meditasi budha

Download Meditasi Budha

Post on 05-Apr-2018

237 views

Category:

Documents

5 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 7/31/2019 Meditasi Budha

    1/22

    Meditasi Buddha

    Bagian 1

    Meditasi adalah cara untuk mencapai pelepasan ['letting go']. Di dalam meditasi kita melepaskan dunia yang

    rumit di luar untuk mencapai dunia yang tenteram di dalam. Di semua jenis mistisisme dan di banyak tradisi,

    ini dikenal sebagai jalan menuju batin yang murni dan kuat. Pengalaman tentang batin murni ini, yang

    terbebas dari dunia, amat indah dan penuh nikmat.

    Selama retret meditasi ini akan ada kerja keras pada awalnya, tetapi bersiaplah untuk melakukan kerja keras

    itu dengan mengetahui bahwa itu akan membawa Anda pada pengalaman akan beberapa keadaan yang

    amat indah dan berarti. Keadaan-keadaan itu patut dicapai dengan kerja keras! Adalah hukum alam bahwa

    tanpa usaha kita tidak akan maju. Entah umat awam, entah bhikkhu, tanpa usaha kita tidak akan sampai ke

    mana pun, di dalam meditasi dan di dalam apa pun.

    Namun, usaha saja tidak cukup. Usaha itu harus tepat. Ini berarti mengarahkan energi Anda ke tempat yang

    tepat dan mempertahankannya di situ sampai tugas selesai. Usaha yang tepat tidak merintangi atau

    mengganggu Anda, alih-alih ia menghasilkan kedamaian indah dari meditasi yang mendalam.

    Untuk mengetahui ke mana usaha Anda perlu diarahkan, Anda perlu memiliki pemahaman yang jelas

    tentang tujuan meditasi. Tujuan meditasi ini adalah keheningan, ketenangan dan kejernihan batin yang

    indah. Jika Anda memahami tujuan itu, maka tempat menerapkan usaha Anda, cara mencapai tujuan itu,

    menjadi amat jelas.

    Usahanya ditujukan untuk melepaskan, mengembangkan batin yang cenderung melepaskan. Salah satu

    dari banyak pernyataan yang sederhana tapi mendalam dari Sang Buddha adalah bahwa "seorang

    pemeditasi yang batinnya cenderung melepaskan akan mencapai Samadhi (tujuan meditasi)." Pemeditasi

    demikian akan mencapai keadaan batin yang nikmat ini hampir secara otomatis. Apa yang dikatakan oleh

    Sang Buddha adalah bahwa faktor utama dari pencapaian meditasi mendalam, dari pencapaian keadaan

    yang kuat ini, ialah kesediaan membuang, melepaskan, dan menanggalkan.Dalam retret meditasi ini, kita tidak akan mengembangkan batin yang mengumpulkan dan memegang

    berbagai hal, melainkan kita mengembangkan batin yang bersedia melepaskan segala hal, melepaskan

    segala beban. Di luar meditasi kita harus memikul beban kewajiban kita yang banyak, seperti membawa

    banyak koper berat, tetapi di dalam periode meditasi ini tidak diperlukan bagasi begitu banyak. Jadi, dalam

    meditasi usahakan Anda melepaskan sebanyak mungkin bagasi. Lihatlah hal-hal ini sebagai beban

    berat yang menghimpit Anda. Maka Anda mempunyai sikap yang tepat untuk melepaskan hal-hal ini,

    membuangnya dengan bebas tanpa menengok ke belakang. Usaha ini, sikap ini, gerakan batin ini yang

    cenderung menyerah, inilah yang akan membawa Anda kepada meditasi mendalam. Bahkan pada tahaptahap

    awal dari retret meditasi ini, usahakan agar Anda dapat menghasilkan energi pelepasan, kesediaanuntuk membuang semua hal, dan sedikit demi sedikit pelepasan itu akan terjadi. Sementara Anda

    melepaskan di dalam batin Anda, Anda akan merasa jauh lebih ringan, tanpa terbebani dan bebas. Dalam

    meditasi, pelepasan semua hal ini terjadi bertahap-tahap, selangkah demi selangkah.

