pengertian agama budha

Download Pengertian Agama BUDHA

Post on 13-Apr-2018

229 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 7/23/2019 Pengertian Agama BUDHA

    1/58

    Pengertian AgamaDalam kamus besar Bahasa Indonesia, kata agama berarti suatu sistem, prinsip kepercayaanterhadap Tuhan (Dewa dsb) dengan ajaran kebaktian dan kewajibankewajiban yang bertaliandengan kepercayaan itu!

    "ata agama dapat juga dide#inisikan sebagai perangkat nilainilai atau normanorma ajaranmoral spiritual kerohanian yang mendasari dan membimbing hidup dan kehidupan manusia, baiksebagai indi$idu maupun sebagai warga masyarakat!

    Dalam Buddha Dhamma, kata %&gama' lebih dikenal dengan sebutan asana atau Dhamma,yang secara har#iah, berarti kebenaran atau kesunyataan! &gama Buddha sering disebut BuddhaDhamma atau Buddha asana, yaitu ajaran yang mengantarkan seseorang yangmelaksanakannya agar dapat hidup bahagia di dunia, mati masuk surga dan tujuan usahanyaberhasil, orang akan mencapai tujuan akhir umat Buddha yaitu ibbana!

    Buddha Dhamma adalah Dhamma yang diajarkan Buddha, yaitu agama yang pada hakekatnyamengajarkan *ukum*ukum &badi, pelajaran tata susila yang mulia, ajaran agama yangmengandung pahampaham #ilsa#at yang mendalam, yang merupakan keseluruhan dan yang takdapat dipisahpisahkan! Buddha Dhamma memberikan kepada para penganutnya suatupandangan tentang *ukum &badi, yaitu hukumhukum alam semesta sebagai kekuatan yangmenguasai dan mengaturnya!

    http://sujata-net.blogspot.com/2009/01/pengertian-agama.htmlhttp://sujata-net.blogspot.com/2009/01/pengertian-agama.html
  • 7/23/2019 Pengertian Agama BUDHA

    2/58

    Sejarah Perkembangan Agama BuddhaBenarkah agama Buddha mengalami perkembangan?

    Dhamma adalah abadi, namun corak agama Buddha tidak luput dari penyesuaian.

    Pada kenyataannya saat ini kita bisa menemukan berbagai corak agama Buddha.

    Dengan menyadari adanya pengaruh dimensi waktu dan dimensi ruang, maka yangmestinya diutamakan dari agama Buddha adalah semangat Dhamma-nya dan

    bukan bentuk luar-nya. Perlu dibedakan antara: (1) Dhamma (!) doktrin dan

    metode (") budaya. #etiga unsur ini yang membentuk corak agama Buddha.

    Dr. $dward %on&e dalam bukunya ' hort *istory o+ Buddhism' menyatakan,

    'gama Buddha merupakan +enomena yang membuat engkel para pakar searah

    modern, bukan hanya karena +akta-+akta searahnya, tetapi uga karena doktrin-

    doktrinnya'. ang bertentangan bisa disatukan, bukan memilih salah satu. aka

    kemudian ditemukan +aktor-+aktor unmum agama Buddha, yaitu:

    1. angha (/inaya relati+ sama)!. editasi

    ". atu tuuan yang sama: 0ir/ana0ibbana

    2. Perkembangan baru teradi sebagai kelanutan yang lama, bukan pembaharuan

    tetapi adaptasi yang halus dari yang ada.

    Bagaimana Perkembangan Agama Buddha?

    gama Buddha pada mulanya sederhana, namun dalam perkembangannya tidak

    lagi demikian. *al ini tidak lepas dari 'tekanan' umat awam, kepada siapa para

    bhikkhu 'bergantung' baik untuk memperoleh empat kebutuhan pokok maupun

    untuk menalankan misi pelestarian dan pembabaran Dhamma. Perlu dicatat bahwa

    umat awam tersebut pada umumnya hanya mampu mengikuti aaran yang berupa

    alan ke urga, bukan alan pembebasan untuk merealisasikan 0ir/ana.

