modul praktikum pti - d3ti.mipa.uns.ac.id pengantar ti.pdf · mengidentifikasi komputer organisasi...

of 122 /122
Modul Praktikum PTI

Author: ngoliem

Post on 28-Aug-2019

228 views

Category:

Documents


0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • Modul Praktikum PTI

  • MENGIDENTIFIKASI KOMPUTER

    Organisasi Komputer

    Komputer berasal dari bahasa latin computare yang berarti menghitung. Karena luasnya bidang garapan ilmu komputer, para pakar dan peneliti sedikit berbeda dalam mendefinisikan termininologi komputer.

    Menurut Hamacher [1], komputer adalah mesin penghitung elektronik yang cepat dan dapat menerima informasi input digital, kemudian memprosesnya sesuai dengan program yang tersimpan di memorinya, dan menghasilkan output berupa informasi.

    Menurut Blissmer [2], komputer adalah suatu alat elektonik yang mampu melakukan beberapa tugas sebagai berikut: - menerima input; - memproses input tadi sesuai dengan programnya; - menyimpan perintah-perintah dan hasil dari pengolahan; - menyediakan output dalam bentuk informasi.

    Sedangan Fuori [3] berpendapat bahwa komputer adalah suatu pemroses data yang dapat melakukan perhitungan besar secara cepat, termasuk perhitungan aritmetika dan operasi logika, tanpa campur tangan dari manusia.

    Sistem kerja komputer secara garis besar terbagi atas 3 bagian, dan seluruh bagian ini saling berkaitan satu sama lain.

    Gambar 1.1 Bagian-bagian Komputer

    INPUT DEVICE

    PROCESS

    DEVICE

    OUTPUT DEVICE

  • Gambar 1.2 Satu unit komputer

    Input device atau alat masukan adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk memasukkan data atau perintah ke dalam komputer

    Process device atau alat pemroses adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk mengolah data atau perintah yang diterima oleh alat masukan dan memberikan hasil pengolahan data tersebut kepada bagian output

    Output device atau alat keluaran adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menampilkan hasil yang telah diolah oleh bagian proses

    Keyboard

    Penciptaan keyboard komputer di ilhami oleh penciptaan mesin ketik yang dasar rancangannya di buat dan di patenkan oleh Christopher Latham pada tahun 1868 dan banyak dipasarkan pada tahun 1877 oleh Perusahaan Remington.

    Keyboard komputer pertama disesuaikan dari kartu pelubang (punch card) dan teknologi pengiriman tulisan jarak jauh (Teletype). Tahun 1946 komputer ENIAC menggunakan pembaca kartu pembuat lubang (punched card reader) sebagai alat input dan output.

    Bila mendengar kata “keyboard” maka pikiran kita tidak lepas dari adanya sebuah

    komputer, karena keyboard merupakan sebuah papan yang terdiri dari tombol-tombol untuk mengetikkan kalimat dan simbol-simbol khusus lainnya pada komputer. Keyboard dalam bahasa Indonesia artinya papan tombol jari atau papan tombol. Pada keyboard terdapat tombol-tombol huruf A – Z, a – z, angka 0 - 9, tombol dan karakter khusus seperti : ` ~ @ # $ % ^ & * ( ) _ - + = < > / , . ? : ; “ „ \ | serta tombol-tombol khusus lainnya yang jumlah seluruhnya adalah 104 tombol. Sedangkan pada Mesin ketik jumlah tombolnya adalah 52 tombol. Bentuk keyboard umumnya persegi panjang, tetapi saat ini model keyboard sangat variatif.

  • Dahulu orang banyak yang menggunakan mesin ketik baik yang biasa maupun mesin ketik listrik. Nah, keyboard mempunyai kesamaan bentuk dan fungsi dengan mesin ketik. Perbedaannya terletak pada hasil output atau tampilannya. Bila kita menggunakan mesin ketik, kita tidak dapat menghapus atau membatalkan apa-apa saja yang sudah ketikkan dan setiap satu huruf atau simbol kita ketikkan maka hasilnya langsung kita lihat pada kertas. Tidak demikian dengan keyboard. Apa yang kita ketikkan hasil atau keluarannya dapat kita lihat di layar monitor terlebih dahulu, kemudian kita dapat memodifikasi atau melakukan perubahan-perubahan bentuk tulisan, kesalahan ketikan dan yang lainnya. Seperti juga “mouse”, keyboard dihubungkan ke komputer dengan sebuah kabel yang terdapat pada keyboard. Ujung kabel tersebut dimasukkan ke dalam port yang terdapat pada CPU komputer.

    Secara fisik, keyboard terbagi atas 4 bagian, yaitu:

    1. Keyboard Serial

    Menggunakan DIN 5 male dan biasanya digunakan pada komputer tipe AT.

    2. Keyboard PS/2

    Biasanya digunakan pada komputer ATX dan saat ini yang paling banyak dipergunakan. Pemasangan keyboard tipe ini harus dilaksanakan dengan cermat, sebab port yang dimiliki sama dengan port untuk mouse.

    3. Keyboard Wireless

    Gambar 1.3 Port pada keyboard serial

    Gambar 1.4 Port pada keyboard PS2 dan konektor pada motherboard

  • Sesuai dengan namanya, keyboard tipe ini tidak menggunakan kabel sebagai penghubung antara keyboard dengan komputer. Jenis koneksi yang digunakan adalah infra red, wifi atau bluetooth. Untuk menghubungkan keyboard dengan komputer, dibutuhkan unit pemancar dan penerima. Unit pemancar biasanya terdapat pada keyboard itu sendiri, sedangkan penerima biasanya dipasang pada port USB atau serial pada CPU.

    4. Keyboard USB

    Komputer terbaru saat ini sudah banyak yang mempergunakan jenis konektor USB yang menjamin transfer data lebih cepat.

    Struktur tombol pada keyboard

    Dari sisi tombol yang digunakan, keyboard memiliki perkembangan yang tidak terlalu pesat sejak ditemukan pertama kali. Yang terjadi hanyalah penambahan – penambahan beberapa tombol bantu yang lebih mempercepat pembukaan aplikasi program.

    Secara umum, struktur tombol pada keyboard terbagi atas 4, yaitu:

    5. Tombol Ketik (typing keys)

    Tombol ketik adalah salah satu bagian dari keyboard yang berisi huruf dan angka serta tanda baca. Secara umum, ada 2 jenis susunan huruf pada keyboard, yaitu tipe QWERTY dan DVORAK. Namun, yang terbanyak digunakan sampai saat ini adalah susunan QWERTY.

    Gambar 1.5 Keyboard dan mouse wireless

    Gambar 1.6 Konektor USB

  • 6. Numeric Keypad

    Numeric keypad merupakan bagian khusus dari keyboard yang berisi angka dan sangat berfungsi untuk memasukkan data berupa angka dan operasi perhitungan. Struktur angkanya disusun menyerupai kalkulator dan alat hitung lainnya.

    7. Tombol Fungsi (Function Keys)

    Tahun 1986, IBM menambahkan beberapa tombol fungsi pada keyboard standard. Tombol ini dapat dipergunakan sebagai perintah khusus yang disertakan pada sistem operasi maupun aplikasi.

    8. Tombol kontrol (Control keys)

    Tombol ini menyediakan kontrol terhadap kursor dan layar. Tombol yang termasuk dalam kategori ini adalah 4 tombol bersimbol panah di antara tombol ketik dan numeric keypad, home, end, insert, delete, page up, page down, control (ctrl), alternate (alt) dan escape (esc).

    Typing keys Control keys

    Numeric Keypad

    Function keys

    Gambar 1.7 Bagian – bagian keyboard

  • Beberapa fungsi tombol pada keyboard terdapat pada tabel berikut ini.

    Tombol ALT akan berfungsi bila penggunaannya dipasangkan dengan tombol lainnya seperti F4 misalnya yang berguna untuk ShutDown atau menutup Windows Program yang sedang aktif.

    Tombol CTRL akan berfungsi bila penggunaannya dipasangkan dengan tombol lainnya seperti tombol C atau disebut juga CTRL-C akan berguna untuk menyalin saatu objek yang ditunjuk ke dalam clipboard, yang nantinya dapat disalinkan pada area kerja yang ditentukan dengan menggunakan CTRL-V

    Tombol F1 – F12 adalah tombol fungsi yang pemanfaatannya disesuaikan dengan sistem operasi atau aplikasi. Misal, F1 biasanya digunakan untuk menampilkan menu Help yang akan memberikan penjelasan mengenai aplikasi yang sedang berjalan

    Tombol ESC (Escape) adalah tombol yang kegunaanya sama dengan pilihan CANCEL, yaitu untuk membatalkan satu tahap pekerjaan.

    Tombol Enter adalah tombol yang kegunaanya sama dengan pilihan tombol OK, yaitu untuk menyatakan bahwa operasi yang dilakukan betul dan selesai. Enter juga dapat berarti menyisipkan baris kosong atau baris baru pada proses pemasukan text.

    Pada Window dialog, menekan tombol TAB berarti pindah ke field atau daerah isian atau pilihan berikutnya. Pada saat proses pengetikan, TAB berarti lompat ke penghentian TAB (tab-stop) terdekat.

    Menggerakan penunjuk karakter (kursor) sesuai arah anak panah bersangkutan.

    Berguna pada saat proses pengetikan. Menekan tombol Backspace akan mengakibatkan karakter (huruf) disebelah kiri kursor terhapus.

  • Berguna pada saat proses pengetikan. Menekan tombol Delete akan mengakibatkan karakter(huruf) disebelah kanan atau ditempat dimana kursor berada akan terhapus.

    Berguna pada saat proses pengetikan. Menekan tombol Home akan mengakibatkan kursor berpindah ke awal baris dimana kursor berada.

    Berguna pada saat proses pengetikan. Menekan tombol End akan mengakibatkan kursor berpindah ke akhir baris dimana kursor berada.

    Berguna pada saat proses pengetikan. Menekan tombol PgUp akan mengakibatkan kursor berpindah ke atas sejauh satu layar dari kursor berada

    Berguna pada saat proses pengetikan. Menekan tombol PgUp akan mengakibatkan kursor berpindah ke bawah sejauh satu layar dari kursor berada

    MENGETIK 10 JARI Untuk apa belajar mengetik 10 jari apabila dengan „11‟ jari saja pekerjaan sehari – hari telah dapat dilakukan ?

    Mungkin pertanyaan tersebut akan terlontar apabila melihat tujuan kegiatan belajar ini.

    Memang seorang teknisi tidak membutuhkan kecepatan dan kepandaian mengetik 10 jari seperti seorang sekretaris, tetapi apabila dihadapkan pada suatu keadaan yang baru, dimana kecepatan merupakan sebuah tuntutan, maka mengetik 10 jari dengan cepat dan tepat adalah sebuah keharusan.

    Kegiatan belajar 2 ini menekankan kepada dasar-dasar mengetik 10 jari yang dilengkapi dengan latihan untuk setiap tombol yang ada pada keyboard. Setiap latihan hendaknya dapat diikuti secara penuh dan bertahap. Jangan melangkah ke latihan berikutnya apabila belum memahami dan menguasai latihan yang saat ini dilaksanakan.

  • Langkah awal pembelajaran Ketiklah kalimat dibawah ini pada komputer di depan Anda (silakan menggunakan word processing apa pun, mintalah bantuan instruktur untuk membuka aplikasi tersebut), dan hitung waktu yang Anda butuhkan untuk mengetik keseluruhan kalimat.

    Hitung waktu yang anda butuhkan untuk mengetikkan 2 paragraf di atas.

    Hitung kesalahan kata dan huruf yang Anda lakukan dalam pengetikan tersebut.

    Ingin mengetik dengan lebih cepat ? Lebih akurat ? Dan lebih Profesional ?

    Tips menggunakan keyboard

    Di masa sekarang ini telah tersedia berbagai macam produk keyboard yang ditujukan agar anda nyaman mengetik, meski dalam waktu lama. Namun yang lebih penting adalah bagaimana anda mengatur postur dan posisi tubuh anda, terutama lengan anda, sehingga anda bisa menghindari kelelahan dan cedera.

    Untuk itu ada baiknya mengikuti nasehat Stephanie Brown, seorang guru piano asal Amerika, dalam majalah "Her World". "Ikutilah disiplin pemain piano yang sedang pentas," katanya. Stephanie memberi lima petunjuk untuk diterapkan saat anda mengetik pada keyboard.

