pembesaran bandeng ( ) untuk umpan pancing · pdf fileuntuk efisiensi penggunaan air. ......

of 19/19
Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta, 2016 Page 1 PEMBESARAN BANDENG (Chanos chanos) UNTUK UMPAN PANCING IKAN LAUT DENGAN SISTEM RESIRKULASI Ferry Dwi Jatmiko 1 , Agistia Deamanti 2 , Zulfiani 3 , Angki Eka Setiawan 4 , Fauzi Islahul Haq 5 , Arum Nisfi Laeli 6 , Dela Putri Akmalia 7 , Edi Putra Kusuma 8 dan Cirilus Pajo Sina 9 . Bagian Administrasi dan Pelatihan Perikanan Lapangan (BAPPL) STP SERANG Jurusan Teknologi Akuakultur, Sekolah Tinggi Perikanan ABSTRAK Pembesaran bandeng dilakukan di bak fiber berbentuk bulat dengan memanipulasi seperti pembesaran bandeng di tambak. Pembesaran bandeng umumnya dilakukan untuk kebutuhan pangan manusia, namun belakangan ini berkembangnya pembesaran bandeng yang digunakan sebagai umpan pancing ikan besar seperti tuna, cakalang, dan ikan-ikan besar lainnya. Pembesaran bandeng yang digunakan sebagai umpan ikan tuna dilakukan pada tahun 2016 di BAPPL-STP Serang. Perlakuan resirkulasi pada pembesaran bandeng dimaksudkan supaya air selalu berputar sehingga bandeng merasa seperti hidup di alam, selain itu juga untuk efisiensi penggunaan air. Pada resirkulasi terjadi penyaringan secara fisik yang menggunakan batu split dan pasir kuarsa, ini bertujuan untuk menahan kotoran yang berukuran besar sehingga air yang berada di bak pemeliharaan selalu bersih. Penggunaan bak bulat yang ditambah dengan air masuk dari resirkulasi, akan menghasilkan putaran air pada bak pemeliharaan seperti di alam aslinya dan ikan merasa hidup pada tempat yang luas. Ukuran bandeng yang di tebar adalah ukuran nener sepanjang 2-3 cm dan diberikan pakan buatan berupa pakan udang dan pakan lele. Untuk mengetahui teknologi ini baik digunakan maka di lakukan monitoring pertumbuhan, kesehatan, kualitas air, kelangsungan hidup, pakan yang sesuai, hama dan penyakit. Kata Kunci : Pembesaran Bandeng, Bandeng Umpan, sistem resirkulasi, PENDAHULUAN Ikan bandeng merupakan salah satu jenis ikan yang banyak dikenal dan digemari untuk dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Hal ini disebabkan ikan bandeng mempunyai rasa daging yang enak dan harga yang terjangkau. Oleh karena itu ikan bandeng mempunyai andil yang cukup besar bagi peningkatan gizi masyarakat. Khusus di daerah Jawa dan Sulawesi Selatan, ikan bandeng menjadi komoditas yang memiliki tingkat konsumsi yang tinggi. Kebiasaan masyarakat mengkonsumsi ikan bandeng berbeda penyajiannya antar daerah di Indonesia, sehingga masing-masing menjadi produk makanan unggulan bagi daerah tertentu hingga saat ini. Seperti halnya di Serang (Banten) dikenal dengan sate ikan bandengnya, Jawa Timur dikenal dengan ikan bandeng asapnya, Semarang cukup ternama dengan ikan bandeng

Post on 06-Feb-2018

226 views

Category:

Documents

6 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta, 2016 Page 1

    PEMBESARAN BANDENG (Chanos chanos) UNTUK UMPAN PANCING IKAN

    LAUT DENGAN SISTEM RESIRKULASI

    Ferry Dwi Jatmiko1, Agistia Deamanti

    2, Zulfiani

    3, Angki Eka Setiawan

    4, Fauzi Islahul Haq

    5,

    Arum Nisfi Laeli6, Dela Putri Akmalia

    7, Edi Putra Kusuma

    8 dan Cirilus Pajo Sina

    9.

    Bagian Administrasi dan Pelatihan Perikanan Lapangan (BAPPL) STP SERANG Jurusan Teknologi Akuakultur, Sekolah Tinggi Perikanan

    ABSTRAK

    Pembesaran bandeng dilakukan di bak fiber berbentuk bulat dengan memanipulasi seperti

    pembesaran bandeng di tambak. Pembesaran bandeng umumnya dilakukan untuk kebutuhan

    pangan manusia, namun belakangan ini berkembangnya pembesaran bandeng yang

    digunakan sebagai umpan pancing ikan besar seperti tuna, cakalang, dan ikan-ikan besar

    lainnya. Pembesaran bandeng yang digunakan sebagai umpan ikan tuna dilakukan pada tahun

    2016 di BAPPL-STP Serang. Perlakuan resirkulasi pada pembesaran bandeng dimaksudkan

    supaya air selalu berputar sehingga bandeng merasa seperti hidup di alam, selain itu juga

    untuk efisiensi penggunaan air. Pada resirkulasi terjadi penyaringan secara fisik yang

    menggunakan batu split dan pasir kuarsa, ini bertujuan untuk menahan kotoran yang

    berukuran besar sehingga air yang berada di bak pemeliharaan selalu bersih. Penggunaan bak

    bulat yang ditambah dengan air masuk dari resirkulasi, akan menghasilkan putaran air pada

    bak pemeliharaan seperti di alam aslinya dan ikan merasa hidup pada tempat yang luas.

