penuntun excel

Author: oktavianus-teguh-p

Post on 09-Jul-2015

2.642 views

Category:

Documents


0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

PENUNTUN 1 : Microsoft Excel 2007 LAB KOMPUTER SMA STELLADUCE 1 YK

Tujuan : 1. Memahami dan menggunakan Conditional Formatting 2. Memahami dan menggunakan Format as Table

1. CONDITIONAL FORMATING Conditional formating digunakan untuk mengubah format suatu cell sesuai kondisi yang ada. A. Highlight Cells Rules Greater Than Less Than Between Equal To Text that Contains A Date Ocurring Duplicate values B. Top / Bottom Rules Top 10 Items Top 10 % Bottom 10 Item Bottom 10% Above Average Bellow Average C. Data Bars : semakin tinggi nilainya, maka akan semakin lebar warna yang ditampilkan pada cell data tersebut. D. Color Scales : semakin besar nilai data tersebut, maka warna latar belakang pada cell tersebut akan semakin tebal (gelap) E. Icon Set : menandai setiap data, apakah data tersebut lebih besar atau lebih kecil nilainya jika dibandingkan dengan rata-rata nilai pada range data tersebut.

Buatlah tabel berikut ini : LAPORAN PENJUALAN UNIT MINGGUANKOTA JAKARTA BANDUNG SEMARANG YOGYAKARTA SURABAYA DENPASAR SENIN 375 254 312 196 299 175 SELASA 401 231 331 215 323 234 RABU 255 273 279 238 356 265 KAMIS 312 198 298 178 275 238 JUMAT 346 269 301 210 366 256

Mencari data penjualan hari Senin dengan kriteria penjualan di atas 300. Blok range hari senin. Pilih ribbon Home. Klik pada tombol atau pilihan Conditional Formatting.

Kemudian pilih Highlight Cells Rules. Kemudian pilih Greater Than .... Akan muncul dialog box Greater Than

Isikan angka 300 pada text box "Format cells that are GREATER THAN:" Pilih Light Red Fill with Dark Red Text pada combo box with. Klik tombol OK.

Hasilnya adalah sebagai berikut :KOTA JAKARTA BANDUNG SEMARANG YOGYAKARTA SURABAYA DENPASAR SENIN 375 254 312 196 299 175 SELASA 401 231 331 215 323 234 RABU 255 273 279 238 356 265 KAMIS 312 198 298 178 275 238 JUMAT 346 269 301 210 366 256

Kriteria Above Average Kita akan mencari data penjualan yang melebihi nilai rata-rata penjualan pada hari Selasa. Dengan memperhatikan dua contoh kriteria di atas, maka coba ikuti langkahlangkah berikut ini : 1 Block semua data penjualan pada hari Selasa (Cell C4 sampai C9) 2 Pilih Styles. 3 Conditional Formatting. 4 Top/Bottom Rules. 5 Above Average. Kemudian akan keluar kotak dialog :

0

6 Memilih warna untuk tulisan dan latar belakang. 7 OK. Perhatikan hasil yang ditampilkan dengan tulisan berwarna merah gelap adalah datadata penjualan pada hari Selasa yang melebihi nilai rata-rata penjualan pada hari itu!

Kriteria Data Bars

Kita akan menyertakan grafik batang untuk setiap data penjualan pada hari Rabu. Maka langkahnya adalah sebagai berikut : 1 Block semua data penjualan pada hari Rabu (Cell D4 samapai D9) 2 Pilih Styles. 3 Conditional Formatting. 4 Data Bars. 5 Pilihlah salah satu warna garfik batang yang disediakan (misalnya warna biru). Maka data penjualan pada hari Rabu ditampilkan bersamaan dengan grafik batangnya di setiap cell. Makin tinggi nilai penjualan, maka makin lebar warna yang ditampilkan pada cell data tersebut. Perhatikan hasilnya berikut ini :