    Anda mungkin berjalan melalui tahap-tahap awal dengan cepat jika Anda mau, tetapi berhati-hatilah bila

    Anda lakukan itu. Kadang-kadang bila Anda berjalan melalui tahap-tahap awal terlalu cepat, Anda

    mendapati bahwa tugas persiapan belum diselesaikan dengan baik. Ini seperti mencoba membangun rumah

    bertingkat di atas landasan yang amat lemah dan dibuat dengan terburu-buru. Bangunannya naik dengan

  • 7/31/2019 Meditasi Budha

    2/22

    cepat, tetapi itu akan runtuh dengan cepat pula. Jadi Anda bijaksana jika menggunakan cukup banyak waktu

    bagi landasannya, dan bagi "lantai dasar" juga, memastikan agar pekerjaan dasar ini dilakukan dengan baik,

    kuat dan kokoh. Maka bila Anda meningkat ke lantai-lantai yang lebih tinggi, keadaan meditasi yang penuh

    kenikmatan itu pun akan stabil dan kokoh. Dalam meditasi yang saya ajarkan, saya suka mulai pada tahap

    sangat sederhana, yakni MELEPASKAN BEBAN MASA LAMPAU DAN MASA DEPAN. Kadang-kadang

    Anda mungkin berpikir bahwa ini mudah dilakukan, bahwa ini terlalu dasar. Namun, jika Anda berusaha

    penuh, bukan melompat ke tahap-tahap meditasi lebih tinggi sampai Anda dengan baik mencapai tujuan

    pertama, yakni perhatian yang menetap pada saat kini, maka kelak Anda akan mendapati bahwa Anda telah

    meletakkan dasar yang amat kuat, yang di atasnya dapat dibangun tahap-tahap lebih tinggi.

    Meninggalkan masa lampau berarti tidak memikirkan pekerjaan Anda, keluarga Anda, komitmen Anda,

    tanggung jawab Anda, sejarah Anda, masa kecil Anda yang baik dan yang buruk ..., Anda meninggalkan

    semua pengalaman di masa lampau dengan tidak meminatinya sama sekali. Anda menjadi seorang yang

    tidak punya sejarah selama Anda bermeditasi. Anda bahkan tidak memikirkan dari mana Anda datang, di

    Atabah/Misteri/m.s 24 dari 104

    mana Anda lahir, siapa orang tua Anda atau bagaimana Anda dibesarkan. Semua sejarah ini dilepaskan

    dalam meditasi. Dengan cara ini, setiap orang dalam retret ini menjadi sama, yakni sekadar pemeditasi.

    Tidak penting berapa tahun Anda telah bermeditasi, apakah Anda pemeditasi kawakan atau pemula. Jika

    Anda meninggalkan semua sejarah itu,

    maka kita semua sama dan bebas. Kita membebaskan diri dari minat, persepsi dan pikiran ini, yang

    membatasi kita dan yang menghalangi kita dari mengembangkan kedamaian yang lahir dari pelepasan. Jadi,

    setiap bagian dari sejarah Anda akhirnya Anda lepaskan, bahkan sejarah apa yang terjadi pada Anda sejauh

    ini di retret ini, bahkan ingatan akan apa yang terjadi pada Anda sesaat yang lalu! Dengan cara ini, Anda

    tidak memikul beban dari masa lampau ke masa kini. Apa pun yang baru saja terjadi, tidak lagi Anda minati

    dan Anda lepaskan. Anda tidak membiarkan masa lampau bergema dalam batin Anda.

    Saya mengupamakan pengembangan batin ini seperti sel yang dindingnya mempunyai bantalan peredam

    suara! Bila ada pengalaman, persepsi atau pikiran yang menimpa dinding "sel berbantalan" itu, hal-hal itu

    tidak memantul balik. Hal-hal itu meresap ke dalam bantalan dinding dan berhenti di situ. Demikianlah kita

    tidak membiarkan gema masa lampau masuk dalam kesadaran kita, jelas tidak masa lampau dari hari

    kemarin dan seluruh waktu sebelumnya, karena kita mengembangkan batin yang cenderung melepaskan,

    memberikan dan membuang beban.