    Dari buku yang mengisahkan riwayat hidup Buddha 3otama, dapat kita ketahui

    bahwa pelayanan keagamaan yang diberikan pada masa itu titik beratnya adalah

    penumbuhan kebiaksanaan melalui pelatihan meditasi, khotbah, dan dialog. Dalam

    beberapa kesempatan, ang Buddha uga mempertunukkan kekuatan gaibnya

    untuk menimbulkan keyakinan dan membuka alan pengaaran. Di samping

    pancaran kasih sayang dan kebiaksanaan, Beliau uga memberikan keteladanan

    dalam tindakan, antara lain dengan merawat bhikkhu yang sakit. Bentuk pelayanankeagamaan lainnya pada masa itu adalah seumlah paritta untuk

    perlindungankeselamatan.

    etelah ang Buddha parinibbana, kita mengenal adanya periode 4hera/ada,

    periode ahayana, dan periode 4antrayana (dan %h5an). enurut Dr. $dward %on&e

    dalam bukunya ' hort *istory o+ Buddhism' masing-masing berlangsung lima

    ratus tahun. Pada periode 4hera/ada, orang suci yang ideal adalah rahat atau

  • 7/23/2019 Pengertian Agama BUDHA

    3/58

    orang yang tidak mempunyai keterikatan, na+su telah padam, dan ia tak akan

    dilahirkan kembali di dunia ini. Pada periode ahayana, orang suci yang ideal

    adalah Bodhisat/a atau orang yang ingin menyelamatkan semua makhluk dan

    berharap pada akhirnya ia menadi amyaksambuddha. Pada periode 4antrayana,

    orang suci yang ideal adalah iddha atau orang yang sangat harmonis dengan alam

    sehingga ia mampu dengan bebas menggunakan kekuatan alam baik di dalammaupun di luar dirinya.

    udah tentu 6gur orang suci yang ideal pada setiap periode ada kaitannya dengan

    perkembangan pelayanan keagamaan. 0amun satu hal yang sangat menonol

    adalah berkembangnya aspek bhakti di kalangan umat Buddha yang antara lain

    ditandai dengan kehadiran Buddharupang di samping stupa. Berbagai upacara pun

    muncul sebagai bentuk pelayanan keagamaan. 7pacara-upacara tersebut akan

    berman+aat ika dilakukan dengan semangat yang tepat, sebab dapat membantu

    menumbulkan dan mempertahankan keyakinan kita untuk mengukuti alan ang

    Buddha.

    Catatan Singkat Sejarah Perkembangan Agama Buddha

    egera setelah Buddha 3autama parinibbana, 899 murid yang telah menadi rahat

    berhimpun menyelenggarakan #onsili di ;aagaha. #onsili yang didukung oleh ;aa

    atasattu dari agadha ini mengumpulkan semua aaran Buddha, dikelompokkan

    atas utta dan

  • 7/23/2019 Pengertian Agama BUDHA

    4/58

    diselenggarakan di ;angoon, Burma, dimulai pada hari aisak tahun 1A82 dan

    berakhir tepat sebelum hari aisak tahun 1A8C.

    gama Buddha masuk ri ?anka pada abad melalui Bhikkhu ahinda (putra

    ;aa soka) dan kemudian sangat populer. Pada abad < Buddhagosa memberikan

    kontribusi besar bagi literatur 4hera/ada. etelah sempat tertidur pada masapenaahan, agama Buddha bangkit kembali pada akhir abad .

    gama Buddha masuk %ina dari sia 4engah pada abad , mula-mula dianggap

    asing dan baru tahun ""8 bangsa %ina diperbolehkan menadi bhiksu. 0amun pada

    tahun 299, 1!99 naskah telah diteremahkan. bad epang.

    gama Buddha masuk sia 4enggara melalui para pedagang dan misionaris ndia.

    #etiga tradisi (4hera/ada, ahayana, dan

  • 7/23/2019 Pengertian Agama BUDHA

    5/58

    kerasama internasional. Pada tahun 1A89 di kota #olombo, ri ?anka terbentuk

    orld Eellowship o+ Buddhists (B%) yang uga dimaksudkan untuk menyatukan

    pandangan dari berbagai aliran agama Buddha yang tersebat di muka bumi.

