lapsus dementia

Author: al-mubarta

Post on 02-Jun-2018

223 views

Category:

Documents


0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 8/10/2019 Lapsus Dementia

    1/27

    Laporan Kasus Ujian

    F.00 GANGGUAN MENTAL ORGANIK

    DEMENTIA PADA PENYAKIT ALZHEIMER

    Oleh:

    Berlian Indri Hapsari I1A006080

    Pembimbing

    Dr. H. Akhyar Nawi Hsin! "p. #$.

    UPF/LAB ILMU KEDOKTERAN JIWAFK UNLAM-RS ANSARI SALEH

    BANJARMASIN

    May, 20!

    0

  • 8/10/2019 Lapsus Dementia

    2/27

    LAPORAN PEMERIKSAAN PSIKIATRIK

    I. IDENTITAS PASIEN

    Nama : Ny. N

    %sia : 6& 'ahn

    $enis #elamin : Perempan

    Alama' : $l. #arya abadi N(. )* +, 1- Banarmasin

    Pendidikan : ,idak ,ama' "D

    Pekeraan : ,idak Bekera

    Agama : Islam

    "k : Banar

    Bangsa : Ind(nesia

    "'a's Perkawinan : /enikah

    Ber(ba' 'anggal : 1& /ay 01*

    2. RIWAYAT PSIKIATRIK

    All(anamnesa pada 'anggal 1& /ay 01*! pkl 11.00 2I,A dengan Ny.

    " 3Adik pasien4.

    A'(anamnesa dengan pasien pada 'anggal 1& /ay 01*! pkl 11.00

    2I,A.

    A. KELUHAN UTAMA

    "ering lpa

    1

  • 8/10/2019 Lapsus Dementia

    3/27

    B. KELUHAN TAMBAHAN

    "li' 'idr! sering marahmarah

    ". RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG

    A##$a%a&%'(a

    /enr' adik pasien! 5 blan pasien sering lpa apa yang 'elah

    pasien lakkan. Bila menar(h barang pasien sering berlanglang! bila

    ber'anya sering menglangnglang per'anyaan. Pasien ga sering

    membeli barang yang sama! saa' di'anya mengapa membeli barang

    yang sama pasien mengak karen belm membeli barang 'erseb'.

    Pasien sering hilang barangbarang seper'i ang! perhiasan bila di'anya

    pasien bilang di ambil (rang! 'e'api adik pasien 'idak 'ah barang

    barang pasien seper'i perhiasan! ang hilang. Pasien ga 'erliha' ada

    biara sendiri bila di'anya biara dengan siapa pasien hanya diam saa!

    lal pasien marah 7 marah sendiri. Pasien sering marahmarah kepada

    sami pasien! menr' adik! pasien mengak bila mendengar bisik

    bisikan dari (rang(rang bahwa sami pasien selingkh! sehingga

    pasien selal marahmarah! padahal sami pasien 'idak selingkh.

    Pasien ga arang 'idr! 'idr ma seben'ar! bangn dan sli' n'k

    'idr lagi. /enr' adik pasien! pasien 'idak pernah 'erliha' menangis!

    a'a 'idak ada merasa p's asa! a'a keinginan mengakhiri hidp.

    /enr' adik! pasien bila mandi hars diinga'kan! bila 'idak diinga'kan

    pasien 'idak mandi.

  • 8/10/2019 Lapsus Dementia

    4/27

    /enr' adik pasien 5 8 blan yang lal pasien sering lpa

    menarh barang! biara berlanglang! membeli barang berlang

    lang 'e'api kelhan masih dapa' dia'asi.

