“meningkatkan prestasi belajar sejarah dan menjaga peninggalan-peninggalan...

Download “MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SEJARAH   dan menjaga peninggalan-peninggalan sejarah Indonesia yang mampu menginformasikan keadaan pada saat itu. b. Rasa ingin tahu

If you can't read please download the document

Post on 03-Mar-2018

219 views

Category:

Documents

5 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 44

    Lampiran

  • 45

    Lampiran RPP

    RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BERKARAKTER

    (RPPB)

    Nama Sekolah : SMA Harapan Bangsa Temanggung

    MataPelajaran : Sejarah

    Tingkat Pendidikan : SMA

    Kelas / Semester : X / II

    Tahun Pelajaran : 2012 / 2013

    Alokasi Waktu : 2 x 45 Menit

    (SIKLUS I)

    1. Standar Kompetensi

    Menganalisis peradaban Indonesia dan Dunia.

    2. Kompetensi Dasar

    Menganalisis kehidupan awal masyarakat Indonesia.

    3. Materi Pokok

    a. Masa berburu dan meramu

    4. Tujuan Pembelajaran

    Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan mampu:

    a. Mengidentifikasi ciri-ciri sosial, budaya dan ekonomi masyarakat prasejarah pada masa

    berburu dan meramu.

    b. Menjelaskan sistem kepercayaan masyarakat prasejarah pada masa berburu dan meramu.

    c. Mengidentifikasi ciri-ciri sosial, budaya dan ekonomi pada masa peralihan.

    d. Menjelaskan sistem kepercayaan masyarakat prasejarah pada masa peralihan.

    5. Indikator

    a. Mengidentifikasi ciri-ciri sosial, budaya dan ekonomi masyarakat prasejarah pada masa

    berburu dan meramu.

    b. Menjelaskan sistem kepercayaan masyarakat prasejarah pada masa berburu dan meramu.

    c. Mengidentifikasi ciri-ciri sosial, budaya dan ekonomi pada masa peralihan.

    d. Menjelaskan sistem kepercayaan masyarakat prasejarah pada masa peralihan.

  • 46

    6. Pendidikan Karakter yang diharapkan

    a. Cinta Kebudayaan bangsa Indonesia

    Peduli dan menjaga peninggalan-peninggalan sejarah Indonesia yang mampu

    menginformasikan keadaan pada saat itu.

    b. Rasa ingin tahu

    Bertanya atau membaca sumber diluar buku teks.

    Bertanya contoh-contoh peninggalan berupa rekaman tertulis yang masih ada di

    lingkungan sekitar.

    7. Metode Pembelajaran

    a. Metode Ceramah Bervariasi

    b. Metode tanya jawab

    c. Penilaian hasil belajar

    8. Strategi Pembelajaran

    Pembelajaran dilakukan dengan metode ceramah bervariasi, setelah selesai penyampaian

    materi baru pemutaran film dilakukan sampai selesai dan setelah itu pembelajaran ditutup.

    9. Media dan Sumber Belajar

    Buku Sejarah untuk SMA kelas X.

    Silabus Sejarah Kelas X SMA Harapan Bangsa.

    Internet.

    Lembar Diskusi.

    Film.

    LCD.

    Gambar-gambar peninggalan masa berburu dan meramu serta masa peralihan

    (Sumber Benda).

  • 47

    RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BERKARAKTER

    (RPPB)

    Nama Sekolah : SMA Harapan Bangsa Temanggung

    MataPelajaran : Sejarah

    Tingkat Pendidikan : SMA

    Kelas / Semester : X / II

    Tahun Pelajaran : 2012 / 2013

    Alokasi Waktu : 2 x 45 Menit

    (SIKLUS II)

    1. Standar Kompetensi

    Menganalisis peradaban Indonesia dan Dunia.

    2. Kompetensi Dasar

    Menganalisis kehidupan awal masyarakat Indonesia.

    3. Materi Pokok

    Masa berburu dan meramu

    4. Tujuan Pembelajaran

    Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan mampu:

    a. Mengidentifikasi ciri-ciri sosial, budaya dan ekonomi masyarakat prasejarah pada masa

    berburu dan meramu.

    b. Menjelaskan sistem kepercayaan masyarakat prasejarah pada masa berburu dan meramu.

    c. Mengidentifikasi ciri-ciri sosial, budaya dan ekonomi pada masa peralihan.

    d. Menjelaskan sistem kepercayaan masyarakat prasejarah pada masa peralihan.

    5. Indikator

    a. Mengidentifikasi ciri-ciri sosial, budaya dan ekonomi masyarakat prasejarah pada masa

    berburu dan meramu.

    b. Menjelaskan sistem kepercayaan masyarakat prasejarah pada masa berburu dan meramu.

    c. Mengidentifikasi ciri-ciri sosial, budaya dan ekonomi pada masa peralihan.

    d. Menjelaskan sistem kepercayaan masyarakat prasejarah pada masa peralihan.

  • 48

    6. Pendidikan Karakter yang diharapkan

    a. Cinta Kebudayaan bangsa Indonesia

    Peduli dan menjaga peninggalan-peninggalan sejarah Indonesia yang mampu

    menginformasikan keadaan pada saat itu.

    b. Rasa ingin tahu

    Bertanya atau membaca sumber diluar buku teks.

    Bertanya contoh-contoh peninggalan berupa rekaman tertulis yang masih ada di

    lingkungan sekitar.

    7. Metode Pembelajaran

    a. Metode Ceramah Bervariasi

    b. Metode tanya jawab

    c. Penilaian hasil belajar

    8. Strategi Pembelajaran

    Pembelajaran dilakukan dengan metode ceramah bervariasi, setelah selesai penyampaian

    materi baru pemutaran film dilakukan sampai selesai dan setelah itu pembelajaran ditutup.

