melakukan overhoul sistem pendinginan minimum

Download Melakukan overhoul sistem pendinginan minimum

Post on 08-Jul-2015

180 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

MELAKUKAN OVERHAUL SISTEM PENDINGIN DAN KOMPONEN KOMPONENNYA

BAGIAN IMEMELIHARA/SERVIS SISTEM PENDINGIN DAN KOMPONENNYA

1. PENDAHULUANMotor bakar berfungsi mengubah energi panas yang terkandung dalam bahan bakar menjadi tenaga gerak.

Dari panas yang dihasilkan ini, kira-kira 25% digunakan sebagai tenaga penggerak, kira-kira 34% hilang terbawa gas buang, 6% hilang akibat gesekan gesekan, 3% hilang karena kerja pompa, dan kira-kira 32% hilang karena diserap oleh mesin itu sendiri. Panas yang diserap ini harus segera dibuang untuk menghindari panas yang berlebihan (over heating) yang dapat mengakibatkan mesin menjadi rusak.Jadi sistem pendinginan diperlukan untuk mengatasi hal tersebut yaitu untuk mengurangi panas yang diserap oleh bagian-bagian motor sehingga tidak mengakibatkan kerusakan pada motor.Selain itu sistem pendinginan mempunyai fungsi untuk mengatur/menstabilkan temperatur kerja motor supaya tetap, sebab motor yang terlalu dingin akan mengakibatkan pemakaian bahan bakar menjadi boros.

Adapun untuk memperoleh pendinginan dengan cara:a) Pendingin dalam

Pendinginan melalui penguapan bahan bakar di dalam silinder.

b). Pendinginan luarPendinginan luar ada 2 macam

1. Dengan radiasi (Pendinginan udara)Panas motor yang dipindahkan ke udara luar secara langsung

2. Dengan hantaran (Pendinginan air)Pendinginan tidak berhubungan langsung dengan udara luar atau pemindahan panas melalui cairan

Pendinginan luar yang biasa digunakan pada motor ada 2 macam, yaitu sistem pendingin udara dan sistem pendingin air

1. Pendinginan udaraPada motor yang menggunakan sistem pendinginan udara, panas motor diambil langsung oleh udara melalui sirip-sirip pendingin. Sirip-sirip ini dipasangkan di sekeliling silinder dan kepala silinder.

Pada pendinginan udara ini, hembusan udara terjadi pada saat kendaraan berjalan atau dilakukan oleh sebuah kipas, dan biasanya disebut sistem pendinginan udara alami. Pendinginan ini banyak digunakan pada sepeda motorUntuk mengefektifkan pendinginan udara banyak dijumpai dengan menambah suatu kipas yang digerakkan langsung oleh poros engkol.

Jika motor dihidupkan, maka kipas akan ikut berputar, sehingga udara dialirkan menuju sudu-sudu hantar ke sirip-sirip kepala silinder dan blok silinder. Dengan menggunakan kipas ini maka pendinginan akan lebih merata dibanding yang tidak memakai kipas, cara ini digunakan pada sepeda motor. Cara pendinginan seperti ini biasanya disebut sistem pendinginan udara paksa.Contoh: Vespa, Suzuki Jet Cooled (RC), Yamaha Force 1, dan mobil, contoh: VW lama (Safari, Combi, Kodok).Konstruksi motor dengan pendinginan udara dibanding pendinginan air mempunyai keuntungan antara lain: Konstruksi lebih sederhana Harga relatif lebih murah Perawatan relatif tidak ada

Namun demikian juga mempunyai kerugian antara lain: Pendinginan tidak merata Suara motor keras karena getaran sirip-sirip

2. Pendinginan airDi dalam pendinginan air ini terdapat kantong air (water jacket) yang menyelubungi silinder, masuk ke kepala silinder. Kantong air berhubungan dengan radiator. Air yang telah panas dalam mantel dialirkan ke radiator untuk didinginkan. Pendinginan air ini dilakukan oleh udara yang mengatur melalui kisi-kisi radiator, sedangkan tarikan udara dilakukan oleh kipas yang digerakkan oleh motor. Dibanding pendinginan udara, maka pengontrolan suhu pendinginan pada sistem ini lebih mudah, selain itu dapat diperoleh hasil pendinginan yang merata.Konstruksi sistem pendingin air lebih rumit dibanding sistem pendingin udara sehingga biaya produksinya lebih mahal. Secara rinci keunggulan sistem pendingin air antara lain: 1) Temperatur seluruh mesin lebih seragam sehingga kemungkinan distorsi kecil; 2) Ukuran kipas relatif lebih kecil sehingga tenaga yang diperlukan kecil; 3) Mantel air dan air dapat meredam getaran; 4) Kemungkinan overheating kecil, walaupun dalam kerja yang berat; 5) Jarak antar silinder dapat diperdekat sehingga mesin lebih ringkas. Di sisi lain sistem pendingin air mempunyai kerugian yaitu: 1) Bobot mesin lebih berat (karena adanya air, radiator, dsb.); 2) Waktu pemanasan lebih lama; 3) Pada temperatur rendah diperlukan antifreeze; 4) Kemungkinan terjadinya kebocoran air sehingga mengakibatkan overheating; 5) Memerlukan kontrol yang lebih rutin.

Sistem pendinginan air dapat dibedakan dua cara, yaitu:a. Sirkulasi alamb. Sirkulasi pompa

a. Sistem pendinginan air sirkulasi alam

Berat jenis air akan turun bila suhunya bertambah dan apabila suhunya turun berat jenis akan naik, sirkulasi alam bekerja atas dasar adanya perbedaan berat jenis. Air yang telah panas di dalam mesin akan naik ke bagian atas radiator dan setelah suhunya turun akan mengalir ke bagian bawah radiator untuk seterusnya masuk kembali ke motor.