    1. Sejajarkan pergelangan tangan dengan telapak tangan

    Pesatnya kemajuan tneknologi informasi dan komunikasi,

    disingkat TIK, atau disebut pula informatika, yang kemudian

    berkembang menjadi telematika, serta meluasnya perkembangan

    infrastruktur informasi global telah mengubah pola dan cara

    kegiatan bisnis, industri, perdagangan, dan pemerintah.

    Perkembangan ekonomi berbasis ilmu pengetahuan dan informasi

    telah menjadi paradigma global yang dominan. Kemampuan

    untuk terlibat secara efektif dalam revolusi jaringan informasi

    akan menentukan masa depan kesejahteraan bangsa.

    Berbagai keadaan menunjukkan bahwa Indonesia belum

    mampu mendayagunakan potensi TIK secara baik, dan oleh

    karena itu Indonesia terancam kesenjangan digital (digital divide).

    Kesenjangan sarana dan prasarana TIK antara kota dan pedesaan,

    juga memperlebar jurang perbedaan sehingga terjadi pula digital

    divide di dalam negara kita sendiri.

  • Upayakan pergelangan tangan anda selalu sejajar dengan telapak tangan. Lemaskan pergelangan tangan anda seperti mengambang. Jangan tegang.

    2. Posisi siku menggantung

    Pastikan siku anda dalam posisi bebas menggantung. Menyandarkan siku pada sandaran kursi saat mengetik, selain menyulitkan anda untuk mengetik, juga membuat anda tegang dan cepat lelah.

    3. Lemaskan jari telunjuk dan jari manis anda

    Kunci mengetik tanpa lekas lelah adalah melemaskan seluruh jari anda. Jangan kaku dan tegang. Biarkan lemas, rileks, apa adanya.

    4. Tekan tombol dengan tenang

    Jangan menekan tombol dengan kuat atau mengalirkan kekuatan penuh pada tangan anda. Ingat, anda sedang mengetik, bukan memukul tombol keyboard.

    5. Bila tidak sedang mengetik

    Lemaskan keseluruhan tangan bila sedang tidak memencet tombol di keyboard. Keadaan anda sebelum mengetik juga mempengaruhi kondisi anda di saat mengetik.

    Posisi tangan pada keyboard

    Secara umum, ada 2 cara peletakan tangan pada keyboard.

    3.1.1 Posisi Pertama

  • Tangan Kiri Jari Kelingking : Baris Pertama = „ dan 1 Baris Kedua = Tab dan Q Baris Ketiga = Capslock dan A Baris Keempat = Shift kiri dan Z Baris Kelima = Ctrl dan Windows Jari Manis : Baris Pertama = 2 Baris Kedua = W Baris Ketiga = S Baris Keempat = X Jari Tengah : Baris Pertama = 3 Baris Kedua = E Baris Ketiga = D Baris Keempat = C Jari Telunjuk : Baris Pertama = 4 dan 5 Baris Kedua = R dan T Baris Ketiga = F dan G Baris Keempat = V dan B Ibu Jari : Baris Kelima = Alt kiri dan Spasi Tangan kanan Ibu Jari : Baris Kelima = Alt kanan dan Spasi Jari Telunjuk : Baris Pertama = 6 dan 7 Baris Kedua = Y dan U

  • Baris Ketiga = H dan J Baris Keempat = N dan M Jari Tengah : Baris Pertama = 8 Baris Kedua = I Baris Ketiga = K Baris Keempat = , Jari Manis : Baris Pertama = 9 Baris Kedua = O Baris Ketiga = L Baris Keempat = . Jari Kelingking : Baris Pertama = 0, -, = dan

    BackSpace Baris Kedua = P, [ dan ] Baris Ketiga = L, ;, „ dan Enter Baris Keempat = / dan shift kanan

    Posisi Kedua

  • Tangan Kiri Jari Kelingking : Baris Pertama = „ dan 1 Baris Kedua = Tab dan Q Baris Ketiga = Capslock dan A Baris Keempat = Shift kiri dan Z Baris Kelima = Ctrl dan Windows Jari Manis : Baris Pertama = 2 dan 3 Baris Kedua = W Baris Ketiga = S Baris Keempat = X Jari Tengah : Baris Pertama = 4 Baris Kedua = E Baris Ketiga = D Baris Keempat = C Jari Telunjuk : Baris Pertama = 5 dan 6 Baris Kedua = R dan T Baris Ketiga = F dan G Baris Keempat = V dan B Ibu Jari : Baris Kelima = Alt kiri dan Spasi Tangan kanan Ibu Jari : Baris Kelima = Alt kanan dan Spasi Jari Telunjuk : Baris Pertama = 7 dan 8 Baris Kedua = Y dan U Baris Ketiga = H dan J Baris Keempat = N dan M Jari Tengah : Baris Kedua = I Baris Ketiga = K Baris Keempat = L Jari Manis : Baris Pertama = 9 Baris Kedua = O Baris Ketiga = L Baris Keempat = . Jari Kelingking : Baris Pertama = 0, -, = dan

    BackSpace Baris Kedua = P, [ dan ] Baris Ketiga = ;, „ dan Enter Baris Keempat = / dan shift kanan

  • Baris Kelima = Windows, left click dan ctrl kanan

    Komponen sistem Komputer

    Komponen sistem komputer terdiri dari beberapa perangkat seperti :

    Perangkat Keras (Hardware)

    Perangkat keras (Hardware) yaitu suatu perangkat yang berfungsi

    melakukan proses input (masukan) dan output (keluaran).

    Perangkat keras terdiri dari :

    Unit Pemrosesan Secara Terpusat (CENTRAL PROCESSING UNIT (CPU))

    Didalam proses kerja suatu komputer, processor merupakan

    bagian terpenting dalam melakukan proses masukan dan

    keluaran, untuk lebih jelasnya perhatikan bagan proses berikut

    ini :

    Perangkat masukan (Input devices)

    Perangkat masukan berfungsi untuk memasukkan data atau input

    untuk diproses menjadi informasi atau keluaran. Adapun

    Perangkat masukan terdiri dari :

    Mouse

    Pemakaian mouse merupakan bagian penting dari Sistem

    Operasi yang menggunakan tampilan Grafik. Pada saat bekerja,

    penggunaan mouse sering dipergunakan dengan istilah Pointer

    (Penunjuk) berfungsi untuk memindahkan dan mengarahkan

    penunjuk mouse pada desktop (ruang kerja) Sistem operasi.

    Mouse terdiri dari beberapa jenis seperti :

    3.1 Dual button

    3.2 Three button

    3.3 Scroll Button

    Gambar 2.1 Mouse

    INPUT PROSES OUTPUT

  • Keyboard

    Keyboard atau papan ketik, merupakan perangkat yang sering

    dipergunakan didalam kegiatan sehari-hari. Karakteristik dan

    susunan papan ketik hampir sama dengan mesin ketik manual

    seperti susunan huruf QWERTY tetapi terdapat beberapa

    tambahan-tambahan fungsi lainnya seperti tombol Esc,

    F1,…,F12,

    Perangkat keluaran

    Salah satu perangkat yang berfungsi untuk melihat hasil proses

    dari masukan, adapun perangkat tersebut adalah sebagai

    berikut :

    Monitor

    Monitor merupakan salah satu perangkat yang berguna

    menampilkan informasi yang dihasilkan dari proses input

    Gambar 2.3

    Model Monitor CRT Gambar 2.4

    Model Monitor LCD

    Gambar 2.2 Keyboard

  • 1. Printer (Alat Cetak)

    Peranti ini berfungsi untuk mencetak proses dari masukan

    (Input) ; gambar tersebut menjelaskan jenis printer yang ada

    saat ini :

    2. Speaker

    Peranti ini berfungsi untuk menghasilkan suara yang telah

    diproses di dalam komputer.

    Perangkat Lunak (Software)

    Perangkat lunak adalah suatu perangkat yang berfungsi

    menghubungkan perangkat keras dengan pengguna. Perangkat

    lunak secara umum terbagi menjadi 2 bagian yaitu :

    1. Perangkat lunak sistem Operasi

    Perangkat sistem operasi merupakan bagian terpenting didalam

    menjalankan suatu perangkat komputer. Sistem operasi

    merupakan perangkat lunak yang menjembatani antara pengguna

    dan perangkat keras yang dipergunakan yaitu komputer.

    Adapun Sistem operasi tersebut bersifat :

    - Multiuser : dapat digunakan oleh banyak user

    - Multitasking : dapat melakukan banyak tugas

    Sistem operasi terbagi menjadi dua klasifikasi

    Gambar 2.5 Printer

    Gambar 2.6 Speaker

  • Gambar 2.7 DOS

    1. Sistem operasi berbasiskan teks

    Merupakan sistem operasi yang menggunakan teks sebagai

    sistem. Ada beberapa contoh dari sistem operasi berbasiskan

    teks, yaitu :

    - DOS, (Disk Operating

    System) yang dikeluarkan

    oleh Microsoft pada tahun

    1981, lihat gambar berikut :

    - Unix merupakan sistem operasi berbasis jaringan yang

    dikeluarkan tahun 1960 dan merupakan sistem operasi

    tertua. Bagian dari Unix yaitu ;

    1. Unix

    2. OpenBSD

    3. FreeBSD

    Unix pertama kali digunakan oleh komputer jenis IBM, HP

    dan Sun Solaris.

    2. Sistem operasi berbasiskan Unit grafis antar muka (GUI /

    Graphic Unit Interface)

    Merupakan sistem operasi yang berbasiskan gambar atau

    grafis unit antar muka, Ada beberapa contoh dari sistem

    operasi berbasiskan GUI, yaitu :

    - Windows merupakan sistem operasi berbasis GUI

    (Graphical User Interface) yang dikeluarkan oleh

    Microsoft.

    - Macintosh pertama dikeluarkan pada bulan Januari 1984

    sangat mudah digunakan (user friendly) dibandingkan

    dengan yang lainnya. Versi terakhir yang dikeluarkan

    Gambar 2.8 FreeBSD

  • Gambar 2.9 Mac OS

    Macintosh sistem operasi yaitu sistem X yang digunakan di

    Apple iMac Desktop ataupun Apple Notebook.

    - Linux pertama kali dikeluarkan tahun 1991 oleh Linus

    Torvald. Linux ini merupakan salah satu varian dari Sistem

    Operasi Unix. Linux Generasi I merupakan Sistem Operasi

    berbasis Teks. Setelah Linux berkembang pesat karena

    sifatnya open source, maka Linux saat ini telah

    berbasiskan graifs sebagai antar mukanya. Dan Linux itu

    terdiri dari beberapa distribusi (distro / Pengembang) :

    Beberapa contoh distro linux di bawah ini :

    1. Mandrake

    2. Suse

    3. Fedora Core dan sebagainya

    2. Perangkat lunak aplikasi

    Merupakan perangkat yang berfungsi untuk melakukan berbagai

    bentuk tugas perkantoran seperti pengolah kata, lembar sebar,

    presentase, pengolahan halaman web hingga perangkat media

    player dan sebagainya, hal ini sudah berkembang sejak sistem

    operasi tersebut dikembangkan.

    Gambar 2.10 Distro Linux

  • Perangkat lunak aplikasi terdiri dari

    Program bantu (Utility)

    Merupakan suatu program yang berfungsi untuk membantu

    sistem operasi seperti yang dijelaskan diatas, seperti,

    antivirus, defragmenter, format disket, periksa sistem dan

    sebagainya.

    Bahasa Pemrograman

    Merupakan suatu aplikasi yang berguna mengkonversi

    perhitungan yang bersifat matematis menjadi suatu aplikasi.

    Sebagai contoh bahasa pemrograman Bahasa BASIC,

    COBOL, C++ dan sebagainya.

    Brainware

    Brainware (manusia) merupakan pemakai perangkat-perangkat

    komputer, dan terbagi atas tingkatan pengguna :

    1. System Analyst

    System analyst adalah seseorang yang melakukan rancangan

    analisa sistem yang akan dikerjakan oleh seorang programmer.

    2. Programmer

    Programmer adalah seseorang yang mengerjakan program yang

    berasal dari Sistem analyst

    3. Operator

    Operator adalah seseorang yang menjalankan program yang

    telah dikerjakan seorang program

    Teknologi Informasi

    Teknologi informasi merupakan suatu bidang yang menangani

    pengolahan data menjadi suatu informasi yang dapat dimanfaatkan

    sehingga yang siap saji. Seperti Informasi umum (public

    information) dan Informasi lokal (local information). Sebagai

    contoh informasi umum, seperti penggunaan internet, untuk melihat

    dan mengambil informasi seperti berita, cuaca dan sebagainya.

