lapsus obsgyn

Download Lapsus Obsgyn

Post on 23-Jun-2015

31 views

Category:

Documents

9 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

lapsus obsgyn

TRANSCRIPT

1 BAB I PENDAHULUAN Perdarahanpascapersalinanmerupakansebabpentingkematianibu. Seperempatkematianibudisebabkanolehperdarahanpascapersalinan.Apabila dalam2jamtidakditanganiadekuatbisamenyebabkankematian.Walaupun kematianmaternaltelahmenurunsecarasignifikandenganadanyapemeriksaan, perawatankehamilandanpersalinandirumahsakitdanadanyafasilitastrasfusi darah,namunkematianibuakibatperdarahanmasihtetapmerupakanfaktor utamadalamkematianmaternal.Perdarahandalambidangobstetrihampirselalu berakibatfatalbagiibumaupunjanin,terutamajikatindakanpertolongan terlambatdilakukan,ataujikakomponennyatidakdapatsegeradigunakan.Oleh karenaitu,tersedianyasaranadanperawatansaranayangmemungkinkan penggunaandarahdengansegeramerupakankebutuhanmutlakuntukpelayanan obstetri yang layak1. Perdarahanobstetridapatterjadisetiapsaat,baikselamakehamilan, persalinan,maupunmasanifas.Olehkarenaitu,setiapperdarahanyangterjadi dalammasakehamilan,persalinandannifasharusdianggapsebagaisuatu keadaan akut dan serius, karena dapat membahayakan ibu dan janin. Setiap wanita hamil, dan nifas yang mengalami perdarahan, harus segera dirawat dan ditentukan penyebabnyauntukselanjutnyadapatdiberipertolongandengantepat. Diperkirakanada14jutakasusperdarahandalamkehamilansetiaptahunnya palingsedikit128.000perempuanmengalamiperdarahansampaimeninggal. Lebihdariseparuhjumlahseluruhkematianibuterjadidalamwaktu24jam setelahmelahirkan,sebagianbesarkarenaterlalubanyakmengeluarkandarah. Walaupunseorangperempuandapatbertahanhidupsetelahmengalami perdarahan pasca persalinan namun dapat mengakibatkan kekurangan darah yang berat(anemiaberat)danmengalamimasalahkesehatanyangberkepanjangan. Olehsebabitu,diperlukantindakanyangtepatdancepatdalammengatasi perdarahan post partum1. 2 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Definisi Perdarahanpostpartumadalahperdarahanatauhilangnyadarah500cc ataulebihyangterjadisetelahanaklahir.Perdarahandapatterjadisebelum, selama, atau sesudah lahirnya plasenta2. DefinisilainmenyebutkanPerdarahanPascaPersalinanadalah perdarahan 500 cc atau lebih yang terjadi setelah plasenta lahir3. Menurut waktu terjadinya dibagi atas dua bagian : 4 a.Perdarahanpostpartumprimer(earlypostpartumhemorrhage)yangterjadi dalam24jamsetelahanaklahir.Penyebabutamanyaadalahatoniauteri, retensio plasenta, sisa plasenta dan robekan jalan lahir. Banyaknya terjadi pada 2 jam pertama1,4. b.Perdarahanpostpartumsekunder(latepostpartumhemorrhage)yangterjadi antara 24 jam dan kurang dari 6 minggu postpartum1,4. 2.2. Epidemiologi Angkakejadianperdarahanpostpartum10-15%dimana4-5%terjadi setelah persalinan per vaginam dan 6-8% terjadi setelah persalinan dengan bedah secar7.Perdarahanpostpartumadalahpenyebabpalingumumperdarahanyang berlebihanpadakehamilan,danhampirsemuatranfusipadawanitahamil dilakukan untuk menggantikan darah yang hilang setelah persalinan.5 PeningkatanangkakematiandiNegaraberkembang.Dinegarakurang berkembangmerupakanpenyebabutamadarikematianmaternalhalini disebabkankurangnyatenagakesehatanyangmemadai,kurangnyalayanan transfusi, kurangnya layanan operasi6. 