    A)*$a%a&%'(a

    Pasien da'ang dengan kelhan nyeri per'! nyeri paha. Pasien

    mengak sdah beberapa hari ini sdah 'erasa saki'. Pasien mengak

    ga sering lpa n'k menar(h barang! membeli barang 'e'api pasien

    'idak 'ah dari kapan sering lpa. Pasien mengak sering marahmarah

    dengan sami karena selingkh. /enr' pasien ada yang menga'akan

    kepada pasien! sami selingkh. Pasien mengak 'idak ada mendengar

    bisikbisikan! a'pn bayangan. Pada saa' di'anya pasien anak

    keberapa dari bersadara pasien lpa mlah sadarany! pasien ga

    'idak 'ah ini dimana! 'anggal! dan hari.

    ". RIWAYAT PENYAKIT DAHULU

    "ebelmnya! pasien pernah riwaya' 'rama kepala yai'

    keelakaan m('(r! pasien lee'lee' dan mask +"./ar'apra selama 1

    hari! pasien 'idak ada riwaya' hiper'ensi! diabe'es melli's! 'ir(id!

    demam 'inggi hingga penrnan kesadaran a'a keang! dan 'idak ada

    riwaya' kelainan iwa dalam kelarga.

    *

  • 8/10/2019 Lapsus Dementia

    5/27

    D. RIWAYAT KEHIDUPAN PRIBADI

    . R+aya* P'%a*a# a% Na*a#

    ,idak didapa'kan da'a yang mendkng.

    2. 0-, *a)%, trust vs mistrust

    ,idak didapa'kan da'a yang mendkng

    !. ,-! *a)%, autonomy vs shame, doubt

    ,idak didapa'kan da'a yang mendkng

    1. !- *a)%, initiative vs guilt

    ,idak didapa'kan da'a yang mendkng

    . -2 *a)%, industry vs inferiority

    ,idak didapa'kan da'a yang mendkng

    . 2-3 *a)%, identity vs identity confusion

    ,idak didapa'kan da'a yang mendkng

    3. R+aya* P'%++4a%

    Pada sia 6 'ahn! pasien sek(lah di "D! 'e'api pasien 'idak 'ama'

    "D pada saa' kelas 1.

    5. R+aya* P'4'6aa%

    Pasien bekera pedagang rak dan sekarang sdah 'idak bekera

    lagi.

    7. R+aya* P'4a+%a%

    Pasien sdah menikah selama )0 'ahn! dan 'idak memiliki anak.

    E. RIWAYAT KELUARGA

    en(gram:

    )

  • 8/10/2019 Lapsus Dementia

    6/27

    #e'erangan

    9akilaki :

    Perempan :

    Penderi'a :

    /eninggal :

    Pasien merpakan anak ke'iga dari & bersadara. ,idak ada kelarga

    yang memiliki kelainan iwa.

    F. RIWAYAT SITUASI SEKARANG

    Pasien sekarang 'inggal dengan sami beser'a adik bngsnya

    G. PERSEPSI TENTANG DIRI DAN LINGKUNGANNYA

    Pasien menyadari keadaan dirinya yang sering lpa! padahal

    pasien bar saa melakkannya. Pada saa' ini pasien ingin sembh dan

    memerlkan peng(ba'an.

    III. STATUS MENTAL

    A. DESKRIPSI UMUM

    &

  • 8/10/2019 Lapsus Dementia

    7/27

    . P'%a&8+#a%

    Pada saa' diwawanara 'anggal 1& /ay 01* pkl 11.00

    2I,A di p(li iwa +"%D Ansari "aleh! pasien berperawakan krs!

    penampilan 'ampak sesai dengan sianya. #li' saw( ma'ang

    dengan memakai kerdng berwarna kning! krang 'erawa'an.

    Os 'ampak 'enang. "aa' dimin'a ddk! pandangan ma'a (s

    menghadap ke pemeriksa. "aa' diaak beraba' 'angan dengan

    pemeriksa! (s ma beraba' 'angan dan saa' pemeriksa melepas

    'angan (s ga langsng melepas 'angannya! ada eyes contact saa'

    beraba' 'angan. "aa' di'anya nama! (s menawab dengan benar dan

    menyeb'kan mr namn salah.

