paket 2: imunologi dan immunohematologi

Click here to load reader

Post on 26-Oct-2021

1 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Paket 2: Imunologi dan ImmunohematologiSabtu, 17 Juli 2021
• 1. Komponen spesifik dari sistem imun adaptif yang terbentuk sebagai respons terhadap rangsangan antigenik adalah…
• A. Lisozim
• B. Komplemen
The Third Line of Defense ~Antibodies~
- Most infections never make it past the first and second levels of defense
- Those that do trigger the production and release of antibodies
- Proteins that latch onto, damage, clump, and slow foreign particles
- Each antibody binds only to one specific binding site, known as an antigen
Dynamics of Antibody Production
• Lasts 10-12 days
• Lasts 4-5 days
• Without continued antigenic challenge antibody levels drop off, although IgG may continue to be produced.
• 2. Dua organ yang dianggap sebagai organ limfoid primer penghasil sel imunokompeten adalah…
• A. Tiroid dan Kelenjar Adrenal
• B. Timus dan sumsum tulang
• C. Limpa dan MALT (mucosa-associated lymphoid tissue)
• D. Kelenjar getah bening dan duktus toraksikus
The Immune System - includes all parts of the body that help in the recognition and destruction of foreign materials.
White blood cells, phagocytes and lymphocytes, bone marrow, lymph nodes, tonsils, thymus, and your spleen are all part of the immune system.
• 3. Sel T yang mengekspresikan marker CD8 dan bertindak secara spesifik untuk membunuh tumor atau sel yang terinfeksi virus adalah
• A. Sel T Helper
• B. Sel T supresor
• C. Sel T sitotoksik
• D. Sel T Induser
White Blood Cells ~T-Cells~
• T-Cells, often called “natural killer” cells, recognize infected human cells and cancer cells
• T-cells will attack these infected cells, quickly kill them, and then continue to search for more cells to kill
Cell Mediated Immune Responses
• Eliminate Tumor Cells
• Both Ag Specific And Non-specific cells Are Involved • Ag Specific: CD8+ Cells (TC) And TH (DTH)
• Non-specific: M, Neutrophils, NK
• Both Specific And Non-specific Require Cytokines
• Humoral And Cell Mediated Do Collaborate • Ex. M Use Abs As Receptors To Recognize Target Cells
• 4. Respon antibodi humoral pada tahap awal (fase primer) perjalanan penyakit sifilis adalah…
• A. Antibodi sifilis tidak terdeteksi
• B. Terdeteksi 1-3 minggu setelah munculnya chancre primer
• C. Terdeteksi dalam 50% kasus sebelum chancre primer menghilang
• D. Terdeteksi dalam 2 minggu setelah infeksi
Gambar 29. Kadar beberapa Ab selama perjalanan Syphilis
https://www.medlabmag.com/article_print.php?id=1236
• 5. Zat yang terdeteksi oleh tes RPR dan VDRL untuk sifilis adalah…
• A. Cardiolipin
SuryaniDPA|SyphilisJ MAJORITY | Volume 3 Nomor 7| Desember 2014|7
• Uji serologis sifilis padasifilis meliputi Uji serologis non treponema seperti pemeriksaan Rapid Plasma Reagen(RPR), pemeriksaan Venereal Disease Research Laboratory(VDRL), dan pemeriksaan Automated Reagin Test (ART), ketiganya merupakan pemeriksaan untuk mendeteksi ”reagin” terhadap antibodi dimana antigennya disebut cardiolipin.
• Antibodi cardiolipin dapat dideteksi pada serum pasien dengan sifilis aktif dan dibeberapa kondisi lain.
• Namun, pada beberapa individu yang memiliki riwayat sifilis dengan kesuksesan terapi mempertahankan kadar antibodi cardiopilin rendah untuk waktu yang lama, dengan demikian individu tersebut tergolong ”serofast”.16Uji serologis non treponema berfungsi untuk mengidentifikasi sifilis kasus baru, untuk memantau progresifitas dari sifilis, dan memantau respon dari terapi antibiotik.
• 6. Tes di bawah ini yang paling sensitif untuk mendeteksi sifilis kongenital adalah…
• A. VDRL
• B. RPR
• C. MHA-TP
• D. PCR
GEJALA KLINIS
• Sukar minum, BB menurun, seperti orang tua,menangis khas, pembesaran hati dan limpa ikterus, pembesaran kel. Limfa (kelainan pada kulit dan mukosa )
• bula telapak tangan dan kaki
• Lesi tulang nyeri :
• Triad hutchinson :
- gigi hutchinson
- keratitis interstisial
• Kelainan saraf pusat hidrosefalus, konfulsi, retardasi mental
• 7. Uji diagnostik di bawah ini akan positif pada sifilis tersier adalah…
• A. FTA ABS
https://labtestsonline.org/tests/syphilis-tests
• 8. Seorang laki-laki, 30 tahun, datang dengan rujukan karena kecurigaan infeksi sifilis. Dilakukan tes diagnostik dan didapatkan hasil sebagai berikut: RPR (reaktif), VDRL (reaktif), MHA-TP (non-rekatif). Interpretasi hasil laboratorium yang anda usulkan adalah…
• A. Neurosifilis
- Sebagai carrier ; SDM Kalkun.