3 2.3. Klasifikasi Perdarahan pascapersalinan diklasifikasikan menjadi 2 yaitu: 1.Perdarahan pascapersalinan dini DidefinisikansebagaiPPP24jamsetelahkelahiran.PenyebabPPP mencakup atonia uteri, potongan plasentayang tertinggal, laserasi saluran genitaliabawah,rupturuterus,inversiuterus,plasentaabnormal, koagulopati7. 2.Perdarahan pascapersalinan lanjut atau tertunda DidefinisikansebagaiPPP>24jamtetapi4000 gram) Kelainan uterus (uterus bicornis, mioma uteri, bekas operasi) Plasenta previa dan solusio plasenta Partus lama (exhausted mother) Partus precipitatus Hipertensi dalam kehamilan (Gestosis) Infeksi uterus Anemia berat Penggunaanoksitosinyangberlebihandalampersalinan(induksi partus) 9 Riwayatperdarahanpascapersalinansebelumnyaatauriwayat plasenta manual Pimpinankala3yangsalah,denganmemijit-mijitdanmendorong-dorong uterus sebelum plasenta terlepas IUFDyangsudahlama,penyakithati,emboliairketuban (koagulopati) Tindakan operatif dengan anestesi umum yang terlalu lama Jika seorang wanita memiliki salah satu dari kondisi-kondisi yang berisiko ini,makapentingbagipenolongpersalinanuntukmengantisipasikemungkinan terjadinya atoni uteri postpartum. Meskipun demikian, 20% atoni uteri postpartum dapatterjadipadaibutanpafaktor-faktorrisikoini.Adalahpentingbagisemua penolong persalinan untuk mempersiapkan diri dalam melakukan penatalaksanaan awal terhadap masalah yang mungkin terjadi selama proses persalinan10. Langkahberikutnyadalamupayamencegahatoniauteriialahmelakukan penanganan kala tiga secara aktif 12, yaitu:1. Menyuntikan Oksitosin-Memeriksa fundus uteri untuk memastikan kehamilan tunggal.-MenyuntikanOksitosin10IUsecaraintramuskulerpadabagianluarpaha kanan 1/3 atas setelah melakukan aspirasi terlebih dahulu untuk memastikan bahwa ujung jarum tidak mengenai pembuluh darah.2. Peregangan Tali Pusat TerkendaliMemindahkanklempadatalipusathinggaberjarak5-10cmdarivulvaatau menggulung tali pusat-Meletakantangankiridiatassimpisismenahanbagianbawahuterus, sementaratangankananmemegangtalipusatmenggunakanklematau kain kasa dengan jarak 5-10 cm dari vulva-Saatuteruskontraksi,menegangkantalipusatdengantangankanan sementaratangankirimenekanuterusdenganhati-hatikearahdorso-kranial 10 3. Mengeluarkan plasenta-Jikadenganpenegangantalipusatterkendalitalipusatterlihatbertambah panjangdanterasaadanyapelepasanplasenta,mintaibuuntukmeneran sedikit sementara tangan kanan menarik tali pusat ke arah bahwa kemudian ke atas sesuai dengan kurve jalan lahir hingga plasenta tampak pada vulva.-Bilatalipusatbertambahpanjangtetapiplasentabelumlahir,pindahkan kembali klem hingga berjarak 5-10 dari vulva.-Bilaplasentabelumlepassetelahmencobalangkahtersebutselama15 menit- Suntikan ulang 10 IU Oksitosin i.m- Periksa kandung kemih, lakukan kateterisasi bila penuh- Tunggu 15 menit, bila belum lahir lakukan tindakan plasenta manual4. Setelah plasenta tampak pada vulva, teruskan melahirkan plasenta dengan hati-hati. Bila terasa ada tahanan, penegangan plasenta dan selaput secara perlahan dan sabar untuk mencegah robeknya selaput ketuban.5. Masase Uterus-Segerasetelahplasentalahir,melakukanmasasepadafundusuteridengan menggosok fundus secara sirkuler menggunakan bagian palmar 4 jari tangan kiri hingga kontraksi uterus baik (fundus teraba keras)6. Memeriksa kemungkinan adanya perdarahan pasca persalinan- Kelengkapan plasenta dan ketuban- Kontraksi uterus- Perlukaan jalan lahir 11 a.Langkah-langkah rinci penatalaksanaan atonia uteri pascapersalinan Tabel 2. Langkah-langkah Penatalaksanaan atonia uteri 12 No. Langkah