pasar saham - 07 transaksi saham

of 14/14
Transaksi Saham Pasar Saham Georgius Rinaldo [email protected]

Post on 20-Jul-2015

150 views

Category:

Economy & Finance

19 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • Transaksi Saham

    Pasar Saham

    Georgius Rinaldo

    [email protected]

  • Jenis PasarTerdapat 3 jenis pasar tempat terjadinya transaksi1. Pasar Negosiasi

    Pasar negosiasi adalah tempat transaksi antara individu yang merupakan partisipan pasar (penjual dengan pembeli)

    2. Pasar Tunai Pasar yang penyelesaian transaksinya terjadi sama dengan

    waktu terjadinya transaksi (T+0)3. Pasar Reguler

    Pasar yang penyelesaian transaksinya terjadi 3 hari setelah waktu terjadinya transaksi (T+3)

  • Satuan PerdaganganDi Indonesia menggunakan satuan perdagangan saham sebagai berikut:

    Untuk pembelian saham pada pasar reguler dan tunai digunakan satuan lot. Dalam 1 lot terdiri dari 100 lembar saham.

    Kelompok Harga Fraksi harga

    < Rp 500,- Rp 1,-

    Rp 500,- s.d. Rp 5.000,- Rp 5,-

    > Rp 5.000,- Rp 25,-

  • Perdagangan Saham (Trading)Dalam materi ini, perdagangan saham yang dibahas adalah perdagangan di pasar reguler.

    Ketika seseorang ingin membeli sebuah saham, Ia harus masuk (login) terlebih dahulu ke aplikasi yang diberikan oleh sekuritas tempat ia mendaftar.

    Setelah login ke aplikasi yang diberikan, baru seseorang dapat melakukan transaksi (jual-beli)

  • Perdagangan Saham (Trading)Transaksi akan berlangsung dengan sistem antrian.

    Ketika seseorang mendaftarkan transaksinya, baik jual atau beli, Ia akan dimasukkan ke dalam antrian pembelian atau penjualan saham.

    Ia harus terlebih dahulu menetapkan saham apa yang akan dibeli dengan mengisi semacam form elektronik pada aplikasi.

  • Perdagangan Saham (Trading)Form akan memiliki beberapa atribut yang harus diisi yaitu sebagai berikut:1. Kode saham: kode dari nama perusahaan2. Jumlah lot: berapa lot saham yang akan dibeli / dijual3. Harga: harga beli / jual per lot saham

    Sebelum transaksi, perlu diperhatikan cash yang dimiliki dan trading limit (batas transaksi) yang diberikan dari sekuritas.

  • Antrian PerdaganganBerikut adalah contoh tabel transaksi perdagangan.Ketika bertransaksi, biasanya terdapat tabel berikut yang menyatakan keadaan transaksi suatu saham,

    Bid Lot Bid Price Offer Price Offer Lot

    1081 3000 3050 1751

    14527 2975 3075 10582

    2891 2950 3100 4253

    761 2925 3125 2478

  • Antrian PerdaganganBid / Offer Lot: adalah antrian transaksi. Bid adalah beli, sedangkan offer adalah jual Misal: Seseorang membeli di harga 3000, sebanyak 10 lot. ia akan masuk ke bid lot sehingga bid lot menjadi 1091. Ia akan dilayani setelah ada penawaran 1081 lot saham terjual di harga 3000.

    Bid Lot Bid Price Offer Price Offer Lot

    1081 3000 3050 1751

    14527 2975 3075 10582

    2891 2950 3100 4253

    761 2925 3125 2478

  • Antrian PerdaganganBid lot / offer lot merupakan akumulasi dari semua transaksi partisipan. Jadi misalkan terdapat offer lot 1751, bisa saja seseorang menjual 1751 lot sekaligus atau ada beberapa penjual yang terdiri dari 50 lot, 10 lot, 17 lot, dst sampai tercapai jumlah 1751 lot.

    Bid Lot Bid Price Offer Price Offer Lot

    1081 3000 3050 1751

    14527 2975 3075 10582

    2891 2950 3100 4253

    761 2925 3125 2478

  • Holding PeriodKetika seseorang telah membeli saham perusahaan tertentu, ia berarti telah memiliki sekian persen kepemilikan perusahaan bersangkutan.

    Periode seseorang memegang saham perusahaan tertentu disebut dengan holding period.

    Dengan memegang saham ini, seseorang bisa memeroleh keuntungan seperti dividen, stock split, bonus, dll

  • Holding PeriodHolding period ini dapat berlangsung sangat lama bahkan selamanya, atau sangat singkat.

    Misalkan seseorang baru saja membeli saham 100 lot seharga 3000. Kemudian 5 menit kemudian saham tersebut naik nilainya menjadi 3300. Ia bisa saja langsung menjualnya karena merasa puas dengan keuntungannya.

    Atau seperti Warren Buffet yang memegang selamanya.

  • Tipe Partisipan IndividuTiap orang memiliki cara bertindaknya masing-masing di pasar saham.

    Secara garis besar, partisipan ini dibagi menjadi dua:1. Trader: Seseorang bertransaksi saham atas dasar

    kesempatan yang ada dalam waktu relatif singkat2. Investor: Seseorang yang membeli saham dengan

    harapan ada apresiasi yang signifikan pada saham dalam jangka waktu panjang

  • TraderTrader dibagi menjadi 3:1. Day Trader: trader yang bertransaksi dalam waktu 1

    hari. Biasanya melakukan trading di 5-6 saham2. Scalp Trader: day trader yang bertransaksi dalam jumlah

    yang besar dengan tujuan akumulasi profit yang kecil tapi banyak.

    3. Swing Trader: trader yang lebih memanfaatkan momentum dengan menahan saham dalam waktu beberapa hari atau minggu.

  • InvestorInvestor dibagi menjadi 2 jenis:1. Growth Investor: seseorang yang menanamkan

    membeli saham berdasarkan identifikasi perusahaan mana yang akan memiliki pertumbuhan signifikan berdasarkan industri sekitar dan trend ekonomi makro

    2. Value Investor: seseorang yang mengidentifikasi perusahaan yang baik