    "aa' (s diaak biara pemeriksa! (s mengarahkan pandangan

    ke pemeriksa. "aa' menawab per'anyaan! (s langsng menawab.

    "aa' di'anya 'en'ang hari dan 'anggal hari saa' diperiksa ser'a

    hari kemarin dan bes(k! (s 'idak bisa menawab. "aa' di'anya ini di

    mana! k('a apa! pr(insi apa dan negara apa! (s 'idak dapa'

    menawab dengan benar. "aa' di'anya (rang(rang di seki'ar (s! (s

    menawab dengan benar. "aa' di'anya ke sini ma apa! (s

    menawab ingin ber(ba'.

    "aa' disrh berhi'ng! pengrangan 100* ds' sampai * kali

    pengrangan! (s 'idak menawab dengan benar.

    "aa' pemeriksa mele'akkan * benda di depan (s dan

    menyeb'kan nama bendabenda 'erseb' 3plpen! ker'as! bk4

    6

  • 8/10/2019 Lapsus Dementia

    8/27

    dan menyrh (s menginga'nya! kemdian se'elah dialihkan

    pembiaraan seki'ar 1& meni'! dan disrh menyeb'kan * benda

    'adi! (s 'idak bisa menyeb'kan sema benda. Os masih inga' pagi

    hari makan apa! ke rmah saki' memakai apa dan dengan siapa.

    2. K'(aaa%

    $ernih.

    !. P'+#a4) a% A4*+9+*a( P(+4$&$*$

    N(rm(ak'i;.

    1. P'&:+;aaa%

    +elean.

    . S+4a8 *'aa8 P'&'+4(a

    #((pera'i;.

    . K$%*a4 P(+4+(

    #(n'ak waar dan diper'ahankan.

    B. KEADAAN AFEKTIF, PERASAAN EKSPRESI AFEKTIF

    KESERASIAN SERTA EMPATI

    1. A;ek 3m((d4 : n(rm('im

    .

  • 8/10/2019 Lapsus Dementia

    9/27

    . FUNGSI KOGNITIF

    1. #esadaran : k(mp(smen'is

    . Orien'asi

    2ak' : 'ergangg

    ,empa' : 'ergangg

    Orang : baik

    *. #(nsen'rasi : 'ergangg

    ). Daya Inga'

    $angka pendek : 'ergangg

    $angka panang : 'ergangg

    "egera : baik

    &. In'elegensi dan penge'ahan mm

    ,idak sesai sia dan 'ara; pendidikan.

    2. GANGGUAN PERSEPSI

    1. Halsinasi isal : 'idak ada

    Halsinasi adi'(rik : disangkal

    Ilsi : 'idak ada

    . Depers(nalisasi : 'idak ada

    Derealisasi : ada

    !. PROSES PIKIR

    1. Ars pikir

    a. Pr(dk'ii'as : agak lamba'

    b. #(n'ini'as : lanar

    8

  • 8/10/2019 Lapsus Dementia

    10/27

    . Hendaya berbahasa : ,idak ada

    . Isi Pikir

    a. Pre(pasi : pasien mengelh sering lpa

    b. anggan pikiran :

    2aham34! (bsesi34! ;(bia34

    1. PENGENDALIAN IMPULS

    Pasien 'idakk dapa' mengendalikan impls.

    . DAYA NILAI

    1. Daya nilai s(sial : baik.

    . %i daya nilai : baik.

    *. Penilaian reali'a : 'ergangg saa' pasien mengalami halsinasi.

    . PIKIRAN ABSTRAK

    ,ergangg

    3. TILIKAN

    Deraa' > Agak sadar bahwa dirinya saki' dan b'h ban'an 'e'api

    di saa' yang sama ga menyangkal hal i'.