    Lokal informasi, seperti jaringan lokal didalam perusahaan yang

  • berfungsi untuk menyimpan dan mengirim informasi yang sifatnya

    rahasia dan diberikan hanya kepada yang membutuhkan.

    Jenis Komputer

    Komputer terdiri dari beberapa jenis yaitu sebagai berikut :

    1. Super komputer

    Komputer yang dipergunakan untuk menampung dan melayani data

    dalam jumlah yang cukup besar serta mampu melaksanakan tugas-

    tugas yang tidak bisa dilakukan komputer berskala kecil. Komputer

    jenis ini biasanya dipergunakan badan antariksa sebagai pengolahan

    data.

    2. Mainframe komputer

    Komputer ini terdapat pada perusahaan-perusahaan berskala besar,

    dipergunakan untuk melayani data yang berskala massal. Biasanya

    dipergunakan perusahaan telekomunikasi didalam melayani

    pelanggannya.

    3. Micro Komputer

    Komputer ini sering dipergunakan di perusahaan kecil, terdiri dari

    komputer yang sering dipakai untuk keperluan sehari-hari

    Perbandingan perfomance komputer

    Dilihat dari perbandingan kecepatan proses kerjanya, yang disesuaikan

    dengan era dan perkembangan teknologi. Prosesor terdiri dari beberapa

    jenis dan kecepatannya yaitu sebagai berikut :

    1. Type 386, jenis prosesor ini dikembangkan pada tahun 1989 dengan

    kecepatan antara 30 hingga 60 Mhz.

    2. Type 486, jenis prosesor ini dikembangkan tahun 1990 dengan

    kecepatan antara 60 hingga 100 Mhz.

    3. Type 586, Jenis prosesor ini lebih canggih dari prosesor sebelumnya,

    dikembangkan tahun 1994, beberapa perusahaan pun

    memproduksinya, seperti intel dengan nama Pentium, dan

    perusahaan AMD mengeluarkan produknya dengan nama AMD

  • 4. Type 686, Jenis prosesor ini dikembangkan di tahun 1998 sebagai

    contoh perusahan Intel dengan nama Pentium II, Pentium III dan

    yang terbaru Pentium IV, dan AMD dengan prosesor seri AMDnya

    yaitu AMD Duron, Thunderbird, dan yang terbaru Athlon XP

    Walaupun banyak perusahaan lain yang mengeluarkan prosesornya yang

    tidak dapat dijelaskan satu persatu. Seperti Transmeta, VIA dan Cyrix.

    Diantara kemampuan prosesor tanpa dukungan dari memori tidak akan

    berarti sama sekali, sama halnya dengan beberapa jenis prosesor yang

    lainnya. Memori terdiri dari beberapa ukuran kecepatan dan kapasitas

    yaitu 4 Mb, 16 Mb, 32 Mb, 64 Mb, 128, Mb, 256 Mb dan seterusnya. Terdiri

    dari beberapa jenis yaitu SDRAM, DDR, SO-DIM dan sebagainya.

    Jenis-jenis Media Penyimpanan Data

    Media penyimpanan data terdiri dari :

    Harddisk

    Merupakan suatu media penyimpanan internal

    yang kapasitasnya besar, untuk saat ini

    kapasitas harddisk mencapai 120 GB. Harga

    dari media ini tergolong mahal.

    Disket

    Merupakan suatu media penyimpanan data

    yang berbentuk seperti amplop dan dapat

    menyimpan data antara 700 Kb hingga 1,44 Mb.

    CDROM/DVD

    Merupakan media penyimpanan berbentuk

    piringan. CD ROM mampu menyimpan data

    sampai 700 Mb, sementara DVD mampu

    menyimpan antara 4 GB hingga 9 GB.

    Gambar 2.11 Hard Disk

    Gambar 2.12 Disket

    Gambar 2.13 CD ROM

  • Flash disk

    Merupakan media penyimpanan

    data berbentuk pena, berukuran

    antara 64 Mb hingga 2 Gb = (2000

    Mb)

    1. Mempersiapkan pra penyalaan komputer

    2. Menyalakan komputer dan mengamati proses aktivitas booting sistem

    hingga selesai

    3. Mengoperasikan PC

    4. Mematikan komputer dan mengamati proses deaktivasi komputer sistem

    hingga selesai

    MENJALANKAN KOMPUTER

    Mempersiapkan penyalaan komputer

    Hal pertama didalam menjalankan sistem komputer ini adalah

    sebagai berikut :

    1. Pastikan perangkat-perangkat seperti keyboard, mouse,

    monitor dan kabel power dalam keadaan terhubung power

    supply.

    2. Pastikan apakah PC telah terinstal Sistem operasi didalamnya.

    Setelah mempersiapkan segalanya, maka perhatikan langkah-

    langkah dibawah ini :

    Menyalakan komputer

    Langkah-langkah menyalakan komputer dengan langkah sebagai

    berikut :

    1. Menekan tombol power kemudian diikuti dengan menekan

    tombol monitor

    Gambar 2.14 Flash Disk

  • 2. Pastikan gambar tampilan POST (Power On Self Test) muncul

    di layar.

    3. Tunggu hingga tampilan Sistem operasi muncul

    NB : Apabila Sistem

    menampilkan dialog box yang

    menghendaki untuk menekan

    tombol Ctrl + Alt + Del secara

    bersamaan, maka lakukan

    seperti pada gambar disamping :

    4. Selanjutnya tunggu

    hingga ruang kerja

    sistem operasi muncul.

    Seperti yang terlihat

    pada gambar.

    Mengoperasikan PC

    Bila dilihat dari tampilan Sistem Operasi terdapat tombol-tombol

    yang berfungsi untuk membuka suatu aplikasi. Untuk itu mari

    perhatikan penjelasan dibawah ini :

    1. Menggunakan Start Menu

    Berfungsi untuk memulai suatu program atau aplikasi.

    perhatikan tombol ini terletak dibawah sudut kiri desktop.

    Tips : Lakukan secara bertahap dengan menekan terlebih dahulu dengan menahan Tombol Ctrl, lalu Alt, dan Del.

    Gambar 2.17 Desktop awal Sistem Operasi

    Gambar 2.15 Proses Aktivasi Komputer

    Gambar 2.16 Ctrl + Alt + Del

    Gambar 2.18 Start Menu

  • Untuk menggunakan tombol start menu adalah dengan mengklik satu

    kali hingga muncul menu kemudian arahkan pointer ke arah yang

    diinginkan tanpa mengklik, karena dengan sendirinya menu tersebut

    akan terbuka. Perhatikan gambar berikut :

    Sebagai latihan, bila ingin menunjuk suatu aplikasi sebagai contoh

    internet explorer, klik start menu

    kemudian arahkan pointer ke Programs,

    lalu arahkan ke Internet Explorer.

    Perhatikan garis dibawah salah satu huruf

    di start menu, perintah diatas dapat

    digunakan dengan mengetik tombol start di

    keyboard dan huruf yang digaris bawah.

    Lalu kursor di keyboard untuk memilih

    menu yang diinginkan.

    2. Mengenal Taskbar

    Terdapat di bagian bawah ruang kerja desktop Sistem Operasi,

    berguna untuk menjalankan aplikasi, dan mengalihkan antar

    program aplikasi yang aktif.

    3. Menggunakan mouse

    3.1 Clik (Klik) dengan cara menekan tombol

    mouse satu kali dengan cepat.

    3.2 Klik kanan dengan cara menekan tombol mouse di tombol

    sebelah kanan pada mouse penggunaannya sama dengan klik

    kiri.

    Tips : Bila keyboard tidak dilengkapi dengan

    tombol start, maka lakukan kombinasi tombol

    CTRL + ESC

    Gambar 2.20 Taskbar

    Gambar 2.19 aktivasi start menu

    Gambar 2.21 Klik

    Gambar 2.22 Klik kanan

    Klik kanan

  • Tips :

    Klik kanan dipergunakan untuk menampilkan menu

    Shortcut atau menu sederhana yang terdapat pada

    desktop, aplikasi, ikon dan taskbar.

    3.3 Double Click (Klik ganda / klik dua kali) yaitu menekan

    tombol mouse dua kali tanpa menggeser mouse.

    3.4 Drag and Drop (Menggeser dan meletakkan) yaitu

    menekan tombol mouse pada ikon tanpa melepas tombol

    mouse kemudian menggeser mouse tersebut dan

    meletakkan pada posisi yang diinginkan kemudian

    dilepaskan. Lihat contoh pada layar monitor seperti gambar

    berikut ini :

    Sebagai latihan : bukalah salah satu aplikasi permainan

    sebagai contoh solitaire yang terdapat pada aplikasi

    Sistem Operasi Windows. Klik Start kemudian Program >

    Games > Solitaire. Perhatikan permainan tersebut dan

    cobalah untuk berinteraksi dengan permainan tersebut

    Gambar 2.23 Double Klik

    Gambar 2.24 Drag and Drop

  • dengan mempergunakan mouse. Seperti drag dan drop

    maupun klik kiri dan klik kanan.

    4. Keyboard

    Keyboard atau papan ketik, merupakan perangkat yang sering

    dipergunakan didalam kegiatan sehari-hari. Karakteristik dan

    susunan papan ketik hampir sama dengan mesin ketik manual

    seperti susunan huruf

    QWERTY tetapi

    terdapat beberapa

    tambahan-tambahan

    fungsi lainnya seperti

    tombol Esc, F1,…,F12, .

    Perhatikan gambar ini yang

    merupakan bagan papan

    ketik (keyboard) komputer.

    Sebagai latihan : ketik nama anda dan alamat anda berulang

    kali untuk memahami urutan dan tombol huruf yang ada pada

    keyboard.

    Gambar 2.26 Keyboard

    Gambar 2.25 Solitaire

  • Mematikan Komputer (Shut Down)

    Apakah fungsi shutdown tersebut ? Fungsi ini dipergunakan untuk

    me-non fungsikan sistem operasi dan perangkat keras lainnya

    dalam keadaan mati (off). Untuk itu perhatikan langkah-langkah

    shutdown yaitu sebagai

    berikut :

    1. Klik start menu lalu klik

    Shut Down.

    2. Setelah mengklik Shutdown, maka menu Shut Down Windows

    tampil dan langkah selanjutnya klik Ok, seperti pada gambar

    berikut :

    Setelah Shut Down aktif maka selanjutnya windows akan

    menampilkan jendela Log off seperti berikut :

    Gambar 2.27 Aktivasi Shutdown

    Gambar 2.28 Shutdown

    Gambar 2.29 proses Log Off

  • Restart Komputer

    Restart berfungsi untuk memulai komputer kembali dari awal,

    fungsinya hampir sama dengan Shut Down. Tetapi untuk Restart,

    komputer dalam keadaan hidup tetapi sistem akan berjalan dari

    awal. Langkah-langkahnya sama seperti pada Shut Down, dan

    menu yang dipilih adalah Restart, lalu klik Ok.

    Tips (Untuk Sistem Operasi Windows XP dan Windows 2000) Log Off Komputer Fungsi ini berguna untuk mengganti nama pengguna (user). Dalam arti kata, apabila komputer ini dipergunakan oleh beberapa orang, data yang bersifat pribadi tidak biisa dibuka oleh pengguna lain. Stand By Komputer Fungsi ini berguna untuk menjaga agar komputer dalam keadaan siaga, atau dalam keadaan hidup bila ingin terus menghubungkan komputer dengan internet, telepon dan sebagainya. Hibernate Komputer Fungsi ini bertugas menyimpan data-data terakhir didalam suatu aplikasi, sehingga bila komputer dimatikan dalam proses ini, dan komputer dihidupkan kembali, data atau aplikasi akan terlihat seperti sebelum dimatikan.

  • Mempersiapkan sistem operasi dan pengenalan perintah menu (ikon)

    Pada saat menyalakan komputer, pastikan sistem operasi telah terinstal

    dan berjalan normal sesuai dengan petunjuk atau langkah penggunaan

    sistem operasi yang berlaku (sebagai contoh Windows). Pada ruang kerja

    (desktop) sistem operasi terdapat tombol-tombol yang akan sering

    dipergunakan dalam pekerjaan sehari-hari. Fungsi dari ikon dan lainnya

    yang cukup beragam selain untuk membuka aplikasi juga untuk pengaturan

    sistem. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut.