    9. Media dan Sumber Belajar

    Buku Sejarah untuk SMA kelas X.

    Silabus Sejarah Kelas X SMA Harapan Bangsa.

    Internet

    Lembar Diskusi

    Film

    LCD

    Gambar-gambar peninggalan masa berburu dan meramu serta masa peralihan

    (Sumber Benda).

  • 49

    Gambaran Kegiatan Siklus I

    Isi Alokasi

    Waktu

    Kegiatan Sumber belajar

    Pendahuluan

    5 Guru membuka pelajaran dengan salam

    pembuka, setelah itu mengabsen siswa,

    sambil menginstruksikan kegiatan yang akan

    dilakukan.

    Buku paket

    sejarah (fokus),

    internet

    Kegiatan Inti

    75 Guru melengkapi penjelasan sebelum siswa

    membuat soal yang akan diberikan,setelah itu

    guru memberikan pengajaran mengenai:

    D. CIRI-CIRI SOSIAL, BUDAYA,

    EKONOMI, DAN KEPERCAYAAN

    MASYARAKAT PADA

    MASA BERBURU (Food Gathering)

    dan MASYARAKAT PERTANIAN

    (Food Producing)

    1. Sosial Budaya dan Ekonomi -Tahap berburu dan meramu (Palaeilitik)

    Aktivitas ini telah ada semenjak manusia

    muncul di permukaan bumi, mereka tinggal

    mengambil makanan

    secara langsung dari alam dengan cara

    mengumpulkan makanan (food gathering)

    dan hidup

    berkelompok dan berpindah-pindah

    - Berburu tingkat lanjut ( Epi-Paleolitik)

    kelompok manusia sudah mulai menetap

    di gua-gua atau dirumah panggung, atau

    menetap di suatu

    tempat karena itulah mereka mulai

    menciptakan peralatan untuk rumah tangga

    dan berburu, namun

    mereka masih nomaden (semi sedenter)

    - Periode Bercocok Tanam ( Farming

    Period)

    ditandai dengan tradisi neolitikum,

    penggunaan alat yang sudah dihaluskan

    dengan bentuk yang semakin

    baik dadalam jumlah yang banyak. Hal ini

    disebabkan karena mereka sudah hidup

    menetap dan tinggal di

    desa-desa, menetapnya pendduduk di

    suatu tempat menyebabkan perubahan pola

    Buku paket

    sejarah (fokus),

    internet

  • 50

    hidup dari food gathering menjadi food

    producing.

    2. Sistem Kepercayaan Masyarakat awal Indonesia diperkirakan

    sudah memiliki religi tau agama, menurut

    mereka agama merupakan keyakinan

    kepada sejumlah kekuatan yang ada di luar

    atau lebih tinggi dari manusia. kekuatan-

    kekuatan dimaksud bisa berupa roh nenek

    moyang, makhluk halus yang menghuni

    gunung, batu besar, pohon, binatang, atau

    makhluk yang tidak berwujudyang

    mengusai suatu daerah.

    Kepercayaan terhadap makhluk-makhluk

    halus tersebut dikenal dengan nama

    Animisme, yang berbeda dengan

    Dinamisme yaitu suatu kepercayaan bahwa

    setiap benda memiliki kekuatan luar biasa

    dan keajaiban.

    Kegiatan religi pada prakteknya

    memerlukan suatu alat yang dianggap suci

    dalam bentuk simbol yang didiyakini

    memiliki kekuatan gaib dan dapat

    mempersatukan mereka yang disebut

    Totem (lambang kelompok ).

    Selain fenomena alam, religi dapat muncul

    dari adanya magic, contohnya magic yang

    muncul pada saat dukun melakukan

    pengobatan terhadap warganya yang sakit.

    jadi kesimpulannya, timbulnya religi dalam

    kehidupan masyarakat primitif, merupakan

    suatu penyelarasan hubungan antara

    manusia dengan alam dan sebagai

    pengawas tingkah laku manusia dalam

    bentuk norma dan nilai, karena setiap

    bentuk pelanggaran akan mendatangkan

    bencana bagi kehifupan manusia, dengan

    demikian manusia akan dan harus menjaga

    keselarasan hidup dengan alam.

    Pengertian Masa Pra Aksara Masa Pra Aksara di Indonesia

    a. Zaman batu Zaman batu menunjuk pada suatu periode

    di mana alat-alat kehidupan manusia terbuat

  • 51

    dari batu, meskipun ada juga alat-alat

    tertentu yang terbuat dari kayu dan tulang.

    Tetapi, pada zaman ini secara dominan alat-

    alat yang digunakan terbuat dari batu. Dari

    alat-alat peninggalan zaman batu tersebut,

    maka zaman batu dibedakan lagi menjadi

    tiga periode sebagai berikut.

    1) Zaman batu tua (Palaeolithikum)

    Zaman batu tua merupakan suatu masa di

    mana hasil buatan alat-alat dari batunya

    masih kasar dan belum diasah sehingga

    bentuknya masih sederhana. Misalnya,

    kapak genggam. Hasil kebudayaan

    Palaeolithikum banyak ditemukan di daerah

    Pacitan dan Ngandong Jawa Timur.

    2) Zaman batu madya (Mesolithikum)

    Zaman batu madya merupakan masa

    peralihan di mana cara pembuatan alat-alat

    kehidupannya lebih baik dan lebih halus

    dari zaman batu tua. Misalnya,

    pebble/kapak Sumatera.

    3) Zaman batu muda (Neolithikum)

    Zaman batu muda merupakan suatu masa di

    mana alat-alat kehidupan manusia dibuat

    dari batu yang sudah dihaluskan, serta

    bentuknya lebih sempurna dari zaman

    sebelumnya. Misalnya, k