makalah analisis risiko imperial sugar fta

Download Makalah Analisis Risiko Imperial Sugar Fta

Post on 01-Jan-2016

389 views

Category:

Documents

26 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 1

    ANALISIS RISIKO DUST EXPLOSION DI

    IMPERIAL SUGAR COMPANY DENGAN TEKNIK

    FAULT TREE ANALYSIS (FTA)

    DISUSUN OLEH :

    Lionita Simanjuntak (10101001021)

    Mona Elizabet Siagian (10101001026)

    Veni Selviyati (10101001029)

    Harun Alrasyid (10101001032)

    Sondang Valentine G.N.G (10101001074)

    Mata Kuliah : Manajemen Risiko K3

    Dosen Pembimbing : Anita Camelia, S.KM, M.KKK

    FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT

    UNIVERSITAS SRIWIJAYA

    2013

  • 2

    KATA PENGANTAR

    Rasa syukur yang dalam kami sampaikan kehadiran Tuhan Yang Maha

    Pemurah, karena berkat kemurahan-Nya Makalah ini dapat kami selesaikan

    sesuai yang diharapkan. Dalam Makalah ini kami melakukan penelitian Inferno:

    Dust Explosion at Imperial Sugar.

    Makalah ini dibuat dalam rangka memperdalam pemahaman mengenai Ilmu

    Kesehatan Masyarakat khususnya mempelajari Manajemen Risiko K3 yang ada di

    peusahaan-perusahan dan sekaligus melakukan apa yang menjadi tugas

    mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Manajemen Risiko K3.

    Dalam proses pendalaman materi ini, tentunya kami mendapatkan

    bimbingan, arahan, koreksi dan saran, untuk itu rasa terima kasih yang dalam

    kami sampaikan kepada:

    Anita Camelia, S.KM, M.KKK selaku Dosen Pembimbing Mata Kuliah

    Manajemen Risiko K3

    Rekan-rekan mahasiswa yang telah banyak memberikan masukan dalam

    pembuatan makalah ini.

    Semua pihak yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu dalam membantu

    penyelesaian makalah ini.

    Demikian makalah ini kami buat semoga bermanfaat. Akhir kata kami

    mengucapkan Terima Kasih.

    Palembang, November 2013

    Hormat Kami,

    Penyusun

  • 3

    DAFTAR ISI

    HALAMAN JUDUL

    Kata Pengantar ............................................................................................ i

    Daftar isi ....................................................................................................... ii

    BAB I PENDAHULUAN

    1.1 Latar Belakang........................................................................................ 1

    1.2 Rumusan Masalah ................................................................................... 2

    1.3 Tujuan Makalah ...................................................................................... 2

    BAB II TINJAUAN PUSTAKA

    2.1 Pengertian Manajemen Risiko ................................................................ 3

    2.2 Proses Manajemen Risiko ...................................................................... 4

    2.3 Teknik Identifikasi Bahaya .................................................................. 13

    BAB III HASIL DAN PEMBAHASAN

    3.1 Gambaran Perusahaan ........................................................................... 23

    3.2 Deskripsi Proses ...................................................................................... 23

    3.2 Deskripsi Kecelakaan ............................................................................. 24

    3.3 Deskripsi Penyebab Kecelakaan .............................................................27

    3.4 Analisis FTA Penyebab Masalah ............................................................29

    3.5 Rekomendasi ...........................................................................................31

    BAB IV PENUTUP

    4.1 Kesimpulan ............................................................................................. 36

    4.2 Saran ....................................................................................................... 37

    DAFTAR PUSTAKA

  • 4

    BAB 1

    PENDAHULUAN

    1.1 Latar Belakang

    Kejadian sesungguhnya kadang-kadang menyimpang dari perkiraan

    (expectation) ke salah satu dari dua arah, artinya, ada kemungkinan

    penyimpangan yang menguntungkan dan ada pula penyimpangan yang

    merugikan. Menurut Wideman, ketidakpastian yang menimbulkan kemungkinan

    menguntungkan dikenal dengan istilah peluang (opportunity), sedangkan

    ketidakpastian yang menimbulkan akibat yang merugikan dikenal dengan istilah

    risiko (risk).

    Sedangkan kerugian adalah penyimpangan yang tidak diharapkan karena

    mengandung risiko. Risiko berhubungan dengan ketidakpastian terjadi karena

    kurang atau tidak tersedianya cukup informasi tentang apa yang akan terjadi.

    Secara umum risiko dapat diartikan sebagai suatu keadaan yang dihadapi

    seseorang atau perusahaan dimana terdapat kemungkinan yang merugikan.

    Begitupun di pabrik gula, segala kegiatan didalamnya juga mengandung risiko

    yang harus ditangani agar tidak menimbulkan kerugian yang fatal. Untuk

    menangani risiko tersebut bisa dilakukan dengan manajemen risiko.