    Tabel–01 : Ikon-Ikon pada desktop Windows

    Objek ( Ikon ) Keterangan

    My Computer

    Digunakan untuk menampilkan seluruh drive, folder dan file yang ada pada komputer.

    Recycle Bin Digunakan untuk menyimpan file yang telah dihapus, sampai file tersebut benar-benar dihapus secara permanen.

    Gambar 2.31 Bagan tampilan desktop

  • My Documents

    Pada umumnya berfungsi untuk melihat dan menyimpan data yang digunakan sehari-hari.

    Internet Explorer

    Sebagai browser standar windows yang digunakan untuk mencari dan menampilkan informasi dari suatu situs atau web.

    Network Neighbourhood / My Network Places

    Berfungsi untuk melihat dan menampilkan seluruh komputer yang terhubung dengan sistem jaringan.

    Tabel – 02 : Tombol perintah standar Sistem Operasi Windows dan fungsinya

    TOMBOL KOMBINASI

    FUNGSI

    Tombol Atau Ctrl + Esc

    Memunculkan start menu

    Tombol + E Berfungsi untuk mengaktifkan My Computer atau Windows Explorer

    Tombol + D Meminimalkan ukuran Jendela aplikasi

    Tombol + F Mengaktifkan modus pencaharian data

    Alt + F4 Menutup aplikasi dan shutdown komputer

    Alt + Tab Berfungsi untuk berpindah jendela yang

    Mengelola Jendela Aplikasi

    Jendela aplikasi adalah suatu jendela yang terdapat pada suatu program

    aplikasi yang sedang dibuka. Untuk lebih jelasnya perhatikan penjelasan

    berikut dibawah ini :

    Baris Menu (Menu Bar) adalah jajaran

    perintah berupa menu yang terletak dibawah

  • baris judul, seperti jendela Windows Explorer.

    Baris Toolbar berisi sederatan tombol-

    tombol yang akan digunakan untuk

    menjalankan perintah dengan cepat dan

    mudah.

    Address Box digunakan untuk

    mengetikkan nama folder, driver dan alamat

    situs.

    Tombol Ukuran (Sizing Button)

    Berfungsi untuk merubah ukuran jendela yang aktif. Adapun fungsi-

    fungsi dari jendela tersebut adalah sebagai berikut :

    Close Berfungsi untuk menutup dan mengakhiri suatu aplikasi

    Minimize Berfungsi untuk memperkecil jendela hingga membentuk icon aktif di taskbar

    Restore Berfungsi untuk mengembalikan jendela ke ukuran yang sebelumnya atau ke ukuran semula

    Maximize Berfungsi untuk memperbesar ukuran jendela ke ukuran layar penuh

    Pengelolaan Folder dan File

    Windows Explorer

    Fasilitas didalam Sistem operasi Microsoft Windows untuk

    mengatur /membuat Folder dan File adalah Windows Explorer.

    Windows Explorer menampilkan scara lengkap isi dan hirarki suatu

    File dan folder serta menampilkan keseluruhan isi dari file tersebut.

    Untuk membuka aplikasi tersebut klik tombol Start Menu, lalu

    arahkan pointer ke Program > Accessories > Windows Explorer.

  • Windows Explorer juga dapat diaktifkan dengan berbagai cara,

    dapat dibuka pada ikon My Document, dapat juga di klik kanan pada

    tombol start menu, atau kombinasi tombol dan huruf E pada

    keyboard.

    Tampilan dari Windows Explorer ini terbagi dua, pada sisi sebelah

    kiri berisi seluruh nama driver, folder, dan sub folder, sedangkan

    pada sisi kanan berisi rincian isi dari semuanya. Contoh lihat gambar

    dibawah :

    Mengubah tampilan isi Folder

    Dalam keadaan tetap, windows hanya memperlihatkan keterangan

    singkat tentang isi dari windows explorer. Bila ingin mengubah

    tampilan isi folder tersebut yaitu dengan mengklik menu View atau

    tombol toolbar, seperti yang terlihat pada gambar.

    Disk Drive

    Harddisk

    Harddisk

    CD, DVD

    Gambar 2.32 Windows Explorer

    Gambar 2.33 Drive

    Gambar 2.34 Tampilan isi Folder

  • Setelah melihat isi dari menu view, klik salah satu perintah tersebut

    dan berikut keterangannya.

    1. Thumbnails dipergunakan untuk menampilkan file gambar dan

    data dalam bentuk gambar-gambar kecil (preview).

    2. Icons dipergunakan untuk menampilkan nama folder, data dan

    drive dalam bentuk ikon.

    3. List dipergunakan untuk menampilkan nama folder, data dan

    drive berdasarkan nama dan urutannya.

    4. Detail dipergunakan untuk menampilkan nama folder, data dan

    drive berdasarkan informasi secara lengkap.

    Mengubah urutan tampilan folder

    Apabila folder dan drive tidak

    beraturan secara abjad, maka

    langkah yang dilakukan agar terlihat

    rapi adalah mengklik menu View

    lalu arahkan pointer ke Arrange

    Icons by.

    Adapun fungsi perintah tersebut adalah sebagai berikut :

    1. Name, Folder dan data dapat ditampilkan berurut berdasarkan

    nama.

    2. Size, Folder dan data dapat ditampilkan berurut berdasarkan

    ukuran file.

    3. Type, Folder dan data dapat ditampilkan berurut berdasarkan

    jenis File.

    4. Modified, Folder dan data dapat ditampilkan berurut berdasarkan

    ukuran tanggal terakhir pembuatan atau diperbaharui.

    Membuat, Menghapus dan Mengganti nama Folder

    Folder berfungsi diumpamakan rak yang dilengkapi dengan lacinya.

    Kegunaan lainnya adalah untuk tidak membingungkan pada saat

    penyimpanan data yang tergolong banyak jenis filenya.

    Gambar 2.35 urutan isi Folder

  • Panduan : Untuk memilih file atau folder lebih dari satu, dapat

    dilakukan dengan cara memilih salah satu file atau folder yang

    dipilih, lalu pindahkan pointer mouse pada file atau folder yang lain,

    tekan tombol Shift kemudian klik mouse pada file atau folder yang

    akan dikopi. Cara yang lain adalah dengan menggunakan tombol

    Ctrl, lalu pilih file atau folder sambil menahan tombol Ctrl.

    Membuat Folder

    Untuk membuat folder, langkah-langkah yang harus dilakukan

    adalah sebagai berikut.

    1. Pada Windows Explorer, klik File arahkan pointer ke New >

    Folder atau dengan mengklik ruang kosong di sisi kanan

    Windows Explorer.

    Pada sisi kanan dari windows Explorer,

    folder akan muncul dengan nama New

    Folder. Nama folder tersebut dapat

    diketik dengan menekan tombol back

    space.

    Setelah mengetikkan nama folder

    tersebut, tekan Enter.

    Gambar 2.36 Membuat Folder

    Gambar 2.37 New Folder

  • Mengganti nama folder

    Pilih folder yang akan diganti

    lalu klik menu File lalu arahkan

    pointer ke Rename lalu klik.

    Maka folder tersebut, meminta untuk

    mengganti nama folder tersebut.

    Tips:

    Folder dapat diganti namanya dengan cara pilih folder lalu tekan tombol F2.

    Menghapus Folder

    Pilih folder yang akan dihapus, lalu klik menu File lalu arahkan

    pointer ke Delete lalu klik.

    Kotak dialog

    konfirmasi untuk

    menghapus,

    tetapi folder yang

    dihapus

    sebenarnya akan

    dipindahkan dulu

    ke Recycle Bin.

    Lalu klik Yes.

    Gambar 2.32 Rename Folder

    Gambar 2.38 Rename Folder

    Gambar 2.39 Menghapus Folder dan file

  • Mengkopi folder

    Sebagai latihan buat dua folder, lalu berikan nama. Kopi folder

    berguna untuk menggandakan folder, file ke tempat yang lain. Pilih

    salah satu folder yang hendak dikopi, klik kanan folder yang dipilih,

    maka sub menu akan tampil lalu pilih Copy atau dengan combinasi

    tombol keyboard Ctrl + C. Lalu pilih Paste atau Ctrl + V.

    Memindahkan folder dan File

    Folder atau file dapat dipindahkan ke lokasi yang diinginkan, untuk

    memindahkan folder tersebut gunakan langkah sebagai berikut :

    1. Pilihlah folder atau file yang ingin dipindahkan

    2. Klik Edit lalu klik Cut atau dengan kombinasi tombol Ctrl + X.

    3. Pilih drive, folder atau tempat dimana file atau folder tersebut

    akan dipindahkan.

    4. Setelah memilih tempat tujuan, klik Edit kemudian pilih Paste atau kombinasi tombol Ctrl + V.

    Gambar 2.40 Copy dan Paste Folder / File

    Gambar 2.41 Cut dan Paste cara 1

  • Langkah memindahkan file atau folder ini dapat dilakukan dengan

    mengklik kanan file atau folder yang akan dipindahkan. Setelah itu

    pilih Cut, lalu pilih tempat tujuan dan klik Paste.

    Mengubah atribut Folder dan File

    Folder dapat diubah atributnya sesuai dengan keinginan. Adapun

    atribut pada folder adalah sebagai berikut :

    1. Read Only, berfungsi untuk menutup akses penulisan ulang,

    atau hanya sekedar dibaca atau dilihat.

    2. Hidden, berfungsi untuk menyembunyikan folder.

    Perhatikan langkah-langkah berikut didalam mengubah attribut file

    dan folder.

    Mengaktifkan Read Only pada Folder

    1. Pilih Folder yang akan diubah attributnya dengan mengklik kanan

    folder tersebut.

    2. Kemudian arahkan penunjuk dan klik Properties.

    3. Check pada kotak check Read Only kemudian klik OK

    Perhatikan gambar

    Gambar 2.42 Cut dan Paste cara 2

    Gambar 2.43 Atribut File dan Folder (Read Only)

  • Mengaktifkan Hidden pada Folder

    1. Pilih Folder yang akan diubah attributnya dengan mengklik kanan

    folder tersebut.

    2. Kemudian arahkan penunjuk dan klik Properties.

    3. Check pada kotak check Hidden kemudian klik OK.

    Perhatikan Gambar

    Menggunakan Panel Kendali (Control Panel)

    Control Panel adalah suatu aplikasi yang berfungsi mengatur sistem

    komputer, seperti pengaturan perangkat keras (Hardware), perangkat lunak

    (software), tanggal dan waktu, jenis huruf yang sudah terinstal, dan

    sebagainya. Untuk mengaktifkannya, klik start menu kemudian arahkan ke

    Setting > Control Panel.

    Jendela Control Panel diperlihatkan seperti gambar berikut ini :

    Gambar 2.44 Atribut File dan Folder (Hidden)

    Gambar 2.45 Control Panel

  • Display Properties

    Untuk mengaktifkan jendela Display properties adalah sebagai

    berikut :

    1. Klik dua kali ikon

    Display, lalu

    perhatikan proses

    selanjutnya.

    2. Perhatikan kotak dialog

    Properties dibawah ini

    Untuk perhatikan fungsi tab

    sebagai berikut :

    Themes berfungsi untuk mengatur

    kulit (skin) Desktop dan

    mengaturnya sesuai dengan

    keinginan. Arahkan pointer pada

    menu Themes bertanda panah

    kebawah untuk memilih skin apa

    yang akan dipilih lalu klik Ok.

    Gambar 2.46 Display Ikon

    Gambar 2.47 Display Properties

    Gambar 2.48 Themes

  • 3. Desktop berfungsi untuk menampilkan gambar sebagai latar

    belakang desktop. Arahkan

    pointer pada daftar

    Background, telah tersedia

    daftar gambar yang dapat

    digunakan untuk latar belakang

    desktop, atau klik Browse untuk

    mengambil gambar dari media

    penyimpanan lainnya.

    4. Screen Saver berfungsi untuk

    menampilkan screen saver atau

    animasi bergerak yang akan

    tampil pada saat komputer tidak

    dipergunakan, pengaturan menit

    dari screen saver dapat diatur

    sesuai dengan keinginan.

