laprak bio 3.docx

Download LAPRAK BIO 3.docx

Post on 17-Feb-2016

228 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

LAPORAN RESMI PRAKTIKUM BIOLOGIJARINGAN ORGAN PADA TANAMAN

Disusun Oleh :Kurnia LailiXI IPA 517

SMA N 6 YOGYAKARTAThe Research School Of JogjaTahun Ajaran 2015/2016LEMBAR PENGESAHAN PRAKTIKUM BIOLOGIJARINGAN ORGAN PADA TANAMAN

Laporan ini disusun oleh :Nama : Kurnia LailiKelas : XI IPA 5No. Absen : 17

Telah diperiksa oleh :Guru pembimbing praktikum Biologi, Dra. Riadiani

Disahkan pada : Hari, Tanggal : Senin, 02 November 2015Tempat : SMA N 6 Yogyakarta

Yogyakarta, 02 November 2015 Pembimbing Praktikan

( Dra. Riadiani ) ( Kurnia Laili )NIP 196402152007012004 NIS 16789

KATA PENGANTARPuji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karna rahmat dan karunianya saya dapat menyelesaikan laporan praktikum biologi ini dengan lancar tanpa halangan sedikit pun. Dalam menyelesaikan laporan praktikum biologi ini tentu tidak lepas dari bantuan berbagai pihak, antara lain :1. Drs. Miftakodin M. M selaku Kepala SMA N 6 Yogyakarta.2. Dra. Riadiani selaku pembimbing kegiatan praktikum biologi.3. Keluarga saya yang telah memfasilitasi penulisan laporan praktikum ini serta memberi masukan.4. Teman-teman dan semua pihak yang tidak dapat saya sebutkan satu per satu.Penulis menyadari bahwa dalam penulisan laporan praktikum biologi ini masih banyak kekurangan dan kesalahan, maka dari itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun agar laporan praktikum biologi ini dapat bermanfaat dan berguna bagi pembaca serta dapat memenuhi nilai tugas Kelas XI semester I. Terimakasih.

Yogyakarta, 16 November 2015

Penulis

DAFTAR ISI

Halaman Judul ........................................................................................................................ 1Halaman Pengesahan ............................................................................................................. 2Kata Pengantar ........................................................................................................................ 3Daftar Isi ................................................................................................................................. 4I. Tujuan ........................................................................................................................... 5II. Dasar Teori .................................................................................................................... 5III. Alat dan Bahan .............................................................................................................16IV. Cara Kerja .....................................................................................................................16V. Hasil dan Pembahasan ...................................................................................................17VI. Diskusi dan Pertanyaan .................................................................................................19VII. Kesimpulan ....................................................................................................................21Daftar Pustaka ........................................................................................................................ 22Penutup ................................................................................................................................... 23

I. TUJUAN1. Mengetahui berbagai macam jaringan penyusun organ tanaman dikotil dan monokotil.2. Mengetahui jaringan penyusun akar Gymnospermae.