Slang atas

Kepala silinder

Radiator

Blok motor

Slang bawah

Cara kerjaJika motor dihidupkan maka air dalam mesin menjadi panas sehingga volume air mengembang dan berat jenis air mengecil akibatnya air panas naik ke radiator. Selanjutnya jika dalam radiator air panas didinginkan maka volume air menyusut, berat jenis air membesar, sehingga air turun ke motor, dan seterusnya.

b. Sistem pendingin air sirkuit pompaPeredaran air dalam sistem ini pada dasarnya sama dengan yang terjadi pada sirkulasi alam, tetapi untuk memperbesar jumlah panas yang dapat diambil tiap satuan waktu maka peredarannya menggunakan pompa.

Kepala silinderRumah termostatKipasRadiatorPompa airBlok silinder

Air mengalir dari motor diteruskan menuju radiator dan setelah didinginkan melalui radiator air ini kembali masuk ke motor. Kondisi pendinginan menurut sistem ini lebih baik daripada sistem sirkulasi alam oleh karena itu dewasa ini banyak digunakan.

Keuntungan Pendingin dapat merata Radiator dapat diperkecil, karena aliran air lebih lancar.

Kerugian Konstruksi rumit Harga mahal Sering terjadi kebocoran-kebocoran

Digunakan pada Kebanyakan mobil, truk dan motor stationer besar dengan temperatur kerja: 700-1000 C

Nama-nama bagian pendinginan air sirkulasi pompa

1. Kantong air6. Pompa air

2. Slang radiator bagian atas7. Ventilator

3. Slang radiator bagian bawah8. Tutup radiator

4. Radiator 9. Reservoir air

5. Termostat

Kantong air

Sebagai tempat peredaran air di dalam motor, akan dialirkan ke tempat yang memerlukan pendinginan (blok motor dan kepala silinder)

Slang-slang air

Untuk memindahkan air panas dari kantong air ke radiator dan sebaliknya

Radiator

Untuk mendinginkan air pendingin dengan memindahkan panas ke udara luar (radiasi)

Reservoir

Sebagai persediaan air dan untuk menyeimbangkan perbedaan volume air pendingin akibat panas

Tutup radiator

Untuk menaikkan dan menstabilkan tekanan air dalam sistem pendinginan (mengatur tekanan air)

Kipas radiator

Untuk mengalirkan udara melalui radiator supaya pendinginan tidak tergantung pada kecepatan kendaraan.

Pompa air

Untuk mempercepat peredaran air pada sistem pendinginan

Termostat

Untuk mempercepat temperatur kerja air pendingin, saat motor masih dingin (baru hidup) Mengatur peredaran/sirkulasi air pendingin.

1. RadiatorRadiator adalah sebuah media sirkulasi cairan yang berfungsi sebagai sistem pendingin pada mesin dengan jalan memindahkan panas ke udara luar. Radiator itu terdiri dari elemen yang berbentuk seperti tingkap udara (kisi-kisi, yang terbuat dari aluminium, kuningan, atau tembaga) yang berfungsi untuk menjaga suhu air agar tetap stabil.

1. Tabung air atas5. Kisi-kisi

2. Tabung air bawah6. Sirip-sirip

3. Sambungan slang atas7. Tutup radiator

4. Sambungan slang bawah8. Kran pembuang

Disamping itu fungsi radiator adalah untuk menurunkan suhu cairan yang berasal dari mesin. Agar suhu cairan dalam radiator dapat segera cepat turun maka radiator ini dilengkapi dengan sirip pendingin (air fins) yang berfungsi untuk menyerap panas dan sebagai media untuk memperluas bidang pendinginan. Aliran udara yang menuju radiator akan bersinggungan dengan sirip tersebut dan menyerap panas yang ada sekaligus mendinginkan radiator tersebut. Radiator merupakan 'tandon' air dengan tugas mendinginkan sirkulasi air panas yang berputar di dalam mesin. Karena memutar air, maka kadang beberapa saluran dalam radiator mengalami sumbatan akibat kerak atau kotoran. Bila itu terjadi, maka mesin akan meningkat suhunya akibat sirkulasi air terganggu. Suhu mesin tetap akan tinggi walaupun mobil melaju kencang di jalan bebas hambatan. Ini terjadi karena sumbatan tersebut membuat tak lancarnya putaran air. Sementara kalau radiator mengalami kerusakan lain, seperti misalnya bocor, suhu mesin akan kembali normal, setelah mobil melaju kencang. Radiator bocor, bisa menyebabkan panas tinggi bila jumlah air minimal dalam komponen itu tak terpenuhi.Kendaraan yang lebih tua atau kendaraan niaga biasanya memiliki radiator dari bahan kuningan. Penutup pada kedua ujung sampingnya disolder dan dapat dilepas oleh ahli radiator untuk memeriksa dan membersihkan bagian dalam dari tabung-tabung pendinginnya. Sedan-sedan modern kemungkinan memiliki tabung radiator dari bahan aluminium dengan tangki-tangki ujung terbuat dari plastik yang tahan panas. Bahan ini memang sangat kecil kemungkinan berkarat (asalkan menggunakan cairan yang benar), namun jauh lebih sulit untuk direparasi bila terdapat kebocoran atau kerusakan.Pada hampir semua jenis mobil tua, sistem pendinginnya bekerja pada suhu yang sangat dekat dengan titik didih air, karena ini akan membuat mesin bekerja lebih efisien

Arah aliran air pendingin radiator

Vertikal

Pendinginan relatif kurang efisien karena waktunya relatif singkat.

Horisontal