Spesifisitas : Cukup baik
https://labtestsonline.org/tests/syphilis-tests
1. akut disebabkan penyakit-2 akut / stres ( imunisasi )
Seperti mononucleosis infeksiosa & demam tifoid,
2. menahun ( kronis ) disebabkan penyakit-2 menahun
seperti frambusia, lepra, penyakit kolagen ( LE ),
malaria, kehamilan dan narkotika.
infeksiosa
• 9. Spesimen yang menjadi sampel pilihan untuk mengevaluasi sifilis laten atau tersier adalah…
• A. Sampel serum
• B. Cairan Chancre
• A. Tes kultur jaringan, antigen, dan antibodi
• B. Tes antigen, antibodi, dan asam nukleat
• C. Probe DNA, amplifikasi DNA, dan tes Western blot
• D. Tes ELISA, Western blot, dan Southern blot
• 11. Tes yang merupakan tes skrining untuk HIV adalah
• A. ELISA, tes rapid antibody
• B. Western blot, radioimmunoprecipitation assay
• C. Kultur virus HIV, amplifikasi DNA
• D. RT PCR dan tes mRNA
Alur diagnosis infeksi HIV dewasa dan aanak usia > 18 bulan menurut Permenkes no 15 tahun 2015
40
Tabel 1. Rekomendas WHO mengenai pemakaian strategi pemeriksaan HIV
• 12. Di bawah ini adalah tes konfirmasi untuk infeksi HIV adalah
• A. ELISA dan tes rapid antibody
• B. Uji Western blot dan PCR
• C. Kultur, antigen capture assay , PCR
• D. Reverse transcriptase and mRNA assay
Western blot dan indirect immunofluorescent assay(IFA)
43
HIV terfiksasi saat ditambahkan substrat
membentuk pola tertentu
setelah serokonversi
Ab antihuman yang dikonyugasi dgn fluorescent .
Western blot dan IFA tahun 2004 tes konfirmasi
tahun 2014 didapatkan hasil negatif palsu jika
diperiksa sebelum serokonversi tidak lagi
direkomendasikan CDC sebagai tes konfirmasi
Nucleic acid test (NAT)
menggunakan primer spesifik, dideteksi dengan
probe yang telah dilabel.
serokonversi 10 hari setelah infeksi.
RNA HIV PCR baku emas untuk diagnosis infeksi
HIV pada dewasa dan anak >18 bulan. DNA HIV PCR
baku emas untuk diagnosis HIV anak <18 bulan
Krajden et al tahun 2014 NAT dapat mendeteksi
semua pasien infeksi HIV sebelum serokonversi (100%)
• 13. Seorang wanita yang telah lima kali hamil, dilakukan tes Western blot (+). Interpretasi hasil laboratorium yang anda usulkan adalah…
• A. Kemungkinan reaksi silang dengan herpes atau antibodi EBV
• B. Efek samping obat
• D. Kemungkinan kesalahan teknis petugas laboratorium
• The following circumstances, viruses, and conditions are believed to increase the likelihood of a false-positive HIV test, according to Dr. Lipeles:
• Administration of the flu vaccine (the CDC recommends that all pregnant women get the vaccine, so it may be more prevalent for the women getting tested)
• Presence of HLA-DR antibodies in women who've been pregnant before
• Presence of rheumatoid factor
• Increased antibodies in your blood, or hypergammaglobulinemia, which may be caused by an infection or multiple myeloma
• Autoimmune hepatitis
• A. Genotipe
• B. Fenotipe
Tujuan pemeriksaan pratransfusi
• Untuk memilih komponen darah agar tidak membahayakan resipien dan dapat bertahan hidup selama transfusi
• Bila dilaksanakan dg benar: kompatibilitas ABO, Rhesus serta mendeteksi unexpected antibody bermakna scr klinis
48
• Antibody detection/identification/ screen
• A. Interfase
• B. Profase
• C. Anafase
• D. Telofase
Pembelahan Mitosis
• Pembelahan mitosis terjadi pada sel tubuh (sel somatik). Pada pembelahan sel yang menghasilkan sifat kromosom berpasangan (2n) ini terjasi proses pembelahan nucleus menjadi dua nucleus dan setiap anakan menerima satu set kromosom. Satu set kromosom teresbut berbentuk benang-benang halus yang jumlahnya sama dengan jumlah kromosom sel induknya.