    5. TARAF DAPAT DIPER"AYA

    ,idak dapa' diperaya

    -

  • 8/10/2019 Lapsus Dementia

    11/27

    I [email protected] mmHg

    N > 8 @m

    ++ > 18 @m

    , > *6!& (

    #epala:

    /a'a : palpebra 'idak edema! k(nng'ia anemis! slera 'idak

    ik'erik! ppil is(k(r! re;leks ahaya [email protected]

    ,elinga : ben'k n(rmal! sekre' 'idak ada! sermen minimal

    Hidng : ben'k n(rmal! 'idak ada epis'aksis! 'idak ada 'm(r!

    k('(ran hidng minimal.

    /l' : ben'k n(rmal dan sime'ris! mk(sa bibir 'idak kering dan

    'idak pa'! pembengkakan gsi 'idak ada dan 'idak

    mdah berdarah! lidah 'idak 'rem(r.

    9eher : Plsasi ena glaris 'idak 'ampak! 'ekanan 'idak

    meningka'! 'idak ada pembesaran kelenar ge'ah bening!

    'idak ada pembesaran kelenar 'ir(id.

    ,h(raks:

    Inspeksi : ben'k dan gerak sime'ris

    Palpasi : ;remi's raba sime'ris

    10

  • 8/10/2019 Lapsus Dementia

    12/27

    Perksi :

    plm( : s(n(r

    (r : ba'as an'ng n(rmal

    Askl'asi:

    plm( : esikler! rh 34 wh 34

    (r : "1" 'nggal! bising 34

    Abd(men :

    Inspeksi : "ime'ris

    Palpasi : Nyeri 'ekan 34! hepar! lien dan massa 'idak 'eraba

    Perksi : 'impani

    Askl'asi: bising ss 3C4 n(rmal

  • 8/10/2019 Lapsus Dementia

    13/27

    5 8 blan yang lal pasien sering lpa menarh barang! biara berlang

    lang! membeli barang berlanglang 'e'api kelhan masih dapa' dia'asi.

    5 blan pasien 'ambah sering lpa.

    Bila menar(h barang pasien sering berlanglang!

    bila ber'anya sering menglangnglang per'anyaan.

    Pasien ga sering membeli barang yang sama! saa' di'anya mengapa

    membeli barang yang sama pasien mengak karen belm membeli barang

    'erseb'.

    Pasien ga 'erliha' ada biara sendiri.

    Pasien sering marahmarah kepada sami pasien! menr' adik! pasien

    mengak bila mendengar bisikbisikan dari (rang(rang bahwa sami

    pasien selingkh!

    Pasien ga arang 'idr! 'idr ma seben'ar! bangn dan sli' n'k 'idr

    lagi.

    /enr' adik! pasien bila mandi hars diinga'kan! bila 'idak diinga'kan

    pasien 'idak mandi.

    A)*$a%a&%'(a

    Pasien mengak ga sering lpa n'k menar(h barang! membeli barang

    'e'api pasien 'idak 'ah dari kapan sering lpa.

    Pasien mengak sering marahmarah dengan sami karena selingkh.

    /enr' pasien ada yang menga'akan kepada pasien! sami selingkh.

    1

  • 8/10/2019 Lapsus Dementia

    14/27

    Pasien mengak 'idak ada mendengar bisikbisikan! a'pn bayangan.

    Pada saa' di'anya pasien anak keberapa dari bersadara pasien lpa mlah

    sadarany! pasien ga 'idak 'ah ini dimana! 'anggal! dan hari.

    Orien'asi : 2ak' : 'ergangg

    ,empa' : 'ergangg

    #(nsen'rasi : 'ergangg

    Daya Inga' : $angka pendek : 'ergangg

    $angka panang : 'ergangg

    Pengendalian impls : 'ergangg

    Halsinasi adi'(rik : 3C4 3 all(anamnesis4

    Halsinasi adi'([email protected] isal : disangkal

    Pikiran Abs'rak : 'ergangg

  • 8/10/2019 Lapsus Dementia

    15/27

    . ORGANOBIOLOGIK

    ,idak bermasalah

    2. PSIKOLOGIK

    Pasien sering lpa n'k menar(h barang! ber'anya berlanglang!

    membeli barang! sli' 'idr

    !. SOSIAL/KELUARGA

    Pasien sering marahmarah karena sami pasien berselingkh padahal

    'idak ada.