    Menurut Smith : 1990, manajemen risiko didefinisikan sebagai proses

    identifikasi, pengukuran, dan kontrol keuangan dari sebuah risiko yang

    mengancam aset dan penghasilan dari sebuah perusahaan atau proyek yang dapat

    menimbulkan kerusakan atau kerugian pada perusahaan tersebut. Dengan kata

    lain, manajemen risiko adalah suatu cara dalam mengorganisir suatu risiko yang

    akan dihadapi baik itu sudah diketahui maupun yang belum diketahui atau yang

    tak terpikirkan yaitu dengan cara memindahkan risiko kepada pihak lain,

    menghindari risiko, mengurangi efek negatif risiko, dan menampung sebagian

    atau semua konsekuensi risiko tertentu. Manajemen risiko juga bisa disebut suatu

    pendekatan terstruktur dalam mengelola ketidakpastian yang berkaitan dengan

    ancaman.

  • 5

    Pada tahun 2008, terjadi ledakan hebat di Imperial Sugar Company.

    Ledakan ini mengakibatkan kerugian baik financial maupun merenggut jiwa

    pekerja. Berdasarkan Laporan Investigasi Chemical Safety Board (CSB) US,

    sebanyak 14 korban meningggal dan 36 pekerja luka hingga cacat. Diduga

    kejadian ledakan ini disebakan oleh debu gula yang terakumulasi sebagai akibat

    dari proses produksi gula rafinasi.

    Oleh karena itu, dalam telaah dokumen ini kami akan menggunakan Fault

    Tree Analysis untuk mengetahui basic cause dalam kejadian ledakan tersebut.

    Melalui telaah manajemen risiko menggunakan FTA ini, diharapkan kejadian ini

    menjadi pembelajaran dalam mengelola risiko perusahaan.

    1.2 Rumusan Masalah

    1. Bagaimana konsep manajemen resiko pada umumnya ?

    2. Bagaimana system manajemen risiko di Imperial Sugar Company ?

    3. Bagaimana peristiwa kecelakaan di Imperial Sugar Company menggunakan

    teknik Fault Tree Analysis (FTA) ?

    1.3 Tujuan Makalah

    1. Untuk mengetahui konsep dan implementasi manajemen risiko di Imperial

    Sugar Company

    2. Untuk mengetahui basic cause dan immediate cause dari kerjadian ledakan

    dan kebakaran Imperial Sugar Company

    3. Untuk mengetahui sequence of accident menggunakan teknik Fault Tree

    Analysis pada kasus ledakan Imperial Sugar Company

  • 6

    BAB II

    TINJAUAN PUSTAKA

    2.1 Pengertian Manajemen Risiko

    Risiko dapat disebut sebagai " Suatu cara sistematis yang berhadapan dengan

    potensi terjadinya kejadian" (Beck, 1986). Risiko diasumsikan menjadi suatu

    ketidakpastian yang dihubungkan dengan ramalan manapun dengan potensi terjadinya

    kejadian, kemudian hanya ada ketidakpastian, sebab hanya pernah ada suatu ramala

    kemungkinan kejadian. Oleh karena itu, suatu risiko untuk ada, harus ada potensi

    untuk terjadinya. (Adolf, 2008)

    Menurut kamus bahasa Indonesia versi online dalam buku Manajemen

    Risiko Bisnis (Tony Pramana, 2011), risiko adalah akibat yang kurang

    menyenangkan (merugikan, membahayakan) dari suatu perbuat atau tindakan.

    Dengan kala lain, risiko merupakan kemungkinan situasi atau keadaan yang dapat

    mengancam pencapaian tujuan serta sasaran sebuah organisasi atau individu.

    (Pramana, 2011)

    Risiko merupakan perpaduan antara probabilitas dan tingkat keparahan

    kerusakan atau kerugian/kelukaan (Ridley, 2006)

    Secara ilmiah risiko didefinisikan sebagai kombinasi fungsi dari frekuensi

    kejadian, probabilitas dan konsekuensi dari bahaya risiko yang terjadi.

    Menurut OHSAS 18001, risiko K3 adalah kombinasi dari kemungkinan

    terjadinya kejadian berbahaya atau paparan dengan keparahan dari cedera atau

    gangguan kesehatan yang disebabkan oleh kejadian atau paparan tersebut (Ramli,

    2010).

    Risiko K3 berkaitan dengan sumber bahaya yang timbul dalam aktivitas

    bisnis yang menyangkut aspek manusia, peralatan, material, dan lingkungan kerja.

    Umumnya risiko K3 dikonotasikan sebagai konotasi negatif (negative impact) antara

    lain : kecelakaan terhadap manusia dan aset perusahaan, kebakaran dan peledakan,

    penyakit akibat kerja, kerusakan sarana produksi, gangguan operasi (Ramli, 2010).

  • 7

    Risk management describes the total procedure associated eith identifying

    a hazard, assessing the risk,putting in place control measures,and reviewing the

    outcomes. (Hinsa, 2009)

    Manajemen AS/NZS 4360 Risk Management Standard, Manajemen Risiko

    adalah the culture, process and structures that are directed towards the effective

    management of potential opportunities and adverse effects. Manajemen risiko

    menyangkut budaya, proses, dan struktur dalam mengelola suatu risiko secara efektif

    dan terencana dalam suatu sistem manajemen yang baik. Manajemen risiko adalah

    bagian integral dari p