Kriteria Color Scales Dengan kriteria ini kita akan memberikan warna kepada masing-masing cell dimana data penjualan pada hari Kamis berada. Ikuti langkah-langkah berikut ini : 1 Block semua data penjualan pada hari Kamis (cell E4 sampai E9). 2 Pilih Styles. 3 Conditional Formatting. 4 Color Scales. 5 Pilih salah satu warna yang disediakan. Maka data akan ditampilkan dalam cell dengan warna latar belakang yang berbedabeda. Makin besar nilai data tersebut, maka warna latar belakang pada cell tersebut akan semakin tebal (gelap). Berikut hasilnya : Kriteria Icon Set

Kriteria ini akan menandai setiap data, apakah data tersebut lebih besar atau lebih kecil nilainya jika dibandingkan dengan rata-rata nilai pada range data tersebut. Sebagai contoh: kita akan menandai data-data penjualan pada hari Jumat. Ikutilah langkah-langkah berikut ini : 1 Block semua data penjualan pada hari Jumat (cell F4 sampai F9). 2 Pilih Styles. 3 Conditional Formatting. 4 Icon Set. 5 Pilih salah satu icon yang disediakan. Maka kita akan melihat hasilnya sebagai berikut :

1 2 3 4

Keterangan : 1 Nilai yang berada di atas nilai rata-rata. 2 Nilai data yang berada di bawah nilai rata-rata. 3 Nilai data yang berada jauh di bawah nilai rata-rata. 4 Nilai data yang berada jauh di atas nilai rata-rata.

2. FORMAT AS TABLE

Dengan fasilitas ini kita akan memberikan format kepada seluruh bagian tabel yang berada di worksheet yang sedang aktif. Perhatikan langkahnya :

1 Pilih Styles. 2 Format as Table. 3 Pilih salah satu format yang tersedia. Kemudian kita akan menentukan range (daerah) tabel berada : 4 Menentukan range dari tabel dapat dengan dituliskan atau dengan cara di-block 5 Check (beri tanda centang) pada My table has header, karena tabel kita telah memiliki judul untuk masing-masing kolom. 6 OK.

Menambah Baris Total

Kita dapat menambahkan baris untuk menghitung total dan keperluan lainnya secara otomatis. Langkahnya adalah dengan memberikan tanda check (centang) pada option Total Row. Perhatikan hasilnya berikut ini :

Mengisi Baris TotalKita dapat mengubah kembali format tabel dengan memilih icon Quick Styles yang berada di bagian kanan. Kemudian kita dapat mengisi data pada baris total tersebut. Pada setiap kolom Total kita dapat menentukan data apa yang diperlukan dari masing masing kolom tersebut. Misalnya kita memilih :

1 Average, menampilkan nilai rata-rata. 2 Count (Count Number), menampilkan jumlah cell yang berisi data. 3 Max, menampilkan nilai tertinggi. 4 Min, menampilkan nilai terendah. 5 Sum, menampilkan jumlah.

LATIHAN : 1. Carilah informasi tentang daftar produk dan tarif dari berbagai perusahaan jasa telekomunikasi seluler, kemudian buatlah table yang menarik menggunakan formas as table .

Daftar Nilai Kelas XNo 1 2 3 4 5 Nama Veronika Raditya Dewi Felicia Margareta Tugas 90 75 80 85 80 Kuis 70 65 60 75 80 UH 50 60 85 55 60 Praktik 80 85 90 75 80 NH

PENUNTUN 2 : Microsoft Excel 2007 LAB KOMPUTER SMA STELLADUCE 1 YK

Tujuan : 1. Memahami dan menggunakan Formula teks 2. Memahami dan menggunakan Fungsi If, Count If, LookUp

1. FORMULA TEKS Menggabungkan Teks Digunakan untuk menggabungkan teks yang berada di dua cell yang berbeda menjadi satu teks di cell yang baru. Langkah : ketikan rumus =CONCATENATE (B4;C4) Jika tidak berfungsi maka gantilah tanda titik dua (;) dengan tanda koma (,) sebagai pemisah cell.