    Ukuran bandeng yang di tebar adalah ukuran nener sepanjang 2-3 cm dan diberikan pakan

    buatan berupa pakan udang dan pakan lele. Untuk mengetahui teknologi ini baik digunakan

    maka di lakukan monitoring pertumbuhan, kesehatan, kualitas air, kelangsungan hidup, pakan

    yang sesuai, hama dan penyakit.

    Kata Kunci : Pembesaran Bandeng, Bandeng Umpan, sistem resirkulasi,

    PENDAHULUAN

    Ikan bandeng merupakan salah satu

    jenis ikan yang banyak dikenal dan

    digemari untuk dikonsumsi oleh

    masyarakat Indonesia. Hal ini disebabkan

    ikan bandeng mempunyai rasa daging

    yang enak dan harga yang terjangkau.

    Oleh karena itu ikan bandeng mempunyai

    andil yang cukup besar bagi peningkatan

    gizi masyarakat. Khusus di daerah Jawa

    dan Sulawesi Selatan, ikan bandeng

    menjadi komoditas yang memiliki tingkat

    konsumsi yang tinggi. Kebiasaan

    masyarakat mengkonsumsi ikan bandeng

    berbeda penyajiannya antar daerah di

    Indonesia, sehingga masing-masing

    menjadi produk makanan unggulan bagi

    daerah tertentu hingga saat ini. Seperti

    halnya di Serang (Banten) dikenal dengan

    sate ikan bandengnya, Jawa Timur dikenal

    dengan ikan bandeng asapnya, Semarang

    cukup ternama dengan ikan bandeng

  • Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta, 2016 Page 2

    prestonya, Sulawesi Selatan dikenal

    dengan ikan bandeng bakarnya, dan lain

    sebagainya (Sudrajat, dkk, 2011).

    Selain sebagai ikan konsumsi, ikan

    bandeng pada tahun-tahun terakhir ini

    banyak diminta sebagai umpan hidup bagi

    usaha penangkapan ikan tuna (Thunnus sp)

    dan cakalang (Katsuwonus pelamis)

    (Sudrajat, dkk, 2011).

    Dewasa ini ikan bandeng dipasarkan

    sebagai umpan hidup atau umpan mati

    dalam penangkapan ikan cakalang atau

    tuna maupun sebagai ikan konsumsi

    langsung. Ikan bandeng ukuran 10-15 cm

    atau 50-150 g per ekor merupakan umpan

    yang baik untuk penangkapan cakalang

    menggunakan long line (rawai) telah

    terbukti berhasil baik bila umpan yang

    digunakan adalah ikan bandeng segar

    ukuran 15-20 cm atau 150-200 g per ekor

    atau 5-8 ekor per kg (Sudrajat, 2000).

    Pengembangan industri akuakultur

    untuk meningkatkan produksi dibatasi oleh

    beberapa faktor diantaranya adalah

    keterbatasan air, lahan dan polusi terhadap

    lingkungan. Selain itu dengan semakin

    tingginya harga pakan maka usaha

    pembesaran ikan membutuhkan biaya

    operasinal yang tinggi serta margin

    keuntungan yang rendah. Intensifikasi

    budidaya melalui padat tebar dan laju

    pemberian pakan yang tinggi dapat

    menimbulkan masalah kualitas air

    (Wahyjuningrum, dkk, 2011). Usaha yang

    dapat dilakukan untuk menanggulangi

    masalah diatas yaitu dengan

    mengaplikasikan sistem resirkulasi.

    Pemberian probiotik sebagai agen

    bioremediasi berguna untuk memperbaiki

    kualitas lingkungan budidaya karena dapat

    mendekomposisi materi organik, menekan

    pertumbuhan patogen serta

    menyeimbangkan komunitas mikroba

    sehingga dapat menyediakan lingkungan

    yang lebih baik bagi ikan.

    Menurut Wahyjuningrum, dkk (2011)

    sistem resirkulasi dalam prinsipnya adalah

    penggunaan kembali air yang telah

    dikeluarkan dari kegiatan budidaya.

    Resirkulasi merupakan salah satu cara

    untuk memperbaiki kualitas air sebagai

    media pemeliharaan ikan dalam kegiatan

    budidaya. Suantika dan Hernawati (2007),

    menambahkan bahwa sistem resirkulasi ini

    menggunakan teknik akuakultur dengan

    kepadatan tinggi di dalam ruang tertutup

    (indoor), serta kondisi lingkungan yang

    terkontrol sehingga mampu meningkatkan

    produksi ikan pada lahan dan air yang

    terbatas, meningkatkan produksi ikan

    sepanjang tahun, serta fleksibilitas lokasi

    produksi.