    5. Appearance berfungsi untuk

    mengatur kulit (skin) tampilan dan

    mengaturnya sesuai dengan

    keinginan.

    Untuk itu ikuti langkah-langkah

    untuk mengubah tampilan

    windows XP :

    Gambar 2.49 Desktop

    Gambar 2.50 Screen Saver

    Gambar 2.51 Appearance

  • Pada menu Windows and Buttons klik tanda panah

    kebawah, tampilan pilihan skin windows XP akan terbuka.

    Terdapat dua pilihan yaitu Windows Classic dan

    Windows XP, sebagai contoh pilih Windows XP.

    Langkah berikutnya adalah memilih Color scheme,

    terdapat 3 pilihan skin, pilih sesuai dengan selera.

    Pilih ukuran huruf Font Size. Terdapat 3 pilihan ukuran,

    pilih salah satu sesuai dengan keinginan.

    Terdapat fungsi-fungsi tombol yaitu Effects dan Advanced

    untuk pengaturan skin lebih lanjut.

    Setting berfungsi untuk

    mengatur kedalaman warna

    dan resolusi dari tampilan

    windows XP. Dalam hal ini

    windows XP mendukung

    penggunaan dua monitor

    sekaligus, tegantung dari

    kualitas video graphicnya.

    Pengaturan resolusi dilakukan dengan

    cara menggeser

    tombol kekiri

    dan kekanan

    (sebagai catatan : semakin tinggi

    resolusi yang diatur, maka huruf dan font akan berubah

    ukurannya, batas maksimal untuk monitor 15 “ adalah

    1024 by 768 pixel, tidak disarankan melebihi batas

    tersebut)

    Kedalaman warna dapat disetting hinga 32 bit. Disarankan untuk mengambil

    kedalaman warna terkecil karena akan mempengaruhi kinerja komputer secara

    keseluruhan

    Gambar 2.52 Setting

  • 1. Mengoperasikan PC yang tersambung ke jaringan area lokal.

    2. Memutuskan koneksi jaringan pada PC sebelum shutdown dilakukan

    Pemahaman Jaringan (Networking) Komputer

    Sejak ditemukannya teknik komunikasi data antara komputer, mulailah

    berkembang penggunaan jaringan komputer di lembaga-lembaga bisnis

    maupun pendidikan dan riset serta lembaga-lembaga lainnya.

    Dalam sebuah jaringan komputer biasanya terhubung banyak komputer ke

    sebuah atau beberapa server. Server adalah komputer yang difungsikan

    sebagai "pelayan" pengiriman data dan atau penerimaan data serta

    mengatur pengiriman dan penerimaan data diantara komputer-komputer

    yang tersambung. Fungsi pelayanan ini dimungkin oleh adanya

    penggunaan perangkat lunak khusus untuk server. Perangkat lunak yang

    dulu dikenal antara lain Xenix dari IBM, UNIX, Novell dan Microsoft

    Windows 3.11 dan beberapa merk lainnya. Saat ini yang umum

    dipergunakan orang adalah perangkat lunak Novell dan Windows NT dari

    jenis-jenis keluaran terbaru yang memiliki kompatibilitas dengan jaringan

    internet. Kompatibilitas ini atau kecocokan ini dimungkinkan oleh karena

    perusahaan produsennya telah mengembangkan produknya dengan

    menambahkan sistem TCP/IP. Apakah Sistem TCP/IP tersebut

    TCP/IP (Transfer Control Protocol/Internet Protocol) dipergunakan

    dalam jaringan internet sebagai sistem pengiriman meta data dan

    pengontrolannya.

    Secara fisik, jaringan komputer merupakan komputer yang dihubungkan

    dengan kabel data. Ada beragam jenis kabel data yang dibuat untuk

    penggunaan tertentu seperti kabel RG 58 untuk didalam ruangan, dapat

    juga mempergunakan kabel UTP. Untuk hubungan jaringan komputer

    antar gedung dapat dipergunakan kabel RG8 atau yang dikenal sebagai

    kabel backbone. Apabila kita membangun jaringan komputer antar gedung

    sebaiknya memperhatikan keamanannya dari gangguan petir.

    http://www.ai3.itb.ac.id/Tutorial/pc.htmhttp://www.ibm.com/http://www.novell.com/http://www.microsoft.com/http://www.microsoft.com/http://www.microsoft.com/http://www.ai3.itb.ac.id/Tutorial/keamanan.html

  • Memeriksa koneksi (ketersambungan) PC pada jaringan komputer

    Untuk melihat IP Address sebuah PC dalam jaringan:

    klik Start > Run

    Gambar 2.53 Menu Run

    ketik cmd (untuk Win XP) atau command (untuk Win 98)

    klik OK atau tekan Enter

    ketik pada C prompt: ipconfig

    tekan Enter

    Gambar 2.54 MS-DOS Prompt

    akan tampil…

  • Untuk men-cek ketersambungan PC dalam jaringan

    1. klik Start > Run

    2. ketik cmd (untuk Win XP) atau command (untuk Win 98)

    3. klik OK atau tekan Enter

    tampil .......

    4. ketik pada C prompt: ping 192.168.8.21, contoh : IP PC sendiri.

    tekan enter

    5. tampil...

  • 6. Jika ada pesan “Reply ....” berarti telah mengenal/ada koneksi

    pada IP diri sendiri dalam jaringan

    7. jika IP Address yang diketik adalah IP PC lain, contoh : ping

    192.168.1.50

    8. tekan enter

    9. tampil ....

    jika muncul tampilan seperti di atas ini (tidak ada pesa “Reply

    ....”), berarti IP Address PC yang diketik tidak terkoneksi dengan

    PC kita

    Menggunakan sumber daya bersama (resources-sharing)

    Men-setting shared folder

    1. klik kanan pada Start > pilih Explore

    2. klik kanan pada Folder yang akan di-shared > pilih Sharing

    and Security...

  • Gambar 2.55 Sharing Network

    3. pada check box pilih: Share this folder on the network

    4. klik OK

    Folder yang di-shared akan ditampilkan dalam thumbnail icon

    seperti di bawah ini

    Gambar 2.56 Sharing Folder

    Mengatur shared floppy disk drive

    1. Klik kanan pada Start > pilih Explore op

    2. Klik kanan pada drive yang akan di-shared > pilih

    Sharing and Security...

  • Gambar 2.57 Sharing CD Drive

    3. klik teks: If you understand the risk but still want to

    share...

    4. pada check box pilih: Share this folder on the network

    5. klik OK

    6. folder yang di-shared akan ditampilkan dalam thumbnail

    icon seperti di bawah ini

  • 7. Hal yang sama dapat dilakukan pada drive A (shared

    floppy disk drive) dan drive C (shared hard disk drive)

    Men-setting shared-printer dari sisi Server

    1. klik Start > Control Panel > Dobel-klik Printers & Faxes

    Gambar 2.58 Sharing Printer

    2. klik kanan pada Printer yang akan di-share

    3. pilih Sharing...

    klik tombol : Share this printer

    klik OK atau tekan Enter

  • Printer yang ter-sharing ditandai dengan gambar telapak tangan

    Mengatur shared-printer dari sisi Client

    1. klik Start > Control Panel > klik dua kali Printers & Faxes

    2. klik Add a printer

    3. klik Next

    4. pilih radio button: A Network printer, or a printer...

    5. klik Next

  • 6. klik radio button: Browse for a printer

    7. klik Next

    8. Gunakan scroll bar untuk memilih printer yang berada di dalam

    jaringan

    9. Klik Next

  • Perintah pencetakan dengan shared-printer sama dengan stand-

    alone printer biasa, hanya perlu mengarahkan pilihan printer yang

    di-shared

    Mengakses/mengambil file dari komputer lain

    1. Klik icon network neighborhood/Network place

    pada desktop

    2. Akan muncul tampilan sebagai berikut :

    Contoh Komputer yang terhubung

    3. Pilih komputer yang akan dituju dengan cara di klik nama

    komputer yang ada di network explorer

    Gambar 2.59 Komputer yang terkoneksi

    Gambar 2.60 Komputer yang tidak terkoneksi

  • 2.3. Mempersiapkan Perangkat Lunak Pengolah Kata

    Karena Perangkat Lunak pengolah kata yang paling banyak digunakan saat ini adalah MS Word, maka sebagai contoh aplikasi kita akan menjelaskan langkah-langkah pengoperasian Perangkat Lunak tersebut. Dengan asumsi bahwa sebagian besar aplikasi yang sama juga memiliki fasilitas serta fitur-fitur yang sebagian besar sama dengan MS Word.

    Dalam lingkungan MS Windows kita bisa mengakses sebuah aplikasi yang sudah diinstal terlebih dahulu melalui lebih dari satu cara, antara lain:

    1. Melalui Start Langkah – langkahnya adalah : Klik start > Programs, baru masuk ke folder MS Office. Atau mungkin langsung dari klik start > Programs > Microsoft Word.

    Gambar 1. Akses MS Word dari Start > Programs

    2. Dari shortcut yang sebelumnya kita buat terlebih dahulu. Langkah – langkahnya adalah dengan klik ganda shortcut yang akan dibuka

    shortcut

  • Gambar 2. Akses MS Word shortcut pada desktop

    3. Dari Start > Run lalu kita pilih Browse. Langkah – langkahnya adalah tinggal kita cari letak dari file yang akan kita buka. Misalnya di Program Files\Microsoft Office\Winword.exe. Setelah terpilih klik Ok.

    Gambar 3. Akses MS Word dari Start > Run > Browse

    4. Cara lain adalah melalui Windows Explorer, lalu kita cari lokasinya seperti pada langkah no. 3

    Gambar 4. Akses MS Word dari Windows Explorer

    5. Sedangkan yang terakhir adalah melalui fasilitas pencarian yang dimiliki oleh Windows. Langkah langkahnya adalah klik start > Search > All files and folders. Pada form isian kita bisa menuliskan nama file yang ingin kita cari, misalnya winword. Setelah ditemukan tinggak klik maka file tersebut akan dieksekusi.

  • Gambar 5. Akses MS Word dari Start > Search > All Files and Folders

    Setelah tereksekusi maka aplikasi MS Word akan dijalankan dan menampilkan lingkungan kerja sebagai berikut:

    Gambar 6. Lingkungan kerja MS Word 2000

    Sedangkan tampilan pada lingkungan kerja Open Office.org Writer adalah sebagai berikut:

    Gambar 7. Lingkungan kerja OpenOffice.org Writer di platform Linux

    3.2. Mengenali Lingkungan Kerja

    3.2.1. Menu dan Toolbar

  • Menu menampilkan sekumpulan perintah. Beberapa di antaranya selain berupa teks juga memiliki gambar (image) yang menjadi simbolnya sehingga mudah mengasosiasikan keduanya.

    Sebagian besar menu terletak pada menu bar, sedangkan toolbar adalah sebuah baris memanjang yang bisa terdiri dari button (tombol), menu, atau kombinasi keduanya. Biasanya dapat diaktifkan atau dinonaktifkan melalui View > Toolbars

    Gambar 8. Keterangan menu dan toolbar

    3.3. Keyboard Shortcut

    Kunci shortcut berfungsi untuk mengakses perintah dengan menggunakan keyboard, yang sebagian besar mengacu pada layout keyboard U. S. Untuk sebagian pengguna yang sudah banyak mengetahui kombinasi kunci-kunci ini biasanya lebih senang bekerja tanpa menggunakan mouse. Karena akan banyak menghemat waktu dan mempercepat pekerjaan.

    Di bawah ini terdapat daftar kombinasi kunci pada keyboard yang sering digunakan untuk mengeksekusi perintah dalam aplikasi MS Word.