Mengambil Bagian Teks Kita dapat mengambil beberapa karakter dari data teks yang berada di suatu cell. Formula Gabungan : =CONCATENATE(LEFT(B5;1);RIGHT(B5;1))

Buatlah tabel daftar nama siswa yang ada di kelas kalian. ( Isilah dengan nama lengkap ) No 1 2 3 4 5 a. Isilah kolom nama depan untuk menampilkan 5 karakter pertama dari kolom Nama Lengkap! b. Isilah kolom nama tengah untuk menampilkan 6 karakter tengah dari kolom Nama Lengkap! c. Isilah kolom nama belakang untuk menampilkan 4 karakter terakhir dari kolom Nama Lengkap! NAMA LENGKAP NAMA DEPAN NAMA TENGAH NAMA BELAKANG GABUNGAN 1 GABUNGAN 2

2. Penggunaan Fungsi IF Untuk dapat menyelesaikannya dibutuhkan fungsi Logika yaitu fungsi IF, untuk lebih jelasnya berikut beberapa paparan tentang penggunaan fungsi IF. Fungsi IF dengan format lengkap adalah sebagai berikut : IF(logical_test;value_if_true;value_if_false) dimana : logical_test merupakan syarat dari percabangan. value_if_true merupakan nilai jika syarat percabangan terpenuhi. value_if_false merupakan nilai jika syarat percabangan tidak terpenuhi. Langkah-langkah untuk menyelesaikannya melalui function wizard adalah sebagai berikut : 1. Klik pada sel D3. 2. Klik dari menu Klik Insert - > Function , kemudian muncul window seperti ini , pilih Fungsi IF, klik OK. 3. Ubah setting pada window fungsi IF seperti berikut :

Pada Logical Test ditulis C3 > 50 adalah karena di sel C3 lah letak dari nilai yang akan dilakukan penyeleksian. Ketikkan syaratnya pada isian logical_test, misalnya C3>50, yang artinya jika data di cell C3 lebih besar atau sama dengan 50 maka bernilai benar dan jika kurang dari 50 maka bernilai salah. Ketikkan teks Lulus pada isian value_if_true, yang artinya jika pada logical_test bernilai benar maka teks ini yang akan dihasilkan/dikeluarkan. Ketikkan teks Tidak Lulus pada isian value_if_false, yang artinya jika pada logical_test bernilai salah maka teks ini yang akan dihasilkan/dikeluarkan. 4. Klik OK. Copy-kan formula ke sel dibawahnya. Pemberian tanda merupakan tambahan jika ingin menambahkan statement berupa kalimat atau string. Didapatkan hasil akhir seperti gambar berikut :

Fungsi IF

Keterangan Menentukan suatu tes logika untuk dikerjakan, dan mempunyai bentuk: =IF(tes logika, nilai jika benar, nilai jika salah) dan Merupakan fungsi tambahan untuk mengembangkan tes kondisi. Fungsi AND dan OR maksinal berisi 30 argumen logika, sedangkan NOT hanya mempunyai satu argument logika, mempunyai bentuk: AND(logika1,logika2,,logika30) OR(logika1,logika2,,logika30) NOT(logika)

AND, NOT

OR

Percabangan tidak hanya pemisahan menjadi dua kemungkinan saja, namun juga bisa menjadi banyak kemungkinan. Untuk percabangan yang memisahkan ke banyak kemungkinan harus menggunakan IF secara bertingkat. 2.1 Percabangan beberapa Tingkat Pembahasan fungsi IF di atas dengan Tes Logika Tunggal, Tes Logika dapat dikembangkan dengan tambahan salah satu fungsi AND , OR atau NOT. Bentuk fungsi IF dengan tes logika yang dikembangkan adalah sebagai berikut : = IF (OR(Tes Logika1;Tes Logika2);Nilai jika benar;Nilai jika salah) Studi kasus : sebuah perusahaan akan merekrut tenaga satuan pengaman ( satpam ) dengan ketentuan :pengalaman kerja minimal empat tahun dan usia maksimal 35 tahun. Perusahaan melakukan seleksi administrasi dengan kriteria tersebut , pelamar yang memenuhi syarat akan mengikuti syarat selanjutnya , sedangkan yang tidak memnuhi syrat dinyatakan gugur. Kasus tersebut dapat diterjemahkan ke dalam fungsi IF seperti berikut ini : = IF(AND(Kerja>=4;Usia