Keterangan1. Lakukanmasasefundusuterisegera setelah plasenta dilahirkanMasasemerangsangkontraksi uterus.Sambilmelakukanmasase sekaligusdapatdilaku-kanpenilaian kontraksi uterus2. Bersihkankavumuteridariselaput ketuban dan gumpalan darah.Selaputketubanataugumpalan darah dalam kavum uteri akan dapat menghalangikontraksiuterussecara baik3. Mulailakukankompresibimanual interna.Jikauterusberkontraksi keluarkantangansetelah1-2menit. Jikauterustetaptidakberkontraksi teruskankompresibimanualinterna hingga 5 menitSebagianbesaratoniauteriakan teratasidengantindakanini.Jika kompresibimanualtidakberhasil setelah5menit,diperlukantindakan lain4. Mintakeluargauntukmelakukan kompresi bimanual eksternaBilapenolonghanyaseorangdiri, keluargadapatmeneruskanproses kompresibimanualsecaraeksternal selamaandamelakukanlangkah-langkah selanjutnya.5. BerikanMetilergometrin0,2mg intramuskular/ intra venaMetilergometrinyangdiberikan secaraintramuskularakanmulai bekerjadalam5-7menitdan menyebabkan kontraksi uterusPemberianintravenabilasudah terpasang infus sebelumnya6. BerikaninfuscairanlarutanRinger laktat dan Oksitosin 20 IU/500 ccAndatelahmemberikanOksitosin padawaktupenatalaksanaanaktif kalatigadanMetilergometrin intramuskuler.Oksitosinintravena akanbekerjasegerauntuk menyebabkan uterus berkontraksi.RingerLaktatakanmembantu memulihkanvolumecairanyang hilangselamaatoni.Jikauterus wanitabelumberkontraksiselama6 langkahpertama,sangatmungkin bahwaiamengalamiperdarahan postpartumdanmemerlukan penggantiandarahyanghilang secara cepat.12 7. Mulai lagi kompresi bimanual interna atauPasang tampon uterovaginaJikaatonitidakteratasisetelah7 langkahpertama,mungkinibu mengalami masalah serius lainnya.Tamponuterovaginadapat dilakukanapabilapenolongtelah terlatih.Rujuk segera ke rumah sakit8. Buat persiapan untuk merujuk segera Atonibukanmerupakanhalyang sederhanadanmemerlukan perawatangawatdaruratdifasilitas dimanadapatdilaksanakanbedah dan pemberian tranfusi darah9. Teruskancairanintravenahinggaibu mencapai tempat rujukanBerikaninfus500cccairanpertama dalamwaktu10menit.Kemudian ibumemerlukancairantambahan, setidak-tidaknya500cc/jampada jam pertama, dan 500 cc/4 jam pada jam-jamberikutnya.Jikaandatidak mempunyaicukup persediaan cairan intravena,berikancairan500cc yang ketiga tersebut secara perlahan, hinggacukupuntuksampaidi tempatrujukan.Berikanibuminum untuk tambahan rehidrasi.10. Lakukan laparotomi :Pertimbangkanantaratindakan mempertahankan uterus dengan ligasi arteriuterina/hipogastrikaatau histerektomi.Pertimbanganantaralainparitas, kondisi ibu, jumlah perdarahan. 1.Kompresi Bimanual InternalLetakansatutanganandapadadindingperut,danusahakanuntuk menahan bagian belakang uterus sejauh mungkin. Letakkan tangan yang lain pada korpusdepandaridalamvagina,kemudiantekankeduatanganuntuk mengkompresipembuluhdarahdidindinguterus.Amatijumlahdarahyang keluar yang ditampung dalam pan. Jika perdarahan berkurang, teruskan kompresi, pertahankan hingga uterus dapat berkontraksi atau hingga pasien sampai di tempat rujukan. Jika tidak berhasil, cobalah mengajarkan pada keluarga untuk melakukan 13 kompresibimanualeksternalsambilpenolongmelakukantahapanselanjutnya untuk penatalaksaan atonia uteri.10,11 Gambar 1 .Kompresi bimanual uteri internal 2.Kompresi Bimanual EksternalLetakkansatutanganandapadadindingperut,danusahakansedapat mungkin meraba bagian belakang uterus. Letakan