    Kombinasi Shortcut yang

    sering digunakan Fungsi

    CTRL+N Membuat sebuah dokumen baru

    CTRL+O Membuka dokumen

    CTRL+W Menutup dokumen

    ALT+CTRL+S Memecah jendela dokumen

    ALT+SHIFT+C Mengembalikan dokumen setelah dipecah

    CTRL+S Menyimpan dokumen

    CTRL+B Membuat cetak tebal

    CTRL+I Membuat huruf miring

    CTRL+U Membuat huruf bergaris bawah

  • CTRL+SHIFT+< Mengurangi ukuran huruf

    CTRL+SHIFT+> Memperbesar huruf

    CTRL+C Menyalin teks atau obyek terpilih

    CTRL+X Memotong teks atau obyek terpilih

    CTRL+V Menempelkan teks atau obyek

    CTRL+Z Membatalkan aksi sebelumnya

    CTRL+Y Menjalankan lagi aksi terakhir

    CTRL+F Mencari teks dan item-item khusus

    ALT+CTRL+Y Mengulangi pencarian (setelah menutup jendela Find and Replace)

    CTRL+H Mengganti teks, format spesifik, dan item khusus

    CTRL+G Menuju ke page, bookmark, footnote, tabel, comment, graphic, atau lokasi lain

    ALT+CTRL+HOME Melakukan penelusuran melalui sebuah dokumen

    ALT+CTRL+P Mengubah ke print layout view

    ALT+CTRL+O Mengubah outline view

    ALT+CTRL+N Mengubah normal view

    BACKSPACE Menghapus ke kiri satu karakter

    CTRL+BACKSPACE Menghapus ke kiri satu kata

    DELETE Menghapus ke kanan satu karakter

    CTRL+DELETE Menghapus ke kanan satu kata

    CTRL+SHIFT+F Mengubah font

    CTRL+SHIFT+P Mengubah ukuran font

    CTRL+] Menambah ukuran font per 1 point

    CTRL+[ Mengurangi ukuran font per 1 point

    CTRL+D Mengubah format karakter (perintah Font, menu Format)

    SHIFT+F3 Mengubah besar kecilnya huruf

    CTRL+SHIFT+A Memformat huruf menjadi besar semua (capital)

    CTRL+SHIFT+W Menggarisbawahi kata tanpa spasi

    CTRL+SHIFT+D Memberi garis bawah ganda pada teks

    CTRL+SHIFT+H Membuat teks yang tersembunyi

    CTRL+SHIFT+K Memformat huruf menjadi huruf besar tetapi berukuran kecil

    CTRL+EQUAL SIGN Membuat format subscript

    CTRL+SHIFT+PLUS SIGN

    Membuat format superscript

    CTRL+SPACEBAR Menghilangkan format karakter manual

    CTRL+SHIFT+Q Mengubah font menjadi simbol

    Tabel 1. Daftar kunci shortcut yang sering digunakan dalam MS Word

    Untuk mencari informasi mengenai kombinasi lainnya tekan saja tombol F1 atau Help lalu masukkan kata kunci keyboard shortcut, maka akan ditampilkan seluruh perintah yang ada dalam MS Word.

  • 3.4. Operasi Dasar

    3.4.1. Membuat Dokumen Baru

    Untuk membuat dokumen yang baru juga memiliki lebih dari satu

    cara:

    1. Klik File > New

    Gambar 9. File > New

    2. Dengan keyboard shortcut Ctrl + N

    3. Dan klik pada icon

    Kemudian akan muncul lembar kerja kosong seperti Gambar 3.6, baru mulai membuat atau mengetik naskah.

    3.4.2. Menyimpan Dokumen

    Setelah bekerja dengan dokumen yang baru kita perlu melakukan penyimpanan terhadap dokumen tersebut untuk mengantisipasi bila nanti kita perlu bekerja dengan dokumen itu kembali. Cara-cara yang bisa dilakukan adalah:

    1. Klik File > Save

    Gambar 10. File > Save

    2. Dengan keyboard shortcut Ctrl + S 3. Dan klik pada icon

    Dalam menu File juga terdapat perintah Save As yang dimaksudkan untuk menyimpan file yang sudah ada sebelumnya dengan nama yang lain. Hal ini ditujukan bila kita ingin melakukan perubahan terhadap sebuah file namun file aslinya masih tetap kita pertahankan.

    Ketika kita ingin menyimpan sebuah dokumen baru maka yang akan muncul setelah mengeksekusi perintah simpan adalah sebuah jendela Save As. Kita harus memasukkan sebuah nama

  • untuk mengidentifikasi file tersebut setelah sebelumnya kita tentukan lokasi penyimpanannya.

    Sedangkan untuk type file terdapat berbagai macam pilihan, untuk type asli file kita akan disimpan dengan ekstensi doc. Pilihan type yang lain tergantung dari kebutuhan kita terhadap file tersebut. Bisa berupa txt bila tanpa menggunakan tambahan obyek lainnya seperti gambar. Atau bila kita ingin membuat sebuah halaman web maka bisa dipilih type web page (html).

    Gambar 11. Jendela Save atau Save As

    3.4.3. Membuka Dokumen

    Dalam pengoperasian Perangkat Lunak MS Word disamping kita mampu membuat dokumen baru juga dituntut untuk bisa membuka dan menutup dokumen yang sudah kita buat guna untuk perbaikan-perbaikan apabila terjadi kesalahan pada dokumen tersebut.

    Ada beberapa cara yang bisa dilakukan:

    1. Klik File > Open

    Gambar 12. File > Open 1. Dengan keyboard shortcut Ctrl + O 2. Dan klik pada icon

    Ketiga cara di atas akan mengaktifkan jendela Open, kemudian kita tinggal mencari file mana yang akan kita buka.

  • Gambar 13. Jendela Open

    3.4.4. Menutup Dokumen

    Setelah berhasil membuka sebuah file maka kita harus bisa menutupnya secara benar, tetapi sebelum kita menutup file sebaiknya harus disimpan dulu.

    Cara yang bisa ditempuh adalah sebagai berikut: 1. Klik File > Close

    Gambar 14. File > Close

    2. Dan klik pada icon X yang terletak di sebelah kanan atas

    lembar kerja.

    4.2. Melakukan Editing Dan Formatting Sederhana

    Untuk membuat sebuah naskah yang bagus kita bisa memanfaatkan berbagai macam fasilitas yang disediakan oleh MS Word, terutama fasilitas formatting yang sudah diletakkan dalam sebuah toolbar tersendiri.

    Gambar 15. Toolbar Formatting

  • Pada toolbar tersebut sudah tersedia fasilitas-fasilitas untuk mengubah jenis huruf (font style), ukuran huruf (font size), format huruf, perataan (alignment), spasi baris, penandaan dan penomoran, jarak masuk paragraf, batas tepi, highlight, serta warna font.

    Sedangkan untuk fasilitas lainnya bisa diakses melalui menu Format.

    Gambar 16. Menu Format beserta perintah-perintahnya

    Gambar 17. Jendela Columns

  • Gambar 18. Jendela Drop Cap

    Gambar 19. Jendela Tab

    Dari masing-masing bisa dijelaskan bahwa untuk membuat kolom koran atau naskah yang berkolom (bukan tabel) kita bisa memanfaatkan Format > Columns. Jumlah kolom bisa diatur sesuai dengan kebutuhan.

    Sedangkan Drop Cap dimaksudkan untuk menonjolkan sebuah karakter terpilih dalam sebuah paragraf, biasanya ini digunakan pada huruf depan sebuah paragraf.

    Format > Tab bisa dimanfaatkan untuk memberi tanda tertentu yang aktif bila kita menekan tombol Tab. Biasanya dimanfaatkan untuk membuat titik-titik pada daftar isi.

    4.3. Mengatur Layout Dokumen

    Agar penampilan dokumen kita lebih bagus perlu kita lakukan juga pengaturan pada batas (margin), ukuran kertas juga orientasi yang kita butuhkan. Untuk mengaksesnya klik pada File > Page Setup hingga muncul jendela dialog seperti di bawah ini.

  • Gambar 20. Jendela Tab

    Pada tab Margin terdapat form-form pengaturan batas kanan, kiri, atas dan bawah. Sedangkan Orientation digunakan untuk memilih tampilan memanjang atau melebar. Tab Paper digunakan untuk memilih ukuran kertas, yang akan tersedia secara lengkap apabila periferal printer sudah terinstal.

    4.4. Mengatur Format Berulang (AutoCorrect)

    Gambar 21. Menu Tools AutoCorrect dan jendela AutoCorrect

    Bila dalam pengetikan sebuah naskah kita sering menjumpai istilah atau kata yang sama, untuk menghemat waktu pengetikan MS Word sudah menyediakan fasilitas yang disebut AutoCorrect. Maksudnya adalah dengan mengetikkan satu huruf saja, misalnya rt maka secara otomatis Word akan mengeksekusinya sebagai rukun tetangga. Tergantung pada penggunaan karakter yang kita inginkan untuk mengacu pada istilah-istilah yang ada.

    Langkah:

    1. Klik tools 2. AutoCorrect 3. Tulis beberapa huruf depan kata yang dimaksud direplace 4. Tulis kata/kalimat yang dimaksud pada kolom with 5. Klik Add 6. Dalam penulisan sebenarnya, jika hendak menulis kalimat yang

    berulang tersebut, cukup hanya dengan menulis huruf depannya dan tekan spasi.

  • 4.5. Pembuatan Header, Footer, Page Numbering

    Header adalah tulisan atau gambar yang terletak pada bagian atas halaman yang akan terus muncul sebanyak jumlah halaman yang kita buat. Contoh yang sering kita temui adalah kop surat. Sedangkan footer adalah header yang terletak di bagian bawah halaman. Langkah membuat header

    1. Klik View 2. Header and Footer

    Gambar 22. Cara mengaktifkan fasilitas Header dan Footer

    3. Isikan header pada dialog. 4. Untuk footer kita tinggal menggeser ke bagian bawah halaman.

    4.6. Menggunakan Tabulasi

    Tabulasi pada keyboard adalah suatu loncatan tempat kursor berpindah yang digunakan untuk membuat awal paragraf menjorok atau masuk ke dalam, dalam word procesor telah tersedia ukuran atau jarak tabulasi secara otomatis. Untuk membuat atau mengubah tabulasi dapat dilakukan degan mudah;

    1. Tempatkan mouse pointer diatas ruler yang akan dibuat batas tabulasi yaitu pada ruler1.

    2. Klik mouse. 3. Untuk menggeser/memindahkan letak tabulasi, klik mouse pada tanda

    tabulasi, kemudian tekan tombol mouse dan jangan dilepas sambil mengesernya ketempat yang Anda inginkan, lepas tombol mousenya maka sekarang tanda tabulasi akan bergeser.

    Untuk menghilangkan tabulasi ada 2 cara: Menggunakan mouse 1. Tempatkan mouse pointer pada tabulasi yang telah dibuat.

  • 2. Tekan tombol mouse sambil menggesernya ke bawah sampai tanda tabulasi hilang.

    3. Setelah hilang lepaskan tombol mouse secara cepat. Menggunakan menu 1. Tempatkan mouse pointer pada tanda tabulasi. 2. Tampilkan menu format dan pilih tabs atau klik dua kali mouse pointer

    maka akan tampil kota dialog.

    Gambar 23. Jendela dialog Tabs

    4.7. Membuat Teks berkolom

    Pengetikan paragraf dalam bentuk kolom-kolom yang sangat umum diterapkan pada pembuatan koran sehingga pada umumnya pengetikan model seperti ini disebut kolom koran.

  • Gambar 24. Jendela dialog Columns

    Gambar 25. Tampilan hasil format dengan 3 kolom

    5.2. Membuat Tabel

    Dalam suatu dokumen diperlukan suatu data yang dibuat dalam bentuk tabel atau kolom untuk mempermudah dan memperjelas dokumen untuk praktek tabel.

    Proses pembuatan tabel 1. Ketik judul tabel dengan fond size 16, bold dan rata tengah. 2. Klik tabel pada menu bar. 3. Klik insert. 4. Tabel 5. Pada kotak number of coloums isikan jumlah kolom 3. 6. Pada kotak number of rows isikan 4. 7. Klik ok.

    DAFTAR NAMA BARANG

    BULAN SEPTEMBER 2004

    NO NAMA BARANG JUMLAH BARANG

    1. MONITOR 2 UNIT

    2. CPU 2 UNIT

    3. PRINTER 1 UNIT

    Proses penghapusan kolom dan baris pada posisi kursor 1. Klik kursor pada kolom/baris

  • 2. Klik table > delete > pilih column atau row 3. Enter Proses penambahan kolom dan baris pada posisi kursor 1. Klik kursor pada kolom/baris 2. Klik table > insert > pilih table 3. kemudian isikan berapa kolom dan baris yang akan ditambah. 4. Klik ok

    Gambar 26. Tampilan menu membuat tabel

    6.2. Mencetak Dokumen

    Langkah –langkah: 1. Klik file 2. Print 3. Pilih page range: All, Current Page, Page dan perintah yang lain 4. Tekan OK

  • Gambar 27. Cara mengaktifkan fasilitas Print dan jendela dialog Print

    Penjelasan gambar :

    Pada langkah ke 3 yaitu pilih page range : All (mencetak semua/seluruh dokumen/file), Current Page (mencetak dokumen/file pada posisi kursor), Page (mencetak dokumen/file sesuai keinginan kita misalnya : hal 1,2,5,dst).