  • 8/10/2019 Lapsus Dementia

    16/27

    I=. REN"ANA TERAPI

    /edika men'(sa:

    Pirae'am *)00 mg

    l(?apin & mg

    ,HP mg

    Psik('erapi : Psik('erapi sp(r'i; 'erhadap penderi'a dan kelarga.

    Disarankan agar kelarga lebih memperha'ikan pasien!

    menyrh n'k melakkan ak'ii'as.

    =. DISKUSI

    Demensia merpakan sa' sindr(m akiba' penyaki' ('ak! biasanya bersi;a'

    kr(nik a'a pr(gresi; ser'a 'erdapa' ganggan ;ngsi lhr 3;ngsi k(r'ikal yang

    ml'ipel4! 'ermask daya inga'! daya pikir! daya (rien'asi! daya pemahaman!

    berhi'ng! kemampan belaar! berbahasa! dan daya kemampan menilai.

    #esadaran 'idak berkab'! dan biasanya diser'ai hendaya ;ngsi k(gni'i;! ada

    kalanya diawali (leh kemer(s('an 3deterioration4 dalam pengendalian em(si!

    perilak s(sial a'a m('iasi. "indr(m ini 'eradi pada penyaki' Al?heimer! pada

    penyaki' serebr(askler! dan pada k(ndisi lain yang seara primer a'a seknder

    mengenai ('ak.

    Penger'ian demensia menr' PPD$III! demensia merpakan sa'

    sindr(m akiba' penyaki' a'a ganggan ('ak yang biasanya bersi;a' kr(nik

    pr(gresi;! dimana 'erdapa' ganggan ;ngsi lhr k(r'ikal yang ml'iple 3ml'iple

    higher (r'ial ;n'i(n4 'ermask di dalamnya: daya inga'! daya pikir! (rien'asi!

    1&

  • 8/10/2019 Lapsus Dementia

    17/27

    daya 'angkap! berhi'ng! kemampan belaar! berbahasa dan daya nilai. %mmnya

    diser'ai dan diawali dengan kemer(s('an dalam pengendalian em(si! perilak

    s(sial dan m('iasi hidp.

    Penyebab demensia yang paling sering pada indiid yang bersia 6& 'ahn

    adalah 314 penyaki' Al?heimer! 34 demensia askler! dan 3*4 ampran an'ara

    kedanya. Penyebab lain yang menapai kirakira 10 persen dian'aranya adalah

    demensia isim 9ewy 3Lewy bodydementia4! penyaki' Pik! demensia ;r(n'('emp(ral!

    hidr(se;als 'ekanan n(rmal! demensia alk(h(lik! demensia in;eksi(sa 3misalnya

    human immunodeficiency virus 3HIG4 a'a si;ilis4 dan penyaki' Parkins(n. Banyak

    enis demensia yang melali ealasi dan pena'alaksanaan klinis berhbngan dengan

    penyebab yang reersibel seper'i kelaianan me'ab(lik 3misalnya hip('ir(idisme4!

    de;isiensi n'risi 3misalnya de;isiensi i'amin B1 a'a de;isiensi asam ;(la'4! a'a

    sindr(m demensia akiba' depresi. Pada 'abel .1 berik' ini dapa' diliha'

    kemngkinan

    penyebab demensia :

    Ta:'# 2.. K'&)%>4+%a% 8'%y':a: '&'%(+a

    16

  • 8/10/2019 Lapsus Dementia

    18/27

    ambaran klinis 'eradi perbahan psikia'rik dan ner(l(gis. Perbahan

    kepribadian pada sese(rang yang menderi'a demensia biasanya akanmenggangg

    bagi kelarganya. iri kepribadiaan sebelm saki' mngkin dapa' men(n(l

    selamaperkembangan demensia. Pasien dengan demensia ga menadi 'er''p

    ser'a menadi krangperha'ian dibandingkan sebelmnya. "ese(rang dengan

    demensia yang memiliki waham paran(idmmnya lebih enderng memshi

    angg('a kelarganya dan pengashnya. Pasien yang mengalami kelainan pada

    l(bs ;ra(n'alis dan 'emp(ralis biasanya mengalami perbahan kepribadian dan

    mngkin lebih iri'abel dan ekspl(si;.

    1=

  • 8/10/2019 Lapsus Dementia

    19/27

    Diperkirakan seki'ar 0 hingga *0 persen dengan demensia 3'er'ama

    pasien dengan demensia 'ipe Al?heimer4 memiliki halsinasi! dan *0 hingga )0

    persen memiliki waham!'er'ama waham paran(id yang bersi;a' 'idak sis'ema'is!

    meskipn waham yang sis'ema'is ga dilap(rkan pada pasien 'erseb'. Agresi

    ;isik dan ben'kben'k kekerasan lainnya la?imdi'emkan pada pasien dengan

    demensia yang ga memiliki gealageala psik('ik.

    Pada pasien dengan geala psik(sis dan perbahan kepribadian! depresi

    dan keemasan merpakan geala 'ama yang di'emkan pada )0 hingga &0

    persen pasien dengan demensia! meskipn sindr(m depresi; seara 'h hanya

    'ampak pada 10 hingga 0 persen pasien. Pasien dengan demensia ga dapa'

    menkkan perbahan em(si yang eks'rem 'anpa pr((kasi yangnya'a 3misalnya

    'er'awa dan menangis yang pa'(l(gis4.

    %n'k menilai ;ngsi k(gni'i; pada pasien demensia dapa' dignakan ,he

    /ini /en'al "'a'e

  • 8/10/2019 Lapsus Dementia

    20/27

    mengk(mpensaside;ek yang dialami dengan ara menghindari kegagalan dalam

    kemampan in'elek'alnya! misalnya dengan ara beranda a'a dengan

    mengalihkan pembiaraannya dengan pemeriksa. Brknya penilaian dan

    kemampan mengendalikan impls adalah la?im! biasanya di'emkan pada

    demensia yang seara primer mengenai daerah l(bs ;r(n'alis. (n'(h dari

    kelainan ini adalah penggnaan ka'aka'a yang kasar! beranda dengan 'idak

    waar! ke'idakpedlian 'erhadappenampilan dan kebersihan diri! ser'a sikap ah

    'ak ah dalam hbngan s(sialnya.

    Demensia dapa' diklasi;ikasikan berdasarkan mr! peralanan penyaki'!

    kersakans'rk'r ('ak!si;a' klinisnya dan menr' Ped(man Pengg(l(ngan dan

    Diagn(sis anggan $iwadi Ind(nesia III 3PPD$ III4.

    A. /enr' %mr:

    ( Demensia senilis 36&'h4

    ( Demensia prasenilis 3J6&'h4

    B. /enr' peralanan penyaki':

    (Reversibel

    ( Ireversibel 3Normal pressure hydrocephalus! sbdral hema'(ma! De;isiensi

    i'amin B! Hip('ir(idism! in'(ksikasi Pb4

    ". /enr' kersakan s'rk'r ('ak

    ( ,ipe Al?heimer

    ( ,ipe n(nAl?heimer

    ( Demensia asklar

    ( Demensia $isim 9ewy 3Lewy Body demen'ia4

    1-

  • 8/10/2019 Lapsus Dementia

    21/27

    ( Demensia 9(bs ;r(n'al'emp(ral

    ( Demensia 'erkai' dengan HIGAID"

    ( /(rbs Parkins(n

    ( /(rbs Hn'ing'(n

    ( /(rbs Pik

    ( /(rbs $ak(bre'?;eld'

    ( "indr(m ers'mann"'rKssler"heinker

    (Prion disease

    ( Palsi "pranklear pr(gresi;

    ( /l'iple skler(sis

    ( Ner(si;ilis

    ( ,ipe ampran

    D. /enr' si;a' klinis:

    ( Demensia pr(pris

    (Pseudo-demensia

    Berdasarkan PPD$ III demensia 'ermask dalam F00F0* yang

    merpakan ganggan men'al (rganik dengan klasi;ikasinya sebagai berik' L

    F 00 Demensia pada penyaki' Al?heimer

    F00.0 Demensia pada penyaki' Al?heimer dengan (nse' dini

    F00.1 Demensia pada penyaki' Al?heimer dengan Onse' 9amba'

    F00. Demensia pada penyaki' Al?heimer dengan! 'ipe 'idak khas a'a 'ipe

    ampran

    F00.- Demensia pada penyaki' Al?heimer M,, 3Mang ,idak ,erg(l(ngkan4

    0

  • 8/10/2019 Lapsus Dementia

    22/27

    F 01 Demensia Gasklar

    F01.0 Demensia Gasklar Onse' ak'

    F01.1 Demensia Gasklar /l'iIn;ark

    F01. Demensia Gasklar "b #(r'ikal

    F01.* Demensia Gasklar ampran k(r'ikal dan sbk(r'ikal

    F01.8 Demensia Gasklar lainnya

    F01.- Demensia Gasklar M,,

    F0 Demensia pada penyaki' lain

    F0.0 Demensia pada penyaki' PI#

    F0.1 Demensia pada penyaki' re'?;eld'$ak(b

    F0. Demensia pada penyaki' Hn'ing'(n

    F0.* Demensia pada penyaki' parkins(n

    F0.) Demensia pada penyaki' HIG

    F0.8 Demensia pada penyaki' lain MD, 7MD# 3Mang Di,en'kanMang Di

    #lasi;ikasikan di'empa' lain4

    F0* Demensia M,,

    #arak'er kelima dapa' dignakan n'k menen'kan demensia pada F00

    F0* sebagai berik' :

    1. .X0 ,anpa geala 'ambahan

    . .X eala lain! 'er'ama waham

    *. .X! Halsinasi

    ). .X" Depresi

    &. .X# ampran lain

    1

  • 8/10/2019 Lapsus Dementia

    23/27

    Diagn(sis demensia di'e'apkan dalam D"/IG,+. Diagn(sis demensia

    berdasarkan pemeriksaan klinis! 'ermask pemeriksaan s'a's men'al! dan melali

    in;(rmasi dari pasien! kelarga! 'eman dan 'eman sekera. #elhan 'erhadap

    perbahan si;a' pasien dengan sia lebih 'a dari )0 'ahn memba' ki'a hars

    memper'imbangan dengan erma' n'k mendiagn(sis dimensia.

    Ped(man diagn(s'ik n'k demensia yai' adanya penrnan kemampan

    daya inga' dan daya pikir! sampai menggangg kegia'an seharihari sese(rang

    3pers(nel a'ii'y (; daily liing4 seper'i: mandi! makan! berpakaian! kebersihan

    diri! bang air besar dan bang ai' keil! 'idak ada ganggan kesadaran 3lear

    (nsii(sness4. eala dan disabili'as sdah nya'a paling sediki' 6 blan.

    Demensia yang 'idak 'erspesi;ik apabila ri'eria mm n'k demensia 'erpenhi

    'e'api 'idak mngkin diiden'i;ikasikan pada dalah sa' 'ipe 'er'en' 3F00.0F0.-4.

    Berdasarkan hasil anamnesa 3all(anamnesis dan a'(anamnesis4 dan

    pemeriksaan s'a's men'al ser'a 'es' //"< mennkkan bahwa penderi'a

    berdasarkan kri'eria diagn(sis dari PPD$ III! pada penderi'a ini dapa' didiagn(sa

    sebagai F.00.E Penderi'a dig(l(ngkan dengan demensia pada penyaki' al?heimer

    karena kri'eria mm diagn(sis demensia 'erpenhi. Pada pemeriksaan s'a's

    men'al penderi'a didapa'kan adanya geala 'ambahan seper'i halsinasi adi'(rik

    menr' adik pasien.

    9angkah per'ama dalam menangani kass demensia adalah melakkan

    eri;ikasi diagn(sis. Diagn(sis yang akra' sanga' pen'ing menginga' pr(gresi;i'as

    penyaki' dapa' dihamba' a'a bahkan disembhkan ika 'erapi yang 'epa' dapa'

    diberikan. ,indakan pengkran n'k penegahan adalah pen'ing 'er'ama pada

  • 8/10/2019 Lapsus Dementia

    24/27

    demensia askler. Pengkran 'erseb' dapa' berpa penga'ran die'! (lahraga!

    dan peng(n'r(lan 'erhadap diabe'es dan hiper'ensi. Oba'(ba'an yang diberikan

    dapa' berpa an'ihiper'ensi! an'ik(aglan! a'a an'ipla'ele'. Peng(n'r(lan 'erhadap

    'ekanan darah hars dilakkan sehingga 'ekanan darah pasien dapa' diaga agar

    berada dalam ba'as n(rmal! hal ini didkng (leh ;ak'a adanya perbaikan ;ngsi

    k(gni'i; pada pasien demensia askler. ,ekanan darah yang berada dibawah nilai

    n(rmal mennkkan perbrkan ;ngsi k(gni'i;! seara lebih lan'! pada pasien

    dengan demensia askler. Pendeka'an 'erapi seara mm pada pasien dengan

    demensia ber'an n'k memberikan perawa'an medis sp(r'i;! dkngan

    em(si(nal n'k pasien dan kelarganya! ser'a 'erapi ;armak(l(gis n'k geala

    geala yang spesi;ik! 'ermask perilak yang mergikan.

    /enr' 2i'aksana +(an 'erapi ;armak(l(gi pada pasien demensia

    berpa:

    An'ipsik('ika 'ipik: Hal(perid(l 0!& 0!& a'a 1 mg

    An'ipsik('ika a'ipik:

    l(?aril 1 1.& & mg

    +isperid(ne 0!& 0!& mg a'a 0!=& 1!=& *0

    Olan?apine !& &!0 mg a'a & 10 mg

    e'iapine 100 00 mg a'a )00 600 mg

    Abili;y 1 10 1& mg

    Ani(li'ika

    o l(ba?am 1 10 mg

    o 9(ra?epam 0!& 1.0 mg a'a 1!& mg

    o Br(ma?epam 1!& mg 6 mg

    o Bspir(ne HI 10 *0 mg

    o ,ra?(d(ne & 10 mg a'a &0 100 mg

    o +i('ril mg 31 0!&mg mg4

    An'idepresia

    Ami'rip'yline & &0 mg

    ,(;ranil & *0 mg

    Asendin 1 & * 100 mg 3ha'i! kp keras4

    *

  • 8/10/2019 Lapsus Dementia

    25/27

    ""+I sp' (l(;' 1 &0 mg! "er(a' 10 mg! 9( 1 &0 100 mg!

    i'al(pram 1 10 0 mg! iprale!

  • 8/10/2019 Lapsus Dementia

    26/27

    ( alan'amine 3+iminil4 1 * & mg

    ( +ias'igmin 3

  • 8/10/2019 Lapsus Dementia

    27/27

    pn'amen yai' dengan membl(k resep'(r ase'il(lin. ,riheksi;enidil dapa'

    menimblkan keb'aan akiba' k(mplikasi gla(ma sd' 'er''p! 'er'ama

    'eradi bila d(sis harian melebihi 1&*0 mg per hari. D(sis harian n'k

    'riheksi;enidil mg * sehari.

    6