    Beberapa orang berpandangan bahwa jika mereka mengambil masa lampau untuk direnungkan, mereka

    bisa belajar dari sana dan memecahkan masalah-masalah dari masa lampau. Namun, Anda perlu

    memahami, jika Anda memandang ke masa lampau, Anda selalu memandangnya melalui kacamata

    terdistorsi. Bagaimana pun Anda berpikir tentang keadaannya, sebenarnya tidak persis seperti itu! Inilah

    sebabnya mengapa orang berdebat tentang apa yang sesungguhnya terjadi, bahkan beberapa saat yang

    lalu. Ini dikenal baik oleh polisi yang memeriksa kecelakaan lalu lintas, bahwa sekalipun kecelakaan itu baru

    terjadi setengah jam lalu, dua orang saksi mata, yang keduanya jujur, akan memberikan kisah berbeda.

    Ingatan kita tidak bisa dipercaya. Jika Anda memikirkan betapa ingatan tak dapat diandalkan, maka Anda

    tidak menganggap penting memikirkan masa lampau. Maka Anda dapat melepaskannya. Anda dapat

    menguburnya, seperti Anda mengubur orang mati. Anda memasukkannya ke dalam peti mati, lalu

  • 7/31/2019 Meditasi Budha

    3/22

    menguburnya, atau membakarnya, lalu berakhir sudah, selesai. Jangan berdiam di masa lampau. Jangan

    terus membawa-bawa peti mati dari saat-saat lampau di kepala Anda! Jika Anda berbuat demikian, maka

    Anda membebani diri Anda dengan beban berat yang sebenarnya bukan urusan Anda. Lepaskan segenap

    masa lampau, dan Anda dapat bebas pada saat kini.

    Mengenai masa depan, antisipasi, ketakutan, rencana, dan harapan--semua itu juga lepaskan. Sang Buddha

    pernah berkata tentang masa depan, "Apa pun yang Anda pikir tentang masa depan, itu selalu akan

    berbeda"! Bagi orang arif masa depan adalah tidak pasti, tidak diketahui dan tak dapat diperkirakan. Sering

    kali bodoh untuk mengharapkan masa depan, dan memikirkan masa depan

    selalu merupakan pemborosan waktu besar-besaran di dalam meditasi.

    Bila Anda menggarap batin Anda, Anda akan mendapati batin itu begitu aneh. Ia dapat melakukan beberapa

    hal yang menakjubkan dan tak terduga. Sering kali pemeditasi yang tengah menghadapi saat sulit, yang

    tidak bisa tenang, duduk sambil berpikir, "Nah, ini satu jam lagi penuh frustrasi." Sekalipun mereka mulai

    berpikir seperti itu, mengantisipasi kegagalan, terjadi sesuatu yang aneh dan mereka masuk ke dalam

    meditasi yang tenang.

    Bila dalam retret, dan Anda telah bermeditasi dalam banyak sesi, Anda kadang-kadang mungkin berpikir

    bahwa tidak satu pun dari meditasi itu baik. Dalam meditasi berikutnya Anda duduk dan segalanya menjadi

    begitu tenang dan lancar. Anda berpikir, "Wow! Sekarang saya bisa bermeditasi!", tetapi meditasi berikutnya

    buruk lagi. Apa yang terjadi di situ?

    Guru meditasi saya yang pertama mengatakan sesuatu yang pada waktu itu terdengar agak aneh. Ia bilang

    tidak ada yang disebut meditasi buruk! Ia benar. Semua meditasi yang Anda sebut buruk, menyebabkan

    frustrasi dan tidak memenuhi harapan Anda, semua meditasi seperti itulah tempat Anda melakukan kerja

    keras untuk menerima "upah" Anda. ...

    I

    tu se