    #emudian pada 4he 4hird nnual nternational Buddhist eminar yang berlangsung

    di 0ew ork pada tanggal A aret 1A=2, dicetuskan gagasan untuk mempertautkan

    semua aliran agama Buddha di bawah namaEkayana atau Buddhayana.

    Dr.nanda .P. 3uruge (rilanka), seorang tokoh 70$%F, di Paris pada tahun 1A@C

    dalam ceramah aisaknya yang berudul '7ni/ersal Buddhism', menyatakan, 'aya

    meramalkan timbulnya kecenderungan-kecenderungan baru dalam agama Buddha

    di Barat. nteraksi yang rapat dari berbagai aliran dan sekte yang berbeda akan

    berakibat saling mempengaruhi. Pakar-pakar Barat telah menyuarakan bahwa

    mereka lebih menginginkan bentuk agama Buddha yang menggabungkan ketiga

    4radisi dari 4hera/ada, ahayana, dan

  • 7/23/2019 Pengertian Agama BUDHA

    6/58

    HAKEKAT AGAMA BUDDHA

    1. TUHAN YANG MAHA ESA DALAM AGAMA BUDDHA

    etiap agama bersendikan "etuhanan +ang aha -sa, terlepas dari pengertiandan makna yang diberikan oleh tiaptiap agama terhadap Tuhan +ang aha -sa!Demikian pula agama Buddha bersendikan "etuhanan +ang aha -sa! etiappemeluk agama yang sadar, percaya akan adanya Tuhan +ang aha -sa!"epercayaan terhadap Tuhan +ang aha -sa itu tidaklah sama denganumpamanya . percaya adanya suatu telaga di suatu puncak gunung yang tinggi!/ercaya tentang adanya suatu telaga di puncak gunung tidak berpengaruh padasikap hidup dan perilaku seseorang seharihari! Tetapi sebaliknya, percaya tentangadanya Tuhan +ang aha -sa berakibat penyerahan diri (att0sanniyyatana)kepadaya! /enyerahan diri itu berakibat pula dalam perbuatan, dan perbuatanitu adalah amal ibadah (pu11a)! dan itulah yang disebut beragama! 2orakperbuatan itu adalah kesadaran, dilakukan dengan sadar, bukan kebiasaan, bukanadat istiadat, bukan pula tradisi! /erbuatan beragama memberikan pengalamanyang mengintegrasikan hidupnya! Demikianlah maka hidupnya mempunyaitujuan, dan oleh sebab itu menjadi bermakna! ering kita lihat orangberkecukupan dalam materi, berpangkat dan berkuasa, tetapi mereka itu tidakadanya tujuan! Tujuan itu terdapat dalam setiap agama!

    "epercayaan terhadap Tuhan +ang aha -sa dicapai bukan melalui prosese$olusi atau penalaran, melainkan melalui Bodhi (/enerangan empurna)! ejakmulai disampaikannya Dhamma oleh ang Buddha 3otama, dalam agamaBuddha telah terdapat "etuhanan +ang aha -sa, yang memungkinkan kitabebas dari samsara (lingkungan tumimbal lahir), yang merupakan tempatperlindungan sampai tercapainya /embebasan utlak (nibb0na), yangmenyatukan semua insan, yang menjadi tujuan terakhir!

    Barangkali tidak berlebihan bila dikatakan bahwa sementara orang akan heran dantercengang mendengar bahwa ang Buddha mengajarkan "etuhanan +ang aha-sa, bahkan sejak kotbahya yang pertama! "eheranan itu disebabkan karena

  • 7/23/2019 Pengertian Agama BUDHA

    7/58

    banyaknya tulisan di Indonesia yang menyatakan bahwa agama Buddha tidak berTuhan, bahkan menyangkal adanya Tuhan! &nggapan demikian sebenarnyaadalah suatu kesalahan semantik, salah paham bahasa, karena orang secara bebasmenterjemahkan istilahistilah dari literatur Barat ke dalam bahasa Indonesia,seperti misalnya. 4god4