    Sistem resirkulasi tidak memerlukan

    tempat yang luas, air mudah dikontrol,

    sehingga dapat dijaga kelestarian air

    (MUIR,1981 dalam Mayunar,1990).

    Penggunaan sistem resirkulasi, secara

    umum memiliki beberapa kelebihan yaitu

    penggunaan air per satuan waktu relatif

    rendah, fleksibilitas lokasi budidaya,

    budidaya yang terkontrol dan lebih

    higienis, kebutuhan akan ruang/lahan

    relatif kecil, kemudahan dalam

    mengendalikan, memelihara dan

    mempertahankan suhu serta kualitas air

    (Helfrichdan Libey, 2000 dalam Suantika

    dan Hernawati, 2007).

    METODE PERAKTEK

    A. Waktu dan Tempat

    Kegiatan Praktek Keahlian Teknologi

    Akuakultur dilaksanakan selama 42 hari,

    mulai tanggal 1 Februari sampai 12 Maret

    2016 di Hatchery Bagian Administrasi

    Pelatihan Perikanan Lapangan (BAPPL)

    STP Serang, Karangantu Provinsi Banten.

  • Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta, 2016 Page 3

    B. Alat dan Bahan

    Dalam pelaksanaan kegiatan keahlian

    dibutuhkan beberapa alat dan bahan yang

    digunakan sebagai penunjang kegiatan

    baik yang digunakan pada pembesaran

    ikan bandeng umpan resirkulasi. Adapun

    beberapa alat dan bahan yang dibutuhkan

    dapat dilihat pada Tabel 1 dan 2.

    Alat

    Peralatan yang gunakan selama kegiatan

    praktek keahlian baik yang digunakan

    pada pembesaran ikan bandeng umpan

    resirkulasi dapat dilihat pada tabel 1.

    Tabel 1. Peralatan yang digunakan selama praktek keahlian untuk Pembesaran Ikan bandeng

    Umpan

    No Nama Alat Spesifikasi Jumlah Keterangan

    (1) (2) (3) (4) (5)

    1 Bak Bulat Fiberglass, diameter

    bak 3,95 meter

    3 buah Bak pemeliharaan Ikan

    bandeng

    2 Bak Filter

    Mekanik

    Terbuat dari Drum

    Diameter 59 cm

    3 buah Digunakan untuk

    wadah sand filter

    3 Bak kontrol Terbuat dari drum

    Diameter 25 cm

    3 buah Bak control air

    4 Pompa Tegangan 220 volt

    Diameter 2 inch

    Daya 200 watt

    1 buah Digunakan untuk

    pemasukan air

    5 Pompa Tegangan 220 volt

    Diameter 1 inch

    Daya 125 watt

    3 buah Memompa air

    resirkulasi

    6 Pasir Kuarsa Berwarna putih

    bening, ukuran 3,2 0,8 mm

    45 kg Material sand filter

    7 Batu Split Pecahan Batu

    bangunan,Jenis

    Agregat A

    30 kg Material sand filter

    8 Dudukan

    pompa

    Terbuat dari Kayu 3 buah Dudukan pompa

    sentrifugal dipinggir

    bak

    9 Seser Mesh size 0,2 2 buah Untuk memudahkan

    dalam penangkapan

    ikan

    10 Ember Berbahan Plastik 2 buah Untuk treatment ikan

    bandeng

    11 Alat siphon Selang 1 inch (1,5 m) 2 buah Sebagai alat siphon

    12 Selang Diameter 1,5 inch,

    panjang 10 meter

    1 buah Untuk pemasukan air

    13 Timbangan Digital ketelitian 1 gr 1 Unit Untuk menimbang

    pakan

    14 Timbangan Digital dengan

    ketelitian 0,1 gr

    1 unit Untuk sampling berat

    15 Penggaris Panjang 30 cm 1 buah Untuk sampling

  • Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta, 2016 Page 4

    panjang

    16 Termomether Termometer alcohol 1 buah Untuk pengukuran suhu

    17 Refraktometer Hand-held

    Refractometer

    Merek: ATAGO

    Kisaran Salinitas: 0-

    100%

    1 unit Untuk pengukuran

    salinitas

    18 Kertas

    indicator pH

    Berupa lembaran

    (strip) kertas

    1 unit Untuk mengukur pH

    Bahan

    Pada kegiatan keahlian pembesaran ikan bandeng umpan, beberapa bahan yang

    digunakan pada praktek keahlian ini dapat di lihat pada Tabel. 2

    Tabel 2. Bahan yang Digunakan untuk pembesaran ikan bandeng umpan

    No

    (1)

    Jenis Bahan

    (2)

    Keterangan

    (3)

    1 Nener ikan bandeng Nener 1 datang umur 22 hari panjang

    2,34 cm dan berat 0,08 gram.

    Nener 2 datang umur 15 hari panjang

    2 cm dan berat 0,7 gram.

    2 Pakan Udang 931 Sebagai pakan buatan crumble,pakan

    tenggelam .