  • LEMBAR SEBAR

    Mengenali menu, membuat, membuka dan menyimpan file. Mengenal Bagian-bagian Lembar sebar

    Untuk OpenOffice.org Calc dari linux memiliki bagian-bagian yang persis sama dengan Excel.

    Gambar 3.1 Bagian-bagian lembar sebar

    Ketika Microsoft Excel atau OpenOffice Calc diaktifkan maka sebuah buku kerja (workbook) kosong akan terbuka, siap untuk digunakan. Buku kerja baru tersebut terdiri dari 3 lembar kerja (Sheet) yang diwakili melalui tab lembar kerja (tab sheet) yang terletak di jendela aplikasi paling bawah. Jumlah Sheet dalam tiap workbook dalam ditambah atau dikurangi sesuai dengan kebutuhan. Tiap lembar kerja dalam buku kerja, terdiri dari 256 kolom dan 65536 baris.

    Kolom diwakili oleh huruf, A, B, C,D ……, sedangkan baris diwakili oleh angka 1, 2, 3,…. Sampai 65536. perpotongan antara baris dan kolom disebut Cell. Cell diberi nama menurut posisi kolom dan baris pada lokasinya. Contohnya Cell C5 adalah perpotongan antara kolom C dan baris 5. Agar kita dapat bekerja dengan Lembar sebar dengan lebih efektif, maka kita harus mengerti terlebih dahulu tentang konsep yang digunakan dalam lembar sebar yaitu: Konsep WORKBOOK. Workbook merupakan kumpulan dari sheet sedangkan lembar kerja yang terdapat dalam sheet disebut worksheet.

    Biar lebih mudah dalam pemahaman, bayangkan saja Workbook itu sebuah buku tulis, dimana setiap buku terdiri dari beberapa halaman untuk menulis. Kita dapat menulis dihalaman 1 ( sheet 1 ), halaman 5 ( sheet 5 ), halaman 10 ( sheet 10 ) dan seterusnya. Bukunya disebut Workbook dan halaman - halamannyanya disebut Sheet, dan halaman tempat menulis disebut dengan Worksheet.

    Baris Judul Cell

    Pointer

    Row Column

    Menu Bar Toolbar

    Scroll Bar Lembar

    Kerja

  • Membuat Buku Kerja Baru Apabila ingin membuat buku kerja (file) yang baru yang masih kosong,

    dapat dilakukan dengan:

    1. Klik menu File 2. Pilih New (Ctrl + N)

    Apabila memerlukan lembar kerja yang baru pada buku kerja yang sedang digunakan, cukup dilakukan dengan cara memilih tabulasi sheet yang terletak dibawah lembar kerja, yang nama nya Sheet 1, Sheet 2, Sheet 3, dst.

    Menyimpan Buku Kerja

    Agar data yang sudah dibuat di buku kerja dapat dibuka lagi dilain waktu harus dilakukan penyimpanan buku kerja.

    Langkah penyimpanan buku kerja adalah sebagai berikut: 1) Klik menu File, pilih Save atau tekan Ctrl + S, bisa juga dengan klik

    gambar disket yang ada pada toolbars standard, hingga tampil kotak dialog Save As

    Gambar 3.3. Kotak dialog menyimpan Buku Kerja

    Membuka Buku Kerja yang Pernah Disimpan

    File buku kerja yang telah tersimpan dapat dibuka dengan cara: 1). Klik menu File, pilih Open atau tekan Ctrl + O , hingga

    tampil kotak dialog open seperti dibawah ini :

    2. Klik di tab Save in untuk memilih drive tempat data yang akan disimpan

    3. Klik di File Name untuk memberi nama File, misal: Modul KKPI-5

    4. Klik Save untuk menyimpan File ke drive yang dipilih.

    5. Jika ingin membatalkan penyimpanan Buku Kerja Klik Cancel

    Gambar 3.2 Membuat Buku kerja baru

    Tabulasi Sheet

  • Menutup Lembar Sebar Untuk menutup lembar sebar

    Menutup Buku Kerja Untuk menutup Buku Kerja ada dua cara :

    Cara pertama :

    1. Klik tombol close Window yang terdapat disudut kanan atas jendela lembar sebar tersebut.

    2. Klik yes jika ingin menyimpan dokumen dan klik no jika tidak ingin menyimpan.

    Gambar 3.5a. Menutup Buku kerja lewat tombol Cara kedua : 1. Klik menu File 2. Klik Close, maka akan muncul

    pertanyaan apakah file akan disimpan sebelum ditutup.

    3. klik yes jika ingin menyimpan dokumen dan klik no jika tidak ingin menyimpan dokumen.

    Gambar 3.5.b. Menutup Buku kerja lewat Menu

    Gambar 3.5. Menutup Buku Kerja

    2. Klik Drive untuk memilih drive tempat data tersimpan

    3. Klik salah satu file, misalnya Alat

    4. Klik Open untuk membuka File dengan nama Alat.

    Gambar 3.4 Kotak dialog pembuka Dokumen

  • Keluar dari Lembar Sebar Untuk mengakhiri bekerja dengan lembar sebar ada dua cara : Cara Pertama: 1. klik menu File, kemudian klik Exit ;

    Gambar 3.6a. Keluar dari Lembar Sebar Gambar 3.6b. Keluar dari Lembar Sebar Menggunakan Menu Menggunakan Tombol

    Melakukan Editing Sederhana, Kolom dan Baris

    Mengenal penunjuk sel lembar sebar (Cell Pointer)

    Tombol Keterangan

    ←↑→↓ Pindah satu sel ke kiri, kanan, atas atau bawah Enter Pindah satu sel ke bawah

    Home Pindah ke kolom A pada posisi baris yang aktif

    Ctrl + Home Pindah ke sel A1 pada lembar kerja yang aktif

    Ctrl + End Pindah ke posisi sel terakhir yang sedang digunakan

    PgUp Pindah satu layer ke atas

    PgDn Pindah satu layer ke bawah

    Alt + PgUp Pindah satu layer ke kiri

    Alt + PgDn Pindah satu layer ke kanan

    Ctrl + PgUp Pindah dari satu tab lembar kerja ke tab lembar kerja berikutnya

    Ctrl + PgDn Pindah dari satu tab lembar kerja ke tab lembar kerja sebelumnya

    Editing Buku Kerja

    Setiap lembar sebar, termasuk Microsoft excel, pertemuan antara kolom dan baris disebut dengan CELL. Contoh : E5 artinya pertemuan antara kolom E dan baris ke-5. Sedangkan RANGE adalah daerah tertentu ( kumpulan dari beberapa cell ). Contoh : A3:G3 (dibaca A3 sampai G3). Sekarang kita akan belajar memasukkan data – data ke dalam worksheet. Sebagai contoh kita akan emasukkan data singkat dibawah ini :

    Cara kedua: 1. Klik Tombol Close yang

    terdapat di sudut kanan atas.

    Gambar 3.6 Keluar dari Lembar Sebar

  • Gambar 4.1. Tampilan Hasil Masukan Data

    Contoh Data yang akan dimasukan No Nama Umur 1 Nia Kurniati 21 2 Nanda A 20

    Langkah-langkah Memasukkan Data

    1. Aktifkan program lembar sebar 2. Letakkan pointer di A1, ketik No, tekan enter 3. Penekanan enter akan membuat No melompat ke dalam worksheet

    (dalam contoh ini ke A1), dan pointer langsung lompat ke baris berikutnya, dalam contoh ini ke A2. Langsung ketik angka 1

    4. Bawa pointer ke B1 dengan anak panah kanan, ketik Nama, tekan enter 5. Setelah di enter, pointer lompat ke B2, ketik Nia Kurniati enter 6. Bawa pointer ke C1 dengan anak panah kanan, ketik Umur enter 7. Pointer lompat ke C2, ketik 21 enter 8. dst.

    4.2.3. Mengubah isi data cell Misalkan isi cell B2 yang berisi Nia Kurniati akan diedit menjadi Nia Kurniaty: 1) Pindahkan pointer ke cell B2 2) Tekan tombol F2. 3) Maka kursor akan berada pada cell tersebut 4) Sekarang ganti i dengan y 5) Setelah selesai tekan enter.

    4.2.4. Menghapus Data Cara untuk menghapus data yaitu : 1) Pindahkan pointer ke cell yang isinya akan dihapus.

    (Untuk memindah pointer selain menggunakan tombol di keyboard, kita dapat juga mengklik langsung cell yang bersangkutan dengan cara arahkan mouse pointer ke cell yang akan dihapus kemudian klik tombol kiri mouse).

    2) Kemudian tekan tombol delete atau del 3. Maka isi cell akan terhapus.

    4.2.5. Mengeblok Data Salah satu cara untuk memperbaiki tampilan data adalah dengan mengeblok terlebih dahulu data yang akan diubah formatnya, misalnya ingin menebalkan, menambah garis bawah, mengcopy, memindah dan lain-lain. Mengeblok data dapat dilakukan dengan berbagai cara : 4.2.5.1 Mengeblok data dengan tombol Shift

    Perintah Fungsi

    Tekan Shift (jangan dilepas) lalu tekan →

    Mengeblok Satu sel di sebelah kanan pointer

    Tekan Shift (jangan dilepas) lalu tekan ←

    Mengeblok Satu sel di sebelah kiri pointer

  • Tekan Shift (jangan dilepas) lalu tekan ↑

    Mengeblok Satu sel di sebelah atas pointer

    Tekan Shift (jangan dilepas) lalu tekan ↓

    Mengeblok Satu sel di sebelah bawah pointer

    Tekan Shift + Page Down Mengeblok 1 kolom perlayar ke bawah

    Tekan Shift + Page Up Mengeblok 1 kolom perlayar ke atas

    4.2.5.2. Mengeblok Data dengan tombol Mouse

    1) Letakan tanda mouse diawal blok misal cell B2

    2) Drag (tekan tombol kiri mouse dan jangan dilepas) ke bawah sampai baris blok terakhir misal cell E8

    Gambar 4.2a. Mengeblok data dengan Mouse

    4.2.5.3. Mengeblok Seluruh lembar kerja 1) Letakan tanda mouse di pojok kiri

    atas (di kiri kolom A, diatas baris 1) sampai muncul tanda

    2) Klik 1 x (jika seluruh daerah di lembar kerja tersebut diblok maka yang terblok adalah A1 sampai dengan IV65536

    Gambar 4.2b. Mengeblok Seluruh Lembar Kerja

    Gambar 4.2. Mengeblok Data

    4.2.6. Mengatur format tampilan huruf 1) Tempatkan pointer pada sel atau blok range yang isinya

    yang akan dibentuk 2) Klik menu Format 3) Klik submenu Cell (Ctrl + 1) 4) Tampil: Dialog box format cell

    Gambar 4.3. Kotak dialog fomat cells font 5) Klik tab Font

  • 6) Pada tombol drop_down Font, pilih dan Klik jenis bentuk huruf yang diinginkan

    7) Pada tombol drop_down Font Style, pilih dan klik gaya tampilan huruf yang diinginkan

    8) Pada tombol drop_down Size, pilih dan klik ukuran huruf yang diinginkan

    9) Pada tombol drop_down Underline, pilih dan klik bentuk garis bawah yang diinginkan

    10) Pada tombol drop_down Color, pilih dan klik box warna huruf yang diinginkan

    11) Pada option Effect, pilih dan klik box efek pencetakan yang diinginkan

    12) Klik tombol OK

    4.2.7. Meratakan tampilan data Untuk meratakan tampilan data ada dua cara :

    Cara pertama: 1) Tempatkan pointer pada sel atau blok range yang masing-masing isinya akan diubah perataannya.

    2) Klik salah satu icon Align Left (rata kiri sel) – icon Center

    (rata tengah) – icon Right (rata kanan sel) pada toolbar formatting

    Cara kedua:

    1) Tempatkan pointer pada sel atau blok range yang masing-masing isinya akan diubah perataannya.

