menelang ujian ansional nanti. Apa jadinya saat ujian nasional tiba jika kalian berbaring sakit. Ketiga, Minta Doa Orang Tua. Do'a adalah unsur penting yang tidak boleh kalian lewatkan. Minta maaf kepada orang tua kalian dan minta do'anya agar kalian di beri kemudahan dalam menjawab soal-soal ujian nasional nanti.</p> <p>Jangan terpengaruh isu-isu yang membuat kalian jadi tidak belajar karena mendengar bahwa guru-guru akan membantu Anda saat ujian nasional nanti. memang isu ini sudah tidak asing lagi sudah ada diberbagai berita media masa. Biarkanlah semua itu terjadi dan Anda fokus untuk mempersiapkan ujian nasional. Sekian apa yang bapak sampaikan. Semoga kalian semua nanti diberi kelancaran dalam menempuh ujian nasional dan semoga menjadi orang-orang sukses di masa depan. Mohon maaf jika ada kata-kata bapak yang tidak berkenan. Semoga ada manfaatnya buat kalian dan semoga ini menjadi renungan kalian.</p>