• Mitosis berfungsi mempertahankan faktor genetic dari generasi ke generasi berikutnya tetap normal dan menjaga sel anakan yang terbentuk tetap memiliki sidat induknya. Ada 4 fase dalam pembelahan mitosis; profase, metafase, anafase, dan telofase masa di antara pembelahan sel disebut interfase.
• 16. Manakah dari berikut ini yang menjelaskan ekspresi sebagian besar antigen golongan darah?
• A. Dominan
• B. Resesif
• C. Co-Dominant
• D. Co-Resesif
• In F1 hybrid, both alleles express themselves equally and there no mixing of the effect of both alleles, therefore hybrid progeny (F1) resembles both parents.
• The alleles which do not show the dominance-recessive relationship and are able to express themselves independently when present together are called co- dominant alleles.
• This phenomenon is known as co-dominance.
• The symbols used for co-dominant genes are different.
• One method is to show by their own capital alphabets, e.g. R (for red hair in cattle) and W (for white hair in cattle).
• In another method capital base symbols are employed for both the alleles with different superscripts, e.g. IA, IB.ABO blood group is also a good example of co-dominance.
• For ABO system of blood groups, allele IA produces N-acetylgalactosamine transferase enzyme which recognises H- antigen present in RBC membrane and adds N-acetylgalactosamine to sugar parts of H antigens to form A antigen.
• The allele IB produces galactosyl transferase enzyme which recognized H antigen to form B antigens.
• Allele i does not produce any sugar or antigen. IA and IB are completely dominant over i, in other word antigens A and B are produced.
• This is because of co-dominance.
• These antigens determine the type of blood group.
• Blood group A has antigens B have antigen, AB has both antigens while blood group.
• Blood group A have antigen A, group B have antigen B, AB has both antigens while blood group O do not carry any antigens.
• Thus, six genotypes and four phenotypes are possible.
• 17. Golongan darah yang tidak mungkin untuk keturunan dari pasangan AO dan BO adalah
• A. AB
• D. Semua mungkin
• 18. Ayah membawa sifat pada kromosom X-nya. Dia tidak memiliki anak laki-laki dengan sifat tersebut karena dia mewariskan kromosom Y kepada anak laki-lakinya. Namun, semua putrinya akan memiliki sifat tersebut. Ilustrasi di atas adalah sifat penurunan genetik…
• A. Dominan autosomal
• B. Resesif autosomal
• C. X-linked Dominan
• D. X-linked Resesif
• 19. Jenis respon antibodi ini analog dengan reaksi antibodi anamnestic adalah...
• A. Respon imun Primer
• B. Respon imun Sekunder
• C. Respon imun Tersier
• A. Rh positif
• B. Rh negatif
• C. Rh null
• D. Total Rh
• 21. Mengapa Tes weak D pada wanita hamil (tidak?) diperlukan?
• A. Janin dengan Rh-negatif dapat memberikan hasil positif palsu pada perdarahan maternal fetal
• B. Janin dengan Rh-positif dapat memberikan hasil positif palsu pada perdarahan maternal fetal
• C. Kekuatan antigen D menurun selama kehamilan
• D. Kekuatan antigen D meningkat selama kehamilan
Weak D in Pregnancy March 2018 DOI: 10.1007/978-3-319-77140-3_19 In book: Transfusion Management of the Obstetrical Patient (pp.179-186)
Abstract
It is important to determine if a patient is RhD positive or negative for the purposes of transfusion and pregnancy. Occasionally, the RhD type is not able to be resulted or the result differs from results obtained in the past due to underlying genetic variation in the RHD gene. In these cases, it is important to do further testing using genotype testing to determine if the woman should be managed as RhD positive or RhD negative. If a woman of child-bearing potential makes anti-D antibody, her future pregnancies are at risk of hemolytic disease of the fetus and newborn (HDFN) if a fetus is RhD positive. RhIg is used to protect RhD negative women from this HDFN due to anti-D sensitization. These critical decisions are informed by clarifying the RhD type.
• A. Rh negatif
• C. Rh null
• D. Total Rh
• 23. Antibodi di bawah ini tidak akan terdeteksi pada orang bergolongan darah O adalah…
• A. Anti-N
• B. Anti-A1
• C. Anti-Dia
• D. Anti-K
• 24. Seorang dokter memerintahkan tranfusi 2 unit leukocyte reduced red blood cells. Pasien laki-laki 55 tahun dengan anemia, golongan darah AB negatif, tes skrining antibodi negatif. Hanya ada 1 unit AB negatif di bank darah. Apa jenis darah selanjutnya yang harus diberikan? (Kecuali?)
• A. AB positif (pasien laki-laki)
• B. A negatif
• C. B negatif
• D. O negatif
https://biologyimmunesystem.weebly.com/blood-transfusion.html
• 25. Golongan darah yang bisa ditranfusikan kepada pasien golongan darah O negatif adalah
• A. A negatif
• B. B negatif
• C. O negatif
• D. AB negatif