    2) Klik menu Format 4. Klik submenu Cell (Ctrl + 1) 5. Tampil: Dialog box format cell

    Gambar 4.4. Kotak dialog Format Cells Alignment

    6. Klik tab Alignment 7. Pada Text alignment pilih jenis perataan text baik dibagian

    Horizontal maupun Vertical. 8. Pada Orientation pilih format tampilan text yang dikehendak

    (maximal 90 degrees dan minimal -90 degrees).

  • 9. Pada Text control pilih format yang sesuai (Wrap text untuk menampilkan text sesuai dengan lebar kolom, Shrink to fit untuk untuk menyesuaikan ukuran text sesuai dengan lebar kolom, Merge cell untuk menggabungkan beberapa baris maupun kolom)

    10. Klik Tombol OK

    Memformat data Memformat Data Tanggal (Date)

    Terdapat dua cara mengetik data tanggal yaitu : 1) Ketik = DATE (Tahun, Bulan, Tanggal), contoh : 27 April 2005

    diketik= DATE(2005,4,27) 2) Ketik Bulan/Tanggal/Tahun atau Bulan-Tanggal-Tahun, contoh :

    27 April 2005 diketik 27/4/2005 Data tanggal yang diketik dengan format Bulan/Tanggal/Tahun

    misalnya 27/4/2005 bisa dirubah dengan tampilan tertentu seperti 27-April-2005, 27 April 2005 dan lain-lain dengan cara:

    1) Blok Range yang isinya akan dirubah 2) Klik menu Format 3) Klik Cell 4) Klik tab Number 5) Klik Date 6) Pada kotak Type, Pilih 14-Mar-01 7) Klik OK

    Gambar 4.5. Kotak dialog Format Data Tanggal

    Memformat Tampilan Angka (Number) Data yang kita ketik kadang perlu diubah tampilannya, misalnya dari angka 5000 menjadi 5,000.00. Cara mengubah tampilan angka adalah sebagai berikut : 1) Blok Range yang isinya akan dirubah 2) Klik menu Format 3) Klik Cell 4) Klik tab Number 5) Pada kotak Category, Klik Number 6) Pada kotak Decimal places ketik 2 7) Klik Use 1000 Separator (,) untuk menampilkan koma sebagai pemisah ribuan 8) Pada kotak Negative numbers pilih format yang sesuai 9) Klik OK Cara menampilkan Simbol Rp. di depan angka misalnya Rp. 100.000,00. 1) Blok Range yang akan dirubah 2) Klik menu Format 3) Klik Cell 4) Klik tab Number 5) Pada Category, klik Accounting

    Gambar 4.6 Kotak

    dialog Format Cells

    Number

  • 6) Pada kotak Symbol, pilih Rp. Indonesian 7) Klik OK

    Mengubah Lebar Kolom dan Tinggi Baris Cara mengubah lebar kolom : 1) Letakan tanda mouse di salah satu batas kolom misalnya kolom A

    dan kolom B sampai muncul 2) Drag ke kanan (Width:15.00) untuk melebarkan kolom A

    Atau dengan cara merubah lebar kolom menggunakan menu:

    1) Blok kolom yang akan dirubah 2) Klik menu Format 3) Pilih Column 4) Klik Width…. 5) Pada kotak Column Width, ketik misal 20 6) Klik OK

    Mengubah Tinggi Baris

    Cara mengubah tinggi baris: 1) Letakan tanda mouse di salah satu batas baris misalnya baris 1 dan

    baris 2 sampai muncul 2) Drag ke bawah (Height:15.00) untuk melebarkan baris 1

    Atau dengan cara merubah tinggi baris menggunakan menu: 1) Blok baris yang akan dirubah 2) Klik menu Format 3) Pilih Row 4) Klik Height... 5) Pada kotak Row Height, ketik misal 20 6) Klik OK

    Membuat garis (border) dan Arsiran/Warna (Shading) Membuat garis pembatas atau bingkai :

    1) Tempatkan pointer pada sel atau blok range yang akan diberi garis pembatas atau bingkai 2) Klik menu format 3) klik submenu Cells (Ctrl + 1) 4) Klik tab Border

    Gambar 4.10 Kotak dialog Format Cells Border

    5) Pada option Presets, pilih dan klik salah satu box :

    Gambar 4.8a Mengubah lebar

    kolom menggunakan mouse

  • None, digunakan untuk menghapus seluruh garis pembatasan dan bingkai Outline, digunakan untuk membuat bingkai di sekeliling sel atau

    range

    Inside, digunakan untuk menempatkan garis di bagian dalam range 6) Pada option Border, pilih dan Klik garis pembatas yang diinginkan 7) Pada Line Style, pilih jenis garis yang diinginkan 8) Pada tombol drop_down Color, pilih dan Klik warna garis yang

    diinginkan 9) Klik tombol OK

    Membuat Arsiran atau warna 1) Tempatkan pointer pada sel atau blok range yang akan diberi arsiran

    atau warna 2) Klik menu format 3) klik submenu Cells (Ctrl + 1)

    Gambar 4.11. Kotak dialog format cells Patterns 4) Klik tab Patterns 5) Pada option Cell shading, pilih warna yang sesuai 6) Pada option Pattern pilih jenis pola yang sesuai (dikotak Sample

    tampil sesuai dengan Patterns yang dipilih) 7) Klik OK

    Menyalin, menempel dan memindah data

    Menyalin dan Menempel Data Misalkan isi cell B2 akan disalin ke cell E2:

    1. Pindahkan pointer ke cell B2

    2. Klik menu edit, pilih copy (Ctrl + C) atau klik di toolbars standard.

    3. Pindahkan pointer ke cell E2.

    4. Klik menu edit, pilih paste (Ctrl + V) atau klik di toolbars standard

    Memindahkan Data Misalkan isi cell B2 akan dipindahkan ke cell E2:

    1. Pindahkan pointer ke cell B2

    2. Klik menu edit, pilih cut (Ctrl + X). atau klik di toolbars standard

    3. Pindahkan pointer ke cell E2.

    Klik menu edit, pilih paste (Ctrl + V) atau klik di toolbars standard

    Membuat Angka Urut

  • Di dalam pengetikan angka urut misalnya 1 sampai dengan 10, sering kita mengetik angka-angka tersebut secara manual. Hal semacam ini kurang efektif karena membutuhkan waktu yang lama dan kemungkinan akan terjadi kesalahan ketik. Cara membuat angka urut secara cepat yaitu : 1) Klik cell A1 2) Ketik angka 1 (tekan enter 1x) 3) Ketik angka 2 (tekan enter 1x) 4) Blok cell A1 sampai cell A2 5) Letakan pointer di Fill handle (pojok kanan bawah) sampai

    muncul tanda + 6) Drag ke bawah sampai baris ke 10

    Gambar 4.12 Membuat Angka Urut

    Menggunakan rumus dan fungsi

    Menggunakan Rumus Rumus merupakan instruksi metematika yang dimasukkan ke suatu cell pada lembar kerja. Rumus akan membawa instruksi untuk melakukan proses perhitungan tertentu.

    Lembar sebar dapat melakukan proses perhitungan dengan menggunakan operator hitung sebagai berikut :

    Tombol Nama Tombol Keterangan Fungsi

    + Tanda plus Penjumlahan

    - Tanda minus Pengurangan

    * Tanda asterisk Perkalian

    / Tanda solidus atau slash Pembagian

    ^ Tanda circumflex accent Perpangkatan

    Proses perhitungan akan dilakukan sesuai dengan derajat urutan operator sebagai berikut: Proses Pertama ^ Proses Kedua * atau /

    Proses

    Block

    Hasil

  • Proses Ketiga + atau – Rumus yang diapit dengan tanda kurung () akan diproses terlebih dahulu. Menulis Rumus selalu diawali dengan lambang sama dengan (=) . Setiap penulisan rumus diawali dengan tanda ‟sama dengan‟ (=) diakhiri dengan menekan Enter Contoh :

    Pada contoh di atas, Cell D1 merupakan hasil penjumlahan dari

    cell A1 dan C1 dengan menggunakan rumus penjumlahan:

    = A1 + C1 Demikian juga untuk cell D2, D3 dst

    Mengunakan Fungsi Ada beberapa fungsi yang sering di gunakan pada saat bekerja dengan lembar sebar, yaitu

    COUNT : Menghitung banyak data dalam suatu range

    AVERAGE : Menghitung nilai rata – rata data dalam suatu range

    MAX : Menghitung nilai tertinggi data dalam suatu range

    SUM : Menghitung penjumlahan data dalam suatu range

    MIN : Menghitung nilai terendah data dalam suatu range

    ROUND : Membulatkan data Contoh:

  • Nilai total ialah jumlah harga keseluruhan dari barang-barang tersebut. Untuk itu digunakan fungsi SUM. Dengan rumus =SUM(F2:F9)

    Mencetak Buku Kerja

    Mengubah ukuran kertas 1) Klik menu file 2) Klik page setup 3) Maka akan keluar kotak dialog page

    setup seperti gambar dibawah ini: Klik kotak paper size kemudian

    pilihlah ukuran kertas yang dikehendaki

    4) Klik ok Gambar 5.1. Kotak dialog Page Setup

    Menentukan Area Pencetakan

    Setelah melakukan editing terhadap dokumen langkah berikutnya ada menentukan area yang akan di cetak ke printer, dengan cara berikut : 1) Blok Range yang mau di cetak 2) Klik menu File 3) Pilih Print Area 4) Klik Set print area Range yang di blok akan dikelilingi garis putus-putus. Untuk melihat tampilan print area dengan cara : 1) Klik menu File 2) Klik Print Preview

    Mencetak Dokumen 1) Buka dokumen yang akan dicetak 2) Hidupkan printer dan masukkan kertas 3) Klik menu File pilih Print (Ctrp + P)

    Gambar 5.2. Menentukan Area Pencetakan

  • Gambar 5.3. Kotak dialog Print

    4) Maka akan keluar kotak dialog Print 5) Pada kotak Name, pilih nama printer yang digunakan. 6) Tombol Properties , untuk menentukan posisi kertas hasil

    pencetakan. Lembar sebar menyediakan dua buah arah pencetakan yaitu Portrait pencetakan dengan arah kertas tegak (vertical) dan Landscape pencetakan dengan arah kertas tidur (horisontal)

    7) Pilihan Print range : All : mencetak semua halaman pada file Page (s) From : to : : mencetak halaman tertentu

    8) Option Print what ; a) Selection : mencetak range yang di blok b) Active sheet (s) : mencetak seluruh isi sheet aktif. c) Entire Workbook : mencetak seluruh sheet dibuku kerja.

    9) Copies Number of copies : untuk menentukan jumlah copy halaman

    yang dicetak, misal pilih 2, maka setiap halaman akan dicetak masing-masing dua kali.

    10) Tombol Preview, jika ditekan akan mempelihatkan posisi teks hasil cetakan

    11) Jika pilihan sudah diatur sesuai keinginan, tekan OK, maka naskah yang ada di layar akan dicetak ke printer.

    Untuk mencetak secara langsung tanpa menampilkan kotak dialog

    print dengan meng-klik pada toolbars standard.

  • MENGENALI MENU-MENU PRESENTASI

    Beberapa menu-menu utama dan shortcut yang terdapat dalam

    microsoft office powerpoint. Fungsi dan kegunaannya harus anda

    mengerti dalam mengoperasikan powerpoint dengan baik dan

    menarik. Seperti pada gambar 4.

    Gambar 4

    3.2.2. MEMBUAT, MEMBUKA ,MENYIMPAN PRESENTASI

    Membuka file pada Microsoft PowerPoint

    Gambar 5 di bawah ini menampilkan menu untuk mengambil file yang ada atau yang pernah kita buat sebelumnya.(Ctrl +O)

    [1] klik menu file [2] klik open [3] tentukan di folder

    mana file tersebut pada look in

    [4] klik file yang diinginkan kemudian klik open

    save exit

    New

    Menu-menu utama

    open

    print exit

    zoom

  • Gambar 5

    Menyimpan file pada Microsoft PowerPoint

    Setelah pembuatan slide selesai maka langkah berikutnya adalah menyimpan file tersebut, dengan langkah-langkah;

    [1] klik file

    [2] klik save

    [3] kemudian tentukan

    lokasi penyimpanan

    dan nama filenya

    Gambar 6

    Ket : Save in = untuk menentukan folder penyimpanan file

    File name = nama file yang akan kita gunakan

    Save as type = type file yang akan digunakan,

    sebagai contoh ;

    - presentation .ppt (default presentasi)

    - powerpoint show .pps