II. DASAR TEORIJaringan adalah sekumpulan sel yang memiliki bentuk dan menjalankan fungsi tertentu. Berdasarkan sifatnya jaringan di bagi dua yaitu jaringan meristem ( muda ) dan jaringan permanen ( dewasa ). Jaringan meristem berdasarkan asal perkembangan selnya dibagi dua yaitu meristem permanen dan meristem sekunder. Jika asal selnya dari embrio, maka disebut meristem primer sedang jika berasal dari jaringan dewasa yang mengalami meristem lagi disebut meristem sekunder.Jaringan dewasa atau permanen berasal dari jaringan meristem yang mengalami diferensiasi dan spesialisasi. Macam-macam jaringan dewasa yaitu : jaringan epidermis, parenkim, kolenkim, sklerenkim, xylem, dan floem. Jaringan epidermis melapisi bagian luar dari organ tanaman. Sedang parenkim merupakan jaringan dasar bagi jaringan yang lain, maka beradanya di antara jaringan lain. Parenkim pada daun yaitu palisade parenkim, spons parenkim, karena mengandung klorofil dan melakukan fotosintesis maka disebut klorenkim. Jaringan penguat dan penyokong keberadaannya mendukung / penguat bagi organ. Sedangkan xylem dan floem merupakan jaringan pengangkut.Jika jaringan-jaringan tersebut membentuk satu kesatuan fungsi tertentu maka akan menjadi organ. Organ yang pokok pada tanaman adalah akar, batang, dan daun.A. AKARAkar memiliki struktur luar yang meliputi : tudung akar, batang akar, cabang akar (pada dikotil), dan bulu akar. Secara anatomi akar terdiri dari empat bagian, epidermis, korteks, endodermis, dan stele. Di luar itu ada lapisan piliferous yaitu epidermis yang berada pada daerah bulu akar. Akar primer adalah akar yang terus tumbuh membesar dan memanjang, akar ini akan menjadi akar pokok yang menopang. Akar primer sering juga disebut dengan akar tunggang dan akar lembaga. Sedangkan akar sekunder adalah akar yang tumbuh dari akar lain, atau bisa disebut akar cabang.Epidermis terdiri dari 1 lapis sel yang tersusun rapat, dindng sel tipis sehingga mudah ditembus air. Memiliki rambut-ranbut akar yang merupakan hasil aktifitas sel dari belakang ttik tumbuh. rambut2 akar ini berfungsi memperluas bdang penyerapan.Korteks terdiri dari banyak sel dan tersusun berlapis-lapis, dinding selnya tipis dan mempunyai banyak ruang antarsel untuk pertukaran gas. jaringan-jaringan yang terdapat pada korteks antara lain : parenkim, kolenkim, dan sklerenkim.Endodermis terletak di sebelah dalam korteks. endodermis berupa 1 lapis sel yang tersususn rapat tanpa ruang antar sel. dinding selnya mengalami penebalan gabus. deretan sel-sel endodermis dengan penebalan gabusnya dinamakan pita kaspari. penebalan gabus ini tidak dapat ditembus air sehingga air harus masuk ke silinder pusat mellui sel endodermis yang dindingnya tidak menebal, disebut sel penerus air. Endodermis merupakan pemisah yang jelas antara korteks dan stele.Stele (Silinder Pusat) terletak di sebelah dalam endodermis. Di antara stele terdapat berkas pengangkutan (floem dan xilem).Akar dalam tumbuhan memiliki fungsi dasar, diantaranya:1. Merambatkan tunbuhan dalam tanah.2. Menyerap air dan mineral dari tanah.3. Menyalurkan bahan-bahan.4. Organ penyimpan makanan cadangan.Struktur dan perkembangan akar dalam banyak hal mirip dengan pertumbuhan pada batang Jika pada batang ada pertumbuhan primer dan sekunder begitupun dengan akar. Pertumbuhan primer pada akar dikotil menyebabkan akar tersebut tumbuh memanjang masuk kedalam tanah. Sedangkan pertumbuhan sekunder pada akar dikotil terdapat cambium yang menyebabkan pembesaran diameter.Pertumbuhan primer pada akar tergantung pada akar bagian ujung dimana bagian itu dikelilingi oleh sel yang berbentuk tudung dan dinamakan tudung akar. Pada waktu akar menembus partikel-partikel yang ada didalam tanah. Ujung akar dilindungi oleh tudung akar terhadap kerusakan mekanis. Pada kebanyakan tumbuhan dikotil, baik epidermis akar maupun tudung akar berasal dari lapisan paling luar sel-sel meristem ujung.Pada jaringan muda tumbuhan dikotil perkembangan akar melibatkan perkembangan sel-sel yang khusus dan tidak terdiferensiasi menjadi sel-sel matang serta sel-sel khusus yang memainkan berbagai peranan dalam kegiatan-kegiatan akar. Ada 3 daerah utama yang berperan penting pada daerah pematangan, yaitu : silinder pembuluh, korteks, dan epidermis. Ditengah-tengah akar terdapat silinder pembuluh yang dibangun oleh jaringan pembuluh bersama-sama parenkim. Sel-sel xylem yang berdinding tebal berfungsi menyalurkan air dan mineral. Sedangkan sel-sel floem berfungsi menyalurkan bahan makanan. Sel-sel xylem primer pada tumbuhan dikotil membentuk jejari yang berpusat ditengah-tengah dan berjumlah 2-4. Sedangkan sel-sel floem primer berserakan dalam kelompok diantara jejaring tadi. Pada kebanyakan dikotil, sel-sel yang tepat ditengahnya akan berkembang menjadi xylem.Pertumbuhan sekunder bersifat khas bagi akar-akar tumbuhan dikotil. Apabila pertumbuhan sekunder dimulai, pertama timbul cambium di dalam parenkim diantara jejaring xylem primer dan didalam floem primer. Cambium akan membentuk xylem sekunder dan floem sekunder keluar. Kemudian, cambium itu diperluas secara lateral karena diferensiasi inisial cambium didalam perisikel sekeliling ujung jejaring xylem dan juga mulai membentuk tenunan sekunder. Kemudian cambium membentuk daerah melingkar didalamnya terdapat xylem sekunder yang secara menyeluruh menyelubungi xylem primer. Floem primer dan endodermis biasanya hancur karena tekanan tenunan yang tumbuh didalamnya.Berikut ini adalah bagian-bagian dari akar primer :1. Tudung akar Tudung akar terdapat di ujung akar dan melindungi promeristem akar serta membantu penembusan tanah oleh akar, terdiri atas sel hidup yang sering mengandung pati. Tudung akar berkembang terus menerus. Sel paling luar mati, terpisah dari yang lain dan hancur, lalu digantikan oleh sel baru yang dibentuk oleh pemula.2. Epidermis Sel epidermis akar berdinding tipis dan biasanya tanpa kutikula. Namun, kadang-kadang dinding sel paling luar berkutikula. Ciri khas